Sistem Game Peternakan

Sistem Game Peternakan
Video Pemberitahuan tentang Event Keempat


__ADS_3

Hari-hari berikutnya, area kuda khusus sudah selesai tapi belum diberitahu ke publik. Karena sesuai dengan diskusi Aksa dengan Jay kalau event keempat akan menjadi promosi.


Itulah mengapa area kuda khusus masih kosong yang membuat para pengunjung bertanya-tanya. Bahkan ada yang nekat untuk masuk ke sana dan berakhir di ruang keamanan.


Karena hal itu Aksa membuat peringatan kepada para pengunjung agar jangan masuk ke dalam area kuda khusus karena itu masih belum dibuka.


Apalagi area kuda khusus adalah area yang dibangun dengan dana Sajaya Farm dan Hotel Lunar. Jadi jika ada masalah karena pengunjung Sajaya Farm, Hotel Lunar akan menyalahkan mereka.


"Sarah, apakah dana yang digunakan terpakai semua? Tidak ada yang terbuang kan?" tanya Aksa kepada Sarah yang berada di sebelahnya.


Mereka berdua sedang berada di area istirahat di area kuda karena sekarang adalah jam 12 siang, waktunya istirahat untuk pada karyawan dan pengunjung meskipun masih banyak pengunjung yang masih bermain.


"Aman, semua dana digunakan sesuai dengan rencana yang sudah dibuat. Bahkan jika ada yang terbuang, aku akan langsung mengundurkan diri," kata Sara dengan nada yang sangat percaya diri.


Aksa tersenyum dan berkata, "Aku suka kepercayaan dirimu. Ngomong-ngomong, apakah kamu mau ikut serta di event keempat ini?"


"Aku ikut serta? Memangnya karyawan atau panitia boleh ikut serta?" Sarah memiringkan kepalanya dan bertanya kepada Aksa.


"Tidak, kita tidak ikut sebagai peserta tapi sebagai pengawas. Karena drone saja tidak cukup, kita perlu orang yang bisa memberi pertolongan pertama," jelas Aksa.


Memang, jika ada kecelakaan, Aksa bisa memberi perintah kepada hewan atau kuda yang ditunggangi oleh peserta karena dia sudah memakan pil perintah yang dibeli dari Sistem.


Tapi jika peserta terjatuh dan terluka atau semacamnya, maka Aksa tidak bisa berbuat apa-apa. Itulah mengapa harus dibuat tim pengawas yang turun langsung ke lapangan.


"Pengawas? Baiklah, aku ikut." Sarah tersenyum dan memutuskan untuk ikut karena menjadi pengawas juga termasuk pekerjaan.


Sebelumnya mungkin dia akan menolak karena ikut sebagai peserta sementara dia sedang bekerja itu artinya dia harus mengesampingkan pekerjaannya dan dia tidak mau hal itu terjadi.


Jadi Sarah langsung menerima ajakan Aksa setelah mendengar kalau dia akan ikut sebagai pengawas yang akan mengawasi jalannya event langsung di lapangan, bukan di balik layar.


"Bagus, ayo lakukan pengawasan bersama nanti." Aksa tersenyum dan mengangguk. Idenya adalah untuk mengajak Aksa berkuda bersama.

__ADS_1


Tapi Aksa tahu kalau Sarah akan menolak jika dia hanya mengajaknya seperti biasa karena Sarah merupakan workaholic yang selalu mementingkan pekerjaan dan harus diselesaikan secepat mungkin.


Itulah Aksa membuat alasan kalau mereka akan ikut serta sebagai pengawas, bukan sebagai peserta. Dia hanya mencobanya tapi tidak benar-benar berpikir kalau Sarah akan menerima.


"Baiklah, aku juga sudah punya kuda yang dekat denganku!" Sarah berkata dengan gembira, dia juga memiliki senyum di wajahnya.


"Sepertinya dia memiliki hubungan yang baik dengan kuda yang dia bicarakan. Sepertinya aku harus mengajaknya berkuda saat libur," pikir Aksa sambil mencari kesempatan yang bagus.


...----------------...


Setelah istirahat makan siang, video pemberitahuan tentang event keempat yang mengambil tema perburuan diunggah di akun sosial media Sajaya Farm.


Orang-orang yang mengikuti akun sosial media Sajaya Farm menerima notifikasi di ponsel atau gadget lainnya. Mereka segera memeriksa apa yang diunggah oleh Sajaya Farm.


"Halo teman-teman, Lisa di sini! Kali ini Lisa akan membawa berita yang membahagiakan dan berita itu adalah tentang event keempat yang akan diadakan oleh Sajaya Farm sebentar lagi!'


"Tapi sayang sekali tidak seperti sebelumnya. Kuota untuk mengikuti event ini terbatas, jadi siapa yang cepat mendaftar maka dia akan mengikuti event ini."


"Untuk keterangan lebih lanjut bisa di periksa di postingan Sajaya Farm selanjutnya. Kalau begitu, Lisa pamit undur diri, sampai jumpa teman-teman!"


Orang-orang segera melihat postingan selanjutnya yang diunggah oleh Sajaya Farm. Mereka melihat kalau itu adalah poster tentang ketentuan-ketentuan untuk mengikuti event keempat.


Karena event ini akan menunggangi kuda, maka orang yang ingin mendaftar disarankan sudah punya keterampilan berkuda, setidaknya dasar-dasarnya sudah bisa.


Tapi jika masih pemula ya tidak apa-apa karena ada tim pengawas yang akan membantu jika terjadi sesuatu. Selain itu Aksa juga punya pil perintah sehingga dia bisa menghentikan hewan.


Setelah melihat poster ketentuan event keempat, orang-orang segera mulai mendaftar mau itu orang yang bisa menunggangi atau tidak. Yang penting mereka bisa ikut event Sajaya Farm.


Metode pendaftaran event selalu dengan identitas diri dan akan diverifikasi saat hari event sudah dimulai. Jadi tidak akan ada calo tiket yang membeli dalam jumlah banyak kemudian dijual kembali ke orang-orang.


Aksa tidak ingin hal itu terjadi sehingga dia memanfaatkan teknologi saat ini dan memverifikasi orang yang sudah mendaftar dengan cara scan barcode.

__ADS_1


...----------------...


"Halo, Bu?" Sarah mengangkat ponselnya yang berdering dan menekan tombol jawab.


Dia sedang bekerja saat ini di kantornya, kemudian ponselnya berdering barusan. Sarah melihatnya dan ternyata itu adalah panggilan telepon dari ibunya, Delia.


"Sarah, katanya event Sajaya Farm akan menunggangi kuda?" tanya Delia dari balik telepon.


"Iya, ada apa?" Sarah mengangguk, dia menjawab sambil mengerjakan pekerjaannya.


"Bisakah kamu memberi dua tempat untuk Ibu dan Ayahmu? Kami ingin ikut," kata Delia kepada Sarah.


"Kalian ingin ikut? Jarang sekali." Sarah cukup terkejut dengan perkataan Delia yang mengatakan kalau dia dan Andre akan ikut event keempat Sajaya Farm.


"Kami ingin bersantai sejenak, haha." Delia tertawa kecil dan Sarah juga bisa mendengar kalau ada rasa lelah dari suara Delia.


Sarah tidak tahu apakah dia bisa memberikan dua tempat untuk kedua orang tuanya karena ini termasuk jalur orang dalam. Tapi sebagai anak, Sarah tidak akan mengecewakan orang tuanya.


"Bu, aku akan tanya ke Aksa sebentar. Tapi jangan khawatir, Aksa pasti mengizinkannya," kata Sarah dengan nada lembut.


"Baiklah," balas Delia.


Sarah keluar dari kantornya dan mengetuk pintu kantor Aksa. Setelah mendapat jawaban, dia masuk ke dalam sana dan mengatakan apa yang dia ingin katakan kepada Aksa yang sedang mengurus dokumen.


Aksa yang mendengar kalau orang tua Sarah ingin ikut event segera menelepon karyawan terkait untuk mengosongkan dua tempat.


Tapi saat menelepon, Aksa mendapat kabar kalau semua kuota sudah penuh. Dia tertegun karena itu sangat cepat, tapi sebagai seorang bos, dia memerintahkan karyawan tersebut untuk menambahkan dua tempat baru.


"Selesai," kata Aksa kepada Sarah sambil tersenyum.


"Terima kasih, Aksa." Sarah juga tersenyum. Meskipun dia terkejut kalau semua tempat sudah penuh, tapi dia lebih terkejut saat Aksa menambahkan dua tempat agar orang tuanya bisa ikut event. Jadi Sarah berterima kasih kepada Aksa dengan sanga tulus.

__ADS_1


__ADS_2