Suamiku Seorang CEO

Suamiku Seorang CEO
Kegagalan Kedua Kali


__ADS_3

"Saya nikahkan dan kawinkan engkau keponakan saya Inez Wulandari binti Atmaja dengan Rangga Adipura bin Parjono dengan mas kawin Uang tunai 300 juta di bawah tunai."


"Saya terima Nikah dan kawinnya__


"TUNGGU!!!


Suara teriakan seorang pria menggema di dalam gedung. Nafasnya tersengal menahan sesak. Semua orang menoleh kearah sumber suara itu.


"KAU! pekik Rangga terkejut saat melihat pria yang menjadi rivalnya berdiri didepan pintu dengan tiga orang bodyguard di belakangnya.


Wajah Inez yang sejak tadi hanya tertunduk, mengangkat wajahnya dan mendadak tegang saat melihat pria yang sedang menatapnya "WILL-AM...?? ucapnya pelan, seketika jantungnya berdegup kencang, aliran darahnya berdesir, Inez hampir tak percaya dengan kedatangan seorang Pria yang pernah menjadi kekasihnya, ia datang tepat waktu disaat Inez membutuhkan dan dapat menggagalkan pernikahannya secara paksa.


"PAK PENGHULU! ANDA TELAH SALAH MENIKAHI ORANG!! WANITA ITU KEKASIHKU, DIA TELAH DICULIK OLEH PRIA BUSUK INI!! teriak Wiliam dan tangannya menunjuk wajah Rangga.


"JANGAN FITNAH!! INEZ SUDAH BERJANJI AKAN MENIKAH DENGAN KU BODOH!! PAK PENGHULU BAIKNYA KITA TERUSKAN IJAB QOBUL INI! seru Rangga, terlihat seraut wajahnya pucat dan tegang.


"Ada apa ini..? kenapa jadi ribut-ribut! pak Parjono Ayah Rangga terlihat tegang dan bingung dengan keributan yang terjadi, lalu ia menoleh pada anaknya yang terlihat emosi.


"Rangga jelaskan pada Bapak, Kenapa ada orang datang dan berteriak-teriak mengaku inez adalah kekasihnya!"


Rangga berjalan mendekat kearah ayahnya "Pak, tenang ya, ini hanya kesalahpahaman saja dan bapak tidak usah dengar omongan orang gila itu. dia datang ke sini hanya untuk mengacaukan rencana pernikahanku!


"IYA, TAPI PRIA ITU SIAPA??! tanya pak Parjono penasaran.


"Cepat kau katakan pada Bapakmu, dan batalkan pernikahan ini sebelum semua kebusukan mu akan terbongkar!" seru Wiliam menatap dua pria beda generasi didepannya, Ayah dan anak itu saling bersitatap.


"DIAM KAU! BERANINYA KAU DATANG DI ACARA PERNIKAHAN KU!! bentak Rangga, ia berjalan cepat kerah Wiliam, tangannya sudah mengepal dan mengarahkan kewajah Wiliam, Namun dengan cepat Wiliam menghindar dan balik memukul wajah Rangga.


BUGH!! BUGH!! BUGH!!


Bibir dan hidung Rangga mengeluarkan cairan kental berwarna merah, aksi saling pukul pun terjadi.


"SUDAH HENTIKAN!! teriak pak Parjo melerai keduanya, namun mereka berdua tidak peduli dan terus saling pukul.


"BUGH!!


"BUGH!!


Satu pukulan mengenai wajah Wiliam. Saat tiga bodyguard itu ingin membantu bosnya. tangan Wiliam memberi isyarat untuk tidak maju.


"Jangan lawan dia! pria brengsek itu adalah bagian ku! biar aku yang habisi! emosi Wiliam sudah tidak terkendali, pukulan telak mengenai perut Rangga dan menghantamkan nya bertubi-tubi.


"BRENGSEK KAU! Beraninya kau pergi membawa Inez! Wiliam terus memukuli Rangga, begitupun sebaliknya.

__ADS_1


"SUDAH CUKUP! JANGAN KAU HAJAR LAGI ANAK KU!! pak Parjo berteriak. ia berjalan mendekati anaknya yang tersungkur di lantai. "Saya akan tuntut kau! menunjuk wajah Wiliam. "Seenaknya kau pukul anakku!"


"Silakan kalau Bapak mau tuntut saya! tapi sebelum anda tuntut saya, anak anda yang akan saya jebloskan kedalam penjara karena sudah penculikan Nona inez dan pemaksaan untuk menikah!" Wiliam menarik sudut bibirnya dan terkekeh.


"KEPARAT KAU!!" bentak Rangga.


"kenapa semua jadi kacau begini! ijab qobul akan dilanjutkan atau tidak? tanya pak penghulu terlihat gusar, karena baginya baru pertama kali diacara pernikahan ada keributan dan merebutkan calon mempelai wanita.


"Saya tetap ingin menikah dengan calon istri saya! Rangga berusaha berjalan maju dan berhenti di meja, ia melihat Inez masih tertunduk dan ketakutan.


"Ingat inez, bila kau menolak pernikahan ini, keluarga mu adalah taruhannya, apa kau rela bila kelurga mu mati secara mengenaskan!" bisik Rangga penuh penekanan. Terpaksa Inez mengagkat wajahnya dan menatap benci pada Pria yang sebentar lagi menjadi status suami. "kau memang iblis berkedok manusia! maki Inez pelan.


"TOLONG JANGAN LANJUTKAN PERNIKAHAN INI! seru Wiliam dan berjalan kedepan Pak penghulu "PERNIKAHAN MEREKA TIDAK DI DASARI CINTA, NAMUN SEBUAH ANCAMAN DAN KETERPAKSAAN!!


"Biarkan saya angkat bicara dan menanyakan pada calon mempelai wanita. Apa benar pernikahannya ini karena keterpaksaan atau tidak! biar masalah ini cepat selesai dan jangan ada keributan lagi. karena saya masih harus menikahkan di beberapa tempat." ujar Pak penghulu memberikan pendapat.


"Silakan tanyakan pada Nona Inez. Apa Rangga memaksanya atau tidak! lihat saja raut wajah mempelai wanita begitu tertekan dan takut! Wiliam masih terus celoteh seraya menatap sedih pada wanita yang sudah lama mengisi hatinya.


"Baiklah, saya akan ajukan pertanyaan pada mempelai wanita. Saya harap keputusan Nona inez benar-benar dari dalam hati dan tidak ada paksaan atau intimidasi dari siapapun."


Inez mengangguk sebagai respon.


"Nona Inez apakah benar pernikahan anda bersama Nak Rangga adalah sebuah keterpaksaan atau tekanan dari pihak Pria?


"Inez! katakan dengan sejujurnya kalau kau di culik dan dipaksa menikah oleh Pria sialan ini!" Wiliam terus meyakinkan Inez.


"Berhenti kau menghina ku! bentak Rangga.


"Silakan bicara Nona Inez, maaf waktu saya tidak banyak." ucap Pak penghulu.


Pegangan tangan Rangga semakin kuat dan keras, membuat Inez meringis kesakitan. Pada akhirnya Inez gelengkan kepala "Tidak Pak!"


"Tidak apa..? tolong katakan yang jelas."


"Ti-dak ada yang memaksa saya." jatuh sudah tetesan airmata Inez yang sejak tadi ia tahan.


Wiliam terkejut dengan penuturan Inez dan ia mendengus kesal seraya menghempaskan nafas kasar "kenapa inez tidak mengatakan sejujurnya. Apakah Inez dalam tekanan? batinnya seraya menoleh alroji di pergelangan tangannya "Sial Alex lama sekali!"


"Inez! kenapa kau tidak jujur? apa Rangga telah menekan mu? jangan takut aku selalu ada di pihak mu dan akan terus melindungimu!


"BERHENTI MENDOKTRIN INEZ! PERGI KAU DARI SINI!" bentak Rangga emosi, memberikan tatapan tajam pada Wiliam, walau wajahnya banyak luka disebabkan oleh Wiliam.


"Semua sudah dengar sendri bukan? kalau inez tidak terpaksa menikah dengan ku. Cepat Pak kita lanjutkan! perintah Rangga merasa menang dan besar kepala.

__ADS_1


"Baiklah! Silakan duduk kembali dan kita akan lanjutkan. Tolong yang tidak berkepentingan harap diam dan menerima keputusan dari nona Inez! agar acara ijab qobul berjalan lancar." ujar Pak penghulu memperingati.


"Silakan wali nikah sebagai adik kandung dari Almarhum pak Atmaja selaku Paman Nona Inez untuk berjabat tangan dengan saudara Rangga" mereka berdua berjabat tangan kembali.


"Saya nikahkan dan kawinkan engkau keponakan saya Inez Wulandari binti Atmaja dengan Rangga Adipura bin Parjono dengan mas kawin Uang tunai 300 juta di bayar tunai."


"Saya terima Nikah dan kawinnya Inez_


"BERHENTI!


Teriak seorang wanita. Semua mata tertuju pada wanita paruh baya yang berjalan mendekat dari arah pintu. Wiliam tersenyum puas, akhirnya semua rencananya berjalan dengan baik.


"IBU...." teriak Inez.


Rangga terkejut dan membelalakkan matanya lebar-lebar, ia terlihat syok dan tak percaya. "Bukankah ibu dan adik inez masih berada di kampung? lalu dimana anak buahku? batinnya berkata lirih.


"Mau kemana kau! menarik tangan Inez saat ingin berlari memeluk ibunya.


Inez menepis tangan Rangga kasar "PLAKK! ia menampar dengan keras "DASAR PENJAHAT! TAK SUDI AKU MENIKAH DENGAN MU! LAKI-LAKI PENGECUT YANG HANYA BISANYA MENCULIK DAN MENGANCAM KU JUGA KELURGA KU!" teriak Inez dan berlari kearah ibunya.


"IBU! hiks... hiks ..


"Inez anakku! Mereka saling berpelukan erat "Kau tidak apa-apa Nak? wanita paruh baya itu mengurai pelukannya dan mengusap lembut airmatanya "Ma'afkan ibu hampir terlambat datang dan membuat mu menderita seumur hidup dengan menikahi pria biadab itu!


"Apa-apaan ini! teriak Pak Parjo tak terima. "kenapa ibu malah mengacaukan pernikahan anak ibu sendiri dengan anakku, bukannya kita sudah sepakat untuk menikahkannya."


"Saya tidak akan pernah rela nikahkan anak saya dengan pria sebejad Rangga! Anak Bapak itu jahat telah menculik inez dan mengancam kelurga saya. Rangga menyuruh orang akan membunuh kami semua dengan membakar rumah kami bila Inez tidak mau menikah dengannya!" bentak Surti ibu yang telah melahirkan Inez, di hadapan semua orang.


"Ap-apa...? mereka semua terkejut, bahkan Pak Parjono begitu syok. Wiliam tersenyum sarkas seraya melipat kedua tangan didada, ia ingin menyaksikan kehancuran kelurga Rangga.


"Ibu jangan fitnah anak saya!"


"FITNAH! BAPAK BILANG SAYA FITNAH!!! baiklah akan saya tunjukkan buktinya.


"Masuklah! seru Surti sambil menatap tajam kearah Rangga.


Dua orang Pria masuk kedalam dengan kedua tangan di borgol bersama beberapa orang kepolisian. Rangga membulatkan matanya dan tentu saja terkejut anak buahnya sudah tertangkap polisi.


🤩🤩🤩


@Maaf telat update karena di real sibuk banget, sepupu nikahan jadi minggu ini sangat repot, seharusnya bulan ini sudah TAMAT, namun karena ada kendala akan terus di lanjut sampai tuntas.


@Yuk terus dukung karya Bunda, jangan lupa untuk follow IG @bunda.eny_76

__ADS_1


@Bersambung....😍


__ADS_2