
Shua Xie sedikit tertegun mendengar jawaban Fang Yun. Jika benar yang mereka katakan, lalu selama ini masih berapa banyak pengetahuan yang tidak dia ketahui. Selama ini Shua Xie hanya berpikir bahwa dunia itu ada 2, dunia Surgawi, dan dunia manusia yang dinamakan tanah Kultivator. Lalu 6 dunia lainnya dunia apa?
Shua Xie menghela nafas pelan sambil memijit keningnya, selama ini dia berpikir bahwa pengetahuannya tentang dunia sangatlah banyak dari manusia lainnya, itu memang benar, tapi kenyataannya, ilmunya itu bahkan tidak mencapai seperdua puluh pengetahuan sebenarnya. Betapa naifnya dirinya menganggap paling berpengetahuan luas, tapi nyatanya masih banyak yang dia tidak ketahui. Shua Xie merasa menjadi malu sendiri, selama ini dia terlalu narsis menganggap dirinya gudang pengetahuan.
Shua Xie menatap 9 roh yang kini sedang menatapnya dengan berbagai macam ekspresi, melihat wajah mereka membuat Shua Xie merasa terenyuh dalam hati.
Bayangkan dia harus mendatangi 9 dunia berbeda? Butuh waktu berapa lama menempuh perjalanan mendatangi 9 dunia? Inikah yang namanya Perjalanan Melawan Dunia? Pasti 9 dunia itu memiliki banyak masalah dan perbedaan Yang membuatnya kesulitan.
"Baiklah kita akan menjelajahi sembilan dunia, tapi sebelum itu. Aku harus menyelesaikan masalahku terlebih dahulu, setelah itu kita pergi." Shua Xie tidak bisa melupakan janjinya yang akan mengikuti pertandingan besok, mau tak mau dia harus ikut terlebih dahulu, setelah itu dia akan meninggalkan dunia tanah Kultivator.
Ke sembilan roh itu memberikan hormat, lalu berseru bersama, "Siap Yang Mulia Ratu Dunia."
Melihat ke 9 roh Raja 9 ras memberi hormat padanya, bahkan menjadi pengikutnya, Shua Xie sudah merasa dirinya telah menjadi Ratu di antara seluruh pemimpin. Kira-kira bagaimana jika 9 ras itu mengetahui Pemimpin Besar mereka bersujud di hadapan 16 tahun yang bahkan terlihat masih bocah dan naif.
"Yang Mulia Ratu Dunia, kami akan bergabung dengan Yang Mulia Ratu. Setelah kami menyatuh, Yang Mulia Ratu akan mendapatkan seperlima kekuatan, Yang Mulia Ratu." Kie Lie berucap sedikit keras dengan raut wajah tegas. Di antara semua roh wanita, menurut Shua Xie paling cantik ialah Kie Lie, tapi sayangnya gadis itu sangat dingin.
"Kie Lie, Pheonix Es. Apakah Phoe adalah adikmu?" tanya Shua Xie sambil menatap ke arah Kie Lie.
Kie Lie mengangkat wajahnya, "Saya tidak punya adik bernama Phoe, Yang Mulia Ratu," jawabnya tegas seperti prajurit pada pemimpin mereka.
Shua Xie menepuk jidadnya, baru teringat nama Phoe ialah nama pemberiannya. Tentu saja Kie Lie tidak akan mengenalnya.
"Tapi, saya merasakan adanya keberadaan adik saya di dalam tubuh, Yang Mulia Ratu." Lanjut Kie Lie lagi setelah beberap detik diam.
Awal Kie Lie datang ke tanah kutukan ini, dia sudah merasakan adanya keberadaan adiknya. Tapi dia tidak melihat ada tanda-tanda adiknya, setelah merasakan lebih dalam lagi. Kie Lie langsung tertegun, ternyata adiknya ada di tubuh Yang Mulia Ratu.
Delapan roh yang mendengar ucapan Kie Lie sedikit tersentak kaget, namun tidak ada satu pun yang berani mengeluarkan suara. Mereka hanya diam menunduk sambil mendengarkan kelanjutannya lagi.
"Kau benar, Kie Lie. Adikmu ada di dalam tubuhku, lebih tepatnya di alam batinku. Saat ini dia sedang tidur, aku tidak tahu kenapa dia tiba-tiba tidur dan tidak bisa bangun. Mungkinkah kau tahu apa penyebabnya?"
"Zusami sedang melakukan hibernasi panjang selama beberapa bulan atau tahun ke depan. Untuk memulihkan semua kekuatannya, dia perlu berkultivasi panjang. Cara adik ke dua memulihkan kekuatannya berkultivasi dengan tidur," jelas Kie Lie.
Shua Xie tertawa dalam hati, ternyata nama asli Phoe ialah Zusami. Nama yang cukup unik untuk burung Pheonix sepertinya. Dan juga namanya terdengar seperti nama khas Jepang.
Jawaban telah Shua Xie dapatkan, ternyata Phoe tiba-tiba tidur dan tidak bisa dibangunkan sebab dia sedang berkultivasi memulihkan seluruh kekuatannya. Cukup wajar untuk burung Pheonix seperti Phoe yang baru saja bangkit dari tidur panjang, segera berkultivasi memulihkan kekuatannya. Mungkin saja Phoe ingin bisa keluar dari alam batin Shua Xie dan membantu Shua Xie dengan kembalinya semua kekuatannya. Tapi yang membuat Shua Xie kesal ialah, kenapa Phoe tidak memberitahukannya jika dia akan melakukan kultivasi panjang. Dengan begitu Shua Xie tidak akan khawatir ketika tiba-tiba Phoe tertidur dan sulit dibangunkan.
"Ternyata begitu. Lalu jika kalian menyatuh denganku? Apa kalian akan berada di alam batinku juga?" tanya Shua Xie lagi sambil menatap mereka semuanya.
__ADS_1
"Tidak Yang Mulia Ratu. Kami akan berada di dalam sajak Kutukan sampai Yang Mulia Ratu dapat menemukan kembali tubuh kami. Selama itu kami akan berkultivasi memulihkan roh agar roh kami masih memiliki kesadaran," jawab Kie Lie.
Shua Xie mengangguk pelan, mengerti akan penjelasan Kie Lie. Jadi selama mereka berkultivasi memulihkan roh, mereka tidak akan menyatuh seutuhnya dengan Shua Xie sehingga roh mereka tidak akan hilang. Dalam hal itu Shua Xie juga mendapat keuntungan besar, selama mereka berkultivasi, kekuatan sajak Kutukan akan semakin kuat selama mereka masih di dalam sajak Kutukan. Dengan begitu Shua Xie tidak perlu susah payah berkultivasi menaikkan tahap kultivasinya, karena selama ini kekuatan aslinya tengah tertahan, jadi seiring waktu kekuatannya akan pulih sendiri.
"Oke, aku sudah paham. Sekarang kalian masuklah ke dalam sajak Kutukan." Mata iris merah yang semakin hari semakin pekat itu menatap 9 roh bergantian, menunggu mereka masuk ke dalam sajak Kutukan.
"Kami akan masuk sesuai urutan sajak, jika masuk langsung bersamaan akan membuat guncangan hebat di dantian dan meredian sebab kekuatan Yang Mulia Ratu sangatlah besar. Kekuatan Yang Mulia Ratu akan pulih namun tidak seutuhnya, dan prosesnya mungkin memakan sedikit waktu," ucap Kie Lie memperjelas lagi.
Shua Xie menganggukkan kepalanya lagi, "Tidak masalah," balas Shua Xie seadanya.
Lia tanpa berbicara berbasa-basi lagi, dia langsung berdiri, kemudian mengubah dirinya menjadi segumpal cahaya berwarna putih kebiruan. Cahaya putih kebiruan itu terbang mendekati punggung Shua Xie lalu masuk ke dalam punggung Shua Xie, lebih tepatnya sajak Kutukan yang ada di punggung Shua Xie. Ketika cahaya itu masuk ke sajak Kutukan di punggung Shua Xie, sesuatu energi besar melonjak kuat. Shua Xie bisa merasakan kekuatan besar mengalir di dalam tubuhnya, seiring dengan itu, sajak berbentuk sayap di punggungnya langsung keluar membentuk sayap sebenarnya. Sayap putih kebiruan indah membentang lebar ke sisi kanan dan kiri. Sayap putih indah itu, mengepak beberapa kali, membuat pusaran angin kencang menyeruak ke mana-mana.
Shua Xie menutup matanya, menghayati kekuatan besar yang mengalir ke seluruh tubuhnya. Bersamaan dengan itu, satu tanda berwarna putih muncul di pertangahan kening Shua Xie. Seketika tubuh Shua Xie bersinar namun tidak terlalu terang, sinar itu hanya terjadi beberapa detik saja. Setelah itu semua kembali menjadi biasa. Namun sayap di punggung Shua Xie masih bertengger indah di sana.
Shua Xie membuka matanya, "Lanjutkan." Perintah Shua Xie sambil menatap 8 roh yang tersisa.
Kie Lie segera berdiri, dia roh ke dua yang akan masuk setelah Lia. Kie Lie segera merubah dirinya menjadi segumpal cahaya, cahaya berwarna biru terang seperti warna bulu Phoenix Kie Lie. Cahaya itu langsung terbang mendekati Shua Xie dan masuk tepat di dada Shua Xie.
Shua Xie menutup lagi matanya, dia bisa merasakan sensasi dingin menyeruak ke seluruh di dadanya. Sensasi dingin itu tidak membuatnya meringis atau kedinginan, justru Shua Xie merasa nyaman dan tenang. Bersamaan dengan itu, sajak yang di dadanya sebelumnya hanya berukuran kecil kini mulai membesar dan menjalar naik sampai di leher Shua Xie. Sajak itu membentuk ukiran tato yang indah, tepat di batang leher jenjangnya, garis sajak itu melingkar indah seperti kalung indah melekat di sana. Tubuh Shua Xie mengeluarkan cahaya warna biru tidak terlalu terang, bersama dengan itu, satu garis berwarna biru muncul di pertengahan keningnya, tepatnya di samping garis putih. Semua terjadi dalam waktu singkat, bahkan tidak sampai semenit.
Setelah itu, Yun Hua dan Yang Hui segera berdiri dan merubah diri mereka menjadi gumpalan cahaya. Gumpalan cahaya berwarna perak, ke dua cahaya itu segera melesat menuju kaki Shua Xie dan masuk ke dalam sajak Kutukan yang ada di betis putih Shua Xie. Dalam sekejap garis sajak berwarna silver menjalar ke kaki dan ke paha Shua Xie. Garis saja itu melingkar dan membentuk ukiran cantik yang meninggalkan kesan seksi dan elegan. Begitu juga sampai di telapak kaki Shua Xie.
Setelah Yun Hua dan Yang Hui telah selesai menyatuh, Xiao Qin dan Fang Yun merubah diri mereka menjadi cahaya berwarna hijau dan hitam. Ke dua cahaya itu segera melesat menuju Shua Xie dan menyatuh di telapak tangan Shua Xie. Dari telapak tangan Shua Xie, muncul sebuah lingkaran dipenuhi ukiran bergambar indah, garis kecil hijau menjalar ke jari tengah Shua Xie dan membentuk lingkaran di sana, seperti cincin melekat di jari Shua Xie. Begitu pun dengan sajak Kutukan di tangan telapak kiri Shua Xie.
Setelah penyelarasan itu selesai, kini tiba waktu si Raja Iblis King Huan. Dia segera merubah dirinya menjadi segumpal cahaya berwarna ungu. Cahaya itu mendekati wajah Shua Xie dan menyatuh di dahi Shua Xie. Seketika garis sajak berwarna ungu menjalar dari telinga kanannya sampai membela kening dan kelopak mata Shua Xie, dan garis cantik itu berhenti tepat di bawah mata Shua Xie.
Shua Xie membuka matanya, setelah semua bergabung di sajak Kutukan. Shua Xie bisa merasakan kekuatan besar mengalir di dalam tubuhnya. Dalam waktu singkat saja, tahap kultivasi naik terus menerus sampai di puncak paling tinggi level akhir, atau dengan kata lain Tahap Abadi level 9.
Warna iris mata kanan Shua Xie seketika berubah menjadi warna ungu, berbeda dengan mata kirinya yang berwarna merah. Di dahinya pun 5 warna berbeda membentuk lingkaran kecil. Sayap yang sebelumya di punggungnya itu terpisah memberi jarak antara punggung dan sayap, seperti bagaimana sayap Lia yang terpisah dari punggungnya.
Shua Xie yang sekarang sangat berbeda dari sebelumnya, pakaian yang dia gunakan pun juga berubah. Di pundaknya muncul mantel panjang yang menjuntai ke tanah berwarna hitam ke emasan berlambangkan 9 gambar sajak yang berbeda di sana. Lalu pakaian Shua Xie yang awalnya hanya menutupi saja pahanya sampai badan atasnya kini berubah menjadi hanfu gaun elegan berwarna merah pekat seperti warna mata kirinya. Gaun hanfu itu dirias dengan ukuran-ukiran sajak berwarna keemasan.
Tidak hanya itu, 4 tato auranya sudah bangkit. Kini dia memiliki 6 tato aura dengan elemen berbeda, angin, air, api, tanah, kayu, es, dan petir. Bahkan ilmu pengetahuannya juga bertambah, bisa dikatakan sekarang pengetahuannya lebih luas dari pada pengetahuan Phoe. Segulir pengetahuan belajar ilmu bela diri, mantar, sihir dan dunia alkemis berputar jelas di otaknya seperti sedang melihat jendela dunia pengetahuan. Adapun juga pengetahuan tahap kultivasi yang lebih tinggi dari tahap Abadi. Ternyata kultivasi tidak memiliki akhir, namun yang terkuat saat ini ialah puncak tahap Dewa/Dewi Abadi Puncak Ilahi.
Tahap kultivasi di atas Abadi masih ada 8 tahap lagi, yaitu :
• Tahap Abadi Perunggu
__ADS_1
• Tahap Abadi Emas
• Tahap Abadi Hitam
• Tahap Abadi Suci
• Tahap Ilahi Awal
• Tahap Ilahi Menengah
• Tahap Ilahi Akhir
• Tahap Dewa/Dewi Abadi Puncak Ilahi
Shua Xie mengepalkan tangannya berulang kali, sekarang dia benar-benar kuat, bisa dikatakan dirinya saat ini lebih kuat dari pada Lou Zho sekali pun. Atau mungkin yang terkuat di dunia tanah Kultivator manusia. Tapi itu hanya pemikiran Shua Xie saja, seperti kata pepatah di atas langit masih ada langit. Jadi Shua Xie tidak bisa main definisi sendiri bahwa dialah yang terkuat saat ini. Hanya saja menurutnya dia sekarang lebih kuat daripada Lou Zho.
Kekuatannya sekarang masih seperlima, atau dengan kata lain 50%. Lalu jika kekuatannya bangkit 100% apakah dia akan berada di puncak kultivasi? Yaitu Tahap Dewa/Dewi Puncak Ilahi. Shua Xie hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan rasa takjub, dia sendiri tidak bisa membayangkan seberapa kuat dirinya sebenarnya. Dan kenapa bisa dia memiliki kekuatan semengerikan ini? Ini sungguh berkat besar.
Shua Xie mengembalikan dirinya ke bentuk semula, garis-garis sajak kekuatan yang hampir memenuhi tubuhnya kini hilang, pakaiannya kembali seperti semula, hanya menyisakan warna mata yang berbeda dan 5 warna garis di keningnya. Kekuatannya dia tekan hingga turun ke tahap Langit level 7, tahap kultivasinya sebelumnya. Itu semua demi merahasiakan kekuatannya. Jika dia keluar dengan kekuatan sebenarnya? Apa kata Xui Sukong nanti? Mungkinkah nanti jantungnya akan meledak mengetahui kekuatan aslinya? Hah, Shua Xie bisa membayangkan bagaimana reaksi mereka.
Shua Xie beralih menatap ke langit berwarna merah pekat seperti tanah yang dia pijak. Teringat Shua Xie dia telah lama pergi, mungkin orang-orang kerajaan mengkhawatirkannya.
"Sudah saatnya kembali," ucap Shua Xie dengan nada datar.
***
BACA SAMPAI HABIS!
Gaes saya up satu dulu, up ke 2 sekitar jam 1 WITA, tapi gak janji, maaf ya saya lambat nulis jadi cuman bisa up satu. sebenarnya bab 84 sudah ada namun baru setengah, nanti pagi saya lanjutkan. jadi saya usahakan up 1 bab lagi siang nanti.
oh ya, gaees mampir ya ke cerita saya yang satunya, The Reincarnation Of The Pheonix ❤ mengisahkan seorang mahasiswi time travel ke zaman dinasty, aku sangat merekomendasikan cerita ini. Walau pun masih 1 bab, dan memiliki alur lambat, 😅 soalnya bab ke 2 masih direview sama pihak MT belum dirilis, udah 2 hari nunggu, mungkin besok atau siang nanti up. pokoknye mampir ya, ninggalin jejak 😂😍 saya maksa 👑😆 gak juga sih, asalkan baca aja saya senang ....
"Kok author bikin banyak cerita tapi gak semua di up? seperti Takdir Sang Penguasa dan Game Dunia Carta! paling-paling The Reincarnation Of The Pheonix, juga bakal berakhir sama 😏😒 ...."
Ya, saya memang banyak kekurangannya, jadi maaf saya suka bikin banyak cerita tapi gak semua tamat! Tapi saya akan usahakan semua up, namun belum sekarang. ada alasan saya gak lanjut 2 cerita itu, pertama saya kurang paham dunia game, namun nekat bikin 😂😅 jadi akhirnya gak tahu mau lanjutnya gimana 😓 terus yang ke dua, Takdir Sang Penguasa akan tetap lanjut, namun saya masih mikir jalan ceritanya, ternyata membuat cerita tema pria sangat sulit dibandingkan wanita 😂 saya selaku wanita sulit mengapresiasikannya, jadi harus baca berulangkali dan menghayati banyak kali biar alur nyambung! mungkin besok takdir sang penguasa akan up. bersama dengan itu saya membikin kebijakan baru.
3 cerita akan saya lanjut bersamaan, tapi ke 3 cerita ini hanya akan up 1 bab perhari. dan akan up setiap hari tapi tidak untuk hari minggu. kalau gak setuju silakan komen, nanti saya bakal pikir ulang dulu, soalnya Perjalanan Melawan Dunia memang banyak pembacanya dari 3 novel yang lain, tapi justru novel ini yang saya sulit sampaikan pada kalian, pusing saya memikirkan jalan cerita ini. jadi saya berpikir akan up 1 bab perhari saja, soalnya kepala saya tidak mampu lagi 😥😓
__ADS_1