Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Lokasi


__ADS_3

Di Korea


Setelah selesai mandi, Dimas dan Sarah baru sarapan karena hari ini mereka ingin menghabiskan waktu di taman di pulau tersebut.


Dimas menggenggam tangan Sarah keluar dari villa karena mereka mau pergi ke taman. Namun siap sangka ketika sampai di luar villa ada dua orang yang sedang menunggu mereka...


Tapi sebelum itu kita kembali ke Indonesia dulu 😂😂😂


Di Indonesia


Cahaya dan Zain serta kembar dan lainnya baru saja masuk ke perkampungan yang ada di gunung kidul.


Kedatangan Zain tentunya membuat para warga antusias untuk menyambut mereka, siapa yang tidak mengenal Zain. Pengusaha sukses.


"By, hubby sudah melebihi artis aja" Ucap Cahaya melihat ke luar mobil yang mana para warga yang berbaris rapi menyambut kedatangan Zain.


Namun untuk memastikan keamanan Zain dan Cara serta Kembar, Para Mafioso sudah mengatasi hal tersebut karena mereka sudah berpencar di berbagai sudut desa tersebut termasuk rumah yang akan mereka tempati.


Zain membuka kaca mobil, hal tersebut membuat para warga bersorak-sorai memanggil nama Zain.


"Tuan, Tuan Zain sangat tampan" Ucap Para warga terutama para ibu-ibu dan para gadis-gadis.

__ADS_1


Zain hanya tersenyum ramah untuk merespon panggilan tersebut.


Sedangkan Cahaya sedikit cemburu karena dari semua yang menyoraki Zain banyak dari gadis-gadis desa tersebut.


"Cantik-cantik ya By" Ucap Cahaya sambil memanyunkan bibirnya.


Zain yang mendengar suara dari Cahaya langsung melihat ke arah Cahaya.


"Tidak Sayang, hanya bundanya anak-anak yang paling Cantik. Siapa dulu istrinya Hubby" Ucap Zain


Mendengar ucapan dari Zain, Cahaya hanya tersenyum.


Setelah beberapa saat kemudian terdengarlah suara dari kembar yang baru saja bangun dari tidur mereka.


Zain langsung mengelus kepala Kembar supaya mereka kembali tenang.


"Anak-anak Ayah Sayang, kalian tenang saja hanya Bunda kalian yang ada di hati Ayah, kalian kan tau Bunda kalian itu wanita tercantik yang Ayah inginkan" Ucap Zain membujuk kembar.


Hal yang di lakukan Zain yang sambil membujuk kembar, seakan kembar mengerti dengan apa yang di jelaskan oleh ayahnya. Kembar langsung berhenti nangis dam kini, Zahid menggenggam tangan Zain, sedangkan Syafira juga menggenggam tangan Cahaya, sedangkan Ziyad yang berada di gendongan Tina juga ikut berhenti dari nangisnya setelah mendengar penuturan dari Zain barusan.


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya mereka sampai di sebuah rumah yang cukup besar yang ada di desa tersebut.

__ADS_1


Mobil mereka berhenti, Dan mereka bergantian keluar dari mobil.


Zain yang mengendong anaknya membuat para warga di sana semakin antusias untuk melihat anak-anak dari pengusaha sukses tersebut.


Kedatangan Zain tentunya di sambut dengan ramah oleh pak dukun di sana.


Zain yang melihat pak dukuh beserta istri yang langsung menyambut kedatangan nya langsung memberikan Zahid pada Tiwi untuk menggendong nya.


"Selamat datang di padukuhan kami Tuan" Ucap pak dukun (Kepala dukuh Blimbing) tempat KKN Cahaya


"Iya pak, Terimakasih sudah mau menyambut kami dan mohon bantuannya untuk kelancaran KKN istri Saya" Ucap Zain


"Tentunya Tuan" Jawab pak dukuh


Zain dan Cahaya langsung masuk kedalam rumah tersebut setelah pak dukuh sudah meninggalkan mereka.


Cahaya langsung membaringkan kembar ke kasur yang sudah di siapkan untuk kembar. Karena sebelumnya Zain sudah menyuruh Jack untuk menyiapkan rumah tersebut setelah tau lokasi KKN Cahaya.


Setelah kembar sudah nyaman, Cahaya langsung duduk di kursi depan rumah tersebut bersama Zain tentunya.


"By, nanti malam penyambutan mahasiswa KKN nya, Hubby bisakah ngisi sedikit sambutan" Ucap Cahaya karena barusan ketua kelompok nya meminta izin pada Cahaya untuk hal tersebut.

__ADS_1


"Tentu Sayang, jika kamu yang meminta pasti hubby turuti" Jawab Zain sambil mengelus kepala Cahaya dengan sayang.


Cahaya tersenyum mendengar dan melihat apa yang Zain lakukan terhadap kepala nya.


__ADS_2