Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Teman?


__ADS_3

Di mobil


Sambil menunggu, Karena bosan Dimas langsung menelpon sang istri.


Drrrtttttt.... Handphone Sarah di atas kasur berdering. Sarah yang baru saja keluar dari kamar mandi langsung melihat dan mengangkat telepon tersebut, setelah melihat Chagi ❤️ yang tertera di sana.


"Assalamualaikum Sayang" Ucap Dimas


"Wa'alaikumussalam, "


"Sayang kamu sedang apa?"


"Habis mandi, kenapa Chagi?"


"Tidak apa-apa Sayang, boleh ganti ke VC nggak Abang pengen lihat kamu"


"Boleh dong kenapa tidak"


Akhirnya panggilan telpon berganti menjadi video call.


"Sayang, bagaimana sekolah tadi?"


"Alhamdulillah lancar, Chagi kok belum pulang?"


"Kangen ya Sayang?"


"Kangen banget malah, sekalian ada beberapa pr Sarah nggak ngerti" Rengek Sarah dengan manja.


Dimas Sanga menyukai sisi Sarah ketika lagi manja dengan nya.


Sedangkan di dalam apartemen milik Tiara


"Ca, sekarang kamu siap-siap ikut kakak ke rumah teman kakak buruan" Ucap Gabriel


"Kenapa buru-buru sih kak, dan juga sudah sore juga" Jawab Ica dengan terburu-buru


"Karena itu, teman kakak masih nungguin di mobil sekarang"


"Oh gitu, kenapa Ica ikut kakak ke rumah teman kakak. Emang ada apa?"


"Udah nanti juga kamu akan tau" Jelas Gavin akhirnya


Setelah mendengar ucapan dari sang kakak, Ica langsung terburu-buru untuk bersiap nya. Hingga beberapa saat kemudian Ica sudah siap dengan celana jeans serta baju lengan panjang, karena kan akan bertemu dengan teman kakak nya.


"Ayo kak, Ica Uda siap"


"Ya sudah ayo"


Ica mengikuti kedua kakaknya untuk turun dari kamar apartemen nya, setelah beberapa saat kemudian mereka kini sudah di lantai bawah.


Sedangkan di mobil Dimas baru saja menyelesaikan telpon nya karena melihat Gavin dan Gabriel muncul di pintu keluar apartemen tersebut.


Dimas turun dari mobil melihat Gabriel dan Gavin serta Ica mendekat ke arah mobilnya.


"Ca, kenalin ini Dimas teman kakak" Ucap Gabriel memperkenalkan Dimas

__ADS_1


"Hai kak, Perkenalkan Aku Ica adiknya kak Gabriel dan kak Gavin " Ucap Ica


"Iya, Saya Dimas teman kakak mu. Ayo Gab Vin. Bos Udah nungguin di mension " Ucap Dimas


"Iya Dim "


Mereka masuk ke dalam mobil. Gavin duduk di kursi samping Dimas sedang Gabriel dan Ica duduk di kursi penumpang.


Sedangkan di mension.


Setelah sampai di mension, Zain dan Riki langsung menuju kamar mereka masing-masing.


Sebelum Zain masuk ke dalam kamar nya, Zain melihat ada sang istri tengah menunggu nya di ruang tamu.


"Assalamualaikum Sayang " Ucap Zain


"Wa'alaikumussalam by, mau langsung mandi atau bagaimana?"


"Langsung mandi aja Sayang, Setelah itu baru bermain dengan kembar. Oh ya Sayang sebentar lagi akan datang teman-teman nya hubby serta Ica perempuan yang di sukai Riki kesini "


"Wah bagus dong by, Ya sudah Ayo masuk ke dalam kamar biar Cahaya siapkan air mandi untuk Hubby "


"Terimakasih Sayang "


"Sama-sama by"


Zain berjalan bersama Cahaya menuju kamar mereka sambil merangkul pinggang Cahaya dengan mesra.


Sesampai di kamar, Zain langsung melihat ke arah boks baby dan ternyata mereka tidak ada di sana.


"Di taman belakang by main dengan hewan peliharaan hubby itu " Jawab Cahaya dari kamar mandi


"Oh gitu, maklum Sayang anak-anak dari seorang Mafia " ucap Zain santai..


Walaupun sebenarnya Cahaya sangat takut jika anak-anak nya bermain dengan peliharaan sang Ayah tetapi mau bagaimana lagi kembar sangat dekat dengan mereka.


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya Cahaya sudah selesai menyiapkan air mandi untuk sang Suami


"Hubby mandi dulu ya, Cahaya mau lihat anak-anak dan juga meminta para maid untuk menyiapkan makanan khas Indonesia biar nanti teman nya Hubby makan malam nya merasakan kenikmatan dari makanan Indonesia "


"Ya sudah sayang, pergilah "


"Iya by, Baju ganti juga Cahaya siapkan di sana"


"Terimakasih istri ku "


"Sama-sama suamiku "


Zain tersenyum mendengar ucapan dari Cahaya, setelah itu Zain langsung masuk ke dalam kamar mandi. Sedangkan Cahaya keluar dari kamar menuju taman belakang.


Sedangkan di kamar Sarah


Sarah mendapatkan kabar dari sang Suami jika sudah mau pulang, Sarah langsung turun dari kamar nya dan menuju ruang tamu untuk menyambut kedatangan sang Suami.


Sedangkan di mobil Dimas

__ADS_1


Gavin dan Gabriel serta Ica Sanga terkagum-kagum dengan letak dari mension seorang Zain yang begitu ketat oleh keamanan yang sangat canggih dan sang sulit di ketahui letak nya. Karena terletak jauh dari pusat keramaian kota Yogyakarta tentunya.


Setelah gerbang do buka, barulah mobil Dimas memasuki wilayah mension.


setelah sampai di depan pintu Mension, Dimas turun dari mobil di ikuti dengan yang lainnya.


"Assalamualaikum" Ucap Dimas


"Wa'alaikumussalam" jawab Sarah


Dimas membawa Gavin dan Gabriel serta Ica masuk ke dalam Mension.


Sedangkan Sarah langsung mendekat ke arah Dimas dan menyalami tangan Dimas.


"Kembar mana Sayang?" Tanya Dimas pada Sarah


"Di taman belakang Chagi, mungkin bentar lagi ke depan "


"Oh gitu, "


Dimas melihat ke arah Gavin dan Gabriel yang bingung dengan apa yang di lihat nya sekarang, karena Dimas begitu dekat dan mesra dengan seorang perempuan yang begitu muda.


"Oh ya Gabriel, Gavin dan Ica perkenalkan ini istri ku Sarah " Jelas Dimas pada kedua temannya dan adik dari temannya itu.


"Hai kakak-kakak semuanya, Sarah" Ucap Sarah tersenyum ramah pada Gavin dan Gabriel serta menyalami tangan Ica tetapi tidak untuk tangan Gavin dan Gabriel karena tidak Mahrom.


"Iya, perkenalkan juga kami teman nya Dimas, ini Gabriel dan ini Ica. Saya Gavin" Ucap Gavin


"Ya sudah, mari kakak semuanya duduk. Bang Zain mungkin lagi mandi" Sarah mempersilahkan mereka untuk duduk


"Iya" Jawab Gavin dan Gabriel bersamaan


Setelah beberapa saat kemudian, Datanglah Riki serta Brian yang baru saja turun dari kamar mereka.


"Udah lama sampai nya ?" Tanya Riki pada Gavin


"Baru saja kok"


Ica yang belum sadar jika kedatangan Riki, seketika mengangkat kepalanya dan mendengar suara nya ia kaget.


"Eh Om di sini juga?" Tanya Ica langsung ketika melihat sosok Riki


Gavin dan Gabriel mendengar ucapan dari sang adik langsung menegurnya.


"Ca, yang sopan. Dia adalah teman kakak juga" Ucap Gavin


"Teman?" Ucap Ica tidak percaya.


Sedangkan Riki hanya tersenyum melihat tingkah Ica yang terkejut.


Namun sebelum pembicara tersebut berlanjut, Cahaya dari taman belakang baru saja sampai di ruang tamu. Dan melihat jika tamu dari sang suami sudah datang.


"Oh ya, Gabriel dan Gavin. perkenalkan ini Cahaya istri dari Zain dan juga anak-anak nya" Ucap Dimas memperkenalkan Cahaya serta kembar yang ada di dalam troler mereka


Gavin dan Gabriel yang tadinya fokus pada perkataan Ica terhadap Riki langsung buyar, ketika melihat sosok perempuan cantik yang sedang mendorong troler baby kembar dan ternyata itulah sosok istri dari Zain tersebut.

__ADS_1


__ADS_2