
Hari kedua juga berlalu dalam sekejap, semua token utama sudah ditemukan. Token sekunder dan kupon juga hanya tersisa sedikit karena itu sangat mudah untuk ditemukan.
Hari ini adalah hari ketiga dan agenda hari ini adalah acara perayaan dan pemberian hadiah kepada tim-tim yang berhasil memecahkan teka-teki untuk menemukan token utama.
...----------------...
Acara digelar saat malam hari, sekarang ada banyak pengunjung yang berpakaian rapi dan sopan karena pemberian hadiah kali ini diadakan dengan tema yang elegan.
Di panggung yang sebelumnya sudah digunakan, dihiasi dengan spanduk dan lampu gantung yang berkilauan, dipenuhi oleh kerumunan orang yang sedang berbicara satu sama lain.
Kegembiraan yang memenuhi area sekitar perlahan-lahan mulai menjadi tenang karena waktu pemberian hadiah akan segera datang.
Lisa sebagai pembawa acara, mengenakan gaun malam panjang berwarna biru tua dengan aksesoris mengkilap, berdiri di atas panggung sambil memegang mic, siap untuk berbicara kepada hadirin.
"Bapak dan Ibu sekalian, pengunjung yang terhormat, dan para peserta yang telah mengikuti event kemarin, selamat datang di acara pemberian hadiah utama event perburuan harta karun yang Sajaya Farm adakan!"
Lisa berbicara formal karena acara ini memang acara formal. Dia yang sudah terbiasa sebagai komentator, sedikit tidak nyaman pada awalnya saat menggunakan bahasa yang formal, namun lama-kelamaan dia mulai terbiasa.
Para hadir yang mendengar sambutan Lisa bertepuk tangan dengan meriah sambil berbisik-bisik tentang tim mana saja yang berhasil mendapatkan token utama yang berjumlah sepuluh.
"Hari ini, kita berkumpul untuk menghormati para juara gagah berani yang telah menunjukkan keterampilan luar biasa, keberanian, dan sportivitas sepanjang event perburuan harta karun ini."
Lampu dinyalakan dan menyoroti area di belakang Lisa. Ada piala yang megah dan berkilau, produk-produk peternakan kualitas B, dan hadiah berupa uang tunai dalam jumlah tertentu.
Penonton terkesiap dan bertepuk tangan lebih keras. Para juara, masing-masing mengenakan pakaian yang formal, berdiri di sisi panggung, antisipasi dan kebanggaan terukir di wajah mereka.
Event ini adalah kegiatan yang diadakan oleh tempat wisata, namun acara pemberian hadiah kali ini seperti sangat meriah seolah-olah mereka memenangkan juara di turnamen.
"Event perburuan harta karun bukanlah sebuah perlombaan yang ada juara satu sampai tiga atau lima. Kami, Sajaya Farm menempatkan 10 token utama dalam posisi yang setara. Itulah mengapa hadiah yang diberikan sama."
__ADS_1
"Lalu, tanpa basa-basi lagi, langsung saja mari kita berikan 10 hadiah utama kepada 10 tim yang berhasil mendapatkan token utama!"
Tepuk tangan yang sangat keras bergema setelah Lisa menyelesaikan perkataannya. Bersamaan dengan itu, beberapa karyawan Sajaya Farm naik ke atas panggung dan membantu Lisa untuk memberikan hadiah kepada juara.
Pertama adalah pemberian piala kepada 10 tim, kemudian diberikan produk-produk peternakan kualitas B dalam bentuk bingkisan, baru setelah itu diberikan cek uang sebesar 1 juta rupiah.
Sajaya Farm memberikan banyak hadiah dalam event perburuan harta karun ini karena yang mengikuti event ini sangatlah banyak, mereka juga harus menunjukkan kemampuan mereka.
Dimas yang termasuk dalam 10 tim juara memiliki wajah yang berseri-seri saat ini. Ini adalah pertama kalinya dia menghadiri acara yang sangat meriah seperti sekarang.
Setelah pemberian hadiah kepada para juara, Aksa naik ke atas panggung dan berfoto bersama mereka, setelah itu berfoto lagi bersama para pengunjung.
Setelah itu Aksa berkata, "Hadirin sekalian, silakan bergabung dalam merayakan Juara Utama kita atas dedikasi, keterampilan, dan keberanian mereka semua!"
Konfeti turun dari langit-langit, dan sang juara mengangkat piala mereka tinggi-tinggi, menikmati kekaguman penonton. Para penonton juga bertepuk tangan dengan sangat meriah memberi selamat kepada para juara.
Dengan berakhirnya formalitas, suasana berubah menjadi lebih menyenangkan. Musik dihidupkan, lampu yang menyala menerangi seluruh area. Orang-orang dari segala usia dan latar belakang mulai menari.
Canda tawa dan obrolan memenuhi udara saat orang-orang berkumpul berbagi cerita tentang petualangan mereka mencari token utama.
"Suasananya sangat meriah," kata Sarah kepada Aksa yang berdiri di sebelahnya.
Sarah mengenakan dress panjang berwarna hitam dengan sepatu hak tingginya. Pakaian itu sangat cocok dengan aura Sarah yang dingin dan acuh tak acuh.
Sementara itu Aksa memakai tuksedo hitam dengan dalaman berupa jas berwarna putih. Aksa juga sangat cocok dengan pakaian itu yang memperlihatkan tubuhnya yang proporsional.
"Ya, ini adalah acara terbesar selama Sajaya Farm berdiri." Aksa tersenyum dan mengangguk setuju dengan perkataan Sarah.
"Apakah keluargamu tidak datang?" tanya Sarah untuk memecah kesunyian.
__ADS_1
Aksa menggelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak, karena mereka tidak perlu datang. Meskipun hari libur, Vira dan Vina ada ulangan harian besok, jadi tidak bisa datang. Bagaimana denganmu?"
"Yah, kamu pasti sudah tahu jawabannya. Ayah dan Ibuku sibuk bekerja, jadi mereka tidak ada waktu untuk datang ke sini." Sarah hanya mengangkat bahunya sedikit.
"Begitu." Aksa mengangguk paham dengan situasi Sarah.
Mereka berdua terdiam tidak mengatakan satu patah katapun karena mereka menikmati kesunyian yang terjadi. Setelah beberapa saat, Aksa mendapatkan sebuah ide saat melihat orang-orang menari.
Jadi dia berdiri di hadapan Sarah, mengulurkan tangan kanannya, lalu berkata dengan nada lembut, "Sarah, maukah kamu berdansa denganku?"
Sarah cukup terkejut dengan ajakan Aksa, meskipun begitu ia tersenyum dan menerima uluran tangan Aksa. "Aku terima, Aksa."
Mereka berdua berjalan ke tengah-tengah lapangan dansa dan mulai menggerakkan kaki sesuai dengan alunan musik. Orang-orang yang ada di sekitar menghentikan tindakan mereka karena terpesona dengan Aksa dan Sarah.
"Mereka pasangan yang serasi. Yang satu adalah pria tampan dan yang lain adalah wanita cantik, aku menantikannya."
"Bukankah itu Aksa? Apakah dia sudah mempunyai pacar? Wah, sepertinya aku melihat sesuatu yang sangat menarik hari ini."
"Ahh, siapa wanita itu!? Harusnya akulah yang berdansa dengan Aksa, tapi melihat penampilannya, aku lebih baik mundur."
Ada banyak orang yang terpesona dengan Aksa dan Sarah yang melakukan dansa. Tidak sedikit juga wanita yang patah hati melihat Aksa berdansa dengan seorang wanita cantik.
Setelah beberapa saat, mereka juga mulai melakukan dansa seperti Aksa dan Sarah. Musik juga diperlambat agar semua orang bisa melakukan dansa dengan nyaman dan lancar.
Di sisi lain, ada area kecil yang merupakan tempat berfoto gratis. Ada banyak anak muda yang berfoto di sana entah itu bersama teman, sahabat, atau bahkan pacar mereka.
Sementara itu sekelompok anak-anak mengerubungi pasukan hewan. Mereka bermain-main karena pasukan hewan sangat lucu. Pasukan Hewan juga tidak memberontak karena sudah diberi makanan yang banyak oleh Aksa.
Seiring berlalunya malam, lapangan dansa menjadi titik fokus perayaan. Orang-orang menari mengikuti berbagai genre musik, mulai dari lagu pop hits hingga lagu rock klasik. Tim juara juga menampilkan beberapa gerakan tarian yang mengejutkan semua orang.
__ADS_1
Itu adalah malam yang penuh kegembiraan, persatuan, dan pencapaian bersama, sebuah akhir yang pantas untuk hari event perburuan harta karun.
Pesta berlanjut hingga larut malam, meninggalkan semua orang dengan kenangan tentang event yang telah diperjuangkan dengan baik dan perayaan yang sangat dinikmati.