
Setelah cukup lama berada di dalam ruang dimensi, akhirnya Shua Xie berhasil mendarat di tanah, walau cara pendaratannya sangat kasar dan menyakitkan. Shua Xie segera bangun sambil menepuk-nepuk bongkongnya yang kotor karena debu dan tanah basa yang menempel.
"Di mana aku? Tempat apa ini?" tanya Shua Xie pelan sambil menatap ke sekitar. Area tempat dia mendarat benar-benar tandus, gersang tidak ada tanda alam kehidupan. Bahkan tanah yang ia pijak banyak dilumuri darah. Entah itu darah segar atau tidak, tapi yang jelas darah itu mengelurkan bau amis yang menyengat.
Sepanjang Shua Xie memandang, dia hanya melihat hamparan tanah tandus yang berlumuran darah. Sepertinya tempat ini telah terjadi peperangan besar-besaran, mengakibatkan banyak darah menggenang di mana-mana. Shua Xie sampai jijik saat darah itu melekat di sepatunya dan bajunya, apalagi terciprat ke wajahnya.
"Berapa banyak jiwa yang mati di tanah ini?" Pertanyaan itu Shua Xie pertanyakan pada dirinya sendiri.
Tanah yang banyak digenangi darah seperti ini, berapa banyak jiwa yang mati di tanah ini? Berapa banyak penderitaan yang terjadi di tanah ini? Berapa lamanya peperangan sadis ini terjadi?
Shua Xie bisa merasakan kesedihan mendalam dari tanah yang dia pijak, namun ekspresi wajahnya masih datar seperti biasanya. Sepertinya karena dia telah melepaskan semua ikatannya pada hal duniawi dan juga perasaannya sendiri.
Saat perjalan di ruang dimensi, Shua Xie dipaksakan harus melepaskan semua ikatannya pada perasaan dan harta duniawi yang membuat hawa nafsunya tidak terkendali.
'Kenapa aku bisa datang ke tempat mengerikan seperti ini?' tanya Shua Xie dalam hatinya.
Shua Xie ingat saat dia berada di dalam ruang dimensi banyak hal yang tak pernah Shua Xie bayangkan telah terjadi padanya. Mulai dari apa tujuan sebenarnya Shua Xie datang di dunia ini, dan banyak hal lainnya. Bahkan dia dipaksa melepaskan dirinya dari perasaan dan harta duniawi. Membuatnya hanya memiliki satu ekspresi yaitu datar.
Cukup lama Shua Xie berdiam diri menatap area sekitar, tiba-tiba sembilan pecahan dimensi muncul di depannya. Bersamaan dengan pecahan itu, keluar sosok roh manusia dari dalamnya. Mulai dari yang kecil sampai yang besar, mau pria atau pun wanita. Sembilan sosok itu keluar bersamaan, dan langsung memberi hormat di hadapan Shua Xie.
Shua Xie cukup terkejut namun tidak ada ekspresi yang keluar, wajahnya benar-benar datar efek dari melepaskan perasaannya sendiri.
"Hormat kepada Ratu Dunia," salam 9 roh itu bersamaan.
Shua Xie mengerutkan sedikit keningnya, bagaimana mungkin 9 roh itu mengatakannya Ratu Dunia? Apa mereka tidak salah orang?
"Siapa kalian? Kenapa kalian memanggilku Ratu Dunia?" tanya Shua Xie sambil menatap 9 roh yang sedang bersujud padanya dengan lutut di tekuk di tanah.
Kedatangan 9 roh itu sudah secara tiba-tiba membuat Shua Xie hampir terkejut, dan sekarang langsung memanggil Shua Xie Ratu Dunia? Apa maksud mereka!
Dari paling sudut kanan, seorang gadis kecil berusia paling tidak 15 tahunan berdiri. Jangan tertipu akan wujudnya, sebenarnya gadis kecil itu lebih tua dari kerajaan Langit. Gadis manis itu tidak kalah cantiknya dengan Shua Xie, lebih tepatnya dia sangat imut. Gadis itu memiliki mata biru, dan gaun hanfu biru cantik. Tapi ekspresi wajah dingin gadis itu tetap saja terlihat anggun dan cantik.
"Saya, Kie Lie, Pemimpin pertama ras Phoenix. Saya dikenal sebagai Phoenix Es. Salam hormat pada Rayu Dunia." Gadis kecil itu memperkenalkan dirinya dengan lembut. Tampak sekali tata kramanya sebagai pemimpin Phoenix sangatlah anggun.
Di samping Kie Lie, pemuda kecil tampak berusia 9 atau 10 tahun berdiri, di kepalanya melekat dua tanduk, di pinggir pipinya nampak samar-samar sisik. Pemuda kecil itu memiliki rambut putih, dan mata putih, di lehernya ada mantel bulu menjadi aksesori yang menunjukkan pemuda kecil itu sangatlah dewasa dan agung. Bahkan pemuda kecil ini lebih tua dari pada Kie Lie.
"Saya Xiao Qin, pemimpin pertama ras Naga. Salam hormat pada Ratu Dunia," salam Xiao Qin penuh kehormatan besar.
Setelah Xiao Qin, berdiri pria berambut putih pendek, bertelanjang dada serta memegang tombak, di belakang kepalanya ada lingkaran emas. Tubuhnya terdapat ukiran sajak bergaris. Pria itu terlihat seumuran dengan Lou Yue.
"Saya Yang Hui, Pemimpin pertama ras Qilin. Salam hormat pada Ratu Dunia," salam Yang Hui tegas seperti mimik wajahnya yang tegas dan sedikit garang.
Di dekat Yang Hui, pria tampan berusia 20 tahunan berdiri, pria itu memiliki sepasang mata hijau yang indah dan jernih, di pertengahan keningnya ada semacam ukiran kecil berwarna hijau. Pria berambut putih itu memiliki wajah yang ramah, lembut penuh kasih.
"Saya Fang Yun, Pemimpin pertama ras ular. Salam hormat pada Ratu Dunia." Fang Yun memberi hormat penuh karisma. Melihat wajahnya yang begitu lembut, wanita mana pun pasti akan suka padanya.
Setelah Fang Yun, seorang wanita berambut putih bermata ungu berdiri. Di punggungnya terdapat sepasang sayap tapi berbeda sayap itu tidak melekat di punggung, justru ada jarak di antara punggung dan sayap putih itu. Pakaian gadis itu sangat terbuka, dia juga memegang pedang seperti jenderal wanita agung. Wanita itu memberi hormat dengan pedangnya.
"Saya Lia, Pemimpin pertama ras Peri Elf. Salam hormat pada Ratu Dunia."
Di samping Lia, pria berambut ungu, berpakain ungu, dan memiliki mata yang sangat berbeda dari lainnya berdiri. Matanya berwarna hitam gelap, dan iris matanya berwarna merah. Pria itu terlihat berusia 25 tahunan, wajahnya sangat mulus dan tampan, ditambah lagi bulu matanya yang lentik dan tanda ukiran warna ungu di pertengahan keningnya. Karisma pria yang satu ini sangat mencolok dari lainnya. Sayangnya wajahnya begitu dingin.
"Saya King Huan, Pemimpin pertama ras Iblis. Salam hormat pada Ratu Dunia," ucap King Huan dingin, tapi keanggunannya tidak hilang walau sikapnya begitu dingin.
Setelah King Huan, gadis berambut hitam panjang bermahkota emas. Atribut pakaian di ke dua sisi bahu gadis itu melambangkan singa meraung. Pakaian gadis itu jauh lebih terbuka dari gadis sebelumya, bahkan dari Shua Xie sendiri. Wajah gadis itu juga sangat cantik dan manis, ditambah lagi warna mata hijaunya yang terang memiliki sorotan yang tajam.
"Saya Yun Hua, Pemimpin pertama ras Singa. Salam hormat pada Ratu Dunia," ucap Yun Hua dengan anggun.
Di samping Yun Hua, pria berumuran 25 tahunan berdiri, pakaian pria itu tampak seperti Kaisar agung, sangat elegan dan berkarisma. Pria itu memiliki wajah yang tak kalah tampan.
"Saya Liang An, Kaisar Daratan Dewa. Salam hormat pada Ratu Dunia," sapa Liang An penuh penghormatan.
__ADS_1
Kaisar Dunia Dewa, ialah Kaisar yang pernah menjadi Pemimpin terkuat di daratan Dewa. Daratan Dewa berada di dunia Surgawi, julukan daratan Dewa karena daratan itu dihuni oleh manusia jenius yang menerima keberkahan lebih, bahkan jenius mereka hampir melebihi dari pada klan Langit. Dari lahir mereka diberkati banyak berkat baik. Bahkan tidak salah daratan Dewa mampu menguasai dunia Surgawi karena banyaknya Kultivator hebat di daratan Dewa. Saat ini dunia Surgawi memang sedang berada di bawa kekuasaan daratan Dewa.
Setelah Liang An, pria terakhir yang paling tampan dan putih dari pria lainnya, bahkan saking putihnya pria itu bisa dijuluki wanita, tampannya pun bisa dikatakan paling tampan di antara semua pria yang mengenalkan dirinya pada Shua Xie. Pria itu memiliki rambut panjang warna hitam adapun beberapa rambut berwarna ungu, pakaian hanfu pria itu sedikit terbuka di bagian dadanya, memperlihatkan betapa seksinya pria itu dan bidangnya dadanya.
"Saya, Shujin Xian. Pemimpin ras Suku klan Langit, sekaligus Kaisar dari dunia manusia. Salam hormat pada Ratu Dunia," ucap Shujin Xian dengan wajah dingin.
Shua Xie yang sejak tadi mendengarkan perkenalan mereka hanya bisa terdiam karena terkejut tidak ada niatan ingin menghentikan mereka mengenalkan diri padanya. Bertemu pada 9 pemimpin ras adalah suatu hal mengejutkan bagi Shua Xie. Awalnya Shua Xie tidak mengenal mereka jadi dia hanya memasang reaksi biasa saja, namun setelah mengenal mereka semua. Shua Xie tidak sanggup berkata-kata. Apalagi saat dia menatap pria terakhir bernama Shujin Xian. Sang pemimpin ras klan Langit dan Kaisar Dunia manusia, ayahnya sendiri. Bagaimana mungkin dia tidak terkejut, sejak awal Shua Xie ada di dunia ini, dia tidak pernah bertemu ayahnya, walau pun bukan ayah asli, tapi dia berhak untuk mengakui sebab dia sendiri telah terjebak di dalam tubuh putri Shujin Xian. Dan juga kebenarannya, Shua Xie memang asli keturunan klan Langit sekali pun dia berada di dunia modern.
Rasanya Shua Xie ingin menangis dan berteriak terkejut, tapi ekspresi wajahnya tidak bisa berubah. Tetap datar seperti biasanya seolah Shua Xie merasa biasa saja setelah mendengar mereka mengenalkan diri mereka. Shua Xie hanya bisa meringis dalam hati, betapa malangnya dirinya saat ini tidak bisa mengeluarkan ekspresi apapun selain datar.
Shua Xie menghela nafas kemudian maju ke depan selangkah, "Kalian, Pemimpin dari sembilan ras? Kenapa bisa ada di sini?" tanya Shua Xie.
Kie Lie mengangkat wajahnya menatap Shua Xie, "Kami saat ini telah menjadi pengikut Ratu Dunia," jawab Kie Lie singkat.
Kening Shua Xie sedikit berkerut, di dalam hatinya dia sangat terkejut mendengarnya.
"Apa maksud kalian menjadi pengikutku?"
"Benar Yang Mulia Ratu Dunia. Ratu Dunia memiliki sembilan sajak Kutukan. Yang mana sembilan sajak Kutukan itu ialah lambang dari sembilan ras, Ratu Dunia adalah keturunan dari penggabungan sembilan ras, atau perwujudan dari gabungan dari sembilan ras. Ratu Dunia telah ditakdirkan menjadi Pemimpin dari sembilan ras," jawab Liang An.
Jangan tanya seperti apa reaksi Shua Xie mendengar jawaban Ling An, dia ingin sekali berteriak pada dunia apa maksud dari semua ini? Tapi dia sadar, dia tidak bisa melakukan hal itu di hadapan 9 pemimpin legendaris.
"Ini, bagaimana mungkin aku memiliki pengikut yang bahkan lebih kuat dariku?" gumam Shua Xie pelan menghina dirinya sendiri begitu lemah dari pengikutnya. Bukankah ini namanya penghinaan yang tak terucap? Sebagai Ratu Dunia seharusnya dia lebih kuat dari pengikutnya.
"Ratu Dunia tidak perlu khawatir. Ratu Dunia sebenarnya memiliki kekuatan yang sangat besar, bahkan lebih besar dari kami semua. Maka dari itu kami semua berkumpul untuk membantu Ratu Dunia membangkitkannya. Akhirnya saat yang kami tunggu setelah sekian lama bisa terbayar hari ini juga. Maafkan karena kami, kekuatan asli Ratu Dunia tertahan," sahut Xiao Qin.
Shua Xie langsung menggelangkan kepalanya, tidak dia sangka gumamannya dapat didengar Xiao Qin. Padahal dia sudah bersuara sangat kecil agar tidak ada yang mendengarnya. Tapi mendengar penjelasan Xiao Qin, dia benar-benar frustasi.
"Tidak perlu minta maaf, kalian tidak memiliki salah padaku," balas Shua Xie dengan suara datar. Ingin rasanya Shua Xie memiliki nada suara selain datar, tapi dia sendiri tidak bisa mengeluarkannya.
"Kami salah, jika kami tidak melakukan kesalahan di masa lampau, Ratu Dunia tidak akan mengalami kesulitan," balas Yang Hui tegas mengakui kesalahan yang pernah mereka perbuat.
"Maksudnya?" Shua Xie tidak paham apa maksud dari ucapan Yang Hui, karena mereka Shua Xie mendapat masalah. Apakah karena sajak Kutukan?
"Keberlangsungan peperangan itu membuat tanah ini menjadi tanah kutukan. Siapa pun yang datang akan berakhir tragis, tanah ini pun di namakan tanah Terkutuk. Akibat peperangan, semua terkena imbas. Tidak peduli dia salah atau tidak, mereka akan tetap mati tanpa sebab."
"Delapan ras yang merupakan ras terkuat saling mengeluarkan jurus terkuat, membuat guncangan hebat terjadi di mana-mana. Bahkan dimensi ruang dan waktu juga mendapat efeknya, sebab itu sekarang ruang dimensi sekarang mengalami pecahan di mana-mana, terlebih di dunia manusia."
"Sampai akhirnya, kami tidak sadar, kekuatan ilahi itu telah diturunkan pada manusia yang bernama Shu Qin Bing. Dia tidak mendapatkan kekuatannya, tapi diberi kepercayaan menjaga ilahi surgawi. Dengan bantuan ilahi surgawi, Shu Qin Bing membuatnya menjadi aray formasi melindungi dunia manusia."
"Dan dua leluhur abadi sangat murka pada kami, karena kami telah membuat banyak kekacauan di mana-mana. Akhirnya kami selaku pemimpin ras di segel dalam kekuatan ilahi yang sekarang dinamakan sajak Kutukan. Demi menebus kesalahan kami, kami menunggu kelahiran Ratu Dunia, yang mana dia akan membantu kami menghentikan pecahan dimensi yang akan terjadi."
"Tidak lama lagi, pecahan dimensi akan semakin terbuka. Ada sesuatu kekuatan besar yang membuat pecahan dimensi terjadi lebih awal, saya dapat tahu siapa pelakunnya ialah cucu saya yang sekarang menjadi Raja Iblis bernama King Liu. Yang mana King Liu pernah bertarung mati-matian dengan saudara Shujin Xian, dan membuat Saudara Shujin Xian berakhir seperti kami."
"Kami menyelamatkan saudara Shujin Xian saat dia sudah terluka parah, kami dengan cepat menarik rohnya dan menjadikannya salah satu sajak Kutukan seperti kami. Saat ini King Liu sudah bertekad ingin menguasai seluruh dunia, karena tahu pemimpin terkuat sembilan ras sudah tidak ada. Tapi sayangnya, masih banyak penerus yang bahkan jauh lebih kuat darinya. Sehingga dia sadar dia harus memiliki sekutu yang banyak dan kuat. King Liu akhirnya bersekutu dengan ras siluman, dan ras manusia mayat. Ke dua rasa ini memang tidaklah kuat, tapi jika mereka bergabung, bahkan dunia Surgawi saat ini bukanlah masalah besar bagi tiga ras ini."
"Maka dari itu, demi menghentikan kejahatan mereka. Kami siap menjadi tameng Ratu Dunia," jelas King Huan panjang lebar.
Shua Xie sejak tadi menyimak akhirnya mengerti, ternyata situasinya lebih buruk dari yang Shua Xie bayangkan. Kekuatan ras iblis memang masing lemah, tapi dengan adanya bantuan dari ras siluman dan ras manusia mayat, tentu saja mereka bisa menguasai dunia. Ke tiga ras ini menang akan jumlah dan juga kekuatan pasukan dibandingkan dengan ras manusia atau pun ras lainnya.
Shua Xie juga tidak ingin hal itu terjadi, jika terjadi maka akan lebih sulit dia menghentikannya. Shua Xie memang bukan pahlawan yang akan menyelamatkan dunia, tapi paling tidak dengan adanya bantuan banyak orang, semua bisa menjadi pahlawan dan membantu menjaga keamanan bersama.
"Lalu, bagaimana kalian membantuku membuka kekuatanku?" tanya Shua Xie dengan raut wajah serius. Dia sudah sangat memantapkan hatinya, dia tidak hanya peduli akan kejayaan klan Langit lagi, tapi untuk seluruh dunia. Bersama semua orang, Shua Xie akan merangkul mereka hingga membuat tameng yang tidak akan bisa ditembus kekuatan apapun.
"Kami akan mengaktifkan sajak Kutukan secara permanen. Dan Ratu Dunia akan mendapatkan kekuatan sebenarnya," jawab Yun Hua.
Shua Xie terdiam sejenak memikirkan apa yang dikatakan Yun Hua tadi, "Kalau kalian mengaktifkan setiap sajak Kutukan secara permanen, pasti kalian menerima konsekuensi besar sebagai bayarannya?"
Shua Xie ragu, pasti dibalik bangkitnya kekuatan aslinya pasti ada efek besar yang dikorbankan. Semua pasti butuh pengorbanan.
"Ratu Dunia benar, kami akan lenyap karena tidak memiliki tempat menumpang lagi sebab sajak Kutukan tempat kami tinggal sepenuhnya telah menjadi miliki Ratu Dunia. Setelah itu kami tidak akan ada lagi dan tidak akan bisa bereinkarnasi," balas Kie Lie.
__ADS_1
"Aku tidak setuju, apa tidak ada cara lain membangkitkan kekuatanku selain mengorbankan kalian? Dengan adanya kalian, bukan tidak mungkin kita bisa memukul mundur pasukan tiga ras itu? Jika kalian memang pengikutku, maka jadilah pengikutku sampai akhir hayat." Ucapan Shua Xie begitu tegas, ada rasa peduli besar dalam kalimatnya. Tidak hanya itu, dia juga menyelipkan rasa ingin bantuan dari mereka untuk melawan musuh nantinya. Shua Xie sudah sadar, dia sendiri belum tentu bisa menang, maka dari itu dia ingin membuat pasukan sebanyak mungkin.
"Ratu Dunia ...," lirih 9 roh itu bersamaan, mereka sedikit tersentuh mendengar ucapan Shua Xie. Tidak mereka sangka gadis yang menjadi Ratu mereka begitu peduli dengan mereka.
"Apa tidak ada cara lain?" tanya Shua Xie lagi pada mereka.
"Sebenernya ada, tapi kami tidak pernah berharap untuk kembali ke tubuh asli kami lagi. Kami sudah cukup menyesal akan perbuatan kami, dengan cara beginilah kami membalas kesalahan kami," ucap Yang Hui sambil menunduk. Sembilan roh itu menunduk tidak satu pun berani mengangkat kepalanya mereka menatap Shua Xie.
"Apa kalian pikir dengan cara seperti itu sudah cukup setelah apa yang kalian perbuat telah mendatangkan masalah besar! Coba kalian pikir berapa banyak korban keserakahan kalian yang akan terjadi nanti? Berapa banyak dunia yang akan dikuasai mereka? Apa kalian pikir dengan kematian kalian semua akan menjadi baik-baik saja?" ujar Shua Xie setajam mungkin.
"Tidak Yang Mulia Ratu Dunia," jawab 9 roh itu serempak.
"Kalau kalian sadar diri, maka ikuti perintahku. Aku akan mengembalikan roh kalian ke tubuh asli kalian, dengan begitu kalian bisa menebus kesalahan kalian. Beritahukan padaku di mana tubuh kalian berada, kita akan mendatangi tubuh kalian satu persatu dan mengembalikan roh kalian."
"Tapi Yang Mulia, tubuh kami terpisah sangat jauh. Tubuh kami terpisah di sembilan dunia yang berbeda, jika Yang Mulia Ratu ingin mengembalikan kami ke tubuh kami. Maka Yang Mulia Ratu harus mendatangi sembilan dunia yang berbeda," balas Fang Yun.
***
Note: manusia mayat ialah mayat hidup 🙅
***
Cast : Kie Lie Ratu Pheonix
Cast : Xiao Qin Raja Naga
Cast : Yang Hui Raja Qilin
Cast : Fang Yun Raja Ular
Cast : Lia Ratu Peri Elf
Cast : King Huan Raja Iblis
Cast : Yun Hua Ratu Singa Emas
Cast : Ling An Kaisar Daratan Dewa
Cast : Shujin Xian Raja klan Langit sekaligus Kaisar dari dunia manusia.
Ayo gaes uang mana paling cakep dan mana yang paling gelis? komen ya 😉 karakter pilihan saya pasti ada yang sama dengan karakter di novel lain, jika ada kesamaan ini bukanlah unsur disengaja 🙅 jadi mohon ditanggapi dengan bijak
Note : Sedikit pemberitahuan, saya up selama tiga hari pada hari ke empat saya akan libur, kebijakan ini berlaku sampai saya membuat kebijakan baru lagi 😊 Mohon dihargai ya, ingat besok saya tidak up, dan akan up lusa nanti.
__ADS_1
sampai bertemu di bab berikutnya, bye bye ....