Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Menikmati keindahan laut menjelang Maqrib


__ADS_3

korea


Setelah beberapa menit perjalanan akhirnya Dimas dan Sarah tiba di pelabuhan.


Sarah dan Dimas turun dari mobil mereka, sedangkan koper mereka di bawa oleh Mafioso.


"Chagi kita naik kapal yang mana?" Tanya Sarah


"Menurut kamu yang mana Sayang?" Dimas malah balik bertanya pada Sarah.


Sarah hanya menggelengkan kepalanya karena bingung yang mana yang akan mereka naik, karena di sana sangatlah banyak kapal nya



"Auh ah Chagi, Sarah bingung" Ucap Sarah sambil membangunkan bibirnya.


Hal tersebut tentunya membuat Dimas gemes akan tingkah Sarah, Sarah sangat jarang bertingkah manja kepada yang lainnya termasuk keluarga nya sendiri karena di keluarga Sarah tidak di ajarkan untuk bersifat manja, apalagi dengan kondisi ekonomi mereka yang tidak dari golongan orang berada. Semenjak menikah dengan Dimas Sarah benar benar menjadi diri sendiri yang manja dan kekanak-kanakan.


Hal tersebut juga membuat Dimas semakin mencintai istri kecilnya itu.


Dimas tersenyum serta langsung menyambar bibir Sarah dengan sekilas.


"Sayang jangan seperti itu lagi ya, bibir nya apalagi tidak ada Chagi di dekat mu. Ingat itu kamu sangat menggemaskan jika seperti tadi" Ucap Dimas


"Hmmm, Sarah seperti ini hanya dengan chagi kok " Jawab Sarah


"Iya sayang, Chagi percaya. Oh ya kapal kita yang itu " Tunjuk Dimas pada satu kapal yang cukup mewah.


__ADS_1


"Beneran yang itu Chagi?"


"Beneran dong Sayang, ayo naik" Ucap Dimas


"I iya" Jawab Sarah


Sarah dan Dimas langsung naik ke atas kapal, sedangkan beberapa Mafioso yang sudah siap siaga menjaga keamanan mereka selama di korea.


"Chagi, ini kapal milik siapa?" Tanya Sarah


"Ini kapal milik kita Sayang" Jawab Dimas


"wahhh Chagi sangat kaya dong" ucap Sarah dengan polosnya


Dimas tidak menjawab melainkan hanya tersenyum.


"Sayang, kamu ingin naik ke atas?" Tanya Dimas


"Apa boleh?"


"Boleh dong Sayang, kita habiskan waktu menjelang Maqrib di kapal ya, nanti setelah Maqrib kita bisa langsung menuju villa di Jeju ya"


"Oke" Jawab Sarah dengan semangat.


Akhirnya Dimas dan Sarah naik ke atas atap kapal, yang memang di sana tempat untuk duduk bersantai.


Sarah tersenyum melihat arah laut yang sangat indah, Dimas tersenyum sambil mengecup puncak kepala Sarah dengan Sayang.


"Sayang, apa kamu suka?"

__ADS_1


"Sangat suka Chagi, Sarah masih tidak menyangka bisa duduk di atas kapal mewah seperti ini, di temani Suami tampan. Rasanya seperti di film-film drama" Ucap Sarah


"Chagi juga bersyukur banget bisa memiliki istri yang mendukung sepenuhnya apa yang Chagi lakukan sekarang, Chagi awalnya takut jika kamu tidak mendukung pekerjaan Chagi yang mana Chagi seorang mafia" Jelas Dimas


"Chagi Sayang, justru itu Sarah sangat menginginkan memiliki Suami yang punya Ilmu bela diri yang tinggi, dan bisa menjaga serta melatih Sarah, eh Alhmadulillah nya Allah berikan lebih yaitu kamu Chagi yang mana melebihi apa yang Sarah dambakan" Terang Sarah.


Dimas Sanga terharu dengan jawaban yang Sarah, Dimas langsung menyambar bibir Sarah dengan lembut, Sarah yang sudah mulai terbiasa dan sudah bisa mengimbangi permainan nya Dimas dengan senang hati membalas ******* yang Dimas lakukan.


Setelah beberapa saat kemudian Dimas akhirnya menyudahinya. Karena Dimas tidak ingin lewat batas, karena Dimas ingin mereka melanjutkan nya nanti ketika di pulau Jeju nya.


Setelah itu, Dimas dan Sarah bersantai Sambil memakan cemilan yang tadi Dimas sempat pesan pada Mafioso


Mereka bersantai menikmati keindahan laut menjelang Maqrib tiba.


Sedangkan di pesawat pribadi black Lion.


Riki, Putri Ane Serta Abraham masih dalam perjalanan pulang ke Indonesia. Inggris ke Indonesia memakan waktu cukup lama.


"Tante, Om jika Anda merasa lelah bisa istirahat di dalam kamar. " Ucap Riki


"Iya nak, seperti nya Tante merasa sangat ngantuk " Ucap Putri


"Silahkan Tante, Om " Ucap Riki


Putri Ane dan Abraham akhirnya masuk ke dalam kamar pribadi yang ada di pesawat black Lion tersebut.


Kamar tidur tersebut yang biasa Riki, Dimas ataupun Zain untuk istirahat jika mereka pulang dari misi.


Setelah kepergian putri dan Abraham, Riki kembali ke tempat duduk dan ikut istirahat juga karena perjalanan mereka masih 5 jam lagi.

__ADS_1


__ADS_2