
Tapi Nona Lupita sudah dua hari tidak ada di perusahaan ini Tuan? bukankah Tuan Alfonso sudah mengusirnya?
"Apa-apa? seperti baru terbagun dari mimpi buruk, Harlan baru teringat istrinya kembali, wajahnya membantu dan bibirnya gemetar.
"LUPITA!! pekik Harlan, ia berlari dari ruangannya dan masuk kedalam lift. Di parkiran ia masuk kedalam mobil dan melajukan dengan kecepatan tinggi.
Ceklek!
"Sayang..."
"Iya kak!
"Tuan Goergie sudah sadar, dan teringat Nona Lupita istrinya."
"Benar kah? Alhamdulillah..." Inez berucap syukur.
"Aku akan kejar tuan Goergie, ia sedang menyusul Nona Lupi, aku takut kenapa-napa. kalau nanti sore aku belum sampai kantor, kamu langsung pulang ke apartemen."
"Iya kak!
Wiliam melangkah dengan cepat menuju parkiran dan menyusul Goergie ke rumahnya.
"LUPITA!!!!
Harlan menepikan mobilnya asal, ia menutup mobil dengan keras setelah keluar dari mobil dan berlari kedalam rumah.
"LUPITA....!!!!
Tidak ada jawaban ia berlari menaiki anak tangga menuju kamarnya.
"Ceklek!
"LUPITA.....!!!!!
Harlan mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan kamar, namun ia tidak menemukan sosok istrinya disana. Dengan langkah cepat ia mencari di kamar mandi.
Ceklek!
"Sayang....!! nihil, Harlan tidak melihat sosok Istrinya. ia beralih keluar balkon, juga tidak ada.
"Lupita kau berada dimana? Harlan mendesah kasar
"Ruangan kerja..? Harlan berjalan kearah ruangan kerjanya walau ia tahu Lupita jarang masuk kedalam ruangan kerjanya. Tetap tidak menemukan keberadaan istrinya.
"Aaarrgghh...!! kau kemana Lupi..?!
Tok! tok! tok!
"Siapa...?!
"Saya Tuan, bi Ijah..."
""Ada apa..? tanya Harlan menoleh wanita paruh baya yang berdiri diambang pintu.
"A-nu Tuan...." ucapnya tergagap
"Anu apa? jawab yang benar?! ketus Harlan, ia sedang stress memikirkan istrinya tidak ada dirumah.
"Dimana Istriku?!
"Nona Lupita sudah pergi..." ucapnya dengan wajah tertunduk.
__ADS_1
"Ap-apa maksudnya? Harlan mengerutkan keningnya dan berjalan mendekati bi Ijah.
"Dua hari yang lalu Nona pergi dari rumah."
"Kau jangan bercanda! bentak Harlan dan ia menerobos keluar ruangan. Masuk kedalam kamar dan membuka lemari. Alangkah terkejutnya Harlan pakaian Lupita sudah kosong.
"TIDAK LUPITA...!!!
"LUPITA....!! KENAPA KAU HARUS PERGI, KENAPA KAU TINGGAL KAN AKU!!
Harlan berteriak sambil melempar sebuah beda-beda yang berada di dalam kamar.
"PRANK! PRANK! PRANK...!!!
"AARRGGGHHH......!!!! Harlan menjambak rambutnya frustasi.
"Tuan...!! William masuk kedalam kamar menenangkan kondisi Tuannya yang sudah berantakan. Harlan menjatuhkan dirinya ke lantai seraya menangis sesenggukan. "Lupita aku sangat mencintaimu, kenapa kau harus pergi dari hidupku, kenapa...?!
"TUAN sabarlah, semua ini tidak sepenuhnya salah Nona. Ia pergi karena sikap Tuan selama ini padanya yang sering marah dan tidak pernah peduli dengan keadaan Nona, hingga ia putus asa dan pergi dari kehidupan Tuan."
Harlan mengentikan tangisannya lalu menatap nelayang pada asistennya yang selalu setia padanya. Dengan kasar Harlan menarik kerahnya "Apa maksud dari semua perkataan mu! Hah...!! bentak Harlan dengan sorot mata tajam.
"Saya akan ceritakan semuanya kenapa Nona pergi dan keadaan Tuan Georgie di bawah pengaruh dan kendali seseorang."
"Apa maksudmu? Harlan mulai mengendurkan eratan tangannya dan melepaskan perlahan.
Harlan dan William terduduk bersandar pada dinding. Wiliam mulai menceritakan semuanya dan kejadian mistik yang dialami Harlan, membenci isterinya tiba-tiba dan tidak pernah perduli dengan keadaan Lupita. Awalnya Harlan tidak percaya dengan hal berbau mistik dan guna-guna. Wiliam memberikan rekaman suara Margaret yang sedang berbicara dengan Della. Wiliam juga perlihatkan foto barang bungkusan kain putih yang ia temukan di bawah kolong meja kerjanya. Ia foto dulu sebagai bukti, lalu ia bakar benda itu, terbukti Harlan kembali sadar dan mengingat Istrinya.
"LUPITA MA'AFKAN AKU....!!! airmata Harlan kembali menetes, hal yang tidak pernah ia lakukan pada siapapun kecuali pada istrinya.
"Aarrgghh...!! brengsek kau Margaret, Della..!! ku pastikan kalian tidak akan pernah bisa hidup tenang!! aku akan membalas perbuatan kalian berdua karena telah meracuni otakku! seru Harlan emosinya sudah meletup-letupan bersama dadanya bergemuruh.
"Anda mau kemana Tuan?
"Kita harus buat laporan kepolisian untuk menjebloskan mereka ke penjara. Setelah itu kita kerumah Lupita, aku yakin ia berada disana!"
"Baik Tuan!!
***
Di sebuah Hotel..
"Anda mau kemana Nona! tanya dua orang bodyguard didepan pintu kamar Alfonso.
"Aku ingin bertemu dengan Daddy Alfonso!"
"Tuan Alfonso tidak bisa diganggu!"
"Katakan aku harus bertemu dengannya kalau tidak aku akan berteriak agar semua orang yang menginap di hotel ini terganggu!"
"ALFONSO BUKA PINTUNYA!!! teriak Della didepan pintu.
"Biarkan dia masuk! seru Alfonso dari dalam kamarnya. Bodyguard itu membuka pintu untuk Della masuk kedalam kamar.
"Alfonso...! kau mau pergi kemana? Della melihat sebuah koper berada di sisi ranjang.
"Aku harus pulang ke negara ku!
"Tidak bisa!! bagaimana dengan aku?! mata Della sudah berkaca-kaca.
"Kau bisa melanjutkan hidup sendiri!"
__ADS_1
"Sayang.. kenapa kau berubah padaku? Della memeluk tubuh Pria paruh baya itu dari belakang. "Aku sangat mencintaimu, aku sudah menyerahkan tubuh dan keperawatan ku, Kenapa kau mau meninggalkan ku! AKU HAMIL ANAKMU DADDY! BUKANKAH KAU BERJANJI AKAN BERTANGGUNG JAWAB!!!
"GUGURKAN ANAK ITU!! aku sudah peringatkan kau untuk mengugurkan janin sialan itu! aku sudah memberikan mu rumah, mobil, uang..! apa itu tidak cukup, Hah!"
"Tidak, aku tidak butuh itu, aku butuh dirimu! aku tidak ingin mengugurkan janin ini, dia tidak bersalah!! airmata Della sudah berjatuhan.
"Dasar gadis bodoh!! Seharusnya kau tidak kecolongan saat melakukan hubungan! itu terserah padamu, aku harus pergi sekarang! Alfonso meninggalkan kamar itu bersama dua orang bodyguard nya.
"Daddy ku mohon jangan tinggalkan aku!!!
Della tidak mau tinggal diam, ia berlari mengejar ke lobby hotel, saat pintu mobil Alfonso terbuka, Della masuk menerjang kedalam mobil. Alfonso terkejut dan mendorong tubuh Della untuk keluar dari mobil. Dengan gerakan cepat Della menarik pistol yang berada di pinggang Alfonso. Tangannya menodongkan ke dahinya "Aku akan tembak kepalamu bila kau kabur, Daddy!!
"Del, Della... kau jangan nekad? Alfonso merendahkan suaranya dan ketakutan
"Keluar kau! pekik Della pada seorang supir, setelah pria itu keluar dengan tubuh gemetar, Alfonso disuruh menyetir dan pindah kedepan diikuti Della di sampingnya.
"Jalan!! teriak Della.
Alfonso melajukan mobilnya. Perdebatan terus terjadi didalam mobil. "Aku tidak main-main akan tembakan pistol ini kekening mu, bila kau berkelit dari tidak mau bertanggung jawab!! pekik Della sudah seperti orang kesetanan.
"Apa mau mu Della!! tukas Alfonso masih terus melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"kau nikahi aku! anakku butuh seorang Ayah!
"Lebih baik kau mati saja Della! dari pada aku harus menikahi wanita murahan sepertimu, kau bisa hancurkan reputasi ku!! batin Alfonso menjerit.
Alfonso sengaja melajukan mobilnya dengan brutal dan melebihi kecepatan normal.
"Alfonso apa yang kau lakukan! Alfonso berhentiiii!!! teriak Della ketakutan.
"LEBIH BAIK KAU MATI DELLA DARIPADA MENGHANCURKAN HIDUP KU!!!!!!
TIIIINNNN....!!!!!! TIIIINNNN.....!!!!!
"AWASSSS....! ALFONSO REEMMM!
Saat melewati tikungan Alfonso tidak bisa rem mendadak karena laju mobil dengan kecepatan tinggi. Dan.....
"BRAKKKK!!!!
"AAAAAAAAHHHHHH........!!!!!!
Karena tidak ada keseimbangan mobil mereka menembus pagar pembatas dan terjun bebas ke jurang.
"BRAKK!!!
"BRAKK!!
Mobil menghantam tebing dan berakhir tragis
"DUAAAARRRRR!!!!💥🔥🔥🔥💥
Mobil mereka hangus terbakar bersama suara ledakan yang maha dahsyat. Semua orang yang berada disekitar melihat kejadian tragis itu dan mengabadikan ponsel masing-masing.
💜💜💜
@Maaf besok ya All episode terakhir nya, menuju ending. So ikuti diakhir cerita Goergie Vandeles dan Lupita Lopez 😂😍
@Yuk terus dukung karya Bunda, jangan lupa untuk follow IG @bunda.eny_76
@Bersambung....
__ADS_1