
Sekarang, di area lebah, masing-masing kandang lebah dikelilingi oleh beberapa pengunjung yang penasaran. Mereka belum pernah melihat lebah madu bekerja sedekat itu dalam hidup mereka.
Dan lebah madunya juga tidak menyerang selama tidak diganggu, jadi para pengunjung bisa tenang dan hanya perlu memperhatikan tindakan mereka sendiri agar tidak mengganggu lebah.
Aksa juga tersenyum gembira karena para pengunjung bisa menikmati kegiatan ini. Lalu, dia berdehem dan mulai berbicara dengan satu koloni lebah yang mengitari tubuhnya.
"Area lebah ini bukan hanya tentang mengumpulkan madu. Ini adalah ekosistem yang kami cintai dan hargai. Lebah adalah makhluk yang luar biasa. Mereka memberikan begitu banyak kontribusi positif bagi alam dan masyarakat kita," kata Aksa dengan suara tenang.
"Kami ingin memastikan bahwa lebah-lebah ini memiliki lingkungan yang aman dan sehat untuk hidup dan bekerja. Kami berharap area ini juga akan menjadi tempat belajar yang inspiratif," lanjut Aksa.
Para pengunjung mendengarkan perkataan Aksa dengan serius, kemudian, ada satu pengunjung yang mengangkat tangannya. Sepertinya pengunjung itu ingin mengajukan pertanyaan kepada Aksa.
"Kamu mau bertanya? Silakan." Aksa tersenyum dan mengangguk, dia mempersilakan pengunjung itu untuk mengajukan pertanyaan.
"Aku pernah mendengar kalau lebah madu memiliki peran penting di ekosistem. Bisakah Bapak menjelaskannya?" Suara pengunjung itu terdengar bersemangat, sepertinya dia adalah seorang anak muda.
"Tentu saja, ini mudah." Aksa tersenyum dan mengangguk. Lalu dia mulai menjelaskan apa peran penting bagi ekosistem.
Pertama adalah penyerbukan. Lebah madu adalah penyerbuk utama bagi banyak tanaman berbunga. Saat mereka mengumpulkan nektar dari bunga, serbuk sari menempel pada tubuh mereka dan tersebar ke bunga lain saat mereka berkunjung.
Ini membantu dalam pembentukan buah dan biji tanaman, yang penting untuk reproduksi tanaman dan kelangsungan hidup ekosistem.
Kedua adalah keberlanjutan Ekosistem. Tanaman berbunga adalah bagian penting dari rantai makanan di ekosistem. Jika lebah madu tidak ada, populasi tanaman ini akan terancam, mempengaruhi hewan herbivora yang bergantung pada tanaman.
Ketiga adalah keanekaragaman Hayati. Lebah madu juga membantu mendukung keanekaragaman hayati dengan memastikan berbagai jenis tanaman dapat tumbuh dan berkembang. Ini menciptakan habitat yang beragam bagi berbagai spesies hewan dan tumbuhan lainnya.
__ADS_1
"Jadi begitu, itulah mengapa lemah madu berperan penting ya." Pengunjung itu mengangguk-anggukkan kepalanya paham dengan penjelasan Azam.
"Aku mau bertanya!" Pada saat ini, ada juga pengunjung dengan suara berat yang sepertinya adalah seorang pria dewasa yang ingin mengajukan pertanyaan juga kepada Aksa.
"Silakan." Aksa tersenyum dan mempersilakan pengunjung itu mengajukan pertanyaan.
"Bagaimana lebah berkomunikasi? Katanya itu dengan antena?" tanya pengunjung itu kepada Aksa.
"Oh? Pertanyaan yang bagus." Aksa tersenyum, lalu dia mulai menjelaskan.
"Pertama, mereka dapat mengeluarkan feromon atau bau khusus yang mengindikasikan kondisi koloni atau bahaya. Selain itu, mereka dapat saling menyentuh dengan antena mereka untuk berkomunikasi secara langsung."
"Kedua, mereka menggunakan getaran pada sarang untuk berkomunikasi. Mereka dapat menghasilkan getaran yang mengindikasikan berbagai pesan, seperti bahaya atau kebutuhan makanan."
"Dan ketiga, apakah kalian tahu tarian lebah?" Aksa tidak menjelaskan semuanya, melainkan melempar pertanyaan kepada para pengunjung agar interaksi mereka lebih hidup lagi.
Tapi pada saat ini, ada seorang wanita yang mengangkat tangannya dan berkata, "Lebah madu melakukan tarian lebah yang merupakan tarian khusus, untuk memberi tahu koloni tentang lokasi sumber makanan."
"Jawaban yang bagus! Ada dua jenis tarian lebah. Jika ada orang yang berhasil menjawabnya, maka aku akan memberikan royal jelly kepadanya!" Aksa tersenyum dan membuat sebuah mini game.
Para pengunjung berteriak kegirangan karena mereka tahu apa itu royal jelly, yang merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh lebah dan cukup sulit untuk dihasilkan.
Aksa tersenyum melihat reaksi mereka. Dia berpikir kalau memberikan madu akan kurang asik karena madu bisa dibeli di area penjualan sebentar lagi, tapi tidak dengan royal jelly yang merupakan produk khusus.
Tapi Aksa juga menekankan untuk jangan mencari tahu di internet karena itu tidak mengasyikkan. Jadi, beberapa pengunjung ada yang bekerja sama untuk bertukar pikiran untuk menemukan jawabannya.
__ADS_1
Aksa mengeluarkan ponselnya dan mengambil foto para pengunjung yang sedang berdiskusi. Kemudian dia segera mengunggahnya di akun sosial media Sajaya Farm dengan keterangan 'mini game di area lebah'.
Sontak, unggahan tersebut mendapat banyak komentar dari para netizen. Banyak yang bertanya apa yang sedang dimainkan oleh mereka dan apakah ada hadiah yang bisa didapatkan.
Tapi Aksa tidak melihat komentar-komentar tersebut karena pada saat ini ada satu orang yang mengangkat tangannya dan ada beberapa orang di belakangnya yang sepertinya mereka berhasil memikirkan sebuah jawaban.
"Katakan," kata Aksa kepada orang yang mengangkat tangannya.
Orang itu menarik napas dalam-dalam dan menjawab, "Tarian berputar! Tarian ini dilakukan oleh lebah dengan cara berputar-putar untuk memberitahu koloni kalau ada sumber makanan yang relatif dekat dari sarang."
"Nilai seratus untukmu. Mana yang lain?" Aksa tersenyum karena jawaban orang itu sudah benar, dia lalu melihat ke arah pengunjung yang lain.
Pada saat ini, ada orang lainnya yang berkata, "Tarian berdansa. Digunakan saat sumber makanan memiliki lokasi yang cukup jauh dari sarang."
"Nilai seratus untukmu juga. Kalian bisa mengambil royal jelly nanti setelah keluar," kata Aksa yang gembira karena jawaban kedua orang itu benar.
Para pengunjung tersebut di balik pakaian pelindung, mereka menantikan bagaimana rasa dari royal jelly yang dihasilkan oleh para lebah madu yang ada di Sajaya Farm.
Setelah melakukan mini game, mereka segera melanjutkan kegiatannya. Aksa juga membuka kandang lebah dengan hati-hati dan mulai memeriksa kondisi koloni lebah madu.
Dia memeriksa kualitas sarang, produksi madu, dan kesehatan lebah-lebah itu satu per satu. Karena dia sudah mempelajari penyakit apa saja yang bisa menyerang lebah madu.
Saat waktu sudah habis, Aksa segera membawa para pengunjung keluar dari area lebah. Dia juga kembali ke kantornya untuk menyelesaikan pekerjaannya yang sudah menumpuk di atas meja kerja.
Tapi yang tidak disadari oleh Aksa adalah pengunjung yang masuk ke dalam area lebah segera mengunggah foto atau video kegiatan mereka di area lebah ke akun sosial media mereka masing-masing.
__ADS_1
Hal ini membuat lebih banyak orang yang penasaran dengan area lebah madunya. Apalagi mereka sangat terkejut saat Aksa bisa berinteraksi dengan para lebah madu tanpa pakaian pelindung.
Padahal untuk berinteraksi dengan lebah tanpa pakaian pelindung sangatlah sulit karena perlu membangun hubungan yang sangat dekat dengan para lebah.