
"Tidak bisa pak! ini sudah jam sebelas, lampu gedung sudah di matikan. Tidak mungkin ada seseorang didalam gedung, kami sudah mengecek nya sebelum matikan saklar lampu, kecuali bila ada yang masih Meeting, dan biasanya ada pemberitahuan dari pihak kantor."
Apa yang dikatakan sekuriti itu ada benarnya, Namun dimana Inez berada? Wiliam mendesah frustasi. Seharusnya inez menyadari, sampai detik ini ternyata Wiliam masih mencintainya dan terus menjaganya walau dari jarak jauh
Di pos penjagaan William meminta kepada kepala security untuk memperbolehkan masuk ke dalam gedung perkantoran MK, agar tidak penasaran karena Inez yang hilang secara tiba-tiba sementara motornya masih berada di dalam parkiran.
"Maaf tuan, ini sudah tengah malam, rasanya tidak mungkin masih ada orang didalam."
"Baiklah kalau begitu saya akan menelpon Pak Hendra, dia harus bertanggung jawab karena tadi karyawan saya datang menemui Pak Hendra untuk presentasi" ucap William kesal lalu mengambil ponsel dalam saku celananya.
Dalam panggilan ke-tiga telpon diangkat.
"Hallo Tuan Wiliam!
"Pak Hendra, anda berada dimana?
"Saya baru saja sampai rumah, ada apa ya Tuan?" tanyanya bingung, karena ia heran belum pernah Wiliam menghubunginya tengah malam.
"Tolong Pak Hendra, anda bicara pada kepala security untuk saya masuk ke dalam gedung perkantoran MK! untuk mencari karyawan saya yang hilang tiba-tiba, setelah saya cek ternyata motornya masih berada di parkiran gedung MK."
"Ohya? baiklah saya akan bicara pada kepala security. Boleh berikan ponselnya pada Pak Maman?
Wiliam memberikan ponselnya pada kepala security.
"Iya Pak! baik akan saya bantu cari."
Usai berbicara pada Pak Hendra security itu memberikan ponselnya pada William.
"Baiklah Pak William mari ikut saya!
"Yang lainnya ayok ikut bantu cari. Pak Ari bisa nyalakan kembali saklar lampunya." perintah kepala securiti.
"Baik Pak!
William dan beberapa orang security akhirnya memasuki gedung MK. seketika ruangan yang gelap gulita menjadi terang benderang, mereka mulai menyisir tempat ruangan Pak Hendra. Namun tidak ada jejak sama sekali. William hampir putus asa dan mulai menyerah. Namun otaknya masih terus berpikir dimana Inez? sementara motornya masih berada di parkiran perkantoran MK.
Selain pintu di lobby utama, berada sebelah mana lagi pintu yang arah keluar gedung ini." tanya William pada security.
Masih ada di samping dan dibelakang pintu keluar untuk karyawan, namun kebanyakan karyawan lewat lobby utama, lewat samping bila mereka kerja lembur, sebab jam enam sore pintu lobby sudah di kunci."
William sempat berpikir Inez pulang larut malam dan lembur, bukankah pak Hendra tadi bilang Inez sudah pulang setengah jam lalu, itu artinya Inez belum lama meninggalkan gedung.
"Bisa kita ke pintu samping? tadi saat pertama saya telpon pak Hendra, karyawan saya baru pulang, Pasti tadi lewat pintu samping."
__ADS_1
"Baiklah Ayo! Pak Maman kepala security berjalan didepan diikuti Wiliam dan lainnya. Saat sudah di dekat pintu samping, Wiliam melihat sebuah Map berada di lantai. ia mengambil dan membukanya. ia terkejut melihat desain dan logo bertuliskan "GEV" itu adalah nama perusahaan Georgie Vandeles.
"Benar ini milik karyawan saya, berarti ia tadi lewat sini. Tapi Kemana perginya? Wiliam mendesah frustasi, seakan mendapatkan teka-teki yang harus di pecahkan.
"Mungkin benar karyawan Tuan lewat sini? atau mungkin saja Map itu terjatuh." alibi security.
"TUNGGU!! bukankah gedung ini memiliki cctv? bisa saya lihat cctv nya?
"Ada di dalam kantor pemasaran. Bila Tuan ingin melihatnya akan saya antar. Mari kita kesana! pak Maman mengawal Wiliam sampai disebuah kantor yang letaknya di samping gedung MK.
Setelah berbicara pada penjaga cctv, Pak Maman selaku kepala security mempersilakan William untuk masuk dan melihat CCTV. Setelah dilacak semua yang berada di ruangan itu terkejut karena ada dua orang pria memakai masker membius Inez dan membawanya pergi lewat Pintu belakang.
BRAKK!
Wiliam tampak geram dan mengebrak meja didepannya. "BRENGSEK! TERNYATA ADA YANG MENCULIK KARYAWAN KU!!
"Tuan! sabar dulu Tuan..! kami akan bantu cari karyawan Tuan.
"Dari awal saya sudah curiga, Kenapa tiba-tiba karyawan saya hilang tapi motornya masih ada di parkiran! kalian semua akan saya tuntut karena tidak becus bekerja, sampai karyawan saya menghilang di perkantoran MK! bentak Wiliam, dengan tatapan tajam dan rahang kokoh mengeras.
Mereka semua terdiam. Apalagi mendengar ancaman dari William membuat mereka kalang kabut dan takut, dengan penuh emosi William meninggalkan tempat itu dan menuju mobilnya.
Didalam mobil, Wiliam menghubungi orang kepercayaan nya.
"Baik Tuan Will!
"Ingat aku tidak ingin ada kata gagal, foto wanita bernama Inez itu sudah aku kirimkan ke nomormu! dan cari juga pria bernama Rangga!
"Kirimkan fotonya Tuan!
Wiliam mengirimkan foto Rangga yang ia foto saat bertemu seminggujkk lalu.
"Saya akan lacak sekarang dan memberikan info secepatnya." ucap pria bernama Alex dan panggilan terputus.
"SIALAN PASTI SEMUA INI ADALAH PERBUATAN RANGGA! AKAN AKU KEJAR KAU WALAU SAMPAI KE LUBANG SEMUT SEKALIPUN! teriak Wiliam seraya memukul setir didepannya.
~flash back on~
"Ada apa kau ingin bertemu dengan ku! tanya pria tinggi tegap itu seraya mendudukkan tubuhnya di kursi.
"Aku ingin kau jangan pernah ganggu Inez lagi! Inez adalah kekasih ku!" bentak Pria bule yang terlihat dingin dan angkuh. Namun, ketampanannya tidak berkurang walau bersifat dingin, angkuh dan tegas.
"Kekasih mu kau bilang? Pria itu tertawa kecil "Inez sudah berjanji padaku, ia ingin menikah denganku karena sudah mendapat restu dari ayah dan ibuku!
__ADS_1
"Cih! Kau itu hanya berpura-pura dan memanipulasi dengan alasan ayahmu sakit jantung akut! untuk mencari simpati Inez agar mau menikah denganmu! hal bodoh apa yang sudah kau lakukan dengan bersujud didepan kekasih ku!! agar Inez luluh dengan sikap bodoh mu itu! kau pikir caramu itu elegan, Namun sangat murahan! video murahan mu sudah tersebar di jagat raya!"
Kedua alis Rangga menukik dan menatap tak percaya pada pria bule didepannya.
"kau tidak percaya apa yang sudah aku katakan! kau buka saja sosmed atau kau browsing langsung, bisa kulihat Vidio bodoh mu itu!
Rangga terdiam dan ia membuka sosmed, ternyata benar sudah ada yang menggugah Vidio itu. ia meremas ponselnya dan menatap tajam Wiliam "kau lihat saja aku akan tetap menikahi Inez Karena dia adalah kekasihku!
William terbahak dengan tatapan mengejek "Bukankah kalian sudah berpisah dua tahun yang lalu? karena perbuatan bodoh mu selingkuh dengan sahabat inez!"
Rongga dada Rangga seakan tercekik, ia tidak dapat membalas perkataan Wiliam, sebab yang di ucapkan Wiliam adalah benar.
"Itu bukanlah urusanmu! dan jangan pernah ikut campur urusan pribadiku dengan ines. Akan aku buktikan padamu kalau aku dan Inez akan menikah secepatnya! selesai berbicara penuh ancaman, Rangga berdiri dan meninggalkan Wiliam dengan penuh dendam.
flash back off.
"SIALAN! SUDAH PASTI INI PERBUATAN RANGGA! TERNYATA ANCAMANNYA TIDAK MAIN+MAIN!! kesal Wiliam mencabik.
Beberapa menit kemudian, suara dering ponsel membuyarkan lamunannya. Wiliam melihat nama si penelpon dan menggeser tombol hijau itu.
"Hallo Lex!
"Saya sudah menemukan lokasinya Tuan!
"Good job! kirimkan sharelock nya. Saya akan langsung menuju lokasi!"
"Oke Tuan!
"Dan satu lagi, kalian harus berkumpul di lokasi dan tunggu saya disana!"
"Siap Tuan!
"Rangga! apakah rencana mu akan berhasil, kita lihat saja nanti! gumamnya seraya melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
π₯π₯π₯
@Masih ada ajh orang julid, di bilang alurnya nggak jelas dan Authornya kehabisan bahan, sinetron lah.. Hadeuuu...
@Cerita inez, Wiliam dan Rangga akan Bunda kelarkan dulu, baru cerita Lupita dan Harlan, biar nggak gantung. semua ada benang merahnya dan cuma orang julid yang nggak ngerti cerita iniπ π..
@Yuk terus dukung karya Bunda, jangan lupa untuk follow IG @bunda.eny_76
@Bersambung....π
__ADS_1