Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
makan ikan panggang


__ADS_3

Di tepian.


Perahu Sean dan Barak sudah sampai di tepian, Ilham pun juga sudah naik ke tepian.


"Apo tu Ham?" Tanya Kinan


"Itu sak, ikan patin untuk di panggang"


"Owalah, ya sudah kalian bikin api nya dulu biar moksak yang bikin bumbu nya"


"Oke sak"


Ilham di ikuti Sean dan Barak mencari sedikit kayu bakar untuk memanggang ikan nya. Sedangkan Tio masih stay di tempat duduknya Sambil memerhatikan dan mengabadikan gambar ikan patin yang cukup besar tersebut.


Setelah beberapa saat kemudian Ilham dan lainnya kembali ke tepian danau, sambil membawa seikat kayu bakar di tangannya.


"Ilham apa yang bisa kami bantu?" Tanya Sean


"tidak usah kalian duduk aja di sana biar aku yang buat api nya " Jawab Ilham


"Oke deh " Ucap Sean


Tio yang melihat Ilham dan lainnya di dekat kayu bakar langsung berdiri dari duduknya untuk mendekati mereka.


"Ham, Aku mau bertanya pada para saudara mu itu, mereka sedang membuat apa dengan ikan-ikan yang ada di dalam boks itu?" Tanya Tio


"Oh itu, mereka sedang membelah ikan nya untuk di jadikan ikan asin dan ada juga untuk di jual biasa "


"Oh gitu, apa ikan asin itu enak?" Tanya Tio


"Ya sangat enak, nanti kita pulang ke rumah biar Aku gorengin ikan asin dan sambel biar kalian coba "


"Wooww kami menantinya " Ucap Tio


Setelah beberapa saat kemudian api sudah semakin besar, dan mulai ada bara nya.


Ilham berdiri dan berjalan mendekati Kinan.


"Sak api nya udah jadi, ikannya langsung di panggang aja atau bagaimana?"


"Panggang aja langsung, biar Ayah dan lainnya naik ke tepi ikan udah Mateng tinggal makan siang bareng kita"


"Oke sak"


Karena ikannya cukup besar dan di belah menjadi 4 bagian, Ilham membawa Ikan yang sudah di masukkan di panggangan ke arah api.


"Kalian bantu Aku panggang ikan bisa?" Tanya Ilham pada Sean dan Barak


"Bisa " Jawab Sean langsung


"Oke, sekarang Sean panggang satu dan Barak kamu juga satu biar Aku dua " Ucap Ilham sambil menyerahkan masing-masing satu panggangan ikan beserta potongan Ikan didalamnya pada Sean dan Barak

__ADS_1


Ilham langsung membuat tempat untuk narok panggangan ikan di atas bara api supaya tidak di pegang terus kan panas.


Setelah siap baru Ilham meletakkan dua panggangan ikan di atasnya yang tadi dia pegang.


"Sean, Barak ayo letak di atas bara nya biar cepat Mateng" Ucap Ilham


"Oke" Jawab Sean dan Barak


Berbeda dengan di Mension


Zean keluar dari kamar nya setelah merasa sedikit lapar.


Zean berjalan mencari dapur tetapi karena belum tau arahnya, Zean malah berjalan menuju kandang Lion


Mafioso yang melihat Zean berjalan ke arah kandang Lion langsung berlari mendekati Zean.


"Tuan muda, jangan dekat kandang Lion itu" Ucap seorang Mafioso memperingati Zean


Riki memang sudah memperkenalkan Zean pada semua Mafioso dan mereka harus menjaga keamanan Zean seperti menjaga keamanan bos mereka karena sekarang Zean sudah menjadi bagian Black Lion.


Zean melihat ke arah suara


"Memang nya ada apa pak?" Tanya Zean


"Tuan muda , Lion tidak bisa di deketi sembarangan orang, hanya king dan kembar serta queen yang bisa " Jelas Mafioso tersebut.


"Siapa king dan queen dan kembar itu pak?" Tanya Zean


"Sekarang king dan queen serta kembar kemana pak kok ngak ada?"


"King dan queen sedang ada kegiatan di luar untuk dua Minggu kedepan begitu dengan kembar "


"Oh gitu, terus jika mau memberi makan Lion gimana?"


"Kami hanya bisa memberinya dari luar kandang, tetapi Tuan muda tenang saja Lion mengerti jika kita bukan musuh king dan keluarga nya pasti dia tidak akan menyerang tetapi karena tuan muda orang baru takutnya Lion belum mengenal "


"Baiklah pak, Aku tidak mendekati nya, oh ya pak di mana dapur ya Saya sangat lapar pak "


"Baiklah mari Saya anter ke dapur "


"Terimakasih pak"


"Sama-sama "


Zean di anter ke dapur, sesampai di dapur Mafioso langsung menyuruh maid untuk menyiapkan makanan untuk Zean, walaupun belum waktunya makan siang para maid memang sudah menyiapkan makanan untuk seluruh penghuni mension termasuk para Mafioso yang tinggal di rumah belakang khusus untuk Mafioso dan para maid.


Kembali ke Jambi


Setelah memanggang ikan nya, para pria yang di tengah danau pun ketepian untuk beristirahat dan makan siang


Setelah beberapa saat kemudian ikan sudah mateng, para perempuan juga mempersiapkan tempat untuk mereka makan siang bersama, satu ikan panggang nya di tinggalkan untuk Zainab dan istri nya paman di seberang dan akan di bawa Ilham nanti bersama dengan teman-teman nya karena mereka tidak sampai Sore ikut membantu panennya, kasihan Sean dan lainnya karena di danau sangatlah panas.

__ADS_1


mereka akhirnya makan siang bersama.


Ilham dan ketiga sahabatnya ikut makan siang juga bersama di tepian danau


Tio tidak lupa untuk mengabadikan momen tersebut di camera nya.


"fresh banget ikannya" Ucap Sean


"Iya, apalagi baru di tangkap" tambah Barak


Ilham hanya tersenyum mendengar ucapan dari dua temannya itu.


Subki mendengar pembicaraan mereka sedikit tau mereka sedang membicarakan ikan tetapi tidak tau jelasnya apa karena mereka berbicara dengan bahasa Inggris.


Setelah selesai makan Ilham dan lainnya langsung pamit pulang duluan ke rumah.


Subki dan lainnya membolehkan mereka pulang, Hasan juga ikut kembali bersama Ilham ke seberang karena sebentar lagi akan masuk waktu shalat Dzuhur.


Hasan menggunakan perahu yang berbeda dengan Ilham dan lainnya karena Hasan sendiri akhirnya Tio ikut di perahu Hasan


Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di tepian seberang.


Barak dan Sean turun dari perahu duluan setelah itu di susul Ilham, Tio dan Hasan terakhir.


"Lumayan mulai panas ya" Ucap Sean


"Iya tapi ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan" tambah Barak.


"Benar sekali" ucap Tio


"Ya sudah yuk pulang" Ucap Ilham


"Iya"


Ilham mendekat ke arah Zainab dan Hasan.


"Ayah dan ibu mau pulang juga?"


"iya ham Udah mau Dzuhur " Jawab Hasan


"Iya sudah bareng aja kita, barang yang mau di bantu bawa ada nggak?*


"ngK ada ham, Ibu nggak bawa apa-apa tadi abang-abang mu yang bawain semuanya"


"ya sudah jika seperti itu".


Mereka meninggalkan tempat itu dan kembali ke rumah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Para sahabat Author.... Author mau kasih tau nih.. author punya novel terbaru dan insyaallah akan update dengan judul (kamulah penerang).... jangan lupa mampir ya..vote dan like... Terimakasih...🥰🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2