
WELCOME BACK READERS!!❤️❤️
Tolong kasih jejak kalian setelah membaca!! HAPPY READING ❤️
...•••••...
"Princess, wake up".
Arga yang susah bangun beberapa menit yang lalu mengelus pipi Retha yang masih memeluknya erat.
"Don't you want to see the sunrise?" Ucap Arga dengan suara serak.
Terlihat ada pergerakan tapi bukannya bangun Retha malah mengeratkan pelukannya di tubuh Arga.
"Are you sure you don't want it, it's already starting to appear."
"I was very sleepy". Ucap Retha dengan mata terpejam.
"Okay".
Arga kembali mengelus rambut Retha dan kembali memejamkan mata. Dia juga tidak ada niatan bangun pagi. Akan tetapi rencananya hancur mendengar suara dering telepon masuk.
Drrrttt drrrttt drrrttt
Tidak ingin mengganggu tidur adik kembarnya membuat Arga menggeser tombol hijau lebih cepat. Tanpa melihat si penelpon.
"Hm".
"Argaaa~~". Teriakan keras menggema di sebrang telpon membuat Arga menjauhkan handphonenya yang tadi ada di telinga.
Tidak salah kan, ia mendengar suara Roby di telpon?.
Untuk memastikan, Arga mengambil handphone nya lagi dan melihat nomer asing di layar handphone.
"Gak ada suara apapun".
"Lo bego, masih pagi buta nelpon orang".
"Arga masih tidur mungkin".
"Lah palingan tu anak baru ngerjain kita, awas aja besok di sekolah".
Arga mendengar semua orang yang ada di sebrang telpon berbicara. "Hello".
Sudah ada jawaban dari Arga malah orang di sebrang telpon yang kini diam.
"Ada apa?". Ucap Arga lagi tapi suaranya tertahan dan sangat pelan dengan tangan menutup telinga Retha.
"Woy bener, suara si kulkas 1000 pintu". Ucap Roby di sebrang telpon.
"Gue telpon balik nanti, Retha masih tidur. Ganggu".
PIP*
Panggilan Arga matikan.
Ting
+626271xxxx
| Apa hubungannya sama Retha?
| Jangan jangan lo berdua tidur bareng!.
| Arga jawab chat gue
| ARGA
| WOY KULKAS
Mengacuhkan banyaknya pesan yang masuk, Arga memilih kembali tidur memeluk Retha masuk ke alam mimpi.
.....
__ADS_1
16.40 Waktu Singapore
Marvel, Arga dan Retha sedang duduk di villa mengistirahatkan tubuh nya setelah seharian jalan keliling kota Singapore.
Beberapa papar bag belanjaan juga tergeletak begitu saja di atas lantai tanpa ada niat membereskan nya ke dalam koper padahal penerbangan pulang tinggal 1 jam lagi.
"Ok, istirahat sudah selesai. Sekarang tinggal packing barang masing-masing".
"Bang El, Retha capek". Retha merengek dengan wajah menyedihkan.
"Kamu istirahat aja, biarkan barang kamu tinggal disini". Ucap Marvel santai membawa dua barang miliknya berjalan menuju kamar.
"Yah kok gitu bang". Pekik Retha kenceng.
"Kalau mau dibawa, beresin sekarang sebelum bang El tinggal". Sahut Arga ikut meninggalkan Retha seorang diri.
Dengan terpaksa Retha membawa semua barang belanjaan masuk ke kamarnya untuk dimasukkan ke dalam koper.
Tidak butuh waktu lama Retha selesai dan dua pemuda tampan pun sudah selesai. Kini Retha tinggal mengganti pakaiannya sebelum berangkat ke bandara.
"Photo dulu". Retha duduk di paha Arga tanpa permisi yang sedang duduk di sofa.
Sofa itu menghadap ke arah cermin besar yang digunakan sebagai hiasan membuat retha mengambil selfie mirror.
Cukup satu. Jika kebanyakan Arga akan ngamuk karena pemuda itu memiliki mood buruk saat di depan kamera.
Adanya photo Arga pun terjadi atas perjuangan keras seorang Margaretha Emelin.
Setalah memposting foto nya, gadis itu memasukan handphonenya ke dalam tas lalu berjalan ke arah mobil bersama dua abangnya yang sangat dia sayang.
Komentar :
DirgaRahardian The best couple is coming 🎉
RezaArdiyansyah @RethaEZ @ArgaMZ VERY COMFORTABLE. So, gue tunggu oleh-oleh dari yang habis honeymoon.
GalihMahendra 👎👎
RobyKusuma @GalihMahendra Wah ngajak ribut nih. One by one 🖕
DirgaRahardian @GalihMahendra Kenapa bro?
GalihMahendra Sumpah bukan gue tha, @GRey_Abraham Anjing lo,.kalau mau komen pake akun sendiri.
RezaArdiyansyah @RethaEZ @ArgaMZ @GRey_Abraham ????????
DirgaRahardian @GRey_Abraham jangan jadi Pecewor bro?
RobyKusuma @DirgaRahardian apaan tuh PECEWOR?
RezaArdiyansyah @RobyKusuma PEREBUT CEWEK ORANG, BEGO!!.
RethaEZ BACOT!! BUBAR BUBAR!!!!
-------
Didalam mobil Retha mengerut heran yang baru membaca komentar yang masuk. Kenapa juga tuh geng rame di postingan dia.
.....
Mobil berhenti di depan mansion tempat tinggal Triple Smith. Mansion itu dijaga ketat dari pihak luar membuat Arga dan Retha aman tinggal disana walaupun semua orang tahu bahwa tempat tinggal itu milik keluarga Smith.
Namun demikian identitas si kembar sangatlah dijaga rapat. Tidak akan ada celah untuk mereka tahu jika bukan mereka sendiri yang membongkar.
"Untuk 3 hari ini Abang bakal tinggal di markas, kalian harus hati hati saat diluar rumah". Pesan Marvel.
Kini ketiganya sedang duduk santai di ruang keluarga.
"Kenapa Abang gak tinggal disini?". Tanya Retha.
"Ada urusan penting yang harus Abang kerjakan disana. Kalau sudah beres baru pulang kesini". Jeda Marvel. "Oh ya, Daddy bakal balik minggu ini". Ucap Marvel membuat Retha tersenyum lebar.
__ADS_1
"Seriosly?".
Marvel mengangguk sebagai jawaban.
"Yeyy!! Daddy balik". Ucap Retha yang sangat senang membuat kedua pemuda itu tersenyum melihat tingkah adiknya yang sangat menggemaskan.
Cup
Cup
Retha berlari ke arah lift setelah mencium pipi kedua abangnya yang sedang senang mendengar kabar daddynya akan pulang.
"MAU KEMANA?".
"KAMAR". Jawab Retha yang langsung menghilang setalah pintu lift tertutup.
Meninggalkan Retha yang sudah masuk ke dalam kamar tinggallah Arga dan marvel di ruang keluarga. Sedari tadi Arga sibuk bermain game di handphone sampai merasakan seperti ada yang terus menatap ke arahnya.
Kening Arga mengerut heran saat mendapatkan Marvel sedang menatap dirinya dengan intens.
"Ada apa bang?".
Terdengar helaan nafas panjang dari mulut Marvel membuat Arga merasa ada sesuatu yang tidak beres.
"Kamu tahu jika ada orang yang ngawasin kalian?". Tanya Marvel memastikan.
Merasakan pembahasan kakaknya menjurus ke arah yang sangat penting membuat Arga berpindah duduk di samping Marvel dan meletakan handphone nya menghentikan permainan yang belum selesai.
Arga mengacuhkan partner bermainnya yang pasti sedang kesal.
"Maksud Abang, ada yang ngawasin kita?".
Kepala Marvel mengangguk. "Kamu gak merasa?".
"Saat di universal Arga melihat seseorang mengikuti kita tapi setelah itu nggak. Arga ngira orang iseng".
"Karena mereka ganti orang".
Arga terdiam. Baru kali ini dia lalai saat bersama Retha biasanya hal sekecil apapun arga akan menganggap serius tapi ini.
Arga kesal pada dirinya sendiri.
"Gak papa yang penting kalian baik baik saja. Jadi--, , ".
Drrrttt drrrttt drrrttt
Belum selesai berbicara, ucapan Marvel terhenti saat melihat nama papi Xello di layar ponsel.
Masih ingat Xello Kenhandra Carlos atau dulu sering di sebut KEN. Namun sekarang pemuda itu terkenal dengan nama Xello setelah problem beberapa tahun yang lalu.
"Hello Pi".
"El, papi minta bantuan sama kamu. Ada yang mencoba bermain main sama kita". Ucap Xello dari sebrang telpon.
Jika Xello meminta bantuan kepada Marvel berarti Xello belum bisa menanganinya sendiri.
"Ok Pi, tunggu 1 menit".
PIP*
Panggilan dimatikan.
"Kita bahas nanti, yang penting kamu jangan lengah dan Retha gak usah tahu".
"Iya bang".
Setalah mengatakan itu Marvel langsung berlari ke kamar menuju ruangan rahasia yang ada di sana.
...•••••...
TBC
Jangan lupa like dan commentnya kalo kalian suka cerita ini ❤️ See u next part 🥰
__ADS_1