Pria Cacat Itu Suamiku

Pria Cacat Itu Suamiku
David dan Lia


__ADS_3

Flash back on...


Malam ini Lia baru saja pulang kerja, sore tadi Ia mampir ke cafe langganannya, disana Ia bertemu dengan teman kuliahnya, mereka saling berbincang hingga malam hari. Lia segera membersihkan tubuhnya, setelah selesai Ia membaringkan tubuhnya di atas ranjang.


Drt...Drt.... ponsel Lia berdering menandakan panggilan masuk. Ia segera melihat ID pemanggil di ponselnya, "Mantan" Lia mengerutkan keningnya, untuk apa David menghubunginya lagi, Karna semenjak putus David benar benar menghindarinya, bahkan tidak pernah menghubunginya.


" Halo." Sapa Lia setelah mengangkat panggilannya.


" Halo Nona, apa anda mengenal Tuan pemilik ponsel ini." Ucap seseorang di sebrang sana.


" Iya, kenapa." Tanya Lia.


" Tolong di jemput Nona, Tuan ini mabuk berat dan membuat kekacauan di Club kami, membuat para pengunjung lainnya tidak nyaman." Terangnya


" Club mana." Tanya Lia


" Club xx Nona."


"Ok Saya otw kesana." Lia langsung memutuskan sambungan teleponnya. Ia segera memesan taksi dan menuju ke Club yang sudah di beritahukan oleh seseorang tadi.


Setelah sampai disana Lia segera mencari keberadaan David, Setelah ketemu, Lia meminta bantuan penjaga untuk memapah David ke taksinya.


" Apartemen xx pak." Ucap Lia pada sopir taksi.


" Baik mbak." Jawab sopir.

__ADS_1


Sesampainya di Apartemen yang di tinggali David, Lia segera memapah David menuju kamarnya. Untung Lia hafal sandinya, makanya dengan mudah Ia membuka pintunya. Dulu saat mereka masih pacaran, Lia sering main kesini.


Sampai di kamar, Lia membaringkan tubuh David ke atas ranjang, Ia membetulkan posisi David biar nyaman. Ia buka sepatu David, Lalu Lia melepas kancing teratas kemejanya agar nyaman. Saat Lia beranjak pergi, Tiba tiba David mencekal tangannya.


" Jangan tinggalkan aku Ya." Lia mengernyitkan dahinya, kenapa David memanggilnya Ya, padahal biasanya Li.


" Ya, aku mencintaimu, tinggallah bersamaku." Racau David. Lia hanya diam saja sambil mencoba melepas cekalannya.


" Ya, Hiduplah bersamaku, aku yang lebih dulu mencintaimu bukan dia, ku mohon tinggalkan suamimu, aku mencintaimu ya." David terisak.


Deg.... suamimu?... berarti yang di panggil bukan dirinya. Lia segera melepas cekalan David dengan kasar, Ia merasa panas dalam hatinya, dalam kondisi tidak sadar seperti ini pun David masih mengingat wanita itu. David kaget dengan sentakan tangan Lia, Ia membuka matanya, Ia melihat bayangan perempuan yang menurutnya adalah Kia. ' Ya' adalah panggilan David untuk Kia. Ia ambil dari belakang namanya.


" Ya.. kamu disini.." David mendekati Lia. Ia menangkup wajah Lia, Lalu mencium kasar bibir Lia, Lia mencoba memberontak memukul mukul dada David.


" Kau harus jadi milikku Ya, Aku tidak mau kehilanganmu lagi, ." David seperti orang kesetanan.


" Sadarlah vid, ini aku, kau akan menyesal melakukan ini padaku." Lia mencoba terus menyadarkan David.


Skip.....


Pagi harinya, Lia mengerjapkan matanya, tubuhnya terasa remuk. Apalagi bagian *****nya, Ia menoleh kesamping, dilihatnya laki laki yang sedang tidur telungkup di sampingnya. Lia duduk sambil melilitkan selimut untuk menutupi tubuh p*l*snya.


" Hiks....hiks...hiks..." Lia menangis meratapi nasib buruk yang menimpanya.


David mengerjapkan mata mendengar isakan Lia. Ia terkejut melihat dirinya tanpa sehelai kain.

__ADS_1


" Lia.. kenapa kau disini." Tanya David dengan tatapan nyalang.


" Kau bahkan melupakan perbuatanmu semalam kepadaku, aku membencimu." Teriak Lia.


Lia segera memunguti pakaiannya dan masuk kekamar mandi dengan tertatih menahan semua rasa sakit di tubuhnya. David mengingat ingat apa yang sudah dia lakukan kepada Lia. Ia menoleh ke sprei yang ternyata ada noda *****.


" Oh ****..." Umpat David sambil menyugar kasar rambutnya. Ia menyesali perbuatannya.


Lia keluar kamar mandi dengan penampilan lebih rapi, Ia segera mengambil tasnya dan seera pergi dari sana.


" Li, maafkan aku, tapi aku mohon anggap saja semua ini tidak pernah terjadi, karna aku tidak bisa bertanggung jawab padamu, hatiku masih milik orang lain." Ucap David tanpa perasaan.


Lia memejamkan mata sambil mengepalkan tangannya. Ia menahan air matanya agar tidak lolos di depan laki laki b*jat seperti mantan kekasihnya. Ia segera pergi dari sana dengan membawa luka batin dan fisiknya.


" Aku berjanji akan membalas perbuatanmu dengan menyakiti wanita itu, aku harus mencari tahu siapa dia sebenarnya. Terimalah rasa sakit seperti yang aku rasakan lewat orang tercintamu David...." Ujar Lia dalam hatinya.


Flashback off....


TBC......


Saya skip ya karna tidak lolos review.


Jangan lupa like dan komennya ya... udah doble up lho.... makasih readers yang selalu mendukung karyaku semoga sehat selalu


LOVE U ALL**....

__ADS_1


__ADS_2