Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Romantisnya...


__ADS_3

Di mension Zain


Semua penghuni mension sudah berada istirahat, karena memang sudah larut tapi tidak untuk para Mafioso yang bertugas di malam itu.


Begitupun dengan Sarah dan Dimas mereka sudah terlelap dalam tidur mereka, saling berpelukan.


Berbeda dengan Cahaya yang berada di lokasi KKN.


Pukul 23:00 WIB Cahaya beserta teman lainnya masih sibuk menyusun beberapa rancangan serta gagasan dan materi untuk mempersiapkan kegiatan esok hari, baik tugas individu maupun kelompok.


Di karenakan besok hari Senin, jadi besok akan di adakan upacara bendera untuk para siswa-siswi baik SD, SMP maupun SMA.


Karena di padukuhan blimbing tersebut ketiga-tiganya ada di sana, hal tersebut membuat mereka berbagi tugas di mana mereka.


Zain yang menunggu sang istri tidak pulang-pulang, Zain akhirnya memutuskan untuk menyusul Cahaya ke posko. Walaupun Cahaya sudah meminta izin sebelum nya untuk pulang telat. Beruntung kembar sudah tidur dan mereka benar-benar anak-anak yang pintar dan baik, mereka tidak manja yang mana harus di tidurkan oleh Cahaya.


"Tina, Tiwi. Saya titip kembar jaga mereka. Saya mau menyusul Bunda mereka" Ucap Zain pada Tina dan Tiwi di depan pintu rumah


"Baik King" Jawab mereka kompak.


Zain menggunakan motor yang baru saja di anter oleh Mafioso ke lokasi KKN, karena Zain tidak ingin Cahaya selalu berjalan kaki kemana-mana supaya tidak lelah.


Motor yang di bawa ke lokasi KKN memang sengaja metic supaya memudahkan untuk Cahaya Kendarai.


Setelah beberapa saat kemudian motor yang di kendarai Zain berhenti di depan posko KKN Cahaya.


Kedatangan Zain tentunya membuat para mahasiswa KKN langsung berdiri dari duduk mereka, sedangkan Cahaya masih fokus dengan laptop di depannya.


Mia yang berada di samping Cahaya langsung menyenggol bahu Cahaya.


"Cahaya, Ada Tuan Zain" Ucap Mia pelan


"Hmm, Tidak mungkin Hubby kesini. Kan Cahaya tadi udah izin" Jawab Cahaya masih fokus pada laptop nya.


Syakir yang awalnya mau menyapa Zain langsung di hentikan oleh Zain supaya tidak bersuara. Akhirnya mereka semuanya diam. Sedangkan Mia sedikit menjauh dari Cahaya karena Mia tau jika Zain pasti akan mendekati Sang istri.

__ADS_1


Zain berjalan perlahan dan duduk di samping Cahaya.


"Mia, ini kok data siswa-siswi nya ada yang beda ya dengan data yang awal kita dapat" Tanya Cahaya pada Mia. Yang mana Cahaya belum menyadari jika Mia sudah tidak berada di sampingnya.


Karena tidak mendapat jawaban dari mia, Cahaya melihat ke arah samping dan ketika Cahaya mendongakkan kepalanya bertapa terkejut nya semua orang yang ada di sana, Bibir Cahaya menempel pada bibir Zain.


"Hubby" Ucap Cahaya


"Iya sayang, ini Hubby. Masih banyak kerjaan nya?" Tanya Zain


"nggak kok sedikit lagi, untuk mencocokkan data aja lagi karena kan besok kami menyediakan Snack pas setelah upacara bendera tu jadi menyesuaikan datanya gitu" Jelas Cahaya


"Oh gitu, sini biar Hubby bantu" Ucap Zain


"Beneran by?"


"Tentu"


Cahaya tersenyum senang, saking senangnya langsung memeluk Zain dengan erat.


"Aduh duh, mesranya... nggak tau apa ya banyak yang jomblo di sini" Ucap Mia


Cahaya mendengar ucapan dari Mia langsung melepaskan pelukan tersebut, tetapi tidak dengan Zain yang langsung menahan Cahaya dalam pelukannya.


Cahaya akhirnya pasrah dengan keadaan seperti itu dan juga itu nyaman


Sebelum membantu Cahaya membereskan data tersebut, Zain membuat posisi enak untuk mengetik dalam keadaan masih memeluk Cahaya dengan satu tangan nya. Tapi sebelum itu Zain berkata pada Mia sebagai teman Cahaya.


"Jika Iri, makanya menikah" Ucap Zain


Mia mendengar ucapan dari Zain hanya bisa menghela nafas panjang. Sedangkan yang lainnya hanya menahan tawa mendengar ucapan dari Zain.


Hanya hitungan detik data-data yang tadinya cukup sulit untuk Cahaya selesaikan, Zain dengan mudah menyelesaikan nya.


"Udah Sayang, Yok pulang" Ucapan Zain

__ADS_1


"Benar-benar jenius" ucap Cahaya dan melihat ke arah laptop.


Cahaya melihat ke arah Mia.


"Mia, datanya sudah beres, nanti langsung kamu sampaikan pada pihak katering nya, dan besok pagi di jemput untuk uangnya sudah Cahaya transfer tadi, karena jumlah nya data segitu, lebih baik kita pesan lebih karena lebih baik dari pada kurang" Jelas Cahaya


"Siap buk bos" Jawab Mia


"Ya sudah jika seperti itu, Cahaya pulang ya, udah malam banget" Ucap Cahaya


"Oke" Jawab Mia dan lainnya


"Assalamualaikum" Ucap Cahaya


"Wa'alaikumussalam" Jawab semuanya.


Zain dan Cahaya keluar dari posko KKN dan menuju sepeda motor yang tadi Zain Kendarai.


"Hubby, kapan ada motor ini?, perasaan di mension nggak ada deh yang metic" Ucap Cahaya


"Tadi Baru di beli, soalnya Hubby tidak ingin kamu kecapean jalan kaki kemana-mana" Jelas Zain


"Terimakasih ya Hubby, jadi setelah KKN Cahaya boleh dong ke kampus dengan motor?"


"Tidak" Jawab Zain langsung


"Mmm oke deh" Jawab Cahaya karena tau jika itu untuk kebaikan nya.


Sesampai di depan rumah.


Zain dan Cahaya langsung menuju ke dalam rumah, lebih tepatnya ke kamar mereka.


Cahaya sebelum tidur selalu membersihkan diri terlebih dulu dilanjutkan dengan sincere malam nya.


Kini Zain dan Cahaya sudah bersiap untuk tidur.

__ADS_1


__ADS_2