
WELCOME BACK READERS!!❤️❤️
Tolong kasih jejak kalian setelah membaca!! HAPPY READING ❤️
...•••••...
Bertepatan dengan weekend setalah dua hari dikurung dua abangnya yang sangat posesif tidak diizinkan sekolah.
Kini tibalah Retha menagih janji Marvel saat gadis itu sudah sembuh total.
Flashback on
Motor sport berhenti di depan mansion yang dijadikan markas BS di Indonesia. Tidak terlalu banyak anggota namun cukup kuat jika dikerahkan untuk menyerang.
Arga, si pengemudi motor berjalan memasuki mansion dengan tangan membawa tas kain berisi berbagai makanan.
"Bawa apa?". Tanya Marvel yang sedang duduk di sofa dengan memangku laptop bersama Richard. Untuk Felix, pemuda itu yang menghandle perusahaan atas izin bokapnya Felix tentu saja.
Rafael yang ada di new York tidak bisa menghandle langsung karena jarak.
"Yeyyy!! Dah datang".
Belum menjawab pertanyaan abangnya, Arga melihat Retha berlari dari tangga dengan tubuh dibalut selimut dan kening ditempeli jel penurun demam.
Dengan cepat Retha mengambil tas berisi makanan dan mengeluarkan nya satu per satu dengan ceria.
"Siapa yang izinin makan itu". Ucap Marvel tegas membuat pergerakan Retha terhenti dan menatap abangnya sendu.
"Abang~~!!".
"No". Ucap Marvel tanpa bisa dibantah.
"Arga~~!!". Beralihlah menatap Arga dengan air mata yang hampir keluar.
"Bang El ok, gue juga ok".
"Huaaaaaa~!!!".
Pecah sudah tangisan Retha melepaskan makanan yang dia pegang lalu mengeratkan selimut yang dikenakan. Wajahnya disembunyikan dengan tangan bertumpu dengan lutut yang ditekuk.
Marvel mendekat lalu mengusap kepala Retha. "Kalau kamu cepat sembuh Abang janji kita bakal pergi liburan weekend ini". Bujuk Marvel tidak tega melihat adik kesayangan menangis. Tapi apa boleh buat karena makanan yang Arga beli sangat berlemak.
"Kemana?". Retha mendongak menatap Marvel air mata masih berlinang.
Marvel menghapus air mata yang terus keluar lalu mencium kedua kelopak mata Retha dengan lembut. "Kemanapun yang my princess mau. Tapi ke tempat yang dekat". Ucap Marvel masih memberi syarat.
__ADS_1
"Kemanapun?". Ucap Retha memastikan.
Kepala Marvel mengangguk. "Kemanapun". Penuh keyakinan.
Seketika bibir Retha tersenyum. "Singapore, Retha mau ke universal Singapore". Ucap Retha ceria.
"Em, kita bertiga liburan kesana. Tapi janji harus sembuh dulu".
"Ai ai siap kapten".
Dengan ceria, gadis itu berlari kembali menaiki tangga menuju kamarnya melupakan makanan yang ada diatas meja.
Retha sengaja pergi agar tidak tergoda makanan yang ada di atas meja. Jadilah semua makanan yang arga beli dimakan oleh para pemuda yang ada disana. Marvel, Arga dan Richard.
Flashback end.
.....
Saat ini Marvel, Arga dan Retha sudah berada di bandara sedang menunggu waktu pemberangkatan. Kepergian mereka sangatlah tertutup.
Tentang berita marvel kecelakaan masih beredar dimana mana dan mengatakan bahwa anak pewaris utama keluarga Smith sudah meninggal dunia. Maka dari itu marvel harus memakai pakaian yang sangat tertutup saat ditempat umum.
Dia belum menemukan informasi apapun tentang orang yang menyerang mereka karena kejadian malam itu.
Kecuali satu pesan DM yang membuatnya penasaran.
"Berapa hari kita disana?". Tanya Retha yang kini sedang duduk di ruang tunggu.
"2 hari".
Retha mengangguk. Dia paham karena senin harus masuk sekolah. Walaupun sebentar tapi Retha sudah sangat bahagia.
"Silahkan tuan dan nona muda pesawat sudah akan landing". Salah satu Mafioso datang memberikan informasi.
Sebelum pergi, masih berjalan menuju lapangan pesawat, Arga sempat sempatnya untuk membuat insta story' dengan mengambil photo Retha secara diam diam.
Pesan
RobyKusuma ayang Retha udah sembuh? Akhirnya gue bisa lihat ayang gue. Gue kangen banget Arga sama cewek lo.
(Sangat terang terangan, dasar Roby).
DirgaRahardian Mau kemana nih, kok gak ngajak ngajak. Liburan cuma berdua aja. Gak seru ah 😤 ngambek ah.
__ADS_1
RezaArdiyansyah Honeymoon nih ceritanya!!.
Arga mematikan ponselnya tanpa ada niatan membalas. Jika sosial media Arga ketemu, sama halnya juga dengan sosial media Retha. Karena itu kuncinya. Retha sangat menjaga akun media sosial nya dari jangkauan siapapun.
Alasannya karena data diri Marvel yang sudah tersebar di seluruh dunia sebagai anak keluarga Smith sedangkan mereka berdua masih tutup.
Inilah alasan kenapa Arga dan Retha santai menjalani kehidupannya di dunia luar tanpa takut terjadi apapun.
....
Beberapa jam penerbangan akhirnya pesawat mendarat di bandara Singapore pada sore hari. Tujuan mereka langsung ke hotel untuk beristirahat sebelum makan malam di luar.
Di dalam mobil, Retha sibuk bermain handphone.
"Mereka tahu Ig Abang ya?". Tanya Retha yang sedang duduk di kursi belakang.
"Hm".
Malas meladeni banyak DM yang masuk membuat Retha memilih bermain game.
Gak lama mobil berhenti di depan hotel. Tapi Marvel yang duduk di kursi kemudi tidak ada niatan untuk keluar. "Kalian masuk dulu, Abang ada urusan penting. Abang datang sebelum makan malam". Ucap Marvel.
"Em, tapi Abang hati hati ya".
"Kalian juga, kalau ada apa apa hubungi Abang. Jaga adikmu dengan baik". Pesan Marvel kepada Arga.
"Pasti". Jawab Arga dengan penuh keyakinan.
Setelah kedua adiknya keluar, Marvel melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi membelah kota Singapore.
Tujuannya saat ini gedung pencakar langit dekat pantai.
Sesampai disana Marvel menatap sekeliling lalu melajukan mobilnya secara perlahan. Tujuannya bukan gedung itu melainkan villa yang ada di pesisir pantai dekat gedung.
Dengan pakaian seba hitam, topi dan masker menutupi wajah, perlahan Marvel berjalan di pasir putih yang sangat indah.
Marvel menatap sekeliling lalu melangkahkan kakinya menuju bagian pantai yang lumayan sepi. Netra matanya menatap seorang gadis berambut putih sedang duduk dibawah payung depan villa pribadi.
Memiliki insting tinggi membuat gadis itu membuka suara saat kaki Marvel berhenti dengan jarak yang lumayan dekat.
"Lebih awal".
...•••••...
TBC
__ADS_1
Jangan lupa like dan commentnya kalo kalian suka cerita ini ❤️ See u next part 🥰