Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
berangkat Misi


__ADS_3

Malam harinya


Dimas dan Sarah sudah selesai makan malam, dan hendak kembali ke kamar mereka, namun Dimas mengantar Sarah terlebih dulu sebelum Dimas ke Markas untuk melihat kesiapan mereka untuk berangkat.


"Sayang, kamu istirahatlah dulu Chagi masih mau ke Markas sebentar" Ucap Dimas


"Mmm, jangan pulang terlalu malam ya"


"Siap Sayang"


Dimas meninggalkan Sarah di kamar dan Dimas bergegas langsung menuju Markas.


Markas dan mension tidak terlalu jauh karena ada akses tersembunyi untuk menuju markas dari mension.


Dimas mengunakan mobilnya menuju markas.


Setelah beberapa saat kemudian Dimas sudah berada di depan markas.


Dimas turun dari mobil nya.


"Selamat datang Bos" Ucap para Mafioso kompak ada sekitar 100 orang yang berkumpul


"Mmmm, persiapan berangkat bagaimana black?" tanya Dimas pada black salah satu Mafioso yang posisinya setara dengan Vani dan Jack di black Lion di Indonesia.


"Semuanya sudah siap Bos"


"Bagus yang berangkat ke Tailand berapa orang?"


"25 orang Bos, dan dari berbagai markas mengirimkan 10 orang" Jelas black


"Bagus, karena kamu sudah di berikan perintah oleh king, ingat untuk selalu waspada dan berhati-hati lah jangan meremehkan musuh" Ucap Dimas


"Siap Bos"


"Riki dan Brian di mana?"


"Bos dan Tuan muda ada di ruangannya "


"Baiklah Aku keruangan Riki dulu "


"Siap Bos "


Dimas meninggalkan black dan para Mafioso lainnya.


Setelah memasuki Markas dan berjalan beberapa saat, Dimas sudah berada di depan pintu ruangan Riki.


Dimas langsung membuka pintu ruangan Riki tersebut.


"Apa kamu sudah siap Brian?" Tanya Dimas setelah pintu terbuka


"Siap kak"

__ADS_1


"Bagus, ayo berangkat" Ucap Riki


Dimas, Riki dan Brian keluar dari ruangan menuju belakang Markas yang luas terdapat dua pesawat terbang yang terjejer rapi di sana.


Memang sebenarnya black Lion memiliki tempat landasan sendiri untuk menerbangkan pesawat mereka, tetapi ketika berpergian bisnis Zain sengaja lepas landas di bandara internasional.


Black Lion sendiri dari 15 Markas tersebar di berbagai negara memiliki dua pesawat terbang untuk menjalankan misi, total jumlah pesawat misi black Lion memiliki 30 pesawat, di tambah helikopter 30 nyunit


Bukan hanya itu Zain sendiri untuk bisnis ada 1 pesawat super mewah yang biasa di gunanya, Dimas dan Riki juga memilikinya tapi tidak semewah milik Zain.


Itu hanya terhitung kendaran udara, belum lagi kapal pesiar milik Zain yg tersebar di berbagai negara.


Kembali ke markas.


"Riki, berhati-hatilah jika kalian membutuhkan bantuan ataupun itu langsung kabari markas terdekat" ucap Dimas


"Oke, sudah lama tidak ada yang berani mengusik ketenangan wilayah kita ya hitung-hitung pemanasan"


"Terserah kamu saja"


Riki dan Brian naik ke dalam pesawat, dan di ikuti oleh 25 Mafioso yang bersama mereka termasuk black sendiri.


Setelah beberapa saat kemudian pesawat lepas landas, Dimas pun juga kembali ke mension. Namun sebelum itu Dimas melihat ke arah Jack dan Vani


"Jack, apa sudah kamu kerjakan yang Aku perintahkan tadi siang?"


"Sudah bos, saham perusahaan milik orang tua anak kecil itu mulai turun"


"Bagus, ya sudah kalian bergantian istirahat karena kita tidak tau musuh ada dimana-mana "


Dimas meninggalkan markas menuju Mension.


Sesampai di Mension Dimas langsung menuju kamarnya.


Ketika Dimas membuka pintu kamar nya, Dimas melihat Sarah yang sudah terlelap dalam tidur nya.


"Selamat malam sayang, tidur yang nyenyak ya " ucap Dimas sambil mengelus puncak kepala Sarah.


Setelah mengelus puncak kepala Sarah, Dimas membersihkan diri terlebih dulu setelah itu Dimas sedikit penasaran dengan identitas dari anak kecil yang membrak Sarah tadi siang.


Dimas duduk di atas kasur samping Sarah, sambil membuka tablet nya.


Dimas membaca informasi tentang identitas orang tua dari anak kecil tersebut.


Alex Rudiart 10 tahun merupakan anak tunggal dari pasangan Rudiart utomo dan Megan Nicole salah satu pengusaha di bidang pertambangan minyak di Kalimantan, mereka berlibur di Yogyakarta dari dua hari lalu.


Setelah menbaca informasi tersebut, Dimas langsung melihat rekaman CCTV yang terjadi di toko tersebut.


Setelah melihat nya Dimas sangat marah, namun karena sang istri memintanya untuk tidak marah, akhirnya Dimas menenangkan diri nya dan ini pertama kali dan terakhir kalinya terjadi jika terjadi di akan datang Dimas tidak akan menahan diri untuk membalasnya orang yang mecekakai orang yang di cintai nya walaupun itu anak kecil yang tidak di sengaja, namun karena kelalaian orang tua yg membuat sang anak bermain bukan di tempatnya.


Setelah selesai membaca informasi dan melihat rekaman CCTV, Dimas ikut beristirahat di samping Sarah sambil memeluk Sarah.

__ADS_1


Pagi harinya


Dimas dan Sarah setelah shalat subuh langsung berolahraga di taman belakang Mension


Seperti biasanya Dimas dan Sarah akan sarapan pagi jam 6:30, karena Sarah akan berangkat ke sekolah biasanya pukul 7:00 pagi.


Karena Sarah sudah akan melaksanakan ujian akhir semester, Sarah harus berangkat ke sekolah walaupun awalnya Dimas berharap Sarah istirahat dulu tetapi Sarah tidak ingin pelajarannya tertinggal.


"Sayang kamu beneran mau berangkat sekolah?"


"Beneran dong Chagi, Sarah udah ngK apa-apa "


"Baiklah Sayang tapi jika kamu merasa pusing atau sakit kepalanya langsung telpon Chagi ya "


"Siap Bos " Ucap Sarah sambil memberi hormat pada Dimas


"Baiklah sekarang kita siap-siap dulu terus Chagi antar kamu ke sekolah sebelum Chagi ke perusahaan "


"Oke "


Dimas dan Sarah langsung bersiap siap untuk melaksanakan aktivitas mereka hari ini, Sarah sekolah dan Dimas bekerja.


15 menit berlalu, akhirnya Dimas dan Sarah kini sudah di dalam mobil menuju sekolah Sarah.


Tidak butuh waktu lama akhirnya sampai di sekolah Sarah.


Di parkiran sekolah, Vivi ternyata sudah berada di sana.


"Belajar yang rajin ya Sayang, ingat jika merasa tidak nyaman langsung telpon Chagi biar Chagi jemput langsung "


"Oke Chagi Assalamualaikum " Ucap Sarah setelah mencium tangan Dimas


"wa'alaikumussalam "


Sarah berjalan menuju Vivi yang memang menunggu nya, sedangkan Dimas juga meninggalkan sekolah setelah Sarah tepat berada di samping Vivi.


"Kirain kamu ngK sekolah Sarah" Ucap Vivi


"Sekolah lah, kan Sarah udah sehat"


"Alhamdulillah jika seperti itu"


"Ya sudah yuk ke kelas"


"Yuk"


Vivi dan Sarah berjalan menuju kelas merea, sesampai di kelas Sarah seperti biasanya duduk di kursi depan karena terbiasa dengan duduk di bagian depan dari mulai SMP dulu.


setelah beberapa saat kemudian akhirnya waktunya untuk memulai pelajaran hari ini, tetapi guru masuk di ikuti oleh seorang pemuda tampan di belakangnya


"Hai semuanya, sebelum kita memulai pelajaran hari ini kita kedatangan murid baru pindahan dari Inggris, silahkan perkenalkan diri mu" Ucap sang guru.

__ADS_1


Ketika Sarah melihat ke arah depan , Namun pemuda itu menatap ke arah Sarah, Sarah langsung memalingkan wajahnya


"kenapa orang itu melihat ke arah ku" pikir Sarah dalam hati.


__ADS_2