Relung Langit

Relung Langit
Part 94


__ADS_3

"Kak Ar, bangun nggak. Nggak usah bercanda, aku tahu kakak. Please Kak Ar, Zahra malu diliatin orang kayak gini." mohon Zahra sambil berusaha mengangkat tubuh Kak Aryan.


"Terima.. Terima.." sorak para pengunjung mal.


"Maaf semuanya, ini kakak saya dia lagi bercanda sama saya." ucap Zahra sambil membungkuk meminta maaf dan semua orang melihat langsung bubar.


"Kak Ar, jahat ih. Bikin Zahra malu aja." gerutu Zahra sambil meninggalkan Kak Aryan.


Kak Aryan yang sedari tadi menahan tawa, mulai tak bisa tertahan. Dia tertawa sampai mengeluarkan air matanya dan mengejar Zahra. Kak Aryan langsung menarik tangan Zahra dan meminta maaf.


"Maaf, nggak akan diulang lagi. Janji." ucapnya sambil mengangkat jari telunjuk dan tengah ke udara.


"Oke, Zahra maafin. Tega banget ih." ucap Zahra masih menyimpan kesalnya.


Mereka pun memasuki salah satu restoran jepang. Zahra mengambil kids chair baru menuju meja yang sudah ada Kak Aryan dan Zayyan. Kak Aryan menaruh Zayyan di kursi tersebut saat seorang pelayan memberikan buku menu. Zahra memilih menu dan langsung memesan begitu pun dengan Kak Aryan. Wajah Zahra masih kesal setiap melihat lelaki didepannya.


"Kalo ada cowok kayak tadi melamar kamu, kamu terima nggak Ra?" tanya Kak Aryan dan makin membuat Zahra keki.


"Nggak. Zahra cuma mau sama lelaki yang gentle dengan mendatangi kedua orang tua Zahra." ucap Zahra dengan penuh keyakinan dan hanya disahut dengan beroh ria.


"Kok tadi kamu tahu kalo kakak lagi isengin kamu?"

__ADS_1


selidik Kak Aryan dengan penuh penasaran.


"Apa sih yang nggak Zahra tahu tentang kakak. Kakak juga pernah isengin Kak Bi kan?" ucap Zahra yakin.


"Princess." gumam Kak Aryan dengan kesal.


"Kak, emang nggak mau buka hati buat yang lain apa?" tanya Zahra penasaran dengan lelaki didepannya.


Mungkin buat orang yang baru kenal Kak Aryan akan bilang dia itu angkuh, dingin dn datar. Tapi tidak bagi orang-orang terdekatnya seperti keluarganya. Terlebih bagi Zahra, Kak Aryan itu sungguh ajaib, bisa dikatakan jauh lebih ajaib dari kembarannya. Ya, seperti tadi bisa mengejutkan orang dan membuatnya terbawa perasaan untuk yang tidak tahu.


Saat Zahra masih menatap Kak Aryan menunggu jawaban darinya yang tak kunjung diberikan. Sampai makanan mereka pun datang.


"Zayyan, mamam sama Onty ya!" seru Zahra sambil mencubit ponakannya.


"Gemes Onty sama tingkah kamu tiap hari." ucap Zahra menciumi wajah Zayyan dan membuatnya tertawa.


"Aryan!!" seru seorang wanita yang kini sudah berada di samping Zahra.


"Ini keluarga kamu?" tanya wanita itu dan membuat Kak Aryan serta Zahra saling menatap.


"Oh iya dong. Ini Anakku Zayyan dan dia isteriku Zahra." ucap Kak Aryan memperkenalkan kedua orang yang sedang bersamanya.

__ADS_1


"Jahat kamu Ar. Aku masih setia menunggu kamu, dan kamu malah sakitin aku kayak gini. Apa kamu lupa sama ini!" ucap wanita itu sambil menunjukkan jari manis tangan kirinya dimana disana bersemayam sebuah cincin berlian.


"Maaf tapi saya bu.." ucap Zahra di potong oleh tatapan tajam Kak Aryan.


"Bukan aku yang nyakitin kamu Kai. Tapi kamu. Kamu yang ngekhianati aku dengan lelaki itu, kamu yang sudah ngehina adik-adikku." ucap Kak Aryan dengan tatapan dinginnya dan wanita itu hanya menitikkan air matanya.


Zahra yang melihat kejadian itu hanya bisa diam dan mendengarkannya sambil menyuapi Zayyan. Tak berapa lama Zayyan menangis saat Kak Aryan menatapnya seperti tatapan ke wanita itu. Kak Aryan langsung menggendong Zayyan.


"Maafkan Daddy sayang. Daddy nggak maksud buat kamu takut." ucap Kak Aryan sambil menggendong dan mengecup wajah Zayyan.


"Ar.." ucap wanita itu terpotong dengan kata-kata Kak Aryan.


"Pergilah dan jangan ganggu keluargaku Kai." ucap Kak Aryan dengan tegas dan Kaila langsung meninggalkan mereka bertiga.


Author : Siapa yang kesal dengan Kak Aryan?


***Reader : Nggak kesel sama Kak Aryan tapi sama Authornya.


Author : Oh kesel sama Author ya! Kalo gitu bantu share, comment and like ya biar makin banyak yang kesel sama Author! Eh satu lagi kasih tip juga dong buat jajan Zayyan. Kan lagi di tinggal Mamah dan Papah Honeymoon.


Reader : Kan ngeselin Authornya.

__ADS_1


Author : 😘😘😘😘 buat kalian***..


__ADS_2