Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Apa hubungannya?


__ADS_3

Di Mall


Bukkkkkkk, Suara Sarah menabrak seseorang yang ada di depan nya.


Sarah melihat ke orang yang baru saja di tabrak nya.


"Maaf kan Sarah kak" Ucap Sarah merasa bersalah pada seseorang di depan nya itu


"Tidak masalah," Jawab laki laki tersebut.


Dimas yang melihat kejadian di depan nya langsung mendekat ke arah Sarah


"Sayang, kamu tidak apa-apa kan?" Tanya Dimas


"Tidak apa-apa Bang" Jawab Sarah.


Ketika Dimas mendekat ke arah Sarah, laki laki yang di tabrak oleh Sarah sudah tidak ada di sekitar Sarah.


"Kamu nyari apa Sayang?" Tanya Dimas


"Tidak apa-apa Bang, perasaan tadi ada orang yang Sarah tabrak ehh kok sudah tidak ada" Ucap Sarah


"Laki laki atau perempuan?"


"Laki laki Bang" Jawab Sarah


"hmmm, ya sudah Sayang tidak usah di pikirkan"


"Ya Bang"


Akhirnya Dimas dan Sarah menuju salah satu toko perhiasan yang sudah ingin di tuju.


Kepergian Dimas dan Sarah tidak luput dari mata seorang laki-laki tampan.


"Perempuan menarik, Aku pasti bisa memiliki nya, dan apa hubungannya dengan Dimas putra " Pikir laki laki tersebut.


Kembali ke mension


Zain dan Cahaya sedang asik bermain dengan kembar karena mereka sudah pada bangun dari tidur nya.


"Hubby, Cahaya sangat kasihan dengan Salsa" Ucap Cahaya


"Kenapa sayang dengan Salsa?" Tanya Zain


"Itu by, Salsa itu sangat mencintai kak Riki tapi di tolak mentah-mentah oleh kak Riki disaat Umi bertanya pada kak Riki dan disaat itu ada salsa di sana"jelas Cahaya


"Oh gitu, tapi mau bagaimana lagi Sayang, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Berdoa saja yang terbaik untuk mereka dan pasrahkan pada Author"


"Iya by,"


"Oh ya Sayang kira kira kamu selesai kuliah nya kapan?"


"Insyaallah tahun depan by"


"Alhamdulillah semangat ya sayang, oh ya mau lanjut S2?"


"Seperti nya tidak by, Cahaya hanya ingin fokus dengan anak-anak dan hubby aja"

__ADS_1


"Terimakasih Sayang, tapi jika suatu saat kamu berubah pikiran, hubby akan selalu mendukung apapun keputusan mu"


"Terimakasih by, Cahaya sangat beruntung memiliki hubby dan kembar".


"hubby juga beruntung memiliki istri seperti kamu sayang"


Kembar melihat Bunda dan Ayah nya berpelukan seakan mengerti apa yang dirasakan oleh kedua orang tua nya, kembar langsung mengangkat kedua tangan nya seakan ingin bergabung bersama dengan kedua orang tua nya.


"Hubby, lihat mereka" Ucap Cahaya ketika melihat reaksi kembar


"Iya sayang mereka sangat mengemaskan"


****


Mall


Dimas dan Sarah sudah berada di dalam toko perhiasan


"Abang kita mau ngapain kesini?" Tanya Sarah bingung


"Mau mengambil pesanan Sayang"


"Oh untuk siapa?"


"Untuk kita sayang, lebih tepatnya untuk mu"


"Lah ini kan sudah ada bang dan kemarin Abang sudah kasih ke Sarah satu set"


"Sayang itu untuk tunangan kita dan ini untuk pernikahan kita jadi terima aja ya sayang"


"Iya sayang sama sama"


Setelah beberapa saat kemudian pemilik toko perhiasan mendekat ke arah Dimas dan Sarah sambil membawa sekotak perhiasan.


"Ini tuan pesanan Anda, mohon di periksa lagi" Ucap pemilik toko


"Hmm," Jawab Dimas


Dimas langsung melihat dan meneliti kualitas dan kesamaan dengan pesanan keinginan nya.


Dimas akhirnya tersenyum.


"Bagaimana Sayang suka?" Tanya Dimas


"Suka bang, Cantik. Terimakasih Bang"


"Sama sama"


Dimas dan Sarah akhirnya keluar dari toko perhiasan tersebut setelah mendapat yang diinginkan.


Sedangkan di toko pakaian


Nisa, Anam berserta Riki dan Tika sedang memilih beberapa set pakaian untuk Tika.


"Sayang, bagaimana yang ini kamu suka?" Tanya Nisa pada Tika


"Cantik Umi, tapi harganya sangat mahal"

__ADS_1


"Sayang harga bukan lah suatu masalah asalkan kamu senang dan cocok akan Umi beli untuk mu"


"Terimakasih Umi"


"Sama sama Sayang"


Sedangkan di sebuah hotel


Seorang laki-laki tampan bersama asisten nya sedang membahas sesuatu yang membuat nya sangat tertarik.


"Erik, kamu cari informasi tentang seorang perempuan yang tadi menabrak ku di Mall, oh ya jika tidak salah Aku dengar namanya Sarah. ingat cari tau informasi nya nanti malam Aku ingin hasilnya" Ucap laki laki tersebut pada asisten nya.


"Baik bos, tapi sejak kapan Anda penasaran dengan seorang perempuan?" Tanya Erik


"Jangan banyak bicara, cepat selesaikan apa yang di perintahkan" Ucap Sang Bos


"Hmmm baiklah Bos, " Jawab Erik pasrah


*POV


Stiven Alexsander seorang laki-laki tampan yang merupakan seorang pembisnis sukses dan penerus keluarga Alexsander (Keluarga terkaya di Negara Inggris) dan keluarga yang berkecimpung di dunia bawah.


Stiven Alexsander merupakan laki laki yang sangat kejam dan tegas pada musuhnya. Ia tidak pernah berhubungan dengan seorang perempuan, banyak yang ingin mendekati nya tapi tidak pernah di hiraukan oleh stiven.


Kembali ke Dimas dan Sarah berjalan menuju tok pakaian yang dimana Nisa dan yang lainnya disana.


"Sayang bagaimana jika sebelum kamu pulang ke Jambi kita ke Markas" Ucap Dimas karena Sarah memang sangat ingin melihat Markas


"Iya Bang, Sarah mau, sekaligus mau lihat persenjataan nya boleh?"


"Boleh dong sayang"


Nisa menyadari kedatangan Sarah dan Dimas, Nisa mendekat ke arah Dimas dan Sarah


"Sayang kamu tidak ingin berbelanja ?" Tanya Nisa pada Dimas


"Hmm tidak mi, kemarin sudah banyak beli dengan Abang"


"Ya sudah tidak apa-apa, kalian sudah selesai belanjanya?"


"Sudah mi"


"Ya sudah kita pulang saja, Umi sudah kangen dengan kembar".


"Baiklah Umi"


Akhirnya mereka semua memutuskan untuk kembali ke Mension.


Di perjalanan Sarah melihat ada penjual batagor, Dimas dan Sarah akhirnya berhenti untuk menyantap batagor tersebut.


...************------------****"*******...


...Mohon bantuannya ya dengan cara vote, coment dan share....


.supaya author semangat update nya...


Terimakasih sudah pada mampir di karya author yang masih banyak kekurangan nya..🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2