
Ayo selalu dukung karya author ^-^ ingat jangan lupa beri like cerita ini dan vote sebanyak mungkin ;)
Cast : Lou Yue
___________________________
"Rachel cepat selesaikan tugasmu, sebentar lagi kita akan kedatangan seseorang," ujar Soa Yun datar, tatapannya itu benar-benar tidak ada menunjukkan adanya rasa belas kasih.
Rachel mengangguk pelan menjawab Soa Yun, dalam hitungan detik dia sudah berada tepat di depan Ye Guan Yu. Bergetar hebat Ye Guan Yu karena Rachel sudah berdiri di depannya, bahkan saling takutnya dia sampai kencing di celananya dalam posisi terbaring di tanah. Di sisi lain, Ye Linghui berteriak keras mengumpati Rachel jika dia sampai berani membunuh anaknya, dia tidak akan tinggal diam.
Rachel mengangkat pedangnya, dalam sekali tebasan tubuh Ye Guan Yu langsung terbelah dua. Kekuatan dari Kultivator tahap Nirwana benar-benar sangat hebat, ditambah lagi dengan pedang pusaka miliknya.
Tercengang semua orang melihat Ye Guan Yu mati terbelah dua, kejadian itu terjadi begitu cepat. Sebagian dari mereka tertegun di tempat sambil merenungi situasinya saat ini, jika saja mereka berani ikut campur, maka kemungkinan mereka juga akan ikut terbelah dua seperti Ye Guan Yu.
"Tidak!! Guan'er!!! Beraninya kalian membunuh Putraku!" teriak Ye Linghui keras, saking kerasnya semua orang dapat mendengarnya.
Terbelak lebar ke dua mata Xiao Mei melihat betapa cepatnya Rachel membela Ye Guan Yu menjadi dua. Kenekatan Rachel membunuh Ye Guan Yu di depan semua orang, benar-benar patut diberi penghargaan. Walau pun Rachel Kultivator tahap Nirwana, tapi mengambil tindakan seperti itu tentu saja akan membuatnya dalam masalah besar.
Xiao Mei melirik ke arah Soa Yun, "Kenapa kalian membunuh Ye Guan Yu? Apa mereka juga membuat masalah pada kalian?" tanya Xiao Mei pelan.
"Keluarga pengkhianat seperti mereka tidak pantas hidup, berkerjasama dengan musuh dari Dunia Bawah adalah tindakan melanggar hukum. Jadi dia pantas mendapatkannya," balas Soa Yun tanpa menoleh kepada Xiao Mei.
Alis Xiao Mei mengerut, dia sungguh tidak paham dengan apa yang dijelaskan Soa Yun. Berkhianat? Melanggar hukum? Membantu musuh dari Dunia Bawah? Apa maksud dari semua itu, itulah yang muncul di benak Xiao Mei setelah mendengar semuanya.
"Apa maksudmu mereka berkhianat?"
"Anak kecil sepertimu memang tidak akan mengerti. Tapi intinya, keluarga mereka akan menjadi musuh seluruh manusia Dunia Bawah!" Soa Yun mulai terbang ke atas diikuti juga dengan Rachel di bawahnya. Semakin terkejut semua orang ketika melihat mereka berdua terbang di udara. Jadi itulah kekuatan asli mereka, Kultivator tahap Nirwana.
"Keluarga Ye, kalian pasti bertanya kenapa Rachel membunuh Ye Guan Yu? Baiklah akan kujelaskan secara singkat saja."
"Perkenalkan aku adalah Wakil Pemimpin besar Dunia Bawah, baru-baru ini aku mendapat kabar bahwa Dunia Atas menyatakan perang dengan seluruh Dunia demi menguasainya. Dan keluarga Ye berkerjasama dengan mereka, jadi keluarga Ye dinyatakan sebagai pengkhianat. Mulai dari hari ini, keluarga Ye tidak akan ada lagi di Dunia Bawah!" jelas Soa Yun lantang, suaranya menggema sampai ke pelosok kota Brotavia.
Orang-orang yang mendengar penjelasannya sontak terkejut, mereka semua langsung beralih menatap keluarga Ye dengan tatapan tidak percaya. Tentu saja mereka tidak percaya, sebab selama ini keluarga Ye selalu membangun kota Brotavia dengan baik bersama wali kota, tapi memang ada sedikit kendala saat wali kota sudah berganti.
__ADS_1
Semua para petinggi keluarga Ye merasa ketakutan, munculnya pemimpin Wakil Pemimpin besar di hadapan mereka memang adalah sebuah berkah, tapi lain lagi jika kedatangan mereka ingin memusnahkan keluarga Ye.
Gong Chen terdesak mendengar ucapan Soa Yun, Wakil Pemimpin Dunia Bawah? Itu sangatlah mengejutkan, pantas saja mereka berdua memiliki aura yang sangat kuat. Berdasarkan kabar burung, Wakil Pemimpin Dunia Bawah ialah seorang Kultivator tahap Nirwana level 3, sedangkan Pemimpin Besar dikabarkan sedang melakukan kultivasi tertutup menembus tahap Nirwana akhir. Dan sampai saat ini Pemimpin Besar sudah berlatih tertutup selama 50 tahun dan belum kembali.
Sedangkan di sisi Gong Chen, Shua Xie juga sama terkejutnya seperti yang lain. Ia tidak menyangka kalau pihak pemerintahan besar Dunia Bawah sudah mengetahui pengkhianatan keluarga Ye, kira-kira siapa yang menyebarkan berita itu pada pemerintahan besar? Pastinya dia bukan orang sembarangan, bisa jadi dia mata-mata yang diperintahkan, atau pengkhianat keluarga Ye sendiri.
Tapi kedatangan Wakil Pemimpin Dunia Bawah sedikit berlebih, padahal mereka bisa saja mengirim pasukan kecil untuk melenyapkan keluarga Ye. Datang ke kota Brotavia hanya karena hal ini, terdengar sedikit berlebihan. Tapi sedikit ada bagusnya mereka datang, dengan begini tidak akan ada klan mau pun Kultivator lagi yang akan berkhianat.
"Sepertinya rencanaku tidak perlu dilakukan," gumam Shua Xie pelan sambil menghela nafas.
Orang-orang keluarga Ye mulai bergetar ketakutan, seluruh tubuh mereka mulai bercucuran keringat dingin. Ada sebagian dari mereka pingsan karena terlalu takutnya, ingin mereka melarikan diri, tapi tekanan hebat dari Rachel masih menekan mereka membuat mereka tidak bisa bergerak dengan cepat.
"Ga-gawat, bagaimana ini Tetua Besar?" tanya Tetua ke Dua dari keluarga Ye, dia menatap Ye Linghui menunggu jawaban dirinya.
Ye Linghui hanya bisa berdecak kesal, saat ini dia benar-benar sudah terpojok, tidak pernah menyangka rahasia pengkhianatan mereka akan diketahui. Dalam hatinya dia mengumpati siapa yang melaporkan kejahatan keluarga Ye? Padahal rahasia ini hanya diketahui orang-orang penting saja. Tapi yang jelas orang yang memberitahukan kebenarannya pasti orang dalam keluarga Ye sendiri, atau mungkin ....
Tiba-tiba dari kejahuan muncul seorang pria yang sudah tidak asing lagi di mata mereka. Dia terbang mendekati Soa Yun tanpa memasang ekspresi apapun, tatapannya itu benar-benar tenang.
Sao Yun menatap pria itu lalu mengangguk pelan, "Wali Kota Brotavia, dialah yang menyampaikan kabar pengkhianatan keluarga Ye pada kami," ungkap Soa Yun keras, terkejut lagi semua orang, lebih-lebih keluarga Ye dan Shua Xie.
"Dia, dia apa maksudnya?" ujar Tetua ke Dua bergetar.
"Dasar! Jadi dia memanfaatkan keluarga Ye dari awal!" umpat Ye Linghui, raut wajahnya 180° derajat berubah buruk.
"Apa maksudnya Lou Yue? Sebenarnya dia berpihak pada Lou Zho atau apa?" gumam Shua Xie terkejut, pandangannya sepenuhnya tertuju pada Lou Yue di samping Soa Yun. Raut wajah Lou Yue benar-benar tenang seakan merasa tidak ada beban sedikit pun yang dia pikul.
"Sebenarnya apa yang dia rencanakan?"
***
Sejak kejadian itu, semua orang sadar bahwa Dunia Bawah sudah tidak aman lagi, kabarnya beberapa tahun lagi Dunia Atas menyerang Dunia Bawah mulai menyebar, tidak ada yang tahu kapan penyerangan itu terjadi, tapi yang pastinya Dunia Bawah sekarang dalam zona selalu waspada. Mulai dari sekarang mereka akan memasang keamanan tingkat tinggi di setiap kota mau pun negara demi menjaga keamanan mereka.
Namun kabar penyerangan itu masih belum sepenuhnya menyebar pada warga-warga biasa, hanya orang-orang penting saja yang mengetahuinya. Karena pemerintah tidak ingin membuat para warga menjadi cemas ketakutan.
Sejak kejadian itu juga, Xiao Mei kembali berkumpul bersama keluarganya. Tapi kebersamaannya itu tidak berlangsung lama, sebab Soa Yun membawanya pergi ke academy Awan Suci atas perintah Pemimpin Besar. Kabarnya Lou Zho sedang mencari gadis perawan bertubuh spesial seperti Xiao Mei untuk meningkatkan kultivasinya, demi menghindari hal itu terjadi Pemimpin Besar memerintahkan Xiao Mei pergi ke academy Awan Suci. Di mana tempat orang-orang spesial sepertinya akan dijaga.
__ADS_1
Dan tentang keluarga Ye? Mereka semua sudah dimusnahkan Soa Yun dengan Kotak Penghancur Jiwa miliknya. Kotak Penghancur Jiwa ialah benda pusaka tingkat tinggi yang mengambil jiwa-jiwa orang lalu menghancurkannya, membuat jiwa itu tidak bisa bereinkarnasi lagi. Siapa pun jika sudah terkunci Kota Penghancur Jiwa dia tidak akan selamat sekali pun dia berada di tahap Nirwana sekali pun.
Lalu Shua Xie? Dia memilih melanjutkan berpetualang sebelum dia kembali ke Kota Bora nantinya. Berpetualangnya pun juga bukan sekadar berpetualang saja, dari situ dia akan meningkatkan kultivasinya lagi, menjadi lebih kuat dalam waktu cepat. Phoe juga sudah menjelaskan padanya, dia akan membantu Shua Xie meningkatkan kultivasinya dengan semua cara tercepat yang Phoe ketahui.
Sedangkan Lou Yue? Dia mengikuti Soa Yun pergi ke pusat pemerintahan Dunia Bawah. Sampai saat ini, Shua Xie masih belum bisa menebak, sebenarnya apa yang sedang direncanakannya?
***
Daratan Kekai, negara yang terkenal tempat berkumpulnya para alkemis hebat. Daratan Kekai ini, bisa dikatakan negara para alkemis, karena hanya di daratan Kekai saja begitu banyak alkemis, bahkan cabang-cabang sakte mereka juga sudah merombak sampai ke pelosok daratan. Sakte Persik Suci juga merupakan sakte utama alkemis, dan sakte ini juga baru-baru saja direkrut Perguruan Menara Felix, jadi bisa dikatakan sakte ini juga merupakan cabang perguruan Menara Felix, tapi sakte ini hanya melahirkan para alkemis bukan Kultivator seperti sakte biasanya.
Di daratan Kekai ini, ada 1 sakte utama bernama Persik Suci. Dari sakte inilah banyak alkemis di daratan Kekai, dari kabar yang menyebar, katanya pemimpin Sakte Persik Suci ialah seorang alkemis bintang 7 yang sudah berumur 500 tahun. Berita tentang kehebatannya dalam membuat pil sudah sangat terkenal, bahkan dia juga sudah membuat pil-pil berdasarkan resepnya sendiri. Dan selama 400 tahun dia sudah banyak mendirikan sakte-sakte kecil. Tapi sampai saat ini dia masih belum memiliki murid pribadinya, kabarnya alkemis tua itu sedang menunggu kedatangan muridnya, entah siapakah yang dia maksud itu?
Baru beberapa jam yang lalu, Shua Xie sudah tiba di kota Kekai. Kedatangannya ke sini bukan ingin menjadi seorang alkemis karena dia sendiri juga tahu sedikit tentang dunia pengobatan, tapi kedatangannya ingin menepa kultivasinya.
"Menakjubkan, di kota ini kita bisa menemukan banyak alkemis. Bagaimana kau tahu tentang kota Kekai?"
Phoe tersenyum sinis, 'Jarang meremehkan kehebatan burung Agung sepertiku. Apa pun di dunia manusia bisa aku ketahui, apalagi hanya kota Kekai. Banyak sejarah pernah terjadi di kota Kekai ini. Dulu, Kakak Tertua-ku pernah melintasi daerah ini lewat dimensi ruang dan waktu, dan dia melihat seorang alkemis muda jenius. Jadi dia memberikannya 3% kepintaran ilahinya pada alkemis muda itu, sebab itulah kota Kekai dikatakan sebagai kota alkemis,' jelas Phoe.
Shua Xie berdecak kagum, "Wah, tiga persen pengetahuan ilahinya saja bisa membuat kota Kekai berjaya, apalagi seratus persen? Aku jadi penasaran seperti apa Kakak Tertua-mu itu," balas Shua Xie.
'Sebenarnya aku datang ke sini karena ingin mengambil bulu Phoenix yang Kakak Tertua jatuhkan. Dengan bulunya itu, kekuatanku akan semakin kuat, dan kesehatanku akan pulih sepenuhnya. Tapi sepertinya kita akan kesulitan mendapatkannya, apalagi bulu Kakak Tertua dijaga ketat.'
"Bulu? Jadi itu alasanmu memintaku datang ke kota Kekai?" sahut Shua Xie.
'Bisa dikatakan seperti itu, tapi kita ke sini juga bukan hanya untuk bulu Phoenix Kakak Tertua, tapi juga menepah tubuhmu menjadi lebih kuat. Seandainya Kakak Tertua sudah bangun, dia pasti akan membantumu membuat tubuhmu manjadi tubuh abadi.'
***
Bersambung
guys jangan lupa dong beri like-nya, author butuh dukungan kalian agar cerita ini update terus sampai tamat! melihat like menurun drastis membuat author sedih 😣 jangan lupa dukung ya 😊
oh ya info juga, nanti mulai eps 40 entah sampai eps berapa author mau up crazy! up 2 bab perhari, author may cepat-cepat tamatin novel ini! Dukung ya agar. author jadi semangat ngetiknya, soalnya author ngetik ceritanya malam aja, lalu up subuh! ^-^
sampai bertemu di bab berikutnya:)
__ADS_1