Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Kangen cucu-cucu


__ADS_3

Setelah menceritakan semuanya pada Riki, Dimas langsung bergegas menuju kamar nya untuk berpamitan dengan sang istri.


Sesampai di kamar.


Dimas melihat ke seluruh kamarnya, dan ternyata sang istri tengah duduk di balkon kamar mereka sambil memainkan handphone nya.


Dimas langsung mendekat ke arah Sarah.


"Sayang, Chagi ke bandara dulu ya sama Riki mau jemput Abi dan umi serta Tika" Ucap Dimas


Sarah mendengar penuturan dari suaminya langsung menatap tajam.


"Benaran mau jemput Abi dan umi sama kak Tika, bukan mau ke tempat lain?" Tanya Sarah


"Benaran dong Sayang, dan juga Chagi perginya sama Riki. oh ya Sayang Ibu dan Ayah sama Ilham maqrib inn syaa Allah sampai ke Jogja nya."


"Ya sudah jika seperti itu, hati-hati. Sarah boleh nitip nggak?"


"Boleh dong Sayang, mau nitip apa?"


"Beliin strawberry yang impor yang besar-besar, jika nanti ngak nemu malam ini Chagi ngak bole tidur bareng Sarah "


"Oke siap Sayang, jangan ya untuk itu. Kamu kan tau Chagi tidak bisa tidur tanpa memeluk kamu"


"Hmmm "


"Ya Sudah Sayang, Chagi berangkat ya...umcmmah " ucap Dimas serta memberikan kecupan singkat di puncak kepala Sarah dengan sayang.


Setelah berpamitan dengan Sarah, Dimas langsung meninggalkan kamar mereka dan menuju ruang tamu di mana Riki berada.


Sesampai di sana ternyata Zain dan Cahaya serta kembar baru saja sampai.


"Ponakan-ponakan uncle udah pada pulang ya"Ucap Dimas tersenyum sambil melihat ke arah kembar yang sudah ada di gendongan Brian, Riki dan juga Zain.


"Kalian mau jemput Abi dan umi?" tanya Zain pada kedua adiknya itu

__ADS_1


"Iya Bos, bos istirahat aja dulu"


"Ya sudah deh, ntar ayah dan ibu biar Aku aja dan cahaya biar gantian kita"


"Oke Bos"


"Hmmnmmm'


"Ya sudah bos kami berangkat, yuk Rik" Ucap Dimas


"Hehehe oke, ntar lagi ya ponakan uncle yang cantik, Uncle jemput Oma dan opa dulu " Ucap Riki pamitan dengan Syafira dan menyerahkan Syafira kembali pada Cahaya.


"Sarah ke mana ya kak?" Tanya Cahaya pada Dimas sebelum meninggalkan mereka.


"oh itu Ada di kamar, duduk di balkon."


"Oh gitu"


"Iya, sudah kami berangkat dulu, Assalamualaikum" Ucap Dimas


"Wa'alaikumussalam "


Zainab dan Hasan sudah mulai terbiasa naik pesawat, apalagi pesawat milik menantunya itu sama sekali tidak merasa takut saking nyamannya apalagi dengan pasilitas yang ada di dalamnya serta para pramugari dan pramugara nya sangat baik dan ramah, mereka memang harus seperti itu, karena dari mereka bukanlah sembarangan orang yang mana mereka juga bagian dari black Lion.


Setelah pesawat take-off dengan sempurna, pramugari langsung menyediakan berbagai macam jenis pencuci mulut, ada berbagai macam buah dan juga jus serta ada juga berbagai macam coklat.


Ilham dan ketiga temannya tengah asik nonton film yang baru saja mereka tonton di layar TV di depan mereka Sambil nyemil buah dan juga coklat.


Di tengah-tengah nonton, Barak menyudahi ngemilnya dan berkata pada ketiga temannya


"Hey, sebentar lagi liburan musim panas sudah berakhir, apa rencana untuk liburan selanjutnya?" Ucap Barak


"Mmm sepertinya, Aku tidak pulang ke Indonesia karena tidak mungkin kan Aku pulang terus, ya walaupun bisa aja" jawab Ilham, karena mulai semester depan, Ilham akan magang di perusahaan Abi untuk mulai belajar manajemen bisnis.


"Terus apa rencana kamu waktu liburan tersebut?" Tanya Sean

__ADS_1


"Aku mau magang di perusahaan Abi" Jawab Ilham


"Mmm, gitu ya Aku juga sudah di suruh papi untuk belajar menggantikan nya di perusahaan sih, seperti nya Aku juga mulai bekerja di perusahaan papi" ujar Sean. karena memang keluarga Sean memiliki perusahaan yang cukup besar di Amerika yang mana itu akan menjadi tanggung jawab Sean kedepannya.


"Oke, karena kalian berdua memutuskan untuk mulai karir kita, Aku juga memutuskan untuk mulai bekerja di perusahaan Papa, bagaimana dengan kamu bar?" Ucap Tio


"Aku mungkin ikut magang di perusahaan keluarga Sean, soalnya papa ku bekerja di naungan keluarga nya " Jawab Barak


"Oke sekarang kita sudah ada planning untuk karir kita masing-masing, semua di lancarkan " Ucap Ilham


"Semoga ya kita jadi sukses seperti tuan Zain" tambah Tio


"Aamiin " Ucap Ilham


...****************...


Kembali ke Jogja


Dimas dan Riki sudah berada di Yogyakarta internasional airport, setelah menunggu beberapa saat kemudian akhirnya pesawat pribadi milik Abi landing 🛬 juga.


Setelah berhenti dengan sempurna, pintu pesawat pribadi tersebut terbuka, setelah beberapa saat kemudian, Anam dan Nisa berjalan turun dari pesawat di ikuti Tika di belakang mereka.


Nisa dan Anam tersenyum melihat kedua putra mereka sudah menunggu di sana.


"Assalamualaikum Bi, Umi" Ucap Dimas dan Riki berbarengan sambil bergantian menyalami tangan kedua orang tua mereka


"Wa'alaikumussalam nak, bagaimana kabar kalian" Jawab Nisa.


"Alhamdulillah sehat semuanya Umi "Jawab Dimas


"Alhamdulillah, ya sudah yuk ke mension, Umi udah kangen dengan cucu-cucu" Ucap Nisa


"Mari Umi, Abi" ucap Dimas mempersilahkan kedua orang tua nya serta adik perempuan nya untuk naik ke dalam mobil.


Untuk semua yang ada di bagasi mereka di bawa oleh para Mafioso.

__ADS_1


Setelah semuanya siap dan sudah duduk di dalam mobil dengan nyaman, Riki menghidupkan mobil nya dan meninggalkan bandara menuju Mension


Sedangkan di Mension, Sarah sudah bergabung dengan Cahaya di ruang tamu menunggu kedatangan Abi dan lainnya, sedangkan kembar tengah duduk sambil bermain di temani sang Ayah dan uncle Brian.


__ADS_2