Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Kumpul


__ADS_3

Di Mension


Ilham, Sarah, Dimas beserta yang lainnya sudah berkumpul di ruang tamu bersama.


"Chagi, kak Riki kok ngk ada?" Tanya Sarah pada Dimas


"Oh itu Riki ada urusan sebentar, ntar juga kumpul bareng kita "


"Oh gitu "


Setelah beberapa saat kemudian


Mobil Zain dan Cahaya memasuki kawasan mension


Anam dan Nisa langsung berdiri dari duduknya untuk menyambut cucu-cucu mereka.


Cahaya turun dari mobil dengan Syafira dalam gendongan nya, sedangkan Zain menggendong Zahid dan Ziyad berada dalam gendongan Tina.


Kembar benar benar sudah sangat gembul dan berat, karena itu Zain tidak menggendong kedua putranya seperti biasanya.


"Assalamualaikum" Ucap Zain


"Wa'alaikumussalam" Jawab Anam


Pintu mension langsung terbuka lebar dan terlihat lah penghuni mension yang menyambut kedatangan mereka.


Zain langsung menyalami tangan Anam dan Nisa bergantian.


Nisa dan Anam tersenyum setelah itu mereka langsung masuk ke dalam Mension.


Kembar sekarang sudah berpindah ke pada Opa dan Oma mereka.


"Bagaimana kuliahnya Ham?" Tanya Cahaya pada sang adik

__ADS_1


"Alhamdulillah lancar Yuk,"


"Alhamdulillah jika seperti itu, oh ya pulang ke Jambi kapan?"


"Hari Minggu yuk, ya dua hari lagi"


"Owalah gitu ya sudah jika seperti itu"


"Iya, soalnya Ilham liburannya sebulan setengah di Indonesia yuk, jadi bisa bantu-bantu Abang juga"


"Ya sudah jika seperti itu"


Cahaya melihat ke arah Sarah dan tersenyum.


"Bagaimana kemarin honeymoon nya?" Tanya Cahaya berbisik di telinga Sarah


Sarah hanya tersenyum malu-malu mendengar pertanyaan dari Cahaya.


Cahaya tidak bertanya lagi karena tau sang adik pastinya malu.


"Ya...ya...." Ucap Zahid dengan suara khas anak kecil


Seketika Anam langsung terdiam begitupun yang lainnya.


"Hubby, dengar nggak?" Tanya Cahaya pada Zain


"Dengar Sayang, anak kita sudah bisa memanggil ku" Ucap Zain tersenyum bahagia Sambil memeluk Cahaya.


Seakan tidak mau kalah, Ziyad yang berada di pangkuan Nisa langsung mengeluarkan suara kecilnya.


"Da da....da"


Nisa langsung terdiam.

__ADS_1


"Sayang putra-putra kalian sangat pintar" Ucap Nisa


"Alhamdulillah Umi, pertumbuhan mereka sangat cepat"


Sekarang semuanya melihat ke arah Syafira yang di pangkuan Sarah.


Seakan mengerti Syafira hanya tertawa kecil.


Mereka semuanya langsung tertawa melihat tingkah Syafira tersebut.


Namun kegembiraan mereka semua langsung terdiam ketika Riki tiba-tiba muncul dari luar mension


"Kenapa pada diam" Ucap Riki


Zain melihat Riki langsung melirik dengan tajam mengisyaratkan untuk mengucapkan salam dulu baru masuk.


"Hehehe, maaf lupa karena kangen dengan kembar" Ucap Riki cengengesan.


"Kebiasaan" Ucap Zain


"Maaf"


"Ya sudah lah, sekarang sudah pada kumpul, lebih baik langsung ke hotel" Ucap Zain


"Iya Bos benar, "


"Abi, biar Zain gendong Zahid" Ucap Zain


"Tidak usah, Abi baru saja gendong Zahid udah kamu ambil aja" Ucap Anam


Zain tersenyum dan sekarang melirik ke arah Umi nya, Namun di tatap tajam langsung oleh Nisa. Zain kembali tersenyum dan akhirnya kembar berada di tangan Opa dan Oma nya, sedangkan Syafira sudah beralih pada bundanya.


Setelah semuanya siap, mereka langsung menuju ke hotel milik Zain Group.

__ADS_1


mereka menggunakan tiga Mobil, mobil pertama Anam, Nisa serta kembar dan Zain serta cahaya, sedangkan Mobil kedua Dimas, Sarah dan Ilham. Dan Mobil ke-tiga Riki dan keluarga Tiara.


Dan dua mobil Mafioso serta Tina dan Tiwi yang ikut serta tentunya.


__ADS_2