Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Restu???


__ADS_3

Di Inggris, tepatnya di rumah mewah milik keluarga ellison.


Riki sudah duduk di ruang tamu bersama Gavin, Gabriel serta putri ane Mama nya Ica yang juga ibunya Gavin dan Gabriel tentunya.


Suara Mobil di luar rumah terdengar dari ruang tamu tersebut membuat Putri Ane langsung berdiri dari duduknya dan berjalan membuka pintu rumah


"Papa tumben sudah pulang?" Tanya Putri Ane pada Abraham ellison


"Iya, ada kabar gembira Sayang " Jawab Abraham


"Oh ya?, tapi sebelum itu papa harus masuk dulu karena kedua putra kita sudah kembali "


"Bagus jika mereka sudah kembali "


"Iya pa, ayo "


Abraham masuk ke dalam rumah mengikuti sang istri, sesampai di ruang tamu, Abraham duduk di samping Sang istri.


"Bagaimana kabar adik kalian Gav?" Tanya Abraham langsung pada putra bungsunya


"Baik Pa,"


"Bagus jika seperti itu, oh ya pihak kerajaan sudah menyampaikan pesan pada papa jika perjodohan tersebut di batalkan"Jelas Abraham


"Yang benar Pa?" Tanya Putri Ane beserta Gavin bersamaan

__ADS_1


Abraham tidak langsung menjawab, melainkan melihat ke arah Riki karena Abraham merasa kenal dengan orang tersebut.


"Hmmm, Anda bukannya Tuan Riki Pengusaha sukses no 1 itu?" Tanya Abraham langsung pada Riki


Gavin dan Gabriel serta Putri Ane langsung melihat ke arah Riki bersamaan.


"Benar Om, Saya Riki adik dari Zain Khairul Anam dan juga putra ketiga dari Abi Anam" Jawab Riki dengan sopan.


"Wahhh, Saya sangat senang Anda bisa berkunjung ke kediaman sederhana Saya Tuan " Ucap Abraham lagi. Karena memang Abraham sangat mengidolakan keluarga Anam tersebut karena kesuksesan mereka terutama ketiga putranya itu yang bisa menjadi pengusaha sukses no 1 termasuk Riki tentunya dari ketiga tersebut.


"Saya juga senang Om, bisa berkunjung ke kediaman Om. Namun sebelum itu Om bisa panggil saya dengan nama saja karena Saya adalah teman nya kedua putra Om " Ucap Riki


"Baiklah jika seperti itu, Saya masih tidak menyangka jika teman kedua putra Saya adalah orang tersukses no 1 " Ucap Abraham lagi.


"Oh ya Pa, Apa benar jika perjodohan Tiara sudah di batalkan?"Tanya Putri Ane pada suaminya


"Oh ya Ma, papa sampai lupa. Iya memang benar tadi utusan kerajaan ke kantor papa dan menyampaikan bahwa perjodohan tersebut di batalkan. Tetapi yang menjadi pertanyaan nya karena apa?" Jelas Abraham


"Ya sudah deh Pa, yang penting Putri kita tidak jadi menikah dengan orang itu" Ucap Putri Ane


"Benar Ma" Jawab Abraham lagi.


Gavin dan Gabriel yang mendengar penuturan dari Abraham langsung mengerti jika itu adalah perbuatan dari Zain yang membantu mereka untuk membatalkan perjodohan tersebut.


"Ma, sebenarnya hal itu lah yang akan kami sampaikan pada Mama dan papa masalah perjodohan tersebut dan Riki kesini untuk menyampaikan sesuatu pada papa tentang Tiara" Ucap Gavin

__ADS_1


"Maksudnya gimana Gav?, Papa tidak mengerti" Ucap Abraham


Gavin melihat ke arah Riki, mengisyaratkan untuk Riki langsung menyampaikan nya.


Riki yang mengerti langsung angkat bicara.


"Begini Om, Tante kedatangan Saya ke sini pertama untuk bersilaturahmi dengan Om dan Tante, dan kedua menyampaikan prihal Tiara Putri Om dan Tante karena Saya ingin memperistri Tiara menjadi istri Saya" Jelas Riki


"Tunggu-tunggu jadi maksudnya ini Nak Riki melamar Putri saya?" Tanya Abraham


"Benar Om, dan Saya juga mohon maaf sebelumnya jika Tiara sudah ikut agama Saya yaitu Islam," Jelas Riki


"Tapi apa Tiara sudah mengetahui prihal ini?" Tanya Abraham memastikan


"Alhamdulillah sudah Om, Tiara sekarang berada di Indonesia lebih tepatnya di mension Bos Zain untuk belajar agama Islam "Jelas Riki.


"Jika memang Tiara sudah tau dan menyetujui, Saya sebagai orang tua hanya bisa mendoakan kebahagiaan untuk nya. Untuk masalah pindah keyakinan Saya tidak mempermasalahkan nya karena itu pilihan nya dan pindah keyakinan tidak akan halangan dan memutuskan hubungan orang tua serta keluarga pada Ica, iya kan Ma?" Jawab Abraham sambil melihat ke arah Putri Ane


"Benar Nak Riki, Apa yang sudah Suami Tante sampaikan " Tambah putri ane


"Terimakasih banyak Om dan Tante sudah merestui kami, dan untuk pihak kerajaan tidak usah khawatir karena mereka tidak akan berani macam-macam pada keluarga ini "


"Baiklah, karena Saya yakin jika nak Riki pasti sudah menyiapkan semuanya dan terimakasih banyak sudah mau menerima putri kami "


Riki tersenyum mendengar penuturan dari Abraham.

__ADS_1


__ADS_2