
Setelah drama selesai dengan happy ending, Kini Sakti berada di depan pak penghulu, yang akan segera memulai acaranya. Saat ini Kia juga duduk di sampingnya, Kia takut kalau Indra berubah pikiran lagi... Siapa yang cinta, Siapa yang ngebet hhh. Mama Meri segera memasangkan selendang di kepala mereka.
" Saudara Indra." Ucap pak penghulu yang sudah menjabat tangan Indra.
" Saya." Jawab Indra lantang.
" Saya nikahkan dan kawinkan engkau, dengan Ananda Zaskia Azzahra, Binti Miko Wardana dengan seperangkat alat shalat dan perhiasan emas seberat 200 gram di bayar tunai." Ucap Pak penghulu.
" Saya terima, nikah dan kawinnya, Zaskia Azzahra binti Miko Wardana, dengan mas kawin tersebut di bayar tunai." Jawab Indra.
" Bagaimana saksi." Tanya pak penghulu.
" Sahhhh." Seru para Saksi.
" Alhamdulillah..." Pak penghulu melanjutkan doa doa sampai selesai, dilanjut khutbah nikah dan terakhir penandatanganan akta nikah suami dan istri.
" Sekarang prosesi tukar cincinnya, setelah itu mbak Kia mencium punggung tangan mas Indra, dan mas Indra mencium kening Istrinya ya.. cuma cium kening, kalau mau yang lainnya nanti malam saja, terus dilanjut sesi foto, Pamerin akta nikahnya ya.." Ucap pak penghulu membuat semua terkekeh. Sedangkan pipi kedua mempelai bersemu merah.
Mama Meri memberikan kotak cincinnya kepada Indra. Indra mengambil cincin atas namanya, dan segera Ia sematkan ke jari manis Kia, begitupun sebaliknya. Kia mencium tangan Indra dengan takzim, di barengi Indra yang menyebul ubun2 istrinya dengan doa. Setelah itu, Indra mencium kening Kia dengan lembut dan lama. Suara tepuk tangan begitu meriah mengiringi kebahagiaan mereka. Acara di lanjut prosesi sungkeman dan sesi foto pengantin.
🌹🌹🌹🌹💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹💖💖💖💖
__ADS_1
Tiba saatnya acara resepsi, Dimana rombongan mempelai wanita dan pria saling berhadapan. Kia dan Indra saling melempar 7 daun sirih secara bergantian, sebagai lambang janji mereka. Lalu Indra menginjak telur kampung yang berada di nampan yang di hiasi bunga. Sedangkan Kia berjongkok untuk membasuh kaki Indra sebagai lambang baktinya kepada suaminya.
Setelah ritual di depan pintu masuk selesai, mereka berdua berjalan berdampingan, Kia mengapit lengan Indra menuju pelaminan. Mereka duduk di kursi pengantin sedangkan kedua orang tua Kia duduk di sebelah kanan dan mama Meri di sebelah kiri. Para tamu mulai mengucapkan selamat kepada pengantin baru secara bergantian.
" Selamat brooo.. Akhirnya kau yang menang, Semoga menjadi keluarga Sakinah Mawadah Warohmah, Segera hadirkan keponakan yang lucu untukku." Ucap Rey sambil memeluk Indra.
" Thank you so much for you, Tanpamu aku tidak akan ada disini." Ujar Indra dengan tulus. Rey melepas pelukannya dan segera beralih ke Kia, Saat Ia mau memeluk tiba tiba..
" Gak usah cari cari kesempatan, Bini gue broo." Indra menepis tangan Rey membuat empunya mencebik.
" Selamat ya Yank... Banyakin stok kesabaran buat ngehadapi sikap manjanya nanti, Aku yakin kamu akan kewalahan Ki." Rey menjabat tangan Kia.
" Makasih banyak Bang, Berkat bantuan Bang Rey aku bisa mendapatkannya." Ujar Kia.
" Lepasin jangan lama lama jabat tangannya ntar kebawa mimpi." Indra segera menarik tangan Kia dan mengajaknya duduk kembali.
" Kamu sering ngapain aja sama Rey, kayaknya kalian dekat banget, Sampai sampai dia masih panggil kamu Yank... Yank Yank.. kepala peyang." Ketus Indra. Kia menatap Indra dan mengerutkan keningnya. Kia terkekeh melihat sikap posesif suaminya yang mulai muncul.
" Aku sering berduaanlah sama Bang Rey..." Ucap Kia.
" Aku gak suka, Kamu deket deket sama dia, Kamu milikku dan akan selalu menjadi milikku, Jadi jangan deket deket sama laki laki lain." Indra memotong ucapan Kia. Sadar dengan kecemburuan Indra, Kia segera menggenggam tangan Indra.
" Mas.. Aku berduaan sama Bang Rey itu karna pekerjaan, Aku Sekretarismu mas, Jadi gak mungkin kan kalo aku gak deket sama Bang Rey." Jelas Kia.
" Tapi..." Belum sempat Indra menyelesaikan ucapannya, Para karyawan kantor berdatangan memberi selamat. Kini semua tahu seperti apa rupa CEO mereka. Mereka tidak mengira kalau Sekretaris Zaskia sekarang menjadi bos mereka.
__ADS_1
" Selamat Beb.... Akhirnya gak jomblo lagi, Dan ternyata Lo bener bener udah nemuin pangeran berkuda Lamborghini, Jangan pecat gue jadi sohib Lo ya." Ucap Lia sambil memeluk Kia, setelah memberi selamat pada Indra dulu tentunya.
" Makasih... Gak akan gue pecat kok, Sans aja, Cepet nyusul ya.." Ujar Kia melepas pelukannya.
" Gimana mau nyusul orang David palah putusin gue Beb... Beb gue lagi patah hati, Katanya dia tidak bisa move on dari masa lalunya, Padahal cewek itu sekarang udah nikah sama orang lain." Cerocos Lia yang justru mewek di sana. Ia sudah lama tidak ketemu Kia, makanya kesempatan Ia luapkan sekarang.
Deg.... David belum move on dari masa lalunya?.. Apa itu...
" Beb.. Aku kesana ya, Aku mau lampiasin sama makanan yang ada di sana." Ucapan Lia membuat Kia sadar dari pemikirannya.
" Eh... iya selamat menikmati hidangannya, Makasih ya udah mau dateng." Ujar Kia.
" Siapa, Sahabatmu?." Tanya Indra setelah Lia pergi dari sana.
" Iya, sahabat SMP Kita, Masa kamu lupa sih." Ucap Kia setelah duduk kembali.
" Aku ingetnya hanya sama kamu doank Say." Ucap Indra.
" Say..." Tanya Kia mengerutkan keningnya.
" Iya... aku panggilnya Say aja, Kalau Yank entar sama kayak si cunguk itu." Kesal Indra.
" Berarti lengkap ya... Ada dua pria yang menyayangiku... kamu, Say...dan Bang Rey, Yank, jadi Sayank." Indra melotot kearah Kia, sedangkan Kia hanya acuh saja memalingkan pandangannya kearah tamu yang sedang menikmati hidangan yang di iringi musik orgen tunggal, Tiba tiba menangkap......
" Oh My God....
__ADS_1
TBC....
Maaf fotonya mbak dan masnya... aku pinjem ya...