Suamiku Seorang CEO

Suamiku Seorang CEO
Penolakan Membawa Petaka


__ADS_3

Saya sudah menemukan lokasinya Tuan!


"Good job! kirimkan sharelock nya. Saya akan langsung menuju lokasi!"


"Oke Tuan!


"Dan satu lagi, kalian harus berkumpul di lokasi dan tunggu saya disana!"


"Siap Tuan!


"Rangga! apakah rencana mu akan berhasil, kita lihat saja nanti! gumamnya seraya melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Wiliam menuju pom bensin untuk mengisi bahan bakar minyak, beruntung ada pom bensin yang buka 24 jam. Tak lama ponselnya bergetar, ia menepikan mobil di bahu jalan untuk membuka pesan masuk.


"Apa? luar kota? Rangga telah membawa Inez keluar kota. Brengsek!!


Wiliam menghubungi Alex untuk menanyakan kebenarannya, karena ia masih tidak yakin dengan lokasi yang Alex kirimkan.


"Hallo Lex! apa benar lokasi yang kau kirim berada di luar kota?


"Benar Tuan, alamat itu berada diluar kota. Pria itu membawa Nona Inez ke Surabaya."


"Bagaimana mungkin, saya tidak tahu daerah sana! kau tahu bukan? aku baru satu tahun setengah tinggal di Indonesia."


"Begini saja, kita berangkat bareng ke Surabaya. kita bertemu di Cafe tempat biasa Tuan."


"Baiklah kita bertemu disana."


Wiliam mulai melajukan mobilnya ketempat yang sudah ditentukan.


*


*


Mentari pagi menyinari bumi, sepasang bola hitam membuka dengan perlahan, sinar matahari menyilaukan mata wanita cantik yang sedang berbaring di atas pembaringan.


"Aku berada dimana? gumamnya lirih


"Kau sudah bangun sayang..."


Deg!


Mata gadis itu mengerjab dan membelalakkan matanya saat melihat sosok pria yang duduk di tepi ranjang.


"Rangga! kenapa kau ada disini? dimana aku sekarang?!


"Kau tidak usah khawatir, aku selalu berada di dekatmu."

__ADS_1


"Apa maksudmu berkata begitu? Inez terdiam dan ia mulai mengingat kejadian semalam.


"Tunggu! Bukankah semalam aku berada di perkantoran MK? ada dua orang laki-laki datang mendekatiku, lalu membekap mulutku hingga aku tidak sadarkan diri. Apa jangan-jangan pria yang menculik ku adalah kau!" menatap tajam netra Rangga yang tersenyum pada Inez. Entah apa arti senyuman itu, Namun inez melihat ada aura kemenangan sudut bibir Rangga.


"Inez! Aku ingin menagih janji padamu, sekarang menikah denganku!


"Ap-apa?? Apa kau sudah gila Rangga! tidak semudah itu kau ingin menikah dengan ku tanpa restu dari ibu dan juga adikku!


"Kau tidak usah khawatir sayang, ibumu sudah merestui hubungan kita dan pernikahan kita akan segera dimulai hari ini!"


"TIDAK! aku tidak mau! jadi semalam kau yang telah menculik aku! Kau memang jahat Rangga, mengambil kesempatan disaat sudah tidak ada karyawan!


"Sudahlah Inez, sekarang kita nikmatin hari kebahagiaan kita berdua. Sebentar lagi kita resmi menjadi suami-istri!"


Cih! aku semakin muak padamu Rangga! Darimana kau tahu keberadaan ku di kantor MK!"


"Ck! apa kau lupa perusahaan Martin Kwitang (MK) adalah tempat aku bekerja. posisi ku lumayan sebagai supervisor. Kau tidak akan kekurangan hidup denganku. Dan sebentar lagi aku akan di angkat jadi manager keuangan."


"Aku tidak tertarik dengan kedudukan mu, kau bisa cari wanita lain yang lebih cantik dan berkelas dariku! untuk apa kau ingin menikah denganku bila kau memiliki kedudukan yang tinggi di perusahaan MK!"


"Karena aku mencintaimu Inez!


"Bulshit!! sekali penghianat tetaplah penghianat! masih berpacaran saja kau sudah tak setia, bagaimna bila kita menikah? aku tidak jamin kau akan setia! jadi kubur lah niatmu ingin menikahi ku!


Inez beranjak dari ranjang dan Ingin pergi, Namun tangannya di tarik oleh Rangga. "kau tidak akan pergi ke mana-mana Inez! kau harus tetap disini sampai perias datang untuk mendandani mu!"


PLAKK!!


"Beraninya kau menampar ku inez! menatap tajam wanita didepannya "Kau sudah berjanji bukan? demi Ayahku kau mau menerima lamaran mu, apa kau lupa?! bentak Rangga.


"LEPASKAN! Inez berontak dengan menarik tangannya "AKU TIDAK BISA! AKU TIDAK BISA BOHONGI PERASAAN KU! AKU TIDAK PERNAH LAGI MENCINTAIMU RANGGA!!


"Apa kau bilang? dengan kesal Rangga menjambak rambut Inez.


"Aaawww! lepaskan Rangga ini sakit! jangan kau tarik rambut ku! teriak Inez.


"KAU DENGAR INEZ! KALAU KAU TIDAK DAPAT AKU MILIKI, WILLIAM JUGA TIDAK BISA MENDAPATKAN MU!! menghempaskan rambu Inez dari genggamannya.


"Apa,? Wiliam...? Apa maksud mu bawa-bawa nama Wiliam, aku tidak ada hubungan apa-apa dengannya!


"Kau pikir aku bodoh! seminggu yang lalu aku bertemu dengan William, dan dia mengancam ku untuk menjauhi mu! tapi aku tidak bisa menjauh dari hidupmu Inez, aku tidak ingin mengecewakan ayah dan ibuku dan meminta untuk menikahi mu!


Mata Inez berkaca-kaca, ia tak menyangka pria yang pernah ia cintai sudah berbuat kasar dengan cara menjambak rambutnya.


"Wiliam? apa yang sudah kau lakukan? untuk apa dia menemui Rangga." gumamnya dalam hati "Ya Tuhan tolong aku, selamatkan aku dari pria sikopat ini! batinnya lirih.


"Cepat lah kau mandi! sebentar lagi kau akan di rias!

__ADS_1


"Tidak! aku tidak mau! mana mungkin aku mau menikahi laki-laki sikopat seperti mu! Bahkan ibuku pun tidak akan sudi anaknya menikah dengan pria jahat sepertimu! kini aku baru tahu sifat asli mu!


"DUKK! sudah diam!" Rangga meninju dinding di samping Inez dengan rahang mengeras. lalu Rangga menarik rahang Inez kasar "Jangan pernah berani melawan ku! aku sudah sering minta baik-baik padamu, Namun kau selalu menolak dengan sombongnya, bahkan aku rela mempermalukan diriku sendiri dengan bersimpuh di kakimu. Kau tahu? ada orang yang merekam kejadian itu dirumah sakit, sekarang Vidio itu sudah menyebar ke sosial media! sekarang juga kau harus menikah denganku!" menghempas kasar rahang Inez bersama nafas Rangga yang tersengal menahan amarah.


Inez gelengkan kepala, bersama terjatuhnya tetesan airmata "Lebih baik kau bunuh aku saja Rangga, daripada aku harus menikah dengan mu!


"KENAPA??! APA KARENA KAU MENCINTAI WILLIAM! HAH!! teriak Rangga didepan wajah Inez.


Inez yang merasa sudah tertekan mulai melawan "IYA! AKU MENCINTAI WILLIAM! AKU HANYA MAU MENIKAH DENGAN WILLIAM!!"


"PLAKK!!


Tamparan keras mendarat di pipi Inez. Inez terkejut dan menatap wajah Rangga dengan pipi memerah "AKU TIDAK PERNAH MENYANGKA BUSA JATUH CINTA PADA PRIA SIKOPAT SEPERTIMU! MENYESAL DULU AKU MENGENAL MU!"


Saat Rangga ingin menampar kembali wajah Inez, Namun wanita cantik itu berteriak "Ayo pukul aku sepuas mu! aku tidak akan melawan, tapi aku akan laporkan tindakan mu kepolisian karena sudah menganiaya seorang wanita yang lemah! PUKUL AKU!!! teriak Inez histeris.


Rangga menjatuhkan tangannya sambil mengepal kuat "Tidak usah bersandiwara, cepat kau bersihkan tubuhmu, kita akan menikah secepatnya hari ini!"


Mata Inez melotot dan menatap benci pria di hadapannya "Apa hak mu memaksa ku, Hah! aku yang menentukan jalan hidup ku dan dengan siapa aku akan menikah!


"Dasar wanita keras kepala! Baiklah kalau kau masih bersikeras!" Rangga mengambil ponselnya dan melakukan panggilan Vidio call dengan seseorang, ia sengaja menyalakan speaker.


"Hallo Joe loe udah dimana?!


"Gue udah berada di rumah wanita bernama Inez, sekarang masih memantau keadaan dan tinggal tunggu perintah Bos!"


"Bagus! apa kau sudah menaruh BOM di dalam rumah mereka? disana hanya tinggal ibunya dan dua adik Inez."


Inez yang mendengar obrolan mereka berdua melalui video call sangat terkejut "Apa maksud mu Rangga! Kenapa Kau jahat pada keluarga ku! dia itu Ibu dan adikku! please jangan pernah kau lukai mereka! Air mata Inez terus berderai menahan sesak didada.


Hahahaha... Menyerah inez bila kelurga mu Ingin selamat! ujar Rangga seraya perlihatkan vidio rumah Inez di kampung.


"IBU!!! seru Inez saat melihat ibunya sedang duduk di teras bersama adiknya.


"Bagaimana Inez? bila kau menolak, ibu dan kedua adikmu akan hangus berserta rumah peninggalan Keluarga mu dan hancur bersama ledakan bom." ucap Rangga tersenyum puas.


"DASAR BIADAB!!! menatap tajam Pria yang sudah melukai hatinya, bahkan pengorbanan Inez dulu sia-sia belaka, penolakan cinta telah membawa dirinya dalam petaka.


"Hiks.. hiks.. hiks... Tubuh Inez lemas dan terjatuh terduduk dilantai.


"IBUUU!!! IRA!!!! INDRA!!!


Seru Inez berteriak memanggil orang-orang yang ia sayangi.


🔥🔥🔥


@Sorry Up nya kesorean, karena habis Ambi raport anak-anak dulu, bagaimana dengan ibu-ibu yang lain nih, sudah Ambi raport juga?

__ADS_1


@Yuk terus dukung karya Bunda, jangan lupa untuk follow IG @bunda.eny_76


@Bersambung....😍


__ADS_2