Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Korea


__ADS_3

Dimas dan Sarah telah puas berbelanja, akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke mension Black Lion.


"Chagi, Sarah ingin sekali nginep di hotel" Ucap Sarah. Walaupun terdengar sangat memalukan tapi itulah Sarah hanya perempuan Desa.


"Baiklah sayang kita langsung ke hotel saja" Ucap Dimas sambil tersenyum


Dimas mengerti jika sang istri sedikit tidak nyaman karena di mension black Lion sangat ramai oleh para Mafioso.


"Apa tidak apa-apa ya kita tidak menginap nya di mension black Lion lagi?"


"Tidak apa-apa dong sayang, Chagi mengerti jika saat ini untuk honeymoon dengan suasana di mension tidak lah bagus, tapi Chagi janji jika nanti kamu sudah liburan sekolah kita akan honeymoon lagi" Ucap Dimas


"Terimakasih Chagi, Sarah sayang Chagi "


"Chagi lebih menyayangi mu Sayang "


Sang supir hanya bisa menahan senyum dan menahan diri untuk tidak melihat ke arah belakang, supaya hidupnya aman.


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya mereka sampai di sebuah hotel bintang lima, Dimas membawa Sarah langsung menuju kamar yang sudah di pesan Dimas sebelumnya. Karena memang sebelum Sarah menyarankan menginap di hotel, Dimas terlebih dulu sudah menyiapkan nya.


"Baju kita bagaimana Chagi?"


"Kamu tenang saja Sayang semua sudah Chagi siapkan "

__ADS_1


"oh ya besok jadikan ke pulau Jeju?"


"Tentu Sayang, tapi apa kamu siap jika di sana Chagi meminta hak Chagi?" Ucap Dimas berbisik di telinga Sarah


Mendengar ucapan dari Dimas, Sarah hanya tersenyum, karena Sarah juga sudah berniat untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada sang Suami nya itu.


Setelah sampai di depan kamar hotel mereka.


Dimas langsung membuka pintu nya, Sarah sangat terkejut melihat hiasan kamarnya yang bernuansa bunga mawar yang sangat indah bertebaran.


"Bagaimana Sayang, apa kamu suka?"


"Sangat suka" Ucap Sarah langsung memeluk Dimas


"Oh ya Sayang, Riki sudah di restu oleh orang tua Ica, jadi sebentar lagi mension semakin ramai" Ucap Dimas


"Oh ya?, Alhamdulillah dong kasihan juga bang Riki yang masih jomblo dan sekarang sudah ada calon istri" Jawab Sarah


"Iya sayang, Chagi juga senang akhirnya Riki memiliki dambaan hati"


Sarah tersenyum mendengar penuturan dari Dimas.


"Ya sudah Chagi, Sarah mau mandi dulu karena sebentar lagi akan masuk waktu Maqrib"

__ADS_1


"Baiklah sayang, atau kita mandi bareng gimana?"


"Iya deh, tapi hanya mandi ya"


"Oke Sayang"


Dimas langsung menggendong Sarah untuk masuk ke dalam kamar mandi.


Mereka memang hanya mandi tanpa ada ritual lainnya.


Setelah masuk waktu shalat Maqrib, Sarah dan Dimas shalat berjamaah di dalam kamar mereka.


Walaupun tidak membawa mushaf Al-Qur'an, Sarah dan Dimas mengaji melalui handphone mereka masing-masing.


Setelah selesai membaca Alquran, Sarah dan Dimas memesan makanan dan mereka makan di kamar tanpa keluar dari kamar, karena besok pagi-pagi mereka sudah harus ke pulau Jeju.


Karena waktu shalat Maqrib dan isya sangatlah dekat, Sarah dan Dimas setelah selesai makan mereka langsung menunaikan ibadah sholat isya berjamaah tentunya.


Ketika selesai shalat, Sarah hendak mencuci muka dan membersihkan diri sebelum tidur, namun karena malam ini Sarah bertekad untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada sang Suami, Sarah dengan ragu membawa baju haram yang di dapat nya dari Cahaya sang kakak.


Saat ini Sarah sedikit takut untuk keluar dari kamar mandi dengan baju yang sangat tipis itu, akhirnya Sarah memberanikan diri untuk keluar dari kamar mandi tetapi dengan di balut oleh bathrobe ...


"Chagi" Ucap Sarah memanggil Dimas yang sedang menunggu nya di atas kasur.

__ADS_1


Mendengar Sarah memanggil Dimas.......


__ADS_2