
Wang Xue menatap Shua Xie gelap, bagaimana mungkin gadis di hadapannya ini begitu tenang dan percaya diri? Padahal Wang Xue sudah menjelaskan niatnya ingin menangkap gadis itu. Tapi respon gadis itu justru jauh dari dugaan Wang Xue.
"Tidak perlu banyak bicara! Ikutlah dengan kami, maka kami tidak akan melukaimu," ucap Wang Xue sedikit tinggi.
Shua Xie menatap Wang Xue sedikit berbeda, "Baru kali ini ada pria tidak terlalu terpikat kecantikanku. Harus kuakui aku senang pria sepertimu, bagaimana jika kau menjadi salah satu pasukanku, dengan kekuatanmu sekarang, aku bisa memberimu jabatan tinggi di kerajaan."
Wang Xue mengerutkan keningnya, dia dapat menebak gadis di hadapannya ini ialah gadis bangsawan sebab telah menyinggung jabatan kerajaan. Namun kenapa Wang Xue tidak pernah melihat gadis sepertinya di 5 kerajaan? Jika gadis itu memang gadis kerajaan? Lalu di kerajaan mana?
"Kau keluarga bangsawan? Tapi kenapa aku tidak pernah melihatmu?" Wang Xue terkenal sebagai pria Beribu Unformasi, informasi mengenai 5 kerajaan banyak dia ketahui, tidak ada satu pun keluarga bangsawan yang tidak dia kenal, bahkan para pedagang terkaya di seluruh daratan pun juga dia ketahui. Kalau gadis di hadapannya ini bukan keluarga bangsawan paling tidak dia keluarga pedagang kaya yang mengaku keluarga bangsawan. Namun masalahnya, Wang Xue tidak pernah melihat gadis itu.
Shua Xie tersenyum tipis, dia tahu pria di hadapannya ini pria yang punya banyak informasi menarik. Sangat bagus jika pria sepertinya dia rekrut menjadi salah satu pejabat kerajaan. Terlebih lagi, pria itu juga memiliki kultivasi yang lumayan tinggi, sangat berguna untuk menambah kekuatan kerajaan Bora mau pun kerajaan Langit nantinya.
Untunglah Phoe memberitahukan informasi pria di hadapan Shua Xie. Walau pun Phoe hanya bisa merasakan emosional pria itu, tapi dia bisa mendefinisikannya. Pria seperti Wang Xue sangatlah setia pada pemimpinnya, dia juga memiliki rasa kepedulian sesama rekan yang tinggi, dan juga punya rasa kasih yang besar untuk keluarganya. Namun yang paling penting, pria itu punya banyak informasi penting dan ahli mengorek informasi.
Sebenarnya Wang Xue tidak pernah ingin mengikuti Su Tumo, hanya saja karena Su Tumo mengancam akan membunuh istri dan anak Wang Xue, mau tak mau Wang Xue hanya bisa menurut, itu semua demi kelangsungan hidup keluarga kecilnya. Wang Xue Kultivator dari desa kecil, pernah menjabat di pemerintahan Kerajaan Bintang. Tapi telah mengundurkan diri setelah menikah, sebab tak ingin keluarganya terganggu oleh pemerintahan. Salah sedikit nanti dalam mengurus pemerintahan, bisa-bisa keluarganya yang terancam pidana mati. Maka dari itu dia meninggalkan status jabatannya, tapi tidak disangka saat dia sudah hidup tenang bersama anak dan istrinya, datang Su Tumo bersama pasukannya menghancurkan desa tempat tinggalnya. Wang Xue sadar dia tidak akan bisa melawan ratusan pasukan seorang diri, tapi kalau dia menyerah keluarganya akan mati. Untunglah saat itu Su Tumo mengenal Wang Xue sang Kultivator Beribu Informasi, dengan memanfaatkan informasi dari Wang Xue bukan tidak mudah dia bisa menguasai dunia Bawah.
Walau pun Su Tumo tidak menyandera keluarga Wang Xue, tapi Su Tumo mengancamnya akan mengejar ke mana pun Wang Xue pergi bersama keluarga.
"Apakah kau mengikuti suatu kelompok secara terpaksa? Aku bisa membantumu menyelamatkan keluargamu, menjauhkan mereka dari ancaman Ketuamu. Walau pun aku tak tahu pasti masalah di antara kalian, tapi yang pasti keluargamu akan aman jika kau mau menjadi pengikutku." Shua Xie menawarkan bantuan, cara pasti jika ingin merekrut orang seperti Wang Xue haruslah bisa menyangkut pautkan keluarganya.
Wang Xue sedikit terkejut, dia tidak pernah menceritakan masalah kelurganya pada siapapun. Selama ini hanya Su Tumo dan dirinya saja yang tahu, lalu bagaimana gadis itu bisa mengetahuinya? Apa dia bisa membaca kilasan kehidupanku, pikir Wang Xue.
"Heh? Tahu apa gadis sepertimu? Kau pikir mudah melepaskan diri dari Su Tumo. Dia tidak selemah yang kau pikir, bahkan jika Raja dari lima kerajaan tidak akan sanggup melawannya," balas Wang Xue sinis.
Shua Xie menghela nafas pelan sambil menggelengkan pelan kepalanya, "Dia mungkin kuat daripada lima Raja, tapi tidak lebih kuat dari Lou Zho atau pun Shu Chin. Membunuh Ketuamu hanya perlu menggunakan seperdua kekuatanku." Seperdua kekuatan Phoe ralatnya, sebab Shua Xie pasti akan meminjam kelautan Phoe untuk menekan musuh yang lebih kuat darinya.
"Sekali lagi aku tawarkan, keluargamu akan aman jika kau mau mengikutiku, tidak hanya aman, aku juga akan memberikan kekayaan. Tapi yang paling penting, keluargamu tidak akan lagi terganggu hal apapun. Aku menjamin hal itu." Shua Xie menambahkan lagi.
Wang Xue sedikit tergiur, bukan karena kekayaan namun karena keamanan yang Shua Xie tawarkan. Jika memang benar yang Shua Xie katakan, berarti keluarganya tidak akan terancam lagi. Tapi Wang Xue tidak akan bisa mempercayai semudah itu, bagaimana mungkin gadis kecil menawarkan hal besar? Seberapa besar status gadis itu sampai menawarkan banyak hal padanya.
"Aku tidak bisa mempercayai omonganmu tanpa bukti, katakan dari kerajaan mana kau berasal?" Wang Xue harus memastikan terlebih dahulu identitas gadis itu, jika dia dari bangsawan berkekuasaan besar maka Wang Xue bisa memikirkan tawaran Shua Xie.
"Kerajaan Bora. Kau bisa membawa keluargamu ke sana, tinggal di dalam kerajaan. Aku akan memberikan paviliun terbaik untuk keluargamu, dan jabatan terbaik untukmu. Keluargamu tidak akan masuk sangkut paut dengan urusan pemerintahan kerajaan, secara pribadi keluargamu akan aman dari jatuhan hukum. Tapi aku akan menjatuhkan hukum padamu, kalau kau tidak setia padaku. Bagaimana?" Lagi-lagi penawaran Shua Xie membuat Wang Xue tergiur.
2 rekan Wang Xue sejak tadi menyimak pembicaraan mereka berdua hanya diam, tapi ketika Shua Xie menawarkan banyak hal pada Wang Xue, mereka takut Wang Xue akan ikut pada gadis itu.
"Wakil Wang Xue, jangan dengarkan gadis itu! Dia pembohong besar, selama ini kita tidak pernah mendengar ada gadis sepertinya di kerajaan Bora!"
"Benar Wakil, seba-"
Belum sempat rekan Wang Xue menyelesaikan ucapannya, secara cepat pedang yang ada di tangan Wang Xue memisahkan kepala pria itu. Terkejut hebat rekan satunya yang masih tersisa. Berbeda dengan Shua Xie, dia hanya diam dan tersenyum kecil. Phoe sudah mengatakan padanya bahwa Wang Xue sudah mulai percaya padanya.
"Wa-wakil, apa yang kau-"
Kepala pria yang satunya jatuh ke bawah sebelum dia selesai mengucapkan ucapannya lagi. Tidak disangka 2 rekannya itu, Wakil yang selama ini mereka percaya tidak akan tergoyahkan akan hal apapun, kini berpihak lain.
Wang Xue memutar pedangnya, membuat darah yang ada di pedangnya langsung terlepas. Setelah pedangnya itu bersih, Wang Xue menyarungkan kembali pedangnya.
Shua Xie sedikit terkesan pada Wang Xue, tidak dia sangka pria 30 tahuan itu mau menerima tawarannya. Wang Xue sangat sayang keluarganya sampai tidak peduli dia sedang memberontak pada Su Tumo.
__ADS_1
"Kau percaya padaku? Bisa jadi yang dikatakan dua rekanmu itu benar." Shua Xie menatap Wang Xue senang, sedikit lagi pria itu akan menjadi pengikutnya.
"Aku sudah dengar kerajaan Bora saat ini telah dipimpin seorang gadis, banyak pejabat yang dikeluarkan dan mengundurkan diri sebab tidak ingin gadis itu memimpin mereka," jawab Wang Xue datar tapi dia melanjutkannya lagi, "Dan tidak aku sangka gadis itu adalah kau, pantas saja kau menawarkan begitu banyak padaku."
Shua Xie tersenyum sambil berjalan mendekati Wang Xue, ternyata pria di hadapannya ini sangat cepat mendapat informasi, entah dia tahu dari mana tapi yang pasti Shua Xie takjub akan kehebatan Wang Xue dalam mengumpulkan semua informasi dalam waktu cepat. Dengan adanya Wang Xue di pihaknya, bukan tidak mudah dia mendapatkan informasi lebih cepat mengenai Dunia Atas.
"Bagaimana kau bisa berdefinisi bahwa gadis itu adalah aku?"
"Tidak ada gadis berani menawarkan banyak hal selain dirimu, dari kabar yang kudengar kau sangat tegas mengatur kerajaan Bora. Kebanyakan gadis bangsawan tidak peduli dan tidak berpikir panjang sepertimu. Kau pasti sudah tahu aku ini pria Sang Beribu Informasi," balas Wang Xue dingin.
Shua Xie tersenyum senang mendengar jawaban Wang Xue, ternyata Wang Xue memang pintar seperti yang Shua Xie pikirkan, "Lalu bagaimana? Apa kau mau menjadi pengikutku?" tanya Shua Xie memastikan.
Wang Xue mantap Shua Xie cukup lama, tawaran bagus sudah ada di depan mata, sia-sia jika dia tidak memanfaatkan kesempatan bagus seperti itu. Tidak hanya mendapat jabatan bagus, keluarganya pun akan terjamin aman. Tapi masalahnya Su Tumo ....
"Su Tumo, dia memiliki basis kultivasi yang melanggar hukum langit. Dengan bersekutu dengan Iblis, dia mendapat kekuatan besar."
Shua Xie harus tahu, kalau Wang Xue ini sedang memperingatkan dirinya tentang Su Tumo. Tidak heran jika Wang Xue sangat menuruti ucapan Su Tumo, dengan mendapatkan kekuatan dari Iblis, manusia bukan lagi tandingannya.
Shua Xie sedikit terkejut namun tidak menunjukkan keterkejutannya itu, dia sudah menduga, Su Tumo pasti memiliki sesuatu entah itu artefak atau pusaka yang membantunya menjadi kuat, tapi siapa sangka ternyata Su Tumo memiliki sesuatu yang lebih berharga lagi. Bersekutu dengan Iblis.
"Bukan masalah besar, kekuatan seperti itu pasti memiliki efek yang besar. Dia masih bukan apa-apa bagiku, musuh terkuatku bahkan masih lebih berbahaya darinya," balas Shua Xie mantap akan ucapannya.
"Baiklah, jika Tuan berkata seperti itu. Saya Wang Xue siap mengabdi."
Shua Xie semakin tersenyum, "Wang Xue, kau sudah menjadi pengikutku. Jadi jangan pernah berpikir ingin berkhianat, aku bisa membaca pikirkanmu. Kau boleh membawa keluargamu ke kerajaan Bora, saat kita ke sana nanti."
Shua Xie mengangguk puas, dia puas melihat penghormatan Wang Xue padanya.
"Wang Xue, ikut bersamaku."
***
Xui Lang tidur di tanah sambil menatap ke langit, dadanya kembang kempis tak teratur, dengan perlahan dia menoleh ke kiri, dia bisa melihat Xui Cuisha juga melakukan hal sama sepertinya. Xui Lang menengok ke kanan lagi, dia melihat Chen Xui sama letihnya sepertinya. Mereka bertiga baru saja menyelesaikan pertarungan melawan macan putih, dan untunglah mereka keluar sebagai pemenang. Jika keluar sebagai pihak kalah, sudah pasti mereka tidak bernafas saat ini.
"Hah, hah, hah ... kalian ... kalian pasti ... pasti sependapat denganku kan? Kak ... Kak Shua memberikan hukuman ... begitu berat. Kita hampir saja mati." Dengan suara tercekat dan nafas yang terengah-engah, Xui Lang menyampaikan pendapatannya tentang betapa kejamnya Shua Xie menghukum dirinya.
Chen Xui beralih menatap Xui Lang, kemudian tertawa kecil walau nafasnya masih tidak teratur.
"Aku rasa ini lebih cocok dikatakan latihan," sahut Chen Xui menurut pendapatnya. Harus Chen Xui akui, dia tidak pernah mendapat perlakukan keras seperti ini, tapi dia sadar Shua Xie bermaksud menambahkan pengalaman pada mereka bertiga. Selama ini Chen Xui hanya berlatih di kerajaan, tidak banyak mendapatkan pengalaman bertarung dengan lawan yang lebih kuat, apalagi bertarung antara hidup dan mati.
"Aku sependapat denganmu, Chen," sahut Xui Cuisha di sisi lain.
"Kalian!" seru Xui Lang tidak suka, bagaimana mungkin mereka berdua lebih menganggap Shua Xie memberikan latihan? Menurut Xui Lang ini lebih tepat pembunuhan.
"Ternyata kalian bisa mengalahkan tiga macan putih itu, tapi terlalu lama. Kau tahu aku sampai tertidur menunggu kalian." Dari sisi lain suara lembut lebih tepatnya mengejek terdengar menyahuti mereka bertiga. Sontak ke tiga pemuda itu langsung beranjak bangun dan menatap ke arah sumber suara.
Mereka bertiga bisa melihat Shua Xie tengah berjalan ke arah mereka bersama seorang pria, dan juga wanita bersama anak gadis seusia Xui Lang.
"Siapa mereka Kak Shua?" tanya Chen Xui penasaran, namun dia tetap memasang senyuman.
__ADS_1
Shua Xie berhenti memiliki ke arah sepasang keluarga kecil itu, "Mereka adalah keluarga Wang. Mulai sekarang mereka akan menjadi keluarga kerajaan juga," jawab Shua Xie.
Terkejut semua orang mendengarnya, Wang Xue sendiri tidak pernah berharap menjadi keluarga kerajaan, cukup dilindungi saja dia sudah senang. Tapi siapa sangka Shua Xie dengan mudahnya mengatakan keluarga Wang akan menjadi keluarga kerajaan. Istri Wang Xue bernama Miriea dan anak gadisnya bernama Xue Mire juga sama terkejutnya.
Awalnya Shua Xie berniat membawa 3 pemuda itu ikut bersamanya menjemput keluarga Wang, tapi karena 3 pemuda itu terlihat masih sulit mengalahkan macan putih, jadi Shua Xie meminta Wang Xue menjemput keluarga saja. Shua Xie akan menunggu di sini, dan tidak perlu waktu lama, Wang Xue tiba bersama keluarganya.
"Ini? Apa keluarga Wang akan tinggal di kerajaan?" tanya Xui Cuisha terkejut.
"Apa ada masalah?" balas Shua Xie singkat, padat dan mencekat membuat Xui Cuisha tidak berani berbicara lagi.
Xui Lang sendiri dia fokus menatap anak gadis Wang Xue, dia sedikit terpesona akan kecantikan anak Wang Xue. Walau tidak secantik Lu Tianyu atau pun Shua Xie, namun senyuman gadis itu mampu membuat jantung Xui Lang berdetak lebih kencang.
Shua Xie menatap ke arah Xui Lang, dia sedikit bingung, karena tidak biasanya Xui Lang tidak protes. Tapi setelah melihat Xui Lang tengah menatap Xue Mire begitu dalam, Shua Xie tersenyum kecil.
'Bocah ini tidak bisa menjaga matanya ya?' gumam Shua Xie dalam hatinya.
Wang Xue memberi hormat pada 3 pemuda di hadapannya, "Salam Pangeran. Perkenalkan Saya Wang Xue, istri saya bernama Miriea, dan anak saya bernama Xue Mire."
Chen Xui dan Xui Cuisha mengangguk pelan sambil tersenyum, "Salam kenal Paman Wang. Tidak perlu terlalu formal, saat ini kita sudah menjadi keluarga, panggil saya Chen Xui saja sebagai sesama keluarga," balas Chen Xui ramah.
"Benar Paman Wang. Tidak perlu terlalu formal. Paman Wang bisa memanggil saya Xui Cuisha." Xui Cuisha ikut menambahkan.
Wang Xue dan Miriea terkejut, tentu saja mereka berdua terkejut sebab dua pangeran terhormat akan menunduk di hadapan mereka, apalagi meminta memanggil nama mereka hanya dengan nama saja. Bukankah ini namanya merendahkan harga diri mereka sebagai Pangeran?
"Ini? Bagaimana bisa kami melakukannya," balas Miriea canggung.
"Tidak perlu sungkan, jika mereka sudah berkata seperti itu, kuharap keluarga Wang mau menerimanya." Shua Xie ikut berbicara agar kiranya keluarga Wang tidak terlalu sungkan, "Xue'er, sapa mereka semua. Kau bisa menganggap mereka Kakakmu." Lanjut Shua Xie lagi.
Xue Mire melebarkan senyumannya menuruti perintah Shua Xie, "Senang bisa kenal Chen Gege, Cuisha Gege dan ...." Xue Mire menatap ke arah Xui Lang, dia ingin menyebut nama pemuda seumurannya itu tapi dia tidak tahu namanya.
"Xui Lang," balas Shua Xie memberitahukan.
"Dan Lang Gege." Lanjut Xue Mire lembut dengan senyuman manis.
Xui Lang tidak bisa berkata, melihat senyuman Xue Mire membuatnya ingin terbang ke langit. Apalagi sampai menyebut namanya 'Lang Gege' bukankah itu terdengar sangat intim bagi Xui Lang. Beginilah cinta anak bocah, terlalu lebay sampai lupa sekitarnya.
"Sepertinya Xui Lang suka Xue'er? Jangan berharap kau menjadi kekasihnya selama masih ada aku. Jika ingin mendapat Xue'er paling tidak berikan pengorbananmu, pria lemah tidak akan dilirik wanita cantik. Paham?" sindir Shua Xie tajam.
***
Cast Lu Tianyu ❤
Cast Xue Mire ❤
Ayo di antara dua gadis manis ini Siapa yang paling cantik? 😅 kalau saya dua-duanya sama cantiknya, tapi Lu Tianyu lebih manis 😍 agak garang dikitlah
__ADS_1