
Hari pertama event perburuan harta karun selesai dengan penuh kegembiraan. Sudah ada lima token utama yang ditemukan oleh tim peserta, token sekunder juga sudah banyak yang menemukannya
Yang paling penting, saat pukul tiga sore, ruang sidang langsung memiliki penonton sebanyak 17 ribu penonton yang merupakan rekor terbanyak dalam siaran langsung Sajaya Farm.
Ada banyak penonton yang memberikan hadiah di ruang siaran langsung yang membuat Sajaya Farm mendapat untung banyak. Apalagi saat Aksa sebagai kucing emas muncul secara tiba-tiba.
...----------------...
Sekarang adalah hari kedua. Tidak seperti kemarin, pengunjung hari ini sangat banyak sampai Aksa harus meminta karyawan lain untuk membantu di loket penjualan.
Galih juga meminta semua penjaga keamanan yang senggang untuk menjaga ketertiban orang-orang yang sedang mengantre agar tidak ada masalah atau sesuatu yang lain.
Seperti sebelumnya, Lisa dan Aksa naik ke atas panggung dan melakukan pembicaraan sebentar sebelum melanjutkan event yang kemarin belum terselesaikan.q
"Selamat pagi, teman-teman! Sepertinya kalian lebih antusias dibandingkan kemarin ya. Lisa juga bisa melihat kalau ada lebih banyak pengunjung hari ini!" kata Lisa.
Lisa memberikan kata-kata pembuka yang bertujuan untuk menyemangati para peserta yang belum menyerah untuk menemukan token utama yang tinggal tersisa setengahnya saja.
Setelah itu, giliran Aksa yang berbicara. "Terima kasih karena telah bersedia untuk mengikuti event perburuan harta karun di hari ini, melanjutkan yang kemarin."
"Event akan diadakan selama dua hari, namun jika token utama masih tersisa di hari kedua atau hari ini, maka kami akan memperpanjang waktu event sampai besok."
"Kalian terlihat tidak sabar, yah, aku juga tidak suka berbicara panjang lebar. Dengan ini aku umumkan untuk melanjutkan event perburuan harta karun!"
"Ohh!" Para peserta masih bersemangat, mereka berteriak dengan keras dan setelah itu berlari ke lokasi terakhir mereka berada kemarin.
Hari kemarin tidak ada peserta yang kehabisan nyawa, paling-paling hanya berkurang satu atau dua saja karena kecerobohan mereka atau karena memang pasukan hewan yang lebih cepat.
Namun tidak semua peserta benar-benar ingin mencari token utama. Ada juga beberapa keluarga dengan anak-anak mereka yang hanya ingin bersenang-senang.
Dimas dan rekan-rekannya tidak mencari token lagi hari ini, mereka sudah puas dengan token utama di tangan mereka. Jadi, mereka hanya datang untuk menikmati makanan dan pemandangan yang ada di Sajaya Farm.
__ADS_1
Sementara itu, Aksa kembali mengenakan jubah dan topeng kucing emas. Dia membawa tas yang lebih besar hari ini, baginya, berat segitu tidak ada apa-apanya karena fisiknya ditingkatkan.
--- {Hari kedua event, aku harap para peserta bisa mengumpulkan token utama yang tersisa.}
--- {Ada tim yang beristirahat, dan ada juga tim yang melanjutkan pencarian meskipun memiliki token utama di tangan mereka.}
--- {Aku sedang menantikan kucing emas muncul di kamera drone. Setiap kali dia muncul, peserta yang di dekatnya pasti akan terkejut, aku tertawa melihat wajah terkejut mereka, hahaha.}
Lisa yang ada di kursi komentator melihat kalau para penonton sangat antusias. Jadi dia berkata, "Teman-teman, mari kita dukung tim yang sedang bekerja keras di sana! Dan, Lisa juga sedang menunggu kemunculan kucing emas, Lisa sangat menyukainya!"
...----------------...
Sudut pandang berganti ke pasukan hewan. Simba dan Zoe memutuskan untuk berlari ke arah yang berlawanan. Saat ini, mereka sangat bersemangat karena Aksa menjanjikan makanan yang sangat banyak jika melaksanakan tugas dengan baik.
Jadi, Simba si foodie segera mencari pemburu yang sedang berkeliaran di sekitar. Dia adalah seekor kucing, jadi meskipun dia berlari, langkah kakinya sama sekali tidak bersuara.
Sepertinya kucing memang pembunuh alami, meskipun langkah yang mereka ambil sangat cepat atau jatuh dari ketinggian, mereka sama sekali tidak mengeluarkan suara kecuali sedang mengeong.
Namun pada saat ini, telinga Simba bergerak-gerak karena mendengar suara anak-anak dari tempat yang cukup jauh. Jadi, Simba segera berlari dengan cepat ke arah sumber suara.
Setelah sampai, Simba melihat ada satu keluarga beranggotakan empat orang. Mereka sedang bermain-main dan terlihat tidak serius mencari token yang sudah disebar oleh Aksa.
"Meong..." Simba gembira karena menemukan manusia, jadi dia bisa melakukan aksinya demi mendapatkan makanan dari Aksa.
Disisi lain, sang ayah berkata kepada anaknya. "Kak, kamu harus bermain bersama adek ya, jangan meninggalkannya."
"Ya!" Anak kecil yang lebih tinggi tersenyum lebar dan mengangguk.
Kedua anak kecil itu bermain di dekat orang tua mereka. Mereka mencari semut yang ada di tanah, mencabut rumput yang terlihat panjang, bermain kejar-kejaran, dan lain sebagainya.
Orang tua mereka juga tersenyum melihat anak-anaknya bermain dengan gembira. Mereka di sini karena sudah lama tidak bepergian satu keluarga, itukah mengapa mereka memutuskan untuk bermain-main saja.
__ADS_1
"Mereka bermain dengan gembira," kata si ibu.
"Ya. Aku menyesal karena tidak membawa mereka bersenang-senang. Untung saja Sajaya Farm sedang mengadakan event, jadi kita bisa bermain di sini." Si ayah tersenyum dan mengangguk.
"Jangan khawatir, kamu juga sibuk dengan pekerjaanmu bukan? Tidak baik meninggalkan pekerjaan yang belum selesai." Si ibu menghibur si ayah.
Namun pada saat ini, Simba yang dari tadi berdiam diri mengamati situasi mulai bergerak. Dia mengerahkan banyak kekuatan di keempat kaki gemuknya agar bisa berlari dengan sangat cepat.
Pertama, Simba berlari ke arah kedua anak kecil yang sedang bermain itu. Dia menyentuh mereka dengan kedua kaki depannya.
Selanjutnya, saat orang tua anak-anak belum sadar, Simba berlari ke arah mereka dan menggunakan kedua kaki depannya untuk menyentuh mereka.
"Ahh! Kucing!" Anak-anak itu terkejut karena melihat ada kucing di dekat mereka dan itu adalah kucing dengan pakaian yang cantik.
Anak-anak tidak menyadari apa yang sedang terjadi saat tubuh mereka disentuh oleh Simba. Namun orang tua tahu, mereka telah kehilangan satu dari tiga nyawa. Mereka saling memandang dan tersenyum tidak berdaya.
Situasi ini juga dilihat oleh kamera drone, tim video secara khususnya mengikuti Simba dan Zoe atas perintah Aksa. Alasannya adalah karena kedua hewan itu adalah pemimpin pasukan hewan.
--- {Ohh!! Akhirnya kucing kesayanganku memulai aksinya! Dalam satu waktu dia bisa merenggut empat nyawa dari pada pemburu!}
--- {Seperti yang diharapkan dari maskot Sajaya Farm, pasti Aksa sudah melatihnya untuk melakukan sesuatu yang hebat seperti itu.}
--- {Tidak, aku yakin kalau Aksa memberi Simba hadiah yang disukainya. Itulah mengapa Simba terlihat bersemangat dan mengerahkan semua kemampuannya.}
Para penonton terkesima dengan aksi Simba yang bisa merenggut empat nyawa dari satu tim keluarga pemburu. Dan itu dilakukan tanpa disadari oleh mereka yang membuktikan kemampuan Simba yang sangat hebat.
Simba tidak tahu bagaimana reaksi para penonton terhadap aksinya. Setelah melihat kalau drone merekam aksinya tadi, dia langsung pergi mencari pemburu lain.
Aksa sudah memberi mereka batasan untuk merenggut satu nyawa saja per orang. Jika tidak demikian, maka akan ada banyak pemburu yang langsung kehilangan ketiga nyawa mereka.
Karena manusia biasa tidak akan bisa menghadapi kelincahan dan kelenturan kucing. Mereka yang bertubuh lebih besar hanya akan menjadi sasaran empuk.
__ADS_1