Suamiku Seorang CEO

Suamiku Seorang CEO
Terungkap Dalang nya


__ADS_3

"Duduklah! perintah Alfonso. Lupita berjalan mendekat dan duduk disofa tunggal. Ia merasa aneh dengan tatapan ketiga orang didepannya. Harlan suaminya terlihat dingin, Alfonso seperti Algojo yang siap kapanpun akan eksekusi mati, Margaret yang jutek dan senyuman mengejek. Tubuh Lupi sedikit tegang dan kaku walau ia sendiri belum tahu pasti maksudnya memanggil dirinya. Padahal Lupita sudah berniat menemui Harlan untuk bicara masalah rumah tangganya, Namun sepertinya ada hal lain yang akan mereka bicarakan.


Lupita terus menatap wajah suaminya dan mencari sebuah kebenaran dari tatapannya. Masih adakah rasa cinta untuk dirinya.


"Prakk!!


Alfonso melempar Map coklat keatas meja. Membuat atensi Lupi berpindah ke Map itu, pikiran Lupi sedang di tarik paksa untuk mengetahui isi dalam Map tersebut.


"Silakan kau buka isi map itu dan jelaskan semuanya pada kami? cetus Alfonso dengan wajah kesal.


Lupita mengambil Map diatas meja. ia membuka map itu dengan perlahan. Menarik lembaran kertas dari dalam Map. Saat lembar itu berada ditangannya, alangkah terkejutnya Lupita. Desain yang sudah ia buat untuk Ricky sudah berada di tangan Alfonso.


"JELASKAN!! bentak Alfonso.


Lupita tergagap dengan wajah pucat, ia menoleh pada Harlan dan berharap suaminya tidak percaya dengan tuduhan Alfonso dan membela dirinya.


"Ini ke-na-pa desainnya ada disini? tanya Lupita seraya menelan salivanya, tenggorokannya terasa kering.


"DASAR PENGHIANAT! bentak Alfonso. "kau bekerja di perusahaan Vandeles, tapi kau malah menghancurkan dan menusuknya diam-diam dari belakang dengan menjual desain ini pada pemilik Perusahaan Ricky Wardhana!!


"Apa.. Ricky Wardana pemilik perusahaan? Lupita tentu saja terkejut, setahunya Ricky hanya seorang karyawan. Lupita akan meminta penjelasan pada Ricky nanti.


Dada Lupita bergemuruh, jantungnya berdebar tak karuan "Itu tidak benar! bantah Lupita. "Aku tidak menjualnya untuk sebuah perusahaan, Ricky adalah sahabat ku dimasa kuliah dan ia memintaku untuk membuatkan desain perumahan dan perkantoran. Aku membuatnya diluar dari perusahaan Vandeles."


"Tapi kau sudah menjatuhkan perusahaan Vandeles dengan menjual harga sangat murah di bawah harga standar! dimana otakmu bodoh!" bentak Alfonso penuh amarah "Kau bukan saja berkhianat api juga sudah merugikan perusahaan Vandeles!! beraninya kau bekerja disini tapi menjualnya di belakang kami! berapa banyak keuntungan yang kau dapatkan!! sorot mata tajam itu menghunus jantung lupita.


Lupita sudah tak tahan dengan tekanan dan tuduhan dari Alfonso, ia beranjak dari duduknya dan membela diri. "Aku disini bukanlah sebagai karyawan! tapi__" Lupita potong ucapnya.


Alfonso menarik sudut bibirnya "Lalu sebagai apa, Hah! pemilik Perusahaan?! sindirnya.


"Mas! Kenapa kau hanya diam saja. Tolong jelaskan pada pamanmu, Apa hubungan aku dengan mu? tukas Lupita dengan wajah memohon.


Bagai di cocok hidungnya, Harlan hanya mendesah pelan tanpa bisa berkata apa-apa atau membela istrinya sendiri.


"KAU SIAPANYA GOERGIE...?? cetus Alfonso dengan tatapan tajam


"Aku adalah ISTRI SAH Mas Harlan! Mas katakan kalau aku adalah istrimu!


Alfonso terbahak " Jangan mimpi terlalu tinggi! George mana mungkin menikah dengan wanita Kampung macam kau!


Harlan bergeming seraya memijit keningnya yang terasa pusing. wajahnya tertunduk seakan ia tidak bisa berbuat apa-apa, bibirnya terasa Kelu saat ingin berbicara, Namun hatinya menjerit kalau Lupita adalah istrinya.


"Sayang apa kau sakit? tanya Margaret mengusap lembut punggung Harlan.

__ADS_1


"jangan kau sentuh suamiku!! teriak Lupita, menatap tajam kearah Margaret yang disambut senyuman licik oleh wanita yang sudah merebut suaminya.


"Lebih baik kau angkat kaki di perusahaan Vandeles! dan jangan pernah tampakkan lagi wajahmu! mulai hari ini ku haramkan kau menginjak kaki di perusahaan ini! aku masih berbaik hati untuk kau pergi dari sini! kalau aku mau, bisa saja aku jeblosan kau ke penjara dengan tuduhan penipuan dan penggelapan!


"fitnah keji apa yang sudah kau buat Tuan! Lupita menatap tajam ketiga orang didepannya.


"KAU TEGA MAS!! seru Lupita kesal.


"CEPET PERGI DARI SINI! teriak Alfonso meninggikan suaranya.


"SATPAM!!!!!


"Iya Tuan! tiga orang sekurity masuk kedalam ruangan.


"Cepat kalian seret wanita ini keluar!!


Tiga orang sekurity saling bersitatap.


"Cepat! apalagi yang kalian pikirkan!"


"Baik Tuan!!


"KALIAN SEMUA MEMANG JAHAT! teriak Lupita dengan tetesan air mata yang sudah berderai.


"MAS! KENAPA KAU HANYA DIAM SAJA AKU DI PERLAKUAN SEPERTI INI!!! Lupita berteriak tak terima.


Saat sudah didepan pintu Lupita bersuara lantang. "TUNGGULAH PEMBALASAN DARI TUHAN!!!


**


Lupita mengambil semua barang dan berkasnya yang sudah ia masukkan kedalam kardus.


"Lupita!!


"Inez...!!! hiks..


Lupita dan Inez berpelukan, Lupita menangis di bahu Inez "Aku tidak kuat menghadapi semua ini, Mas Harlan sangat jauh berbeda dan terasa asing bagiku." hiks..


"Sabarlah, pasti semua ada hikmahnya. Bukankah ada pelangi setelah hujan, dan pastinya ada kemudahan setelah kesulitan."


Lupita mengangguk "Aku akan pulang sekarang dan ingin menemui Ricky!


"Jaga dirimu baik-baik, hubungi aku bila ada perlu. kita bukan hanya sahabat, tapi juga kelurga."

__ADS_1


Lupita tersenyum dan melangkah pergi meninggalkan perusahaan Vandeles.


**


Karena penasaran dan tidak tenang dengan keadaan Lupita, Inez berniat datang ke ruangan suaminya dan ingin tahu kejelasan masalah Lupita, karena ia tak tega mau bertanya dengan Lupita.


Setelah naik lift dan berhenti dilantai 25. Inez kebelet pipis. sebelum masuk ke dalam ruangan William, Inez lebih dulu ke toilet. Saat ia ingin membuka pintu toilet, inez mendengar suara seseorang sedang menelpon.


"Akhirnya tujuan ku berhasil, Georgie Sudah masuk kedalam perangkap ku, sebentar lagi ia akan berpisah dengan wanita Kampungan itu! akulah satu-satunya yang akan jadi istrinya. Hahahaha... "Terima kasih Della, pelet itu sungguh manjur dan Georgie seakan lupa dengan istrinya."


"Sialan! ternyata ini perbuatan Margaret dan Della. Untung saja aku sudah merekam percakapan wanita iblis itu, rekaman ini sebagai bukti nyata dan aku yang akan menghancurkan mu Margaret!" inez sangat geram, sebelum Margaret tahu ia merekamnya. inez urungkan untuk pipis dan pergi dari toilet.


"CKLEK!


"Kak..."


"Sayang ada apa...?! bukankah ini belum makan siang?


"kak! Inez menarik tangan suaminya yang sedang mengetik diatas keyboard. "Ayo aku ingin bicara penting."


Wiliam mengerutkan keningnya "Masalah penting apa? Wiliam mengikuti istrinya duduk di sofa.


Inez mengatur nafasnya yang tersengal "Kak! ternyata tuan Georgie kena pelet Margaret! pantas saja sikapnya berubah pada Lupita."


"Hah?! pelet apa..?


"Kakak pasti pernah dengarkan, ilmu magic supranatural, guna-guna dan semacamnya."


"Iya di negara ku ada semacam vodo dan ilmu magic. sepertinya di seluruh dunia hal semacam itu pasti ada dan tergantung kepercayaan individu Itu sendiri."


Inez mengeluarkan ponsel dari saku jasnya dan menyalakan rekaman suara Margaret. Wiliam terbelalak saat mendengar rekaman itu.


"KURANG AJAR KAU MARGARET! Wiliam mengerang kesal "Sayang.. ini tidak bisa didiamkan, kita harus bangunkan kesadaran Tuan Goergie sebelum semuanya terlambat."


"Baiklah Kak! setelah pulang dari kantor kita temui ustadz Yusuf, ustadz ini adalah kenalan temanku, beliau bisa mengobati penyakit ghoib, dan melunturkan ilmu hitam, guna-guna, pelet dan sejenisnya."


"Iya sayang kita akan ke sana setelah pulang kerja, dan rekaman ini buat bukti jebloskan Margaret dan Della ke penjara."


Inez tersenyum "Akhirnya terbongkar semua kebusukan dua ular itu! Allah itu maha adil, salah dan benar tidak akan tertukar."


"Istriku sangat bijak dan cerdas, aku bersyukur memiliki mu." Wiliam menarik Inez kedalam pelukannya dan mencium bibir istrinya.


💜💜💜

__ADS_1


@Bersambung.....


__ADS_2