
"Tuan Mu?" Gumam Bingung Qing Xian yang melihat bahwa orang yang mencarinya adalah To Mu. "Kalau boleh tau ada keperluan apa ya tuan mu datang mencari putri ku?" Tanya kepala keluarga Qing. To Mu yang mendengar itu menyesap teh yang telah disediakan terlebih dahulu lalu tersenyum tipis kemudian. "Teh nya nikmat." Puji To Mu singkat.
Aula pertemuan benar-benar sangat ramai. Kedatangan To Mu pas sekali sedang adanya sebuah pertemuan darurat keluarga. Kedatangan To Mu tentunya langsung disambut dan ia pun di ajak langsung datang ke pertemuan keluarga, akan tetapi ia menolak dengan halus dan hanya berkata ingin bertemu dengan seseorang yaitu, Qing Xian.
"Suatu kehormatan bagi ku jika anda berkata seperti itu." Kata Kepala Keluarga Qing. "Baiklah. Sebelumnya aku ingin bertanya kepada nona Qing Xian terlebih dahulu." Kata To Mu. Qing Xian yang mendengar itu menganggukan kepalanya. "Silahkan tuan katakan saja apa yang anda ingin bicarakan dengan saya." Kata Qing Xian menundukkan kepalanya.
"Santai saja tidak perlu terlalu formal. Aku hanya ingin bertanya apakah Feng'er pernah berkata sesuatu tentang ku kepada dirimu?" Tanya To Mu kepada Qing Xian. Mendengar hal itu, Qing Xian sempat bingung dengan maksud perkataan To Mu. Sampai ia teringat dengan perkataan Ling Feng malam itu.
Flashback On
"Apa yang ingin kau bicarakan dengan ku." Kata Qing Xian yang menjadi gugup ketika mendengar nada bicara Ling Feng yang serius. Mendengar nada bicara Qing Xian yang gugup Ling Feng sendiri senang mendengarnya, karena wajah gugup Qing Xian merupakan sesuatu yang baru-baru ia lihat saat ini.
"Tidak perlu segugup itu, aku hanya bicara biasa saja kok." Kata Ling Feng dengan nada normal kembali sembari terkekeh. Mendengar hal itu Qing Xian sadar bahwa dirinya dipermainkan oleh Ling Feng yang awalnya gugup langsung menatap acuh tak acuh kepadanya.
__ADS_1
Ling Feng yang melihat perubahan sikap Qing Xian yang begitu cepat benar-benar sungguh takjub. "Baik, baik. Akan kukatakan jadi hilangkan tatapan dingin acuh tak acuh itu kepada ku." Kata Ling Feng. Mendengar hal itu Qing Xian hanya berdecak saja. "Humphhhhh dasar pria." Decak Qing Xian kesal memalingkan wajahnya.
Mendengar umpatan Qing Xian, Ling Feng terkekeh lalu mengacak-acak gemas puncak kepala Qing Xian sembari membisikkan kata-kata ditelinganya. "Kau sudah tidak perlu khawatir lagi tentang orang-orang disekitar mu. Oleh karena itu, rajinlah berlatih dan kejarlah aku." Bisik Ling Feng tepat ditelinga Qing Xian.
Sang empu yang mendengar itu awalnya malu, namun ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Feng. Ia bingung dengan maksud dari perkataannya. Awalnya ia ingin bertanya kembali, namun melihat wajah Ling Feng yang tersenyum dan menatapnya lembut membuat ia mengurungkan niatnya untuk bertanya.
Flashback Off
"Jangan bilang yang dimaksudkan Feng gege…" Kata-kata Qing Xian berhenti. To Mu yang mendengar itu menganggukkan kepalanya. Ia lantas berkata kembali, "Baguslah jika Feng'er sudah memberitahunya. Alhasil aku tidak perlu repot-repot lagi menjelaskan." Kata To Mu menghela nafas pendek.
"Ah baik ayah. Sebenarnya Feng Ge…maksudku, tuan muda Feng saat ini sudah tidak di kota ini. Ia sedang pergi dan sedang menjalani pelatihan tertutupnya. Sebelum dirinya pergi, ia meminta tolong kepada ku. Ia meminta…" Perkataan Qing Xian terhenti karena To Mu mengangkat tangannya.
"Ternyata lebih enak jika aku yang bilang sendiri saja." Kata To Mu meminta Qing Xian untuk tidak melanjutkan perkataannya. "Sebenarnya aku datang kemari atas perintah tuan muda ku. Dirinya berkata kepada ku untuk menetap di keluarga ini selama ia sedang menjalani pelatihan tertutupnya." To Mu menjelaskan tentang maksudnya.
__ADS_1
Mendengar hal itu kepala keluarga Qing tanpa berpikir panjang langsung berkata. "Jika itu permintaan tuan muda maka aku dengan tangan terbuka menerimanya." Kata kepala keluarga Qing tersenyum. Ia lalu berkata kembali, "Aku mempunyai banyak hutang kepada tuan muda Feng. Jika hanya masalah permintaan seperti ini aku tidak keberatan sama sekali." Kata kepala keluarga Qing sembari melirik kepada tetua keluarga Qing lainnya ikut merespon dengan baik.
Keluarga Qing mempunyai total tujuh tetua keluarga termasuk dengan kepala keluarga Qing. Dari sekian enam tetua tersebut, ada satu tetua yang membuat To Mu tertarik karena aura yang telah ia sempat rasakan tadi secara sesaat.
"Kalau begitu selamat datang di keluarga Qing kami. Maaf tidak bisa memberikan penyambutan yang layak tuan Mu." Kata kepala keluarga Qing menundukkan kepalanya memberi hormat diikuti dengan para tetua yang berada disana.
To Mu juga tidak diam saja, ia juga melakukan hal yang sama. "Aku juga berterima kasih karena sudah menerima ku mulai saat ini mohon kerja samanya kepala keluarga." Kata To Mu ikut menundukkan kepalanya memberi hormat.
"Kalau begitu…" Kepala Keluarga Qing melirik Qing Xian dan berkata. "Qing Xian antar tuan Mu ke ruangan yang akan ia tempati saat ini, dan juga minta beberapa pelayan untuk merapihkan nya terlebih dahulu." Kata Kepala Keluarga Qing. Qing Xian yang mendengar itu menundukkan kepalanya memberi hormat lalu pergi dari sana diikuti oleh To Mu mengekor dibelakangnya.
Tidak lama untuk sampai ke ruangan yang dikatakan. Setelah siap dan sudah selesai, To Mu tiba-tiba berkata. "Nona Qing Xian aku akan langsung berkata kepada mu. Sepertinya di keluarga Qing mu ada seorang pengkhianat." Kata To Mu tidak panjang lebar. Mendengar hal itu Qing Xian yang berjalan hendak pergi berhenti sejenak.
"Anda tidak berbohong kepada ku, kan." Kata Qing Xian yang tertegun mendengarnya. To Mu hanya diam saja tidak berkata apa-apa yang menandakan bahwa ia sungguh-sungguh berkata seperti itu. "Akan tetapi tenang saja. Feng'er sudah meminta ku untuk menjaga keluarga mu. Bahkan jika aku tidak sekuat kakak Tian, jika hanya seorang pengkhianat kecil seperti itu tidak masuk dalam pandangan ku." Kata To Mu lalu masuk kedalam ruangannya lalu menutup pintu meninggalkan Qing Xian yang masih terdiam tidak mengerti dengan maksud dari perkataan tersebut.
__ADS_1
"Pengkhianat di dalam keluarga…Aku harus membicarakan ini dengan ayah." Batin Qing Xian lalu pergi dari sana menuju kamarnya terlebih dahulu. "Sepertinya Feng'er sudah mengetahui tentang hal ini sejak lama. Oleh karena itu, dia meminta ku untuk menjaganya." Gumam To Mu lalu menyapu pandangannya dan cukup puas dengan interior kamar tersebut.
>>>>>>> Bersambung