
Noa cukup terkejut mendengar ucapan Dong Fei, ini cukup kebetulan, bagaimana mungkin mereka bertujuan sama ke dunia manusia? Menyambut ke datangan pemimpin mereka. Yang lebih anehnya lagi, ke dua pemimpin mereka sama-sama berada di dunia manusia? Apakah ini memang hanya sebuah kebetulan?
Noa berpikir sejenak, jika memang ke dua pemimpin mereka ada di dunia manusia, pasti keberadaan mereka bisa dilacak dengan mudah. Karena para pemimpin sebelum kerajaan mereka tidak pernah saling akur, jika bertemu akan langsung bertarung. Dua pemimpin kerajaan Peri dan kerajaan Pheonix Agung ada di dunia manusia seharusnya terjadi sedikit kekacauan karena pertarungan mereka.
Teringat lagi Noa kalau Ratu mereka adalah Ratu baru, kemungkinan Raja ke dua kerajaan Phoenix Agung tidak menyadari hal itu.
Noa beralih menatap Dong Fei kemudian tersenyum, "Selamat atas kerajaan Pheonix Agung, aku tidak menyangka pemimpin kalian telah kembali."
Dong Fei tersenyum lebar, "Terimakasih atas ucapannya Tetua, Noa. Kami juga turut senang akan terlahirnya Ratu baru kalian. Oh ya ... ke mana kalian akan menjemput Ratu baru kalian?" Dong Fei berpikir arah datang Noa bersama Suxiao dari barat menuju timur, sama dengan arah tujuan mereka, kemungkinan pemimpin baru ras Peri Elf juga ada di tempat yang sama dengan pemimpinnya. Tapi ....
Itu tidak mungkin! Dong Fei sangat ingat jelas bahwa Raja ke dua sangat tidak menyukai para ras Peri Elf. Kalau sampai mereka berdua bertemu, kekacauan dasyat seperti apa yang dua pemimpin itu akan lakukan? Yang jelas di luar nalar pikiran manusia.
"Kami akan ke daratan timur," balas Noa jujur dia dan Suxiao memang akan pergi ke daratan timur.
Dong Fei tidak bisa menyembunyikan reaksi terkejutnya, 'Apakah memang hanya kebetulan?' ucap Dong Fei dalam hatinya gusar. Dia gusar apakah dua pemimpin itu tidak saling akan bertarung jika bertemu? Bisa hancur dunia manusia jika mereka bertarung.
Melihat Dong Fei bereaksi terlalu berlebihan, Noa memiringkan sedikit kepalanya sambil mengerutkan keningnya. Sedikit penasaran kenapa Dong Fei bereaksi seperti itu.
"Jenderal Dong Fei, apakah ada sesuatu, aku rasa reaksimu cukup membuatku penasaran."
Mendengar namanya disebut, Dong Fei langsung menatap ke arah Noa dengan wajah tidak baik, sangat berekspresi buruk. Seperti takut akan sesuatu. Dan reaksi itu sangat jarang Dong Fei keluarkan.
"Tetua Noa, tujuan kita sama. Ke daratan timur, mungkinkah?"
Paham akan maksud dari ucapan Dong Fei, Noa langsung bereaksi buruk, "Gawat! Kita harus segera ke sana sebelum sesuatu yang buruk akan terjadi!" seru Noa keras, sadar kalau dua pemimpin berada di daratan yang sama bisa mengakibatkan kekacauan di dunia manusia.
Mereka dari dunia Surgawi tidak pernah akan ikut campur dengan urusan dunia manusia, bahkan ingin menguasai dunia manusia sekali pun mereka tahu dunia manusia bisa saja menjadi dunia kekuasaan mereka. Karena mereka sadar kejahatan akan dibalas lebih buruk lagi, langit ada penentu mereka. Jika langit murka, bahkan dunia mereka bisa hancur berkeping-keping.
Itu adalah kepercayaan dunia orang-orang dunia Surgawi.
****
"Sekalian saja, aku memenangkan sesi ke dua seorang diri." Shua Xie mengaktifkan tato auranya, elemen tanah.
Kebangkitan tato auranya membuat 2 juri berserta para penonton lainnya terkejut. Peserta sudah membangkitkan tato aura sungguh luar biasa di mata mereka, apalagi pembangkitnya seorang gadis 16 tahun masih di tahap Langit. Belum pernah ada Kultivator di tahap Langit bisa membangkitkan tato aura.
Huang Foling berserta 3 Raja lainnya, refleks berdiri dari kursi mereka melihat Shua Xie sudah bisa mengaktifkan tato aura.
"Ini! Gadis tahap Langit bisa membangkitkan tato aura? Mustahil!" Lu Qiaohu berseru lebih awal, dia beberapa kali mengusap matanya, berharap apa yang dia lihat hanyalah ilusi.
Tapi kenyataanya, itu adalah kebenaran.
Huang Foling langsung menatap ke arah Xui Sukong, dia ingat Shua Xie datang bersama rombongan Xui Sukong. Dan sudah seharusnya Xui Sukong mengetahui semua ini. Melihat Xui Sukong begitu tenang di kursinya, tidak menunjukkan reaksi apapun, Huang Foling semakin yakin, Shua Xie bukanlah gadis biasa.
"Dengan adanya tato auranya, kita sudah bisa menebak. Gadis itu pastilah pemenangnya!" Jiang Yuer ikut menambahkan. Rasa kaget dan kagumnya tidak bisa dia bendung.
Gadis jenius seperti Shua Xie mengikuti pertandingan ini untuk apa? Padahal dengan kelebihannya seperti sekarang dia bisa saja merekomendasikan dirinya sendiri ke sekte Kilat tanpa mengikuti penyeleksian. Jiang Yuer yakin, ada motif tersembunyi di balik kedatangan Shua Xie.
Wuyin, dia juga sama tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya. Walau pun dia tidak berdiri dari kursinya, tapi raut wajahnya sudah bisa menjelaskan semuanya. Dari awal apa yang Wuyin dugakan memang benar, Shua Xie bukalah gadis biasa. Tapi apa motif gadis itu memperlihatkan kelebihannya? Jika hanya untuk mencari perhatian saja itu tidak mungkin, mengingat kejadian semalam Wuyin bisa menyimpulkan, Shua Xie adalah gadis yang licik dan cerdas. Di balik pertunjukannya ini pasti ada motif tersembunyi. Wuyin semakin yakin, Shua Xie pasti telah menyembunyikan kekuatan aslinya. Karena tidak mungkin Kultivator tahap Langit bisa mengaktifkan tato aura.
__ADS_1
Apa iya begitu? Kalau dipikir-pikir Shua Xie mengaktifkan tato aura saat kultivasinya masih berada di tahap Bumi, bukan? Jika mereka tahu itu, reaksi seperti apa yang akan mereka perlihatkan? Yang pasti lebih mengejutkan dari reaksi mereka yang saat ini.
Hayun Dao mengerjapkan matanya beberapa kali, sungguh di luar dugaannya dia akan menyaksikan hal seperti ini. Tidak pernah Hayun Dao lihat Kultivator tahap Langit sudah bisa mengaktifkan tato aura. Dan lebihnya lagi, kenapa gadis itu tidak merekomendasikan dirinya sendiri ke sekte Kilat, dengan kejeniusannya sekarang sudah pasti dia akan langsung diterima tanpa mengikuti seleksi seperti ini.
Hayun Dao melirik ke arah Wuyin, dia bisa melihat ekspresi Wuyin juga sama terkejutnya. Berarti Wuyin belum mengetahui kekuatan asli gadis itu. Hayun Dao sempat berpikir, mungkin Wuyin sudah tahu dari awal, setelah melihat betapa jelinya Wuyin terhadap gadis itu, tapi setelah melihat Wuyin, semua sudah bisa dijelaskan, Wuyin tidak tahu akan hal itu.
"Tetua Wuyin, gadis itu."
Wuyin kembali tenang, "Aku tahu. Dia bukan gadis biasa ... semua ini. Pasti adalah rencananya," balas Wuyin tanpa melirik ke arah Hayun Dao.
Di sisi lain, Xui Sukong juga sempat terkejut, bukan karena tato aura milik Shua Xie, tentu Xui Sukong sendiri sudah tahu tentang tato aura Shua Xie. Tapi satu hal yang mengganggu pikirannya, kenapa Shua Xie menunjukkan kekuatannya di depan umum? Bukankah itu berakibat tidak baik untuk Shua Xie? Pasti 4 Raja dan 2 juri akan mencurigai Shua Xie.
Namun apa yang bisa Xui Sukong lakukan? Semua telah terjadi, dia tidak bisa menghentikannya lagi. Sekarang dia hanya bisa bersiap, jika para pemimpin lain berniat mengeksekusi Shua Xie, maka dia akan menjadi tameng pertama Shua Xie.
'Kuharap tidak ada hal buruk terjadi.'
****
Huang Zechi duduk di kursi para bangsawan, dia tidak mengikuti pertandingan sebab dia tidak tertarik, menurut Huang Zechi kekuatannya sekarang sudah cukup baginya sehingga dia tidak perlu berguru ke perguruan mana pun. Dengan kerajaannya yang serba ada, dia bisa melatih dirinya sendiri jika dia mau.
Di kursi tempat Huang Zechi duduk, dia menatap tak percaya ke arah Shua Xie. Setelah melihat gadis itu mengaktifkan tato aura yang hanya segelintir orang bisa melakukannya. Sebagai sesama Kultivator generasi muda, Huang Zechi tidak pernah melihat ada Kultivator di tahap Langit bisa mengaktifkan tato aura. Dan apa yang diperlihatkan Shua Xie hari ini sungguh mengejutkannya!
Huang Zechi, Kultivator di tahap Raja Putih level 7, dia jauh lebih tinggi di atas kultivasi Shua Xie. Dia sempat berpikir mengalahkan Shua Xie bukanlah hal sulit baginya setelah dia menerima misi dari pria misterius bermata biru terang. Bahkan Huang Zechi sempat menghina pria bertopeng itu setelah Huang Zechi mengukur basis kultivasi Shua Xie.
Gadis itu hanya berada di tahap Langit, kenapa pria itu memintanya mengukur kekuatan asli Shua Xie? -- kata itulah yang pertama kali Huang Zechi umpatkan dalam hatinya ketika dia bertemu pertama kali dengan Shua Xie.
"Shua Xie, dia terlalu berbahaya! Bisa menyembunyikan kultivasinya sehebat itu, bahkan dua juri terhormat tidak menyadarinya. Mungkinkah kekuatannya jauh di atas Tetua Wuyin?" gumam Huang Zechi dengan wajah mulai memburuk, tapi segera dia tepis pikirannya itu, "Tidak mungkin, dia tidak mungkin berada jauh di atas kekuatan Tetua Wuyin."
Di saat yang bersamaan, Yugito dan Uni memasang raut wajah sama-sama terkejut. Target yang mereka teliti memiliki kelebihan di atas mereka berdua, bagaimana mungkin mereka berdua tidak sadar?
Uni menoleh ke arah Yugito, "Yugito, dia, mungkinkah?"
"Gadis itu menyembunyikan kekuatan aslinya," balas Yugito langsung, raut wajahnya berganti menjadi dingin, rasa waspada dan bencinya pada gadis itu tidak bisa dia bendung lagi.
Yugito membenci Shua Xie bukan karena Shua Xie kuat, namun karena gadis itulah Tuannya mendapatkan masalah besar. Dan sekarang masalah itu pasti akan semakin membesar.
Uni beralih lagi menatap ke arah Shua Xie, sedikit ngeri melihat gadis itu bisa mengaktifkan tato aura. Sedangkan dia, Yugito maupun Huang Zechi belum bisa membangkitkan tato aura.
"Dia semakin menjadi masalah bagi, Tuan," gumam Uni pelan.
****
Tato aura Shua Xie telah aktif sepenuhnya. Shua Xie menyeringai lebar, sambil mengedarkan pandangannya. Dia benar-benar tidak akan menutup motifnya di hadapan para targetnya. Biarlah mereka menebak sendiri, apa maksud Shua Xie memperlihatkan sedikit kelebihannya.
Melihat banyak orang lain terkejut karena Shua Xie terlalu mencolok, Shua Xie semakin puas. Dengan begini mereka akan semakin penasaran apa motif Shua Xie melakukan semua ini.
Shua Xie mengangkat alis kanannya, kembali fokus pada arena, "Mereka ... harus aku singkirkan."
"Teknik Tanah - Tanah Berguncang."
__ADS_1
Seketika arena yang dipijak 50 peserta bergetar hebat membuat mereka tidak bisa berdiri seimbang. Berbeda dengan Shua Xie, sebagai pengguna jurus dia tidak akan merasakan efek apapun.
Arena lingkaran itu semakin bergemuruh kuat. Membuat para peserta panik, mereka tidak melihat saat Shua Xie mengaktifkan tato aura, sebab itu mereka berpikir bahwa telah terjadi gempa di arena mereka, gempa yang diakibatkan dari alam sendiri.
Setelah beberapa detik berguncang, tiba-tiba di pertengahan lingkaran muncul retakan kecil, namun suaranya cukup keras untuk didengar banyak orang. Retakan itu perlahan terbagi menjadi 4, kemudian menjalar di 4 sisi yang berbeda. Munculnya retakan itu semakin membuat peserta di arena semakin panik, sehingga sebagian dari mereka melompat keluar dari arena, ada juga sebagian dari mereka menancapkan senjata mereka ke tanah sebagai penyangga mereka agar bisa seimbang.
Setelah 4 retakan itu sampai di pinggir arena, gempa dan retakan langsung berhenti. Namun beberapa saat kemudian, 4 bagian arena yang telah terpotong menjadi 4 bagian itu langsung terangkat atau berdiri tegap seperti tombak ditancapkan di tanah.
Para peserta tidak bisa lagi menahan keseimbangan mereka, akhirnya semua peserta berjatuhan ke luar arena tanpa sisa, terkecuali Shua Xie sendiri. Setelah semua peserta berjatuhan, arena itu kembali menyatuh ke tanah dengan kuat hingga menimbulkan debu.
Butuh waktu beberapa menit debu itu perlahan menghilang dan kembali seperti semula. Semua orang bisa melihat hanya tinggal seorang saja di arena, seorang gadis tengah berdiri sambil menatap ke langit.
"Gadis itu! Dia menang! Hanya dia yang lolos?"
"Gadis itu curang! Dia pasti menggunakan pusaka tersembunyi!"
"Curang! Gadis itu curang! Tolong pembawa acara menindaki gadis curang itu!"
Itu bukanlah teriakan para penonton, namun teriakan para peserta yang baru saja keluar dari arena. Karena mereka tidak sadar bahwa Shua Xie baru saja memakai teknik elemen tanah, jadi mereka berpikir Shua Xie sudah berbuat curang pada mereka dengan menggunakan pusaka tersembunyi.
Mereka para peserta sadar, Shua Xie berada di tahap Langit bagaimana mungkin masih bisa bertahan? Itu sebuah keanehan bagi mereka. Namun bagi mereka yang melihatnya, mereka bisa menilai dengan mata kepala mereka sendiri, bahwa Shua Xie tidak bermain curang. Hanya Shua Xie saja yang terlalu kuat.
"Mohon! Para Juri dan Raja menghukum gadis itu! Dia telah berlaku curang!" pekik salah satu peserta yang keluar dari arena. Dia tidak terima dirinya keluar namun gadis itu tidak. Dan lebih tidak terimanya lagi, hanya gadis itu yang tersisa.
Wuyin menggelengkan kepalanya, dia telah melihat apa yang telah terjadi, tidak ada tanda-tanda Shua Xie menggunakan pusaka tersembunyi. Dan sangat jelas Shua Xie menggunakan kekuatannya sendiri.
"Luar biasa, dia mengeluarkan semua peserta dengan mudah, memang sangat jenius," puji Hayun Dao sambil tersenyum tipis.
Shua Xie mengerutkan keningnya, sesuatu di atas awan, kumpulan pasukan bersayap tengah menatap ke arahnya. Walau jaraknya sangat jauh, tapi pandangan Shua Xie sangatlah tajam, apalagi dia memiliki mata iblis.
"Ras Phoenix dan ras Peri Elf? Kenapa mereka bisa ada di dunia manusia?" gumam Shua Xie pelan, wajahnya semakin mengerut tak tenang.
Shua Xie menurunkan wajahnya kembali, kemudian melihat ke segala arah. Di stadion ini, kebanyakan penonton hanyalah warga dari kota Yufeng dan kota tetangga sangat lemah. Kalau pasukan ras Pheonix mengacau di sini, sudah Shua Xie bisa pastikan. Mereka pasti akan mati.
Shua Xie tidak mau hal itu terjadi!
Shua Xie mengaktifkan sajak Kutukan di punggungnya, dan dalam sekejap sayap berwarna putih kebiruan mengkilap langsung membentang lebar di punggungnya. Sayap cantik itu mengibas beberapa kali, membuat debu di sekitar berterbangan tak menentu.
Melihat Shua Xie memiliki sayap, semua orang langsung melotot sambil membuka mulutnya terkejut. Sayap, di punggung manusia? Bagaimana mungkin bisa? Dan lebih mengejutkannya lagi, tahap kultivasi Shua Xie lansung naik ke tahap Nirwana akhir, membuat peserta di sekitarnya tertekan hebat.
Shua Xie semakin mendinginkan wajahnya, saat melihat rombongan pasukan di atas awan itu mulai turun ke bawah. Tidak ingin membuat pasukan bersayap itu turun, Shua Xie langsung terbang ke atas sambil berteriak keras.
"Kalian semua! Segera tinggalkan stadion ini! Jika tidak, nyawa kalian akan hilang! Aku tidak akan tanggung jawab soal itu!"
****
A/N : Nah Shua Xie ketemu ras Peri Elf dan Pheonix! Kira-kira bertarung gak ya?
Maaf nih lambat up, baru selesai ngetik cerita.
__ADS_1