
Hari event keempat tiba. Sajaya Farm sedang ramai saat ini meskipun belum dibuka, banyak dari orang-orang yang tidak sabar meskipun ada beberapa di antara mereka yang tidak ikut event.
Dan karena hari ini adalah Hari Sabtu yang merupakan hari libur, jadi mereka bisa datang pagi-pagi sekali karena ingin mengambil tempat untuk duduk.
Kemudian pada saat ini, pintu masuk terbuka dan muncul Aksa yang sedang menunggangi Ace. Banyak orang yang berteriak terutama wanita karena berpikir kalau Aksa sangatlah keren.
Tapi kemudian mereka beralih fokus ke arah lain, yaitu Simba dan Zoe yang ikut menunggangi kuda bersama dengan Aksa. Mereka berdua mengenakan pakaian yang cantik sehingga terlihat mencolok.
Zoe menggonggong dengan keras, bisa terlihat kalau dia sangat antusias dengan hari ini. Tapi berbalik dengan Simba yang memiliki wajah malas seolah-olah tidak peduli dengan dunia.
Aksa mengambil pengeras suara dari tangan Galih dan berkata, "Halo semua! Terima kasih karena telah datang ke Sajaya Farm. Aku sangat terkejut karena ada banyak orang yang datang meskipun ini masih pagi."
"Semua peserta akan diberikan sebuah gelang seperti di event sebelumnya dan kalian bisa pergi ke area event, nanti akan dipandu oleh karyawan Sajaya Farm yang memegang bendera."
"Lalu untuk yang tidak mengikuti event bisa membeli makanan dan minuman yang dijual di restoran atau stand food dari para pedagang lokal. Tapi perlu diingat untuk membuang sampah pada tempatnya ya."
Orang-orang membalas perkataan Aksa dengan antusias, kemudian Aksa mempersilakan mereka untuk membeli tiket karena mereka sudah lama menunggu di sana dari pagi tadi.
Aksa juga secara khusus menambah tiga orang karyawan untuk membantu penjual tiket di loket agar bisa lebih cepat karena orang yang datang ke Sajaya Farm sangatlah ramai.
Untung saja area parkir Sajaya Farm sangat luas sehingga tidak perlu mengambil lahan kosong lain yang takutnya akan terjadi sesuatu karena bukan termasuk area Sajaya Farm.
Orang yang mendaftar di link pendaftaran akan mendapatkan barcode sebagai bukti kalau mereka memang sudah mendaftar. Dan saat di loket, petugas akan menggunakan barcode scanner untuk memverifikasi.
Orang yang mendaftar segera pergi ke area yang belum dibuka dengan bus yang sudah disediakan. Sementara itu orang yang tidak mendaftar bebas mau pergi ke mana saja.
Dan untuk orang yang tidak mendaftar, mereka bisa melihat jalannya event keempat di ponsel mereka atau di layar tancap yang sudah disediakan oleh Sajaya Farm di area istirahat dan restoran.
"Aku tahu kalau banyak orang yang antusias, tapi tidak menyangka akan seramai ini. Untung saja eventnya akan diadakan di area yang belum dibuka, jika tidak maka tidak akan cukup tempat untuk mereka," pikir Aksa.
Dia sedang menuju area event dengan Ace yang berlari dengan semangat. Zoe juga menjulurkan lidahnya dan melihat kesana-kemari dengan penasaran sementara itu Simba masih memiliki wajah yang malas.
__ADS_1
"Aksa!" Sarah memanggil Aksa saat dia sudah sampai di area event. Hari ini, Sarah juga mengenakan setelan berkuda yang sangat cocok dengannya.
Ngomong-ngomong, kuda yang ditunggangi oleh Sarah sama seperti Aksa, yaitu kuda morgan. Tapi sedikit berbeda di bagian rambutnya yang ada sedikit warna putih yang menjadi keunikannya.
"Sarah, kamu sangat cocok dengan pakaian berkuda itu," puji Aksa dengan tulus karena dia memang berpikir seperti itu.
"Hehe, terima kasih, kamu juga cocok." Sarah tersenyum cerah karena senang dipuji oleh Aksa.
"Ngomong-ngomong, di mana yang lainnya?" tanya Aksa. Yang Aksa maksud adalah para pengawas lain yang merupakan karyawan Sajaya Farm yang bisa berkuda.
"Mereka sedang membantu karyawan untuk memandu peserta di sana." Sarah menunjuk ke suatu arah dengan jari kelingkingnya.
Aksa menoleh ke arah tersebut dan melihat kalau para peserta sudah sampai. Karyawan yang merupakan pemandu juga sedang menjelaskan cara memakai pakaian berkuda.
"Ayo ke sana juga," ajak Aksa kepada Sarah.
"Ayo!" Sarah mengangguk sebagai balasan.
Mereka berdua segera pergi ke sana dan melihat kalau masih ada banyak orang yang tidak bisa mengenakan pakaian berkuda.
"Oh!" Aksa terkejut karena Sarah tidak pernah berhubungan dengan pengunjung, tapi dia mengangguk mengizinkan Sarah untuk menggantikannya.
Jadi, setelah Sarah menganggukkan kepalanya, dia mengambil pengeras suara dari tangan pemandu dan mulai berbicara tanpa turun dari kuda agar para peserta bisa melihatnya dengan jelas.
"Halo, semuanya, aku Sarah. Aku lihat kalian semua kesulitan untuk mengenakan pakaian berkuda ya, kalau begitu biarkan aku menjelaskannya." Sarah berkata sambil tersenyum tipis yang sangat jarang.
"Ho? Sepertinya Sarah mulai terbuka dengan orang-orang dan akhir-akhir ini dia juga sering tersenyum. Tapi syukurlah, dia jadi tidak terlalu kesepian," pikir Aksa.
Para peserta yang sedang kesulitan mengenakan pakaian berkuda menoleh ke arah Sarah dan terkejut saat melihat ada wanita cantik di sana yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
"Siapa wanita cantik itu? Aku belum pernah melihatnya. Apakah dia karyawan baru atau instruktur berkuda yang Sajaya Farm sewa?"
__ADS_1
"Tidak tahu, kecantikannya bahkan melebihi Lisa yang selama ini aku idolakan. Mungkin saja dia ada hubungannya dengan Aksa."
Banyak dari mereka yang bertanya-tanya siapa Sarah karena dia belum pernah terlihat sebelumnya yang membuat mereka bingung.
Tapi Sarah tidak menghiraukan kebingungan mereka dan membuat mereka untuk fokus terhadap apa yang akan dia bicarakan.
"Pertama-tama, kalian semua harus mengenakan celana berkuda dan rompi pelindung. Cara memakainya sama seperti yang biasa kalian kenakan." Sarah memulai penjelasannya.
Dan di samping Sarah ada karyawan yang mencontohkan sesuai dengan arahan Sarah agar para peserta bisa tahu bagaimana cara mengenakan pakaian berkuda.
"Kedua adalah kaos kaki panjang dan sepatu berkuda. Alasan kaos kakinya panjang adalah untuk membantu mencegah lecet dan gesekan yang tidak nyaman dengan sepatu berkuda," lanjut Sarah.
Kaos kaki panjang itu cukup tebal agar bisa melindungi kaki dari gesekan sepatu kuda karena nanti kaki akan sangat diperlukan untuk mengontrol kuda sesuai dengan arahan dari si penunggangnya.
"Ketiga adalah sarung tangan dan helm berkuda. Tujuan dua benda tersebut juga untuk melindungi kalian dari lecet dan cedera," lanjut Sarah.
Helm berkuda tidak bisa disamakan dengan helm kendaraan karena selain bentuknya yang berbeda, bahan pembuatnya juga berbeda.
Helm berkuda biasanya terbuat dari bahan-bahan seperti kulit, plastik keras, serat fiberglass, atau campuran berbagai material untuk memberikan perlindungan yang baik bagi penunggang kuda.
Keputusan terkait bahan helm dapat berbeda-beda tergantung pada merek dan model helm yang dipilih. Di sini Sajaya Farm menggunakan helm kulit dan serat fiberglass agar aman untuk kepala saat terjadi benturan.
Karena mereka sudah selesai mengenakan pakaian berkuda, Aksa maju dan berkata, "Karena semuanya sudah siap, haruskah kita mulai eventnya?"
"Ya!!" Para peserta berteriak dengan penuh semangat karena mereka memang menunggu-nunggu dimulainya event keempat.
Bersamaan dengan itu, mulai terlihat ada banyak drone terbang di sekitar mereka dan siaran langsung event keempat juga sudah dimulai.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Halo semua, Ren di sini. Mulai sekarang, Sistem Game Peternakan bakal up 1ch per hari ya, sementara itu yang Sistem Pemindai bakal up 2ch per hari.
__ADS_1
Alasannya agar retensi pembaca Sistem Pemindai lebih banyak. Karena Sistem Game Peternakan ini sudah tidak bisa lagi dapat pemasukan, tapi tenang aja, author bakal tamatin karya ini.
Tapi maaf kalau kalian sedikit kecewa, tapi mau bagaimana lagi. Author juga butuh uang untuk pemasukan tambahan (╥﹏╥).