Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Tunangan?


__ADS_3

Kantin sekolah


Sarah mempersilahkan Bastian untuk duduk di meja yang sama dengan mereka, tetapi Sarah tidak memperdulikan hal lain karena Sarah sekarang tengah asik bermain game di handphone.


Setelah beberapa saat kemudian


Vivi kembali bergabung bersama Sarah.


"Eh lo anak baru" Ucap Vivi


"Hai," Ucap Bastian


"Hai " Jawab Vivi


Vivi langsung duduk di sebelah Sarah.


"Lo kemana aja sih Vi kok pesannya lama amat " Ucap Sarah


"Ya elah Sarah, Aku tadi tu setelah memesan makanan aku kebelet ya jadi nuntasi aja dulu, sejak kapan tu anak ikut duduk di meja kita?" Ucap Vivi sambil be bisik


"Barusan aja "


"Oh gitu "


Setelah beberapa saat kemudian pesanan mereka datang. Vivi yang melihat Bastian yang hanya diam sambil memerhatikan Sarah langsung berdehem.


"Hmmmm,lo ngK makan " ucap Vivi dengan bahasa Inggris


"Iya, kalian makan saja dulu aku udah pesan kok sebelum duduk mungkin sebentar lagi datang"


"Oh gitu oke deh" Ucap Vivi


Sarah mendengar pembicaraan mereka tidak menanggapi apa-apa, karena Sarah tidak ingin lebih dekat dengan lawan jenis selain dari mahramnya apalagi sang Suami begitu cemburuan.


Setelah itu, Vivi langsung makan sedangkan Bastian hanya menatap mereka makan. Tiba-tiba sang ibu kantin membawa pasta dan jus jeruk ke meja mereka dan ternyata itu pesanan Bastian.


Setelah Sarah selesai makan, Sarah langsung berpamitan pada Vivi yang belum menyelesaikan makannya.


"Vi, Saraj duluan ya. Kamu ke kelas bareng dia aja" Ucap Sarah


"Lah Sar kok ninggalin sih "


"Ya ngak papa sih kan ada tu anak baru "


"Ya sudah deh duluan aja "


"Nah gitu dong "


Sarah meninggalkan Vivi dan Bastian yang masih menyantap makanan mereka.


Sesampai di kelas Sarah langsung duduk di kursinya dan membuka bukunya Sambil membaca buku, tiba-tiba handphone nya berdering.


Sarah tersenyum sebelum menjawab telpon karena itu Telpon dari Dimas.


"Assalamualaikum Chagi" Ucap Sarah


"Wa'alaikumussalam sayang, lagi istirahat ya?"

__ADS_1


"Iya ini habis dari kantin, Chagi lagi ngapain?"


"Lagi duduk di ruang kerja sambil melihat beberapa file pekerjaan, Tadi makan apa?"


"Makan pasta sama Pizza dan jus jeruk "


"Tumben Sayang makan nya gitu ngK biasanya "


"Lagi kepengen aja, Chagi ntar jangan lupa makan siang"


"Tentu sayang, bahagia belajarnya hari ini?"


"Lumayan lancar, oh ya Chagi ada murid baru di kelas Sarah, kok bisa ya kan udah mau ujian "


"Bisa aja Sayang jika punys koneksi dan uang, perempuan atau laki-laki?"


"Laki-laki Chagi, tau nggak Chagi dia tu natap Sarah kayak orang kelaparan dan tadi di kantin dia gabungdi meja Sarah dan Vivi, tapi karena Sarah ngK mau duduk terlalu lama dengan orang lain Sarah balik ke kelas duluan dan Vivi Sarah tinggal di kantin sama dia "


"Bagus Sayang, oh ya sayang ntar pulang jam berapa?"


"Jam 16:00 setelah asar pulang nya "


"Oke ntar Chagi jemput ingat jangan deket-deket dengan laki-laki "


"Siap Chagi dah dulu bentar lagi mau masuk lagi"


"Ya sudah assalamualaikum sayang "


"Wa'alaikumussalam "


Setelah Telpon berakhir, Vivi dan murid lainnya masuk ke dalam kelas karena 5 menit lagi pelajaran selanjutnya di mulai.


Pelajaran berlanjut hingga siang, di waktu shalat Dzuhur pelajaran di break untuk melaksanakan shalat Dzuhur bagi yang muslim, karena di sekolah internasional seperti itu tidak semuanya beragam Islam ya seperti Bastian dia merupakan non muslim.


Vivi dan Sarah langsung ke mushola yang ada di sekolah mereka untuk menunaikan shalat Dzuhur.


Setelah shalat Dzuhur mereka melanjutkan pembelajaran lagi hingga sore hari nya tepat pukul 16:00, Sarah dan Vivi keluar daro kelas nya dan menuju musholla untuk melaksanakan shalat Asar.


Bastian yang melihat Vivi dan Sarah menuju musholla hanya melihat dari jauh tanpa berkata apa-apa.


Setelah Sarah dan Vivi keluar dari musholla mereka langsung menuju parkiran.


Tiba-tiba Bastian menghampiri mereka.


"Kalian mau pulang?" Tanya Bastian


"Iya ada apa", ucap Vivi


"Kenapa ngK bareng aja Aku bawa mobil" Ucap Bastia


Vivi tertawa sebelum menjawab ucapan dari Bastian.


"Eh Bastian, Aku dan Sarah itu sudah ada yang jemput jadi sorry" Ucap Vivi


"Oh gitu tapi kapan-kapan bisa Aku anter pulang kan?" ucap Bastian lagi.


" Tidak bisa, karena Sarah dan aku selalu di jemput dan juga jika kamu berharap untuk mengantar Sarah jangan pernah berharap karena Sarah sudah ada tunangannya yang jemput " Ucap Vivi

__ADS_1


Sarah yang mendengar ucapan dari Vivi sedikit terkejut karena Vivi mengatakan suaminya menjadi tunangan, tetapi Sarah bernafas lega.


"Sarah kamu sudah punya tunangan?" Tanya Bastian


"Iya" Jawab Sarah


"Ya sudah ya kami duluan udah di tungguin sama tunangan dan pak supir" Ucap Vivi


Bastian hanya terdiam di tempat mendengar jika Sarah sudah memiliki tunangan.


Karena Bastian tidak terlalu percaya, Bastian mengikuti mereka sampai di perkirakan sekolah.


Sesampai di parkiran.


Sarah melihat Dimas sudah berdiri di depan pintu mobil menunggu nya.


"Assalamualaikum Chagi" Ucap Sarah Sambil mencium tangan Dimas


"Wa'alaikumussalam Sayang"


"Udah lama nunggu nya?"


"ngK juga, Chagi tau kamu pasti shalat dulu"


"Iya hehehe"


"Ya sudah yuk masuk"


"Iya"


Tidak jauh dari mereka Bastian melihat semua yang di lakukan Sarah baik mencium tangan Dimas dan Dimas pun mengelus kepala Sarah Sambil tersenyum.


"Apa benar itu tunangan Sarah?, tetapi seperti nya mereka lebih cocok adik kakak" Pikir Bastian.


"Sudahlah besok bisa di cari tau lagi" Ucap Bastian dan akhirnya masuk ke dalam mobilnya meninggalkan sekolah.


sedangkan di dalam mobil Dimas dan Sarah


"Chagi tau nggak itu anak baru, eh iya Bastian namanya dia tadi nawarin mau nganterin Sarah dan Vivi pulang dan dia bilang dia bawa mobil gitu"


"Terus Sayang bilang apa?"


"bukan Sarah yang jawab tapi Vivi, Vivi bilang kalau Sarah udah di jemput sama tunangan Sarah dan Vivi di jemput supir"


"Vivi bilang tunangan kamu jemput, terus gimana respon nya?"


"Iya dia nanya ke Sarah untuk memastikan, dan Sarah jawab lah Iya gitu"


"Bagus Sayang terus respon dianya gimana?"


"ngak ada respon apa-apa melainkan bengong di tempat, Sarah dan Vivi langsung ke parkiran karena tau Chagi pasti udah nungguin"


"pintar, istri ku ini sangat pintar tapi kedepannya jangan kasih respon apa-apa ya jika dia mulai mendekati mu"


"Tentu aja, Sarah kan udah ada Chagi"


"Bagus"

__ADS_1


Dimas tersenyum Sambil mengelus kepala Sarah dengan satu tangan sedangkan tangan satunya untuk memegang setir mobil.


__ADS_2