
Rekomendasi Novel yang sangat bagus untukmu, CINTA TULUS SUAMI KEDUAKU, di sini dapat lihat: https://h5.mangatoon.mobi/contents/watch?id\=5179002&content\_id\=1553202&\_language\=id&\_app\_id\=2
🌹🌹🌹🌹💞💞💞💞💞💞💞💞💞🌹🌹🌹🌹
Hari ini tiba waktunya, hari pernikahan bagi Reyhan dan Zaskia. Dengan dekorasi yang super mewah, mereka bahkan menyulap halaman depan menjadi begitu Indah seperti dalam gedung untuk acara resepsi. Sedangkan acara ijab qobul di laksanakan di dalam rumah.
Di dalam rumah, Nampak para tamu sudah memenuhi kursi, untuk menyaksikan acara sakral ini. Di mana kedua mempelai saling mengucap janji suci. Di depan sana terdapat meja ijab Qobul yang tak kalah indahnya. Pak Miko sudah duduk bersebelahan dengan pak penghulu. Tinggal menunggu mempelai pria, sedangkan mempelai wanita akan di sandingkan setelah mempelai pria selesai mengucapkan ijab qobul.
Tak berapa lama nampaklah Rey berjalan menuruni anak tangga, di apit oleh Indra. Keduanya memakai pakaian putih yang sama. Mereka berjalan menuju meja ijab, yang telah di sediakan oleh pihak WO, di mana semuanya sudah menunggu. Sesampainya Di sana, Indra mendudukkan Rey dengan nyaman. Di rasa sudah nyaman, Indra segera melangkah menuju kursi tamu, tetapi tangannya di cekal oleh Rey.
" Duduk disini, dampingi aku." Pinta Rey yang masih menyekal tangan Indra.
" Aku duduk di sana aja." Indra menunjuk kursi tamu yang tak jauh dari sana.
" Ku mohon duduklah disampingku, ini untuk yang pertama dan terakhir kalinya." Ujar Rey dengan tatapan memelas membuat Indra tak tega menolaknya.
" Baiklah." Jawab Indra pasrah. Ia duduk di kursi samping Rey, tanpa Indra sadari kalau Ia duduk di depan papa Miko.
" Bagaimana nak Indra, Apa sudah bisa di mulai?." Tanya pak penghulu.
Indra mengangguk saja, karna Ia tidak tahu bagaimana acara seperti ini berlangsung.
__ADS_1
" Baiklah..Saya bacakan berkas berkasnya terlebih dahulu." Ucap pak penghulu membuat semua orang memperhatikannya.
" Ananda Zaskia Azzahra binti Miko Wardana sebagai mempelai wanita, Pak Miko Wardana sebagai wali yang mana kewaliannya sudah di wakilkan kepada saya, Saudara Rudi Subagyo sebagai saksi dari mempelai pria, Saudara suryo baskoro sebagai saksi dari mempelai wanita.. dan...." Pak penghulu menjeda ucapannya. Ia menatap Indra dan Rey bergantian.
" Sebagai mempelai prianya adalah Saudara Indra permana bin Doni permana." Ucap pak penghulu lantang.
Indra terkejut mendengarnya, Ia refleks berdiri begitu saja.
" Apa? Siapa mempelai prianya pak." Tanya Indra pada pak penghulu.
" Anda sendiri, Tuan Indra permana." Jawab pak penghulu.
" Apa apaan ini... Anda salah pak, Mempelai prianya Reyhan herpavi." Ujar Indra.
Indra menatap Rey dengan nyalang.
" Apa maksud semua ini." Tanya Indra. Rey tidak bergeming dan semua juga diam.
" Apa maksud dari semua ini Rey." Bentak Indra.
" Kamu tidak bisa menjelaskan." Desak Indra dengan senyum sinisnya.
Indra menyugar rambutnya kasar, Ia berkacak pinggang dengan satu tangannya. Ia mengingat saat Kia menyematkan cincin di jarinya, saat fitting baju, bahkan prewedding Kia mengajaknya foto berdua saja dengan dalih untuk kenang kenangan. Apa itu artinya, Ia telah di bodohi semua orang?.
" Alasan apa yang akan kau jelaskan padaku, Katakan Rey." Teriakan Indra membuat takut para tamu. Rey hanya diam saja berharap ada dewi penolong untuknya, Ia tahu betul kalau Indra terlanjur marah tidak ada yang bisa mengendalikannya.
__ADS_1
" Kau masih bungkam, tidak mau mengatakan alasannya kepadaku. Katakan siapa yang bisa memberi penjelasan kepadaku." Teriak Indra sekali lagi.
" Kenapa.. apa yang kau rencanakan Rey?. Aku sudah bilang bukan, Kalau aku tidak bisa menikahi Kia. Lalu kenapa ada namaku di berkas itu, Kenapa?." Indra mencengkram baju Rey tepat pada dadanya.
" Karna aku menginginkan menikah denganmu bukan dengan Rey." Ucapan Kia membuat Rey dan Indra membalikkan badan kearahnya. Rey bernafas lega, akhirnya dewi penolongnya datang juga. Indra menghampiri Kia yang berdiri dengan mengenakan kebaya putihnya, serta make up natural yang membuatnya semakin cantik mempesona. Pakaian itu, Indra yang memilihnya, dan bahkan Indra yang memutuskan pernikahan mereka sesuai dengan adat jawa.
" Jangan konyol Ki, kau akan menyesalinya." Ucap Indra setelah berdiri di hadapan Kia.
" Konyol.... kau sendiri yang konyol, Berulang kali aku cinta tapi kau selalu menolaknya, bukan aku yang menyesal tapi kamu... kamu akan menyesal jika pernikahanku dengan Rey terjadi." Kia tersenyum sinis.
" Apa aku kurang cantik, aku kurang menarik sehingga pria yang kurang sempurna seperti dirimu selalu saja menolakku." Hati Indra bagai di sayat sembilu mendengar ucapan Kia.
" Kamu sendiri yang bilang bukan, karna tanganmu cacat, kau jadi tidak percaya diri, Apa perlu aku memotong satu tanganku agar kita sama sama tidak sempurna." Ujar Kia.
" Jangan pernah lakukan itu, Aku tidak rela kau menyakiti dirimu hanya demi aku." Jawab Indra.
" Lalu.. Apa yang kamu lakukan ini tidak menyakitiku.. Apa yang harus aku lakukan agar kau mau menikahiku." Tanya Kia menatap netra Indra.
" Jangan lakukan apapun.. karna aku tetap tidak akan menikahimu." Ucap Indra tetap kukuh pada pendiriannya.
Semua orang melongo mendengar ucapan Indra.Tetapi tidak ada yang berani menyela keduanya, bahkan mama Meri dan kedua orang tua Kia sendiri. Mereka yakin kalau Kia mampu menyelesaikan semuanya.
" Jadi......
TBC....
__ADS_1