
Hai reads jangan lupa beri like ya ^-^
__________________________________
Lama Shua Xie berjalan mengikuti Xui Sukong akhir tiba mereka berdua di sebuah ruangan aneh. Dari luar bangunan itu nampak seperti gubuk rusak, namun setelah masuk ke dalam penampilannya sungguh jauh berbeda. Dalam ruangan ada sekitar 20 obor yang menerangi ruangan itu, dan obor itu hidup secara otomatis saat Xui Sukong dan Shua Xie masuk. Lalu di tengah-tengah ruangan terdapat 1 singgasana terbuat dari emas berukiran phoenix dan naga, di sekitar singgasana itu terdapat 5 elemen kristal spirit yang melayang mengelilingi singgasana secara otomatis.
Tidak jauh dari singgasana itu terdapat meja terbuat dari batu, dan di meja itu terdapat satu benda pusaka yang mengeluarkan aurah gelap yang sungguh kuat, Shua Xie pun sampai terkena dampak aurah benda pusaka itu. Namun ada segel formasi khusus melindungi singgasana itu dan benda pusakanya membuat Shua Xie tidak bisa mendekati benda itu.
Shua Xie memperhatikan ukiran dinding ruangan itu, nampak 20 ukiran sajak yang menempel di sekitaran ruangan itu. Shua Xie dapat merasakan ada energi spirit murni dari 20 gambar sajak itu.
"Ini ruangan yang sangat mengerikan, aku bisa merasakan begitu banyak energi spirit murni dan gelap bercampur aduk," gumam Shua Xie pelan sambil terus ikut melangkah mengikuti Xui Sukong.
"Padahal tahap pelatihanmu masih rendah, tapi bisa merasakan semua aurah di sini, aku sangat terpukau." Puji Xui Sukong, pandangannya masih fokus menatap ke depan. Langkah kakinya berhenti tepat di depan formasi segel yang melindungi singgasana itu.
"Tidak sulit merasakan semua aurah di sini, melihat dari bangunannya saja sudah penuh misteri. Pasti ruangan ini banyak menyimpan hal-hal misteri ...," balas Shua Xie datar.
Xui Sukong menyentuhkan telapak tangannya ke dinding formasi itu dan keluarlah cahaya berwarna merah. Dalam hitungan beberapa menit segel formasi itu ternonaktifkan, Xui Sukong melangkah mendekati singgasana begitu pun Shua Xie mengikutinya dari belakang. Shua Xie sedikit terkesan saat segel formasi itu bisa dibuka Xui Sukong, berarti Xui Sukong memang Kultivator hebat sampai bisa membuat formasi segel lumayan kuat. Tapi tetap saja Shua Xie bisa mematahkan formasi segel itu.
"Ini adalah singgasana Raja Langit pertama, tujuh belas tahun singgasana ini jatuh dari langit tepat di tanah ini. Karena kerajaan klan Langit begitu suci, apapun yang jatuh dari tempatnya akan menjadi sumbar kebahagiaan bagi umat manusia. Aku sengaja menyembunyikan singgasana ini dari orang-orang, karena begitu banyak yang menginginkannya untuk keabadian mereka." Terdengar Xui Sukong menjelaskan singkat perihal singgasana cantik yang tidak jauh dari hadapan Shua Xie.
Shua Xie sontak melihat ke arah Xui Sukong karena terkejut, "Apa singgasana kerajaan klan Langit? Maksud Paman kerajaan klan Langit dari dunia Atas?" tanya Shua Xie dengan nada terkejut.
Xui Sukong melirik ke arahnya, "Kamu tahu tentang klan Langit?" Xui Sukong bertanya balik, selangkah dia mendekati Shua Xie.
Shua Xie menjadi sedikit tertegun, ternyata teman lama Xui Sukong merupakan seorang dari klan Langit, entah siapakah temannya itu.
"Aku tahu sedikit saja. Kakekku sering menceritakan tentang klan misterius itu, aku tidak sangka klan Langit begitu terkenal. Kabarnya klan Langit sudah lama musnah ya," jawab Shua Xie berbohong, saat ini Shua Xie tidak ingin menyebarkan identitas aslinya, semakin banyak yang mengetahui identitas aslinya maka semakin banyak orang yang mengincarnya, begitulah menurut pemahaman Shua Xie.
"Seperti itulah, klan Langit dihancurkan tujuh belas tahun setelag Ratu Shu Hua ditemukan dan dibawa kembali ke kerajaan Langit. Tapi aku dengar Ratu Shu Hua sebelum dia dibawa pergi, Ratu Shu Hua sudah melahirkan penerus klan Langit murni, tidak tahu bayi dia perempuan atau pria. Tapi dia pasti takdir yang akan merebut kembali kejayaan klan Langit," ujar Xui Sukong penuh pujian pada akhir kata.
Shua Xie mengalihkan pandangannya lalu tersenyum kecil, "Mungkin saja benar, aku dengar anak Ratu Shu Hua seorang gadis. Pasti sekarang dia sedang berlatih menjadi kuat untuk membalaskan dendam klan-nya."
"Benar, aku selalu ingin bertemu dengan anak Ratu Shu Hua. Aku ingin membantunya membalaskan dendam klan Langit."
Shua Xie sedikit terkejut, dilihatnya Xui Sukong dengan tatapan sulit diartikan, "Kenapa Paman ingin membantunya?" tanya Shua Xie dengan nada datar.
Xui Sukong menatap Shua Xie tersenyum, tangan kanannya merogoh sesuatu dari saku baju. Tampak di tangannya sebuah token giok bertuliskan 'Langit'. Shua Xie tebak itu pasti token berharga, sebab token itu mengelurkan aurah yang sangat berbeda.
"Karena suami dari Ratu Shu Hua adalah sahabat seperjuanganku sekaligus Rajaku. Karena dialah aku bisa seperti ini sekarang, hidup bahagia bersama keluargaku, tapi sayangnya dia sudah mati dibunuh sahabatnya sendiri," jawab Xui Sukong dengan nada melemah.
Shua Xie mendekati Xui Sukong, ditatapnya Xui Sukong dengan tatapan sulit diartikan di mata Xui Sukong.
__ADS_1
"Maksud Paman suami dari Ratu Shu Hua telah meninggal? Bukankah Ratu Shu Hua menikah dengan seseorang dari dunia Tengah?"
"Hah itu benar, Shujin Xian demi menyelamatkan istrinya dia memberikannya istrinya pada Feng Kim sahabatnya. Dia meminta Feng Kim untuk menyembunyikan istrinya, saat itu Shu Hua sedang mengandung enam bulan. Aku juga ada saat kejadian itu, aku membantu Shujin Xian melawan si pengkhianta berserta pasukan bajingannya itu. Tapi kami kalah jumlah, demi menyelamatkanku, Shujin Xian membuangku ke dunia Bawah. Dia meminta untuk terus hidup dan membantu Shu Hua ...."
"Tidak aku sangka ternyata Feng Kim malah menikahi Shu Hua, tapi itu mungkin demi melindungi Shu Hua. Kejadian itu terjadi tujuh belas tahun yang lalu, tidak lama setelah aku terjatuh, enam bulan kemudian singgasana ini terjatuh dari langit. Mungkin Shu Hua yang menjatuhkannya setelah dia tertangkap, aku tahu peraturan kerajaan klan Langit, penguasa tidak akan dianggap jika dia tidak menduduki Singgasana Suci, apalagi jika Singgasana Suci tidak menerimanya," jelas Xui Sukong panjang lebar. Shua Xie mendengarkan dengan serius, namun satu hal yang mengejutkan Shua Xie ialah selama ini dia tidak tahu kalau Feng Kim itu bukan ayah kandungnya melainkan sahabat dari ayahnya.
Shua Xie menunduk lalu memijat keningnya, semua penjelasan Xui Sukong sangat jauh berbeda jauh dengan Shu Chin ceritakan. Hal ini membuat Shua Xie jadi bingung.
"Dari mana Paman tahu kalau Feng Kim itu bukan suami sah dari Ratu Shu Hua?" tanya Shua Xie pelan.
"Karena aku salah satu Jenderal di kerajaan Langit. Shujin Xian menjadikanku Jenderal kepercayaannya karena kami sahabat walau pun aku bukan keturunan dari klan Langit. Sedangkan Feng Kim itu salah satu sahabat kami dari Dunia Tengah," jawab Xui Sukong.
Shua Xie menatap Xui Sukong terkejut, "Berarti anda tahu semua tentang kerajaan Langit? Bisakah anda jelaskan semua kejadian tujuh belas tahun yang lalu?" Sekali lagi Shua Xie bertanya dengan nada tegas dan serius.
Xui Sukong menatap intens Shua Xie, selama ini dia tidak pernah menceritakan rahasia klan Langit pada siapapun, sekali pun itu keluarganya. Bahkan istrinya sendiri tidak tahu kalau Xui Sukong ini ialah salah satu Jenderal di kerajaan Langit. Tapi melihat Shua Xie begitu mirip dengan sahabat masa lalunya, akhirnya dia menceritakannya.
"Aku, Feng Kim, Shujin Xian, Lou Zho dan Shu Hua dulunya adalah sahabat dekat, sangat dekat. Kami sering berkeliling dunia bersama-sama dan mematahkan semua rintangan, melewati surga neraka bersama, kenangan itu tidak bisa aku lupakan sampai saat ini ...."
"Semua perpecahan terjadi karena masalah wanita, aku tidak sangka ternyata Lou Zho menyukai Shu Hua, dia menyatakan perasaanya. Tapi Shu Hua menolaknya karena dia menyukai Shujin Xian, awalnya aku pikir keadaan Lou Zho akan membaik seiring waktu berjalan. Tapi tidak aku sangka dia terus memendam rasa bencinya, sampai hari pernikahan Shujin dan Shu Hua, aku terus memperhatikan sikap Lou Zho yang kian hari semakin dingin dan pemarah, sampai suatu saat hak terburuk terjadi ...."
"Ternyata selama 5 tahun, Lou Zho sudah menyiapkan segalanya. Dia menyembunyikan ratusan ribu pasukan gelap yang dia latih selama 5 tahun, dia juga berkerjasama dengan aliansi gelap seluruh Dunia Atas, bahkan dengan orang dalam kerajaan Langit juga ada, dia adalah Shu Chin keponakan Shu Hua. Ketika hari meninggalnya Ayah Shu Hua, Lou Zho datang menyerang bersama ratusan ribu pasukannya, dia menjarah habis semua warga serta keturunan klan Langit, hanya Shu Hua yang selamat karena dia dibawa pergi Feng Kim atas perintah Shujin. Dan aku membantu Shujin melawan si Lou Zho ...."
Terdengar Xui Sukong menghela nafas, "Tapi karena kami kalah jumlah, kami pun kalah. Shujin menggunakan dirinya menjadi tameng, dan dia membuangku ke Dunia Bawah. Setelah itu aku sudah tidak pernah mendengar kabar klan Langit lagi. Ada kabar angin mengatakan kalau klan Langit sudah dihancurkan!"
"Menggelikan sekali, apa hanya karena wanita dia jadi gila?" gumam Shua Xie pelan.
"Sebenarnya dia ingin menikahi Shu Hua karena jabatan Shu Hua di kerajaan Langit. Shu Hua adalah penerus selanjutnya klan Langit, tentu saja kalau dia berhasil menikahi Shu Hua, rencananya selama ini pasti berhasil dia wujudkan!" sahut Xui Sukong penuh tekanan, tampak dari nada bicaranya dia sangat tidak suka saat membahas Lou Zho.
Shua Xie menghela nafas pelan, "Hais, Lou Zho itu sangat menjijikan! Karena ambisinya tidak bisa dipenuhi, dia pun membantai habis sahabatnya!"
"Hem, dari tadi kamu terus tentang klan Langit seperti tahu akan sesuatu. Apakah kamu sedang mencari informasi klan Langit?" tanya Xui Sukong pelan, melihat Shua Xie begitu pusing membuatnya penasaran.
Sekali lagi Shua Xie menghela nafas, "Karena akulah adalah anak dari Ratu Shu Hua dan Raja Shujin Xian yang dirawat oleh Feng Kim selama tujuh belas tahun. Untuk membalaskan dendam klan Langit aku butuh banyak informasi," jawab Shua Xie.
Dari tempat Xui Sukong berdiri, dia langsung tersentak kaget saat Shua Xie menjawab pertanyaannya. Mendadak Xui Sukong menjadi diam membatu, mulutnya jadi kaku untuk berkata-kata lagi.
"Pu-putri dari Shujin dan Shu Hua? Apa aku tidak salah dengar!? Tidak mungkin! Apa buktinya kalau kamu anak dari mereka berdua?" tanya Xui Sukong terbata-bata.
Shua Xie langsung memperlihatkan tanda lahir khusus klan Langit yang terdapat di bahu kirinya, itu adalah bukti kalau seseorang keturunan klan Langit, untuk tanda khusus kelurga inti ialah tanda yang berbeda dari tanda pada umumnya. ketika Xui Sukong melihatnya dia terkejut hebat, dalam saat itu juga dia bersujud di lantai membuat Shua Xie terkejut. Dia tahu tanda lahir khusus di bahu kiri Shua Xie hanya bisa dimiliki keluarga inti atau penerus klan Langit selanjutnya. Tanda lahir itu ada secara alami sesuai dengan aturan kerajaan Langit.
"Maafkan hamba telah meragukan Putri sebelumnya! Anda berhak menghukum hamba!" seru Xui Sukong keras sambil bersujud di hadapan Shua Xie.
__ADS_1
"Ah Paman, tidak perlu bersujud seperti itu. Tidak mungkin juga Paman mengenaliku, saat itu aku masih dalam kandungan. Tentu wajar Paman tidak mengenaliku, tapi aku beruntung bertemu dengan salah satu Jenderal kerajaan Langit. Hal ini akan mempermudahkanku membalas dendam ...."
Xui Sukong menangis dalam diam dalam posisi masih bersujud, terdengar samar-samar suara sugugukannya membuat Shua Xie menatapnya. Xui Sukong menghapus air matanya, kembali dia berdiri tegap lalu menatap Shua Xie haru.
"Tidak aku sangka anak dari Raja berdiri di hadapanku. Aku terlalu rendah untuk bertemu dengan anda, tidak aku sangka impianku bisa tercapai hari ini juga. Pantas saja dari awal Putri begitu mirip dengan Raja dan Ratu, maafkan hamba telah lancang sebelumnya dengan Putri," ujar Xui Sukong serak sambil menghapus lagi air matanya.
Shua Xie mendekati Xui Sukong lalu menepuk pundaknya, "Paman tidak perlu sedih begitu, aku juga tidak masalah dengan sikap Paman sebelumnya," balas Shua Xie berusaha menenangkan Xui Sukong.
"Silakan Putri bunuh saya sebagai hukuman karena saya telah lancang meragukan anda!" tegas Xui Sukong keras.
Shua Xie menepuk pundaknya lagi, "Kalau Paman mati, siapa yang akan membantuku merebut kembali kejayaan klan Langit? Aku butuh bantuan Paman saat ini," balas Shua Xie.
"Baik, siap laksanakan. Membantu Putri sudah menjadi kewajiban saya!" tegas Xui Sukong dibalas senyuman dari Shua Xie.
"Tinggalkan aku sendiri di sini, aku ada satu yang ingin aku pastikan dari singgasana ini?" balas Shua Xie sambil menatap singgasana itu. Sebenarnya ada sesuatu yang terjadi sejak Shua Xie masuk ke dalam ruangan ini. Suara asing yang pernah muncul saat Shua Xie melewati ujian kini terdengar lagi di otaknya dengan kata-kata yang sama.
Xui Sukong membungkuk memberi hormat sebelum dia keluar. Sebenarnya Xui Sukong ingin menemani Shua Xie dan bertanya, tapi dia tidak berani mengutarakannya.
Kini tinggallah Shua Xie seorang diri di dalam ruangan itu, secara perlahan Shua Xie mendekati singgasana Suci, dari tadi suara asing itu terus mengatakan kata yang terus berulang.
'Serap ....'
"Sebenarnya suara siapa itu?" gumam Shua Xie pelan sambil mengelus pelan singgasana Suci. Shua Xie duduk di singgasana Suci dengan pelahan, namun sesuatu hal aneh terjadi.
"Ada apa ini?!" kejut Shua Xie, matanya membulat sempurna karena kaget.
.
.
.
.
.
.
**Bersambung
Halo para pembaca ceritaku, jangan lupa beri like ya 😉 aku butuh dukungan kalian, terimakasih telah mendukungku sejauh ini 😶 aku sayang kalian, jaga selalu kesehatan kalian 😊
__ADS_1
note: cerita ini masih di awal naskah, belum nyampe ke tengah alurnya, tolong terus ikuti cerita ini sampai tamat ya 😇 author usahakan update dengan lancar lagi, kalau bisa up 2 bab sehari. Tapi setelah like cerita author mambanyak, misalkan 200 like perhari 😄 dukung terus ya, semakin banyak like semakin sering update 😘😇**