Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Trauma


__ADS_3

Hotel


Sean, Barak dan Tio sudah berada di depan satu kamar yang mana perempuan tadi di paksa oleh seseorang.


"Sean ada apa?" Tanya Barak


"Ada perempuan yang di seret kedalam kamar ini" Jawab Sean


"Oh gitu tapi itu bukan urusan kita" Ucap Barak lagi


"Tapi perempuan tersebut bukan kehendak diri sendiri" Jawab Sean


"Ya sudah sekarang kita harus bagaimana?" Tanya Tio


"Kita dobrak pintunya, tapi sebelum itu kamu kirim kabar pada tuan Dave ataupun kak Riki" Ucap Sean


"Baik" Jawab Tio


Tio langsung mengirim pesan pada Dave.


Sedangkan Barak dan Sean langsung mendobrak pintu kamar hotel tersebut.


Brakkkk...Suara pintu kamar terbuka


"mmmmmm....tolong jangan....."Rintihan dari seorang perempuan muda yang sudah acak-acakan di pojok kasur


Sean yang melihat itu langsung berlari masuk ke dalam dan menerjang laki-laki itu.


Bukk Bukk suara hantaman dari Sean.


"Siapa kalian" Ucap laki-laki tersebut


"Kamu tidak perlu tau siapa kami, tapi perbuatan mu membuat kami jijik" Ucap Barak yang menjawab


"Barak kamu urus bajingan ini" Ucap Sean


"Siappp..."


Sean berjalan meninggalkan laki-laki tersebut bersama Barak, sedangkan Sean berjalan menuju perempuan yang meringkuk di atas kasur.


"Kamu sekarang sudah aman" Ucap Sean lembut


"Jangan, jangan Aku tidak mau" Ucap perempuan tersebut dengan air mata yang mengalir dari pelupuk mata nya.


Sean tidak tega melihat perempuan tersebut, Sean langsung membuka jaketnya dan memasangkan ke tubuh perempuan tersebut karena baju perempuan tersebut sudah tidak layak lagi. Sobek di mana-mana.

__ADS_1


"Tenang lah, kami aman sekarang" Ucap Sean menenangkan perempuan tersebut.


Sedangkan perempuan tersebut diam setelah mendengar ucapan dari Sean, Namun tatapan mata kosong.


Sedangkan Barak dan pria brengsek


"Kamu siapa?" Tanya pria brengsek


"Kamu tidak perlu tau siapa Aku, yang pastinya kamu tidak akan pernah menghirup udara segar lagi setelah ini" Ucap Barak


"Cihhh, memang kamu tidak tau Aku!, anak tunggal dari orang terkaya di Jakarta " ucap nya


"Cih segitu aja sombong " Ucap Barak.


Sean yang melihat Barak dan pria brengsek itu masih berdebat. langsung berkata


"Sudahlah bro, kita urus dia nanti tapi sebelum itu Aku mau bawa perempuan ini dulu seperti nya dia trauma" Ucap Sean


"Iya, kamu tunggu saja nanti" Ucap Barak melihat ke arah pria brengsek itu yang sudah babak belur karena tinju dari Sean tadi.


Sean membawa perempuan tersebut ke kamar mereka.


Sedangkan Tio sudah memanggil dokter untuk ke kamar mereka mengobati perempuan tersebut.


Tio dan Barak duduk di kursi yang ada di kamar mereka


"Sudah Mungkin sebentar lagi datang" Jawab Tio


"Bagus deh"


Sedangkan di kasur, perempuan tersebut masih terdiam dengan tatapan kosong.


Setelah beberapa saat kemudian pintu kamar di ketuk..


Tok tok...


"Masuk " Ucap Barak


Ternyata yang datang Dokter dan Riki


"Ada apa sebenarnya?" Tanya Riki langsung pada mereka bertiga sedangkan perempuan tersebut di periksa oleh dokter.


Sean langsung menceritakan semuanya pada Riki tanpa terkecuali.


"Sekarang dia dimana?" Tanya Riki

__ADS_1


"Tidak tau kak, mungkin sudah pergi setelah tadi di pukul sama Sean " Ucap Barak


"Baiklah nanti biar bos yang membuat keputusan tentang ini, beraninya dia menggunakan hotel milik Zain Group untuk membuat hal yang menjijikkan seperti itu " Ucap Riki


Sean dan lainnya hanya mengangguk kepala nya tanda mengerti.


Setelah beberapa saat dokter sudah selesai memeriksa perempuan tersebut.


"Bagaimana Dok?" Tanya Sean langsung


Dokter tersebut menggelengkan kepalanya sebelum menjawab


"pasien saat ini mengalami trauma yang cukup besar, tapi jika di aja bicara pelan-pelan inn syaa Allah akan cepat membaiknya, dan jangan pernah tinggalkan dia sendiri " jelas dokter


"Terimakasih dok "


"Sama-sama tuan " Jawab Dokter perempuan tersebut.


Setelah itu dokter langsung meninggalkan kamar tersebut setelah menyerahkan resep obat untuk perempuan tersebut.


Zain yang sedang siap-siap untuk kembali ke mension langsung terhenti karena handphone nya berdering pesan masuk


Cahaya dan kembar juga sudah siap tinggal naik ke mobil.


"Ada apa by?" tanya Cahaya


"Ada sedikit masalah Sayang" Ucap Zain


"Masalah apa by?"


"Itu di hotel milik kita tadi Sean menangkap seorang laki-laki muda yang hendak memperkosa perempuan" Jelas Zain


"Astaqfirullah jadi perempuan nya bagaimana by?"


"Saat ini masih di hotel Sayang bersama mereka dan ada Riki juga di sana"


"Alhamdulillah jika seperti itu by"


"Ya Sayang,"


Zain dan Cahaya serta kembar dan di bantu Tina dan Tiwi langsung masuk ke dalam mobil karena mereka harus berangkat menuju Mension


Di dalam perjalanan


"Jack, cari tau bajingan itu" Ucap Zain pada Jack yang menjadi supir mereka malam ini

__ADS_1


"Baik King" Jawab Jack


Jack langsung mengirim pesan pada Mafioso di markas untuk menjalankan tugas dari sang king.


__ADS_2