
Tibalah hari Minggu yang di tunggu tunggu. Setelah menyelesaikan semua pekerjaan rumahnya, Kia kini sudah rapi dan siap pergi ke Mall, untuk membeli beberapa kebutuhan bulanannya. Setelah sarapan Ia bergegas menuju taksi yang tadi di pesannya.
Sesampainya di Mall, Kia berjalan menuju ke area kebutuhan pokok. Dengan mendorong trolly, Kia mengambil barang barang yang Ia perlukan. Setelah semua barang terbeli, Ia segera mendorong trolly tersebut menuju kasir.
Kia menenteng beberapa plastik besar berisi belanjaannya, setelah tadi ia membayar terlebih dahulu ke kasir, menuju jalan di depan Mall menunggu taksi lewat. Ia berdiri di pinggir jalan sambil meminum minuman botol yang tadi Ia beli.
" Kia..." Teriak seseorang yang suaranya begitu familiar di telinganya. Ia pun menoleh ke arah sumber suara...
" Hai.. " Sapa Lia mendekat kearah Kia berdiri. Merentangkan tangannya untuk memeluk Kia.
" Hai, gimana kabarmu hari ini?" Sahut Kia sambil menyambut pelukan Lia di sertai cipika cipiki...
" Baik baik saja." Sahut Lia.
" Oh ya Kenalkan, ini David pacarku tersayang dan David, Ini Kia Bebeb aku." Ujar Lia memperkenalkan mereka sambil cengengesan.
" Ki....
" Hai Aku Kia, sahabat Lia." Ucap Kia memotong ucapan David sambil mengulurkan tangannya kearah David. David mengernyitkan dahinya.
" Apa Kia tidak mengenaliku? Atau hanya pura pura saja, *k*amu tambah cantik Ya." Ujar david dalam hati.
" Hai, Aku David, swnang berkenalan denganmu." Sahut David membalas uluran tangan Kia dan menjabatnya.
" Kamu sudah mau pulang?" Tanya Lia menatap Kia.
" Hmm." Gumam Kia. David terus memperhatikan Kia tanpa Lia sadari.
" Yah... padahal aku mau ajak kamu nonton bareng, kita ngedate bertiga." Sesal Lia.
" Sorry Beb, aku gak mau ya, jadi obat nyamuk." Balas Kia.
" Enak aja aku di suruh ngintilin orang pacaran, Kayak gak ada kerjaan lain aja, fiuhhh..." Pikir Kia.
" Nanti aku ganti deh waktunya, kalau kamu dah punya pacar, terus mau ngedate gantian aku yang jadi obat nyamuknya gimana." Goda Lia sambil menaik turunkan alisnya.
" Terima kasih banyak atas tawarannya Beb, tapi aku tidak membutuhkan obat nyamuk, karna saat aku ngedate nanti, aku akan pakai autan hhhh." Ejek Kia menjulurkan lidahnya.
David tersenyum tipis mendengar ucapan Kia. Tingkahnya membuat Ia gemas. Memang Kia tidak berubah dari dulu, ucapannya selalu bisa menghibur sekitarnya. David adalah teman lama Kia di kampungnya yang dulu pernah memiliki perasaan khusus kepada Kia, tapi sayang Kia menolaknya.
__ADS_1
" Sialan lo Beb, awas aja kalau besok besok Lo butuh gue buat nemenin Lo jalan sama gebetan Lo." Maki Lia.
" Dah ah tuh taksinya dah datang, selamat bersenang senang Beb, aku merasa sedih karna lo begitu bahagia selingkuh di depan gue, semoga li dapat karmanya." Ucap Kia mengerlingkan sebelah matanya menggoda sahabatnya.
" Ih jijai deh gue, sialan lo Beb pakai nyumpahin gue segala, karma nggak berlaku buat gue." Tutur Lia.
" Kita lihat aja apakah karma mau nyamperin lo atau tidak." Sahut Kia.
" Udah udah nggak baik ngomongin karma, mending kita ngomongin yang baik baik aja." Ujar David menyela ucapan mereka.
" Iya mendingan kita ngomongin soal pernikahan kita ya Yank, kapan kamu mau lamar aku?" Tanya Lia menatap David membuat David sedikit gugup.
" E... I.. Itu...." David menjeda ucapannya.
" Kalau nggak serius putusi aja, gue nggak mau ya lo mainin temen gue." Sahut kia.
" Apa sih lo Beb, ya nggak mungkinlah David mainin perasaan gue, bener nggak Yank?" Tanya Lia.
" Eh iya." Sahut David.
Tak berapa lama taksi berhenti di depan mereka. Kia segera membuka pintu dan masuk kedalamnya.
" OK hati hati di jalan janan sampai nyasar ke rumah pangeran berkuda lamborghini, Bye." Balas Lia melambaikan tangannya.
Taksi mulai melaju, setelah taksi menjauh dari pandangan mereka, Lia segera mengajak David melanjutkan langkahnya sesuai tujuannya yaitu ke bioskop menonton film romantis.
Maklumlah kan nontonnya sama pacar. Barang kali ada adegan yang bisa di tiru hhh Othor bercanda ya..✌.
" Sejak kapan kamu bersahabat sama Kia yank?" Tanya David penasaran. Mereka berjalan masuk mall masih bergandengan tangan.
" Sejak SMP yank, dulu kami satu kelas, Kenapa? Kau juga tertarik padanya?" Lia balik bertanya sambil menatap David.
" Kenapa kamu berpikiran seperti itu?" Tanya David.
" Ya karna semua pria yang melihatnya pasti akan tertarik padanya." Sahut Lia.
" Dia kayaknya wellcome banget sama kamu, tapi cuek sama orang lain, itu sebabnya aku penasaran." Sahut David.
" Ya memang itulah sifatnya, apalagi kalau sama kaum lelaki beh.... cueknya minta ampun, sebenarnya dia humble juga sih sama temen pria kami, tapi dia selalu membatasi diri gitu, katanya si biar gak terjerumus sama yang namanya pacaran gitu, aneh kan." Jelas Lia. David tersenyum mendengar penjelasan Lia, karna memang benar apa yang di katakan Lia.
__ADS_1
" Ternyata kau begitu kuat dengan prinsipmu. No pacar pacaran. Gak mau jagain jodoh orang. Kejar karir kalau sudah sukses langsung ke pelaminan. Sifatmu membuatku sukar melupakanmu Kia." Gumam David dalam hati.
" Eits tunggu, kamu beneran gak naksir sama dia kan yank?" Pertanyaan Lia membuat David sadar akan lamunannya.
" Eh.... ya enggak lah yank." Ucap David gugup.
Lia tidak curiga dengan kegugupan David. Mereka terus berjalan sampai ke loket pembelian tiket. Mereka bagi tugas, Lia membeli tiket, sedangkan David membeli makanan minumannya.
Sedangkan di tempat lain, setelah sampai di kostan, Kia segera menata belanjaannya di kulkas dan lemari dapur.
Di rasa semua sudah tertata, Kia istirahat sejenak, duduk di meja makan sambil meminum air putih dari gelasnya, menunggu jam makan siang.
Ia sudah berjanji pada Mama Meri akan datang sebelum jam 1 siang. Kia beranjak dari duduknya menuju kamar melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim terlebih dulu karna waktu menunjukkan pukul 12.00.
Setelah itu Ia akan berangkat menuju rumah mama Meri, bertemu calon sang masa depan yang akan membawanya ke dalam kebahagiaan.
TBC....
🌹🌹🌹🌹🌹🌹💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹
*Hai Hai readers tersayang, Makasih udah mampir ke ceritaku. Maaf jika ceritanya
kurang menarik karna othor masih dalam
proses belajar.
Jangan Lupa mampir juga ke karya kedua othor ya insyaallah nggak kalah seru....
Terima kasih untuk para reader yang selalu mensuport author semoga sehat selalu....
Miss U All....
Sekarang ada tiga cerita lainnya lhoh...
Baca juga ya caranya klip profile author lalu pilih karya....
Author tunggu di sana ya...
Bye bye...
__ADS_1