Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Sampai


__ADS_3

Jambi


Tepat pukul 16:30 mobil yang membawa Ilham dan lainnya sampai di desa seberang.


Kedatangan dua mobil tersebut membuat para warga desa seberang tau jika itu mobil dari keluarga suaminya Cahaya, Namun mereka tidak tau jika yang ada di dalamnya Ilham beserta teman nya.


"Sudah sampai, yuk turun" Ucap Ilham pada ketiga sahabatnya


"Wahh akhirnya sampai juga" Ucap Tio


"Belum sampai bener sih kita harus nyebrang sungai dulu" Ucap Ilham


"Berarti rumah mu di desa seberang gitu?" Tanya Sean


"Yups benar banget, yuk turun"


"Oke"


Ilham turun duluan dan di ikuti ketiga sahabatnya.


Para warga yang melihat kepulangan Ilham langsung beramai ramai melihat apalagi Ilham pulang bersama tiga bule tampan.


"Assalamualaikum bang" Ucap Ilham menyalami tangan pemilik ketek penyebrangan


"Wa'alaikumussalam libur kuliah nya ham?'


"Iya bang "


"Oh gitu, itu kanti e yo?"


"Iyo bang, "


"Ya sudah yuk nyebrang "


"Iya bang "


Ilham melihat ke arah Mafioso A dan berkata sebelum nya dia naik ke ketek penyebrangan.


"Pak mau ikut mampir atau bagaimana?" Tanya Ilham pada Mafioso A

__ADS_1


"Kami langsung pulang ke Markas tuan muda"


"Baiklah pak Jika seperti itu terimakasih banyak "


"Sama-sama tuan muda "


Karena koper mereka sudah di naikan ke ketek penyebrangan, Ilham dan lainnya hanya membawa tas kecil masing-masing saja.


"Ya sudah pak hati-hati kami juga langsung menyebrang "


"Iya Tuan muda "


Ilham melihat ke arah Barak, Sean dan Tio.


"Yuk kita naik " Ucap Ilham mengajak ketiga sahabatnya itu.


"Iya " Jawab Sean


Ilham di ikuti ketiga sahabatnya langsung naik ke ketek penyebrangan.


Setelah mereka naik ketek pun beranjak menyebrang sungai.


"Unik ya ham" Ucap Sean


"Iya ini pertama bagi kami, tapi seru sih" Ucap Sean


"Iya, kalian lapar nggak?" Tanya Ilham


"Lumayan sih" ucap Sean


"Sama" ucap Tio dan Barak bersamaan


"Sebentar lagi sampai kok kita makan di rumah aku" Ucap Ilham


"Pasti enak, masakan kakak mu aja enak apalagi masakan ibu mu Ham" Ucap Barak


"Kalian coba aja nanti"


"Yakin Aku pasti enak lah" Ucap Tio

__ADS_1


Setelah beberapa saat kemudian ketek pun sampai di desa seberang.


Ilham di ikuti oleh ketiga sahabatnya berdiri untuk turun dari ketek penyebrangan tapi sebelum itu Ilham membayar ongkos penyebrangan.


"Bang ni uangnya ya" Ucap Ilham sambil menyerahkan uang 50.000 selembar dan di berikan pada bang ketek penyebrangan


"Iya ham, ini uang kembalian nya,"


"Tidak usah bang, ambil aja"


"Terimakasih ham"


"Sama-sama bang"


Ilham turun dari ketek dengan dua koper di tangannya sedan Barak, Sean dan Tio membawa juga membawa dua koper namun koper satunya kecil ukuran kabin.


Dari 4 koper tersebut adalah oleh-oleh yang Nisa dan Anam siapkan untuk keluarga Jambi dan ada juga yang di beli di Jogja.


Ilham dan lainnya di lihat banyak adik-adik yang berbondong-bondong untuk berangkat ngaji ke masjid dekat penyebrangan.


"Ham mereka pada mau kemana?" Tanya Sean melihat adik-adik yang berbondong-bondong itu


"Oh itu mereka mau ke masjid untuk belajar membaca Alquran" Jawab Ilham


"Oh gitu"


"Iya,"


Ilham dan lainnya berjalan menuju rumah kedua orang tua Ilham, setelah 2 menit berjalan akhirnya sampailah mereka di rumah kedua orang tua Ilham, di sana Hasan dan Zainab sudah menunggu mereka.


"Assalamualaikum Bu " Ucap Ilham sambil mencium tangan Zainab


"Wa'alaikumussalam "


Sean dan lainnya mengikuti Ilham yang mencium tangan Zainab dan bergantian dengan Hasan juga.


Sedangkan ketiga Abang nya berada di rumah masing-masing karena sudah sore.


"Ayo masuk " Ucap Zainab

__ADS_1


"Iya bu, yok bro masuk " Ucap Ilham berbahasa Inggris pada ketiga sahabatnya


Mereka mendengar ucapan dari Ilham langsung mengikuti Ilham masuk ke dalam rumah tersebut.


__ADS_2