Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Rencana pulang


__ADS_3

Di negara A, lebih tepatnya di universitas Harvard.


Ilham tengah duduk di kursi perpustakaan, sambil membaca buku.


Namun beberapa saat kemudian, Ilham di kejutkan oleh kedatangan para sahabat nya di kampus tersebut.


"Hai bro, kenapa nggak ke kantin?" Tanya Sean yang merupakan salah satu teman dekat Ilham


"Mmm,lagi malas aja. Kalian pada ngapain ke sini?" Tanya Ilham pada ke-tiga sahabatnya itu Sean, Barak dan Tio


"Kami tadi nyariin kamu, oh ya Ham kamu liburan semester pulang ke negara mu?" Tanya Sean


"Seperti nya begitu, soalnya udah kangen dengan Ayah dan ibu " Jawab Ilham


"Berapa lama pulang nya?" Tanya Barak


"Sebulan mungkin, kalian bagaimana?" Tanya Ilham karena dari ketiga sahabat nya itu hanya Tio yang memang berasal dari Amerika. Sedangkan Barak dari Jerman dan Sean dari Itali


"Boleh nggak kami ikut kamu kembali ke negara mu, soalnya ya yang kami tau itu negara mu sangat indah" Ucap Barak


"Boleh banget, tapi rumah ku bukan di perkotaan, melainkan di pedesaan yang mana tidak ada wisata yang seperti kalian pikirkan. Jika mau berwisata biasanya turis itu ke pulau Bali dan lainnya" Jelas Ilham


"Iya tidak apa-apa kan Sean, Tio?" Tanya Barak

__ADS_1


"Benar apa yang di katakan Batak Ham, kami hanya ingin berlibur bersama mu dan mau mengenal keluarga mu, jika pulang ke rumah kami juga tidak ada temannya kamu kan tau orang tua kami sibuk dengan pekerjaan nya " Ucap Sean


"Terserah kalian, Aku juga senang jika kalian ikut bersama ku pulang " Ucap Ilham


"Bagus deh kalau begitu, kita pulang nya kapan?" Tanya Sean


"Seminggu setelah selesai ujian saja " Ucap Ilham


"Oke, berarti dua Minggu dari sekarang karena Minggu depan kita sudah ujian semester " Ucap Sean


"Hmmm " Jawab Ilham.


Kini Ilham tidak lagi fokus dengan buku yang di bacanya, karena ketiga sahabat nya itu tengah asik bercerita dan merencanakan bagaimana mereka berlibur setelah sampai di Indonesia nantinya.


Kembali ke Indonesia


Sesampai di kamar, Zain tersenyum melihat Cahaya yang tertidur pulas di atas kasur mereka.


"Sayang, kamu pasti sangat lelah" Ucap sambil mencium puncak kepala Cahaya dengan Sayang.


Cahaya yang merasa terganggu langsung terbangun dari tidurnya.


"Hubby, sudah pulang" Ucap Cahaya dengan suara khas bangun dari tidur.

__ADS_1


"Iya Sayang, Maaf ya karena Hubby kamu terbangun" Ucap Zain merasa bersalah karena Zain tau jika Cahaya pasti kelelahan karena malam nya seperti biasanya kembar selalu bangun hal tersebut membuat Cahaya kurang tidur.


"Tidak apa-apa by, Cahaya juga sudah cukup lama tidur nya, Hubby sudah makan siang?"


"Alhamdulillah sudah Sayang, oh ya Riki pulang bersama kedua orang tua Tiara ya?"


"Iya by, oh ya by, dua hari lagi KKN nya di mulai " Ucap Cahaya


"Jadi besok sudah di lokasi Sayang?" Tanya Zain


"Iya by "


"Ya sudah besok kita pindah ke rumah di lokasi KKN mu untuk sementara waktu Tina dan Tiwi akan ikut bersama kita serta beberapa Mafioso juga yang menjaga keamanan kita "


"Baik by "


"Ya sudah Sayang, Hubby mau mandi dulu soalnya tadi keringatan habis memeriksakan banyak laporan "


"Ya sudah Cahaya siapkan air nya dulu "


"Tidak usah sayang, Hubby bisa sendiri pasti kamu masih ngantuk tidurlah kembali "


"Baiklah by "

__ADS_1


Zain langsung menuju kamar mandi sedangkan Cahaya tidak kembali tidur karena baginya sudah cukup tidurnya, Cahaya turun dari kasur dan melihat ke arah boks kembar. Kembar masih nyenyak dalam tidur mereka, Cahaya yang menyaksikan tersebut hanya tersenyum.


"Tidak terasa Sayang kalian sudah mau setahun, Jadi anak-anak yang Sholeh ya Abang Zahid, Abang ziyad dan untuk Putri cantik Syafira jadi anak Sholehah ya Sayang" Ucap Cahaya


__ADS_2