Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Persiapan


__ADS_3

Sekolah SMA negeri padukuhan blimbing


Kelas XI A


"Assalamualaikum" Ucap Cahaya duduk di kursi guru


"Wa'alaikumussalam" Jawab siswa-siswi kelas tersebut kompak.


Cahaya tersenyum melihat ke semua siswa-siswi tersebut.


"Sudah kenal kan dengan kakak?" Tanya Cahaya


"Belum terlalu....." Ucap salah satu siswa


"Mmmm, baiklah Kakak perkenalkan ulang ya, Kenalkan Nama kakak Cahaya Aulia, Asal kakak dari Jambi dan kuliah kakak di jurusan Bahasa Arab. Nah ada yang masih mau di tanyakan?"


"Kakak cantik banget, umur berapa?, apa masih jomblo?" Tanya salah satu siswa yang lainnya


Cahaya hanya tersenyum mendengar pertanyaan tersebut. Sebelum Cahaya menjawab, Beberapa siswa langsung mengatakan...


"Huhhh, nanya yang berbobot. Bukan nya kak Cahaya itu istrinya Tuan Zain tadi " Ucap nya


siswa yang bertanya tadi langsung memastikan Jawab dari temannya itu dan melirik ke arah Cahaya.


"Udah udah, Benar apa yang di katakan oleh teman mu itu, jika kakak sudah menikah dan benar kakak adalah benar jika Tuan Zain yang tadi pagi itu adalah Suami kakak " Terang Cahaya.


Siswa-siswi semuanya heboh.


Cahaya tersenyum melihat tingkah mereka.


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya Cahaya mulai memberikan beberapa materi dan ada beberapa kuis.


Sedangkan di perusahaan Zain Group


Zain tengah duduk di ruang kerjanya dan kedatangan Riko dan Dimas yang baru saja masuk.

__ADS_1


"Bos, Abi dan Umi sudah sampai di Jogja" Jelas Dimas


"Hmm, untuk acara ulang tahun ilham udah di siapkan belum?" Tanya Zain.


Karena esok hari Ilham ulang tahun, tepat berumur ke 19 tahun.


"Sudah Bos, dan pestanya juga di hotel kita" Jelas Riki


"Bagus, nanti malam, setelah Cahaya pulang dari TPA di masjid isya lah kami berangkat" Ucap Zain


"Siap Bos" Jawab Riki


"Oh ya Dim, bagaimana dengan honeymoon nya ?" Tanya Riki sambil tersenyum menggoda Dimas


"Lancar... Tapi tau nggak Bos, Rik kalian ingat nggak perempuan yang dulu ngejar-ngejar Bos di kampus dulu. Nah dia datangi villa kita di pulau Jeju, dan tau kalian, dia mengaku mencintai ku di depan Sarah" Cerita Dimas


"Terus Sarah bagaimana?" Tanya Riki lagi.


Sedangkan Zain hanya menjadi pendengar.


"Waduh udah belah duren ternyata"Ejek Riki lagi.


"Iya dong, oh ya Bos seperti nya dia belum menyerah akan obsesi nya terhadap mu dan mungkin bisa jadi dia itu tapi pada kita " jelas Dimas


"Sudahlah untuk itu jika dia berani macam tidak akan bisa, apalagi menghadapi Cahaya dan Sarah langsung " Ucap Zain akhirnya


"Iya Bos," Ucap Dimas


" Oh ya teman-teman Ilham udah di kabari kan jika mereka belum bisa bertemu dengan Ilham dulu" Ucap Zain


"Sudah Bos, Sekarang mereka berkumpul sedang berpergian dulu, sebelum malam nanti baru mereka ke hotel" Jelas Riki


"Bagus, ya sudah kalian lanjutkan perkejaan, dan cepat-cepat pulang kasihan Abi dan Umi pulang kalian tidak ada. Kami akan datang malam nanti" Ucap Zain


"Baik bos"

__ADS_1


Dimas dan Riki langsung keluar dari ruang kerja Zain.


Sedangkan di Mension


Mobil yang membawa Nisa, Anam dan Ilham sudah memasuki kawasan mension.


Setelah berhenti di depan pintu mension, mereka langsung keluar dari mobil.


"Assalamualaikum"Ucap Nisa


"Wa'alaikumussalam" Jawab Tiara


Tiara membuka pintu mension.


"Mari nyonya, tuan " ucap Tiara mempersilahkan mereka masuk


"Baiklah cantik" Ucap Nisa mengikuti Tiara masuk ke dalam mension


Sesampai di ruang tamu


"Cantiknya, siapa namanya?" Tanya Nisa pada Tiara


"Terimakasih, Saya Tiara nyonya " Jawab Taira sopan


Abraham dan Putri baru saja ke ruang tamu.


"Tuan Anam dan Nyonya Nisa"Sapa Abraham


"Wahhhh Tuan ellison, Tiara ini putri Anda?" Tanya Anam


"Benar Tuan, Putri kami satu-satunya" Jelas Abraham.


Nisa dan Anam hanya tersenyum


Ilham yang ikut duduk di sana hanya menjadi pendengar setia, begitupun dengan Tiara.

__ADS_1


__ADS_2