
Sore harinya
Setelah shalat Asar semua penghuni mension berkumpul di ruang keluarga
Tiara duduk di kursi samping Sarah, sedangkan Dimas dan Riki duduk di kursi yang sama, Ilham duduk di kursi samping Nisa dan Anam. Abraham dan Putri sudah bersama.
"Dim, Zain pulang ke mension kapan?" Tanya Anam
"Setelah isya Bi, soalnya Cahaya harus mengajar TPA dulu di sana" Jelas Dimas
"Hmmm oh gitu"
"Iya Bi"
Anam bisa memahami anak sulungnya itu belum bisa bergabung bersama dengan nya.
"Riki, sekarang Abi dan umi mau bertanya dengan kamu apakah benar jika kamu mencintai Tiara?" Tanya Anam serius di depan semuanya
"Benar Bi, Riki yakin itu" Jawab Riki mantap
"Baiklah jika kamu sudah yakin, sekarang Abi mau bertanya pada Tiara, apa kamu menerima putra bungsu kami itu untuk menjadi suami mu?" Tanya Anam pada Tiara
"Tiara menerima" Jawab Tiara lagi.
Anam tersenyum mendengar jawaban dari kedua anaknya itu (Riki dan Tiara)
"Tapi jika kalian menikah nanti Abi ada syarat yang harus kalian berdua tepati bagaimana?" Tanya Anam
"Kami siap Bi" Jawab Riki dan Tiara bersamaan
"Bagus, karena Abi merasa sudah waktunya Abi untuk pensiun dari pekerjaan dan Abi harap setelah kalian menikah akan tinggal di Amerika bersama dengan Abi dan umi bagaimana?"
"Tapi Bi, bos bagaimana?" Tanya Riki
__ADS_1
"Riki, kalian sudah memiliki keluarga masing-masing,Abi faham akan kedekatan kalian bertiga sebagai saudara tetapi tidak mungkin jika kalian selalu bersama, kalian perlu ruang sendiri untuk menjalani kehidupan keluarga kecil kalian masing-masing " Jelas Anam
"Baiklah Bi, Riki akan mengikuti saran dari Abi " Jawab Riki akhirnya pasrah
"Bagus, sebenarnya Abi berharap Dimas yang tinggal ke negara A, karena Sarah masih sekolah dan kasihan juga jika harus pindah-pindah, jadilah kamu salah satu nya untuk menggantikan nya " ucap Anam
Dimas dan Sarah mendengar ucapan dari Anam langsung tersenyum. Sedangkan Riki hanya menghela nafas panjang.
"Baiklah, Tuan Abraham karena kita sudah berkumpul di sini bersama, Saya selaku orang tua Riki ingin menyampaikan prihal kelanjutan hubungan mereka, ya walaupun saya tau mereka belum kenal terlalu lama " Jelas Anam.
"Saya sih terserah Tiara Tuan, dan seperti yang tadi kita dengar semuanya jika Tiara sudah menerima Riki sebagai suaminya kelak, Saya selaku orang tua akan selalu merestui hal yang baik untuk anak kami " Jawab Abraham
"Baiklah jika seperti itu, bagaimana dengan tanggal pernikahan mereka, Saya berharap tidak terlalu lama karena hal baik lebih baik di segerakan " Ucap Anam
"Saya mengikuti saran Tuan dan Nyonya saja baik nya kapan" Ucap Abraham
"Saran dari umi, untuk pernikahan nya kita selenggarakan di Indonesia dan untuk resepsi nya pertama di Indonesia dan kedua di Inggris bagaimana?" Ucap Nisa
"Tidak juga Sayang, tapi terserah kalian berdua maunya bagaimana?" Ucap Nisa lagi
Riki melirik ke arah Dimas untuk meminta pendapat.
"Menurut Dimas, jika di adakan di Inggris takutnya pihak kerajaan membuat ulah, walaupun kita bisa saja mengatasinya tetapi lebih baik kita menghindari nya, jadi menurut Dimas lebih baik acaranya di Indonesia saja " Ucap Dimas
Anam, Nisa, Putri Ane dan Abraham mengangguk kepala serta tersenyum mendengar saran dari Dimas
"Jadi bagaimana menurut kalian berdua?" Tanya Anam melirik ke arah Riki dan Tiara
Riki tersenyum melihat ke arah Tiara sebelum menjawab
"Menurut Riki, saran dari Dimas saja Bi, karena saat ini Cahaya juga sedang KKN dan itu di laksanakan dalam waktu dekat " Jawab Riki
"Baiklah jika seperti itu sepakat acaranya semuanya di Indonesia, dan di laksanakan bulan depan bagaimana?"
__ADS_1
"Jika Saya setuju saja, tetapi apa tidak terlalu mendadak? karena persiapan pernikahan itu bukanlah hal yang sedikit" Tanya Abraham
"Untuk itu tidak usah di khawatir kan karena mereka bisa mempersiapkan nya dengan cepat, jika Saya bilang Minggu depan pun pasti bisa mereka " Jawab Anam.
Anam tau jika anak-anak nya itu sangat bisa di andalkan apalagi dengan Mafioso yang mereka miliki untuk mempersiapkan pernikahan itu hal yang mudah.
"Baiklah jika seperti itu, acaranya bulan depan. Untuk pihak kami akan kami berikan catatan pada Tiara nantinya yang di undang ataupun nanti putra-putra kami yang menghubungi Riki langsung " Ujar Abraham
"Baiklah karena sudah setuju dengan pernikahan nya di laksanakan bulan depan dan di laksanakan di Indonesia untuk tempat nya kalian bisa tentukan sendiri, dan untuk sementara sebelum pernikahan Abi terutama berharap Tiara untuk tinggal di pesantren terlebih dulu bagaimana?"
"Baiklah Bi, Tiara siap " Jawab Tiara.
"Bagus, ini untuk kebaikan kalian berdua, karena kamu masih mualaf dan juga bukan belum halal untuk menginap di satu atap bersama Riki, sekaligus belajar di sana jadi Abi harap kalian mengerti maksud dan tujuan Abi " Jelas Anam
"Baik Bi, Riki mengerti "
"Bagus ".
Akhirnya pernikahan Riki dan Tiara lestari ellison sudah di tetapkan pada bulan depan.
"Oh ya Bi, Tika kok nggak ikut pulang ke Indonesia?" Tanya Dimas
"Oh itu, Tika masih menyelesaikan beberapa desain nya dan itu tidak boleh di tinggalkan " Jelas Anam
"Oh gitu, kirain udah libur seperti Ilham "
"Belum, bulan depan baru libur dia nya "
"Owalah "
"Hmm "
Ia Tika tidak pulang ke Indonesia bersama Anam, Nisa dan Ilham karena masih kuliah dan tugas desain nya masih sangat banyak.
__ADS_1