Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Orang kaya mah bebas


__ADS_3

Di Jambi


Setelah turun dari pesawat, Ilham dan lainnya sudah di jemput oleh para Mafioso yang memang bertugas di Jambi.


"Selamat datang Tuan muda" Ucap Mafioso A


"Terimakasih pak sudah menjemput" Ucap Ilham


"sama-sama Tuan, mari" Masuk ke dalam mobil


Ilham pun masuk ke dalam mobil sedangkan koper mereka di bawa oleh mobil satunya lagi.


"Jambi lebih panas ya dari pada Jogja" Ucap Sean


"Iya, tapi ada juga bagian Jambi yang dingin seperti di dekat gunung kerinci, salah satu kota yang ada di Jambi ini" Jawab Ilham


"Oh ya?" Tanya Barak


"Iya, tapi jauh perjalanan ke sana nya, 6 jam dari desa ke kerinci naik mobil "


"Oh gitu, bagaimana kita setelah beberapa hari di rumah mu kita rencanakan untuk ke kerinci?" Saran Tio


"Boleh " Jawab Ilham


"Oke setuju ya semuanya " Ucap Tio


"Hmmm " Jawab Sean dan Barak serta Ilham.


Di perjalanan mereka hanya berbincang permasalahan liburan mereka selama di Jambi. Namun ketika mereka tengah berbincang Mafioso A memberhentikan mobil mereka dipinggir jalan


"Tuan muda apa mau mampir di mana gitu?"

__ADS_1


"Tidak usah pak, langsung pulang aja Ayah dan Ibu sudah nungguin" Jawab Ilham.


Akhirnya mobil mereka kembali melaju menuju desa pulau.


Sedangkan di Desa


Zainab dan Hasan sudah menunggu kedatangan Ilham dan lainnya, para istri dari Subki Rafa dan Zaki tengah sibuk di dapur untuk menyiapkan hidangan untuk teman-teman Ilham, karena sebelum terbang ke Jambi Ilham sudah memberi tau jika Ilham pulang tidak sendirian.


"Bu, berarti teman-teman Ilham bule ya?" Tanya menantu pertama nya yaitu istri dari Subki


"Iya, dan mereka itu anak-anak orang kaya kata Ilham, tetapi mereka sangat baik dengan Ilham dan mau berteman dengan Ilham " Jelas Zainab


"Wahhh pasti tampan-tampan "


"Seperti nya gitu "


"Kira-kira jam berapa mereka sampai ya bu?"


"Mungkin sejam lagi kan mereka udah d jalan"


"Iya "


Sedangkan dua menantu lainnya yaitu Linda-linda karena memang dua menantu itu memiliki nama yang sama tengah membuat kue di ruang tamu karena dapur sudah ada Zainab dan menantu lainnya.


Sedangkan Hasan tengah bermain dengan kedua cucunya.


Para abang-abang Ilham sedang bermain bola di lapangan seperti biasanya setiap Sore hari.


Kembali ke Jogja


Dimas dan Sarah setelah keluar dari restoran dan shalat Asar tadi kini mereka tengah duduk di pinggir candi hijau menikmati indahnya sore hari di kota Yogyakarta.

__ADS_1


"Sayang, setelah ini kita mau ke mana lagi?" Tanya Dimas


"Mmm, alun-alun ya sambil malam mingguan" Jawab Sarah


"oke, tapi apa kamu tidak ingin shopping gitu ke mall?" Tanya Dimas


"Nggak ah, kan semuanya udah ada dan juga besok kita kan ke Mall mau nonton jadi malam ini kita habiskan waktu di luar" Ucap Sarah


"Beruntung nya Chagi Mendapatkan kamu Sayang, oh ya sayang tadi di kantor Leana datang" Ucap Dimas


"Oh ya?, terus gimana?"


"Iya Chagi usir lah,oh ya sayang ada salah satu karyawan perusahaan yang tadi sempat mencaci maki Leana hingga dia kabur"


"Wah bagus itu perempuan seperti itu memang harus di musnah kan lebih cepat lebih baik dari pada jadi benalu kedepannya"


"Iya Sayang, kamu nggak marah kan?"


"Ngapain marah, jika Chagi membalas perasaan nya baru, Toh Sarah sadar perempuan yang menyukai Chagi berarti normal karena Chagi sudah tampan, mapan lagi tetapi yang tidak normal itu merupakan yang tau jika Chagi sudah beristri tetapi masih saja mau " Jelas Sarah


"Istri ku ini sudah semakin dewasa " Ucap Dimas sambil mengecup bibir Sarah dengan sekilas.


"Chagi ih...kan malu di lihatin orang loh "


"Sayang Tenang saja kan nggak ada pengunjung selain kita "


"Loh kok bisa bukan nya tadi ramai sebelum kita datang?"


"Iya, tapi sudah Chagi pesan seluruh tempat, karena Chagi tidak mau momen kita di ganggu orang lain"


"Dasar orang kaya " Ucap Sarah.

__ADS_1


"Memang "Jawab Dimas


Sarah hanya menggelengkan kepalanya karena tingkah Dimas yang seperti itu.


__ADS_2