Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Pagi hari bahagia


__ADS_3

Setelah pulang dari alun-alun Sarah dan Dimas bersih-bersih diri karena dari luar dan setelah itu mereka melaksanakan shalat isya berjamaah.


Setelah selesai melaksanakan kewajiban mereka setelah itu langsung istirahat.


Begitupun dengan Ilham dan lainnya di Jambi sudah beristri di kamar Ilham.


Flash back Sore hari nya


Riki dan Brian menuju lokasi KKN Cahaya


Setelah satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai di desa blimbing tempat Cahaya KKN. Kedatangan Riki dan Brian tentunya membuat Zain bertanya-tanya kenapa ini mereka datang hanya berdua, Dimas dan Sarah kemana?"


Seperti yang di duga, sesampai di depan rumah Zain dan Cahaya di lokasi KKN. ketika Riki dan Brian turun dari mobil, Zain dan Cahaya serta ada kembar di sana langsung melihat ke arah mobil yang baru saja berhenti dan sekarang terlihat Riki dan Brian Keluar dari mobil tersebut.


"Kenapa kalian datang?" Tanya Zain langsung


"Bosan Bos, di mension sepi, Dimas dan Sarah entah kemana mereka dari tadi siang " jelas Riki sambil berjalan menuju Zain dan yang lainnya.


"Terus kalian mau nginep di sini?" Tanya Zain


"Rencananya gitu sih Bos, bolehkan?" Riki langsung duduk di kursi samping Zain dan si ikuti Brian


"Mmmm terserah kalian, ada juga yang bantuin jaga kembar" Jawab Zain


"Bos tenang saja kami siap menjaga kembar ya Jan Brian "Ucap Riki


"Iya kak " Jawab Brian


Begitulah terjadi, Riki dan Brian menginap di lokasi KKN Cahaya.

__ADS_1


Flash back off


Pagi harinya, Dimas dan Sarah yang sudah terbangun dari tidur mereka sebelum subuh dan kini Dimas dan Sarah Tengah berlari pagi mengelilingi area Mension.


Sekeliling Mension memang sangat luas tetapi hutan semuanya dan itu sangat aman


"Chagi, kenapa Sarah rasa di sekeliling ini banyak banget camer" Ucap Sarah melihat sekeliling hutan di samping jalanan yang mereka tempuh


"Memang seperti itu Sayang, demi keamanan, dan hebat kamu sayang sangat bisa melihat banyaknya camera tersembunyi di sekitar sini, tidak semua orang bisa teliti seperti kamu Sayang yang notabenenya perempuan bukan dari kalangan mafia seperti kami " ucap Dimas


"Wahhh cocok dong jika Sarah bagian dari mafia " Ucap Sarah tanpa sadar


"Sayang kamu kan memang sudah bagian dari mafia, istrinya malah " Ucap Dimas sedikit merajuk


Melihat Dimas yang merajuk Sarah langsung tau jika ucapan nya tadi salah.


"Maaf Chagi, Sarah tidak bermaksud hanya saja Sarah merasa bangga gitu sudah menjadi bagian dari mafia dan lebih tinggi lagi bukan hanya bagian tapi sebagai istri dari seorang ketua mafia " Jelas Sarah


"Iya Sarah janji "


"Ya sudah yuk pulang Sayang "


"Gendong " Ucap Sarah


Mendengar permintaan dari Sarah, Dimas dengan senang hati menuruti nya


"Yuk naik " Ucap Dimas menunjuk punggungnya


"ngK mau gendong belakang, maunya gendong depan " Ucap Sarah manja

__ADS_1


Dimas mendengar ucapan dari Sarah merasakan sangat bahagia, karena jarang banget Sarah manja seperti ini.


"Dengan senang hati istriku" Ucap Dimas


Sarah melompat ke dalam gendongan Dimas.


"Berat nggak?" Tanya Sarah pada Dimas setelah berada di gendongan Dimas


"Tidak sama sekali sayang"


"Iya lah kan suaminya Sarah kan kuat, apalagi di r*n*a*ng" Ucap Sarah ambigu


Dimas mendengar ucapan yang begitu ambigu dari Sang istri, Dimas merasa gemas dan langsung.


Cup, suara Dimas mengecup bibir Sarah singkat, namun Sarah tidak membiarkan momen tersebut berakhir, Sarah mengalungkan tangannya di leher Dimas.


Dimas yang melihat tangan sang istri di lehernya langsung memperdalam yang awalnya kecupan menjadi l*m**a*.


Setelah beberapa saat kemudian Sarah sudah hampir kehabisan nafas, Dimas melepaskan*um*t*n tersebut.


"Kamu makin liar Sayang, Chagi suka" Ucap Dimas.


"Harus dong, ntar jika tidak liar, Chagi bosan malah sama Sarah toh halal dapet pahala lagi"


"Tidak akan pernah bosan sayang tetapi seperti ini Chagi sangat menyukainya, Chagi tidak memaksa kamu apalagi dengan usia kamu yang baru mau dewasa"


"Sarah sudah dewasa Chagi, kan sudah menikah"


"Iya Sayang kamu sudah dewasa"

__ADS_1


Tanpa sadar mereka sudah di depan mension dan Dimas masih menggendong Sarah langsung masuk ke dalam mension untuk masuk ke dalam kamar mereka.


Sesampai di dalam kamar mereka langsung membersihkan diri mereka sebelum sarapan pagi.


__ADS_2