
Sekolah Sarah lebih tepatnya kelas Sarah kedatangan murid baru.
Seorang guru masuk di ikuti seorang pemuda tampan bersama nya masuk ke dalam kelas Sarah
"Sebelum memulai pelajaran hari ini, kita kedatangan murid baru pindahan dari Inggris silahkan perkenalkan dirimu" Ucap sang guru
Sarah melihat ke arah sang guru, namun kenapa murid baru itu menatap ke arah Sarah.
Sarah yang melihat murid baru tersebut menatap ke arah nya langsung memalingkan wajahnya.
"Baiklah perkenalkan nama saya Sebastian earl Sanders , kalian semuanya bisa memanggil saya Bastian, mohon bantuannya semuanya semoga kita semua bisa berteman " Ucap nya dengan bahasa Inggris fasih
"Selamat datang Bastian " Ucap semua siswa-siswi terkecuali Sarah.
Sarah hanya diam saja tanpa membalas perkataan Bastian seperti teman-teman nya yang lain.
"Baiklah Bastian, kamu bisa duduk di samping jeki " Ucap sang guru mempersilahkan Bastian
Jeki salah satu murid laki-laki yang cukup unggul di kelas Sarah tetapi dia juga sangat pendiam.
Setelah Bastian duduk di kursinya, guru mulai memulai pelajaran.
Para murid akhirnya fokus untuk belajar termasuk Sarah dan Vivi.
Sedangkan di Thailand
Riki sudah berada di Markas black Lion bersama Brian dan lainnya dan didampingi oleh Kim yang menjadi ketua Markas black Lion di Thailand yang mana mereka menjual obat-obatan serta racun dan penawaran nya di Thailand.
"Jam berapa pihak pemerintah untuk bertemu?" Tanya Riki pada Kim
"Jam 9:00, tapi bertemunya di kantor kepresidenan"
"Mmm, oke"
"Iya bos"
Setelah beberapa saat kemudian tepat pukul 9:00, Riki bersama Brian dan di dampingi oleh Kim mereka ke kantor kepresidenan Thailand dengan seragam black Lion dan topeng mereka, karena pihak manapun tidak diperbolehkan untuk melihat wajah dari pemimpin black Lion tersebut.
Mereka berangkat dari Markas ke kantor kepresidenan Thailand cukup jauh karena Markas mereka berada di hutan pribadi yang sudah di miliki oleh black Lion dan itu jauh dari pusat kota, walau begitu Markas tersebut di ketahui oleh pihak Tailand keberadaannya, tetapi mereka tidak berani untuk menyenggol ketenangan Black Lion sendiri.
Black Lion sendiri tidak membuat pihak Tailand rugi dengan keberadaan mereka melainkan mereka banyak membantu pihak pemerintah seperti saat ini.
Setelah beberapa saat kemudian mobil mereka masuk ke kota dan para warga Thailand pada ketakutan karena mobil tersebut sudah ada lambang black Lion di depannya. Tapi mereka juga kagum dengan adanya black Lion di daerah mereka.
Riki hanya melihat ke luar mobil dari jendela kaca mobil, Namun orang luar tidak bisa melihat kedalam karena kacanya hanya bisa dilihat dari dalam saat ini terkecuali jika Riki mengizinkan untuk orang luar mobil melihat baru Riki akan memberikan perintah untuk Mafioso mengatur keamanan mobil supaya orang luar bisa melihat mereka tetapi itu tidak akan terjadi untuk keamanan mereka semua.
Tibalah mereka di depan kantor kepresidenan.
Kim mengeluarkan sebuah plat yang berwarna gold dan terlukis disana singa dengan nuansa hitam. Ketika satpam melihat plat tersebut langsung membuka gerbang kantor kepresidenan.
__ADS_1
Setelah gerbang dibuka, pihak pemerintah ternyata sudah berbaris rapi di depan kantor untuk menyambut mereka.
Riki hanya tersenyum sinis melihat hal itu, sedangkan Brian sedikit gugup karena ini pertama kali baginya.
Mobil mereka berhenti pas di depan kantor kepresidenan , Riki keluar setelah Kim membukakan pintu mobil untuk nya dan Brian pun mengikuti keluar dari mobil setelah Riki.
"Selamat datang Tuan " Ucap pak presiden dengan hormat pada Riki
"Mmmm " Ucap Riki di balik topeng nya.
"Mari tuan masuk kita membicarakan di dalam"
"Baik pak" Jawab kim.
Riki tidak menjawab karena masih ada Kim yang menjawabnya.
Mereka masuk ke dalam aula kantor kepresidenan.
Riki duduk dengan elegan dan tegas diikuti oleh Brian, sedangkan Kim dan lainnya hanya berdiri dibelakang Riki dan Brian berbaris rapi.
(Untuk kelanjutan cerita di Thailand besok ya)😂😂😂😂
Kembali ke sekolah Sarah
Setelah beberapa saat guru menjelaskan pelajaran, tibalah waktunya untuk berganti pelajaran.
"Sarah menurut mu tampan ngak anak baru itu?"
"Biasa aja masih tampanam Suami Sarah jauh" Ucap Sarah
"Iya jika kau bandingkan dengan Tuan Dimas ya masih jauh. Udahlah ngK usah nanya sama mu lagilah tentang ini. Oh ya Sar Abang mu udah pulang ke Indonesia?"
"Udah karena libur semester dan sekarang udah pulang ke Jambi sama teman-teman nya, nah jika mu mau sama Abang ku bulan depan aku kenalkan pas pernikahan bang Riki" Ujar Sarah
"Beneran Sarah?"
"Beneranlah tapi jika kalian bukan jodoh ya jangan dipaksa ya, Abang ku masij kuliah dan kamupun masih sekolah "
"Lah kamu sendiri gimana?"
"Sarah dan Chagi berbeda karena udah jodohnya "
"Terserah mu lah Sarah, oh ya ntar mau makan apa di kantin?"
"Lihat aja ntar, udah tu guru selanjutnya udah masuk " Ucap Sarah
Vivi langsung melihat ke arah pintu kelas dan ternyata benar guru selanjutnya sudah masuk.
Sedangkan di kursi belakang, Bastian tidak terlalu mengerti apa yang dibicarakan oleh Sarah dan Vivi tetapi tetap saja dia memandangi mereka dalam-dalam.
__ADS_1
Setelah guru masuk dan memulai pelajaran, Sarah dan Vivi langsung fokus pembelajaran tanpa berbincang-bincang lagi.
Satu jam lebih akhirnya tibalah waktunya untuk para siswa-siswi istirahat, Sarah dan Vivi langsung bergegas keluar kelas menuju kantin.
Ketika bel istirahat berbunyi, para siswi langsung berkerumun masuk ke dalam kelas Sarah ingin melihat murid baru yang di bicarakan para guru memiliki wajah yang tampan.
Tetapi Sarah dan Vivi tidak memperdulikan itu mereka langsung bergegas menuju kantin .
Sesampai di kantin
Sarah dan Vivi langsung duduk di kursi biasanya.
"Eh Vi, kok mu ngk ikutan kayak cewek yang lainnya pada ngeruminin tu cowok?" Tanya Sarah
"Nggak lah kan Aku maunya jadi kakak ipar mu Sarah" Ucap Vivi
"Loh beneran serius?"
"Ya beneranlah, ya walaupun belum pernah ketemu aslinya kakak mu tapi aku yakin pasti orang nya baik"
"Apa orang tua mu tidak keberangkatan nih, kan kamu tau sendiri kami ini dari kalangan petani bukan seperti orang tuan mu " Ucap Sarah
"Ya nggak masalah itu, yang penting bertanggung jawab dan berusaha, ya sudah deh lebih baik pesan makan "
"Oke,au pesan apa?"
"Soto ayam aku, sama jus jambu, kamu?"
"Pengen makan pizza aku sama Pasta dan jus jeruk "
"Tumben loh makan luar biasanya Indonesia banget?"
"Ya kali kali boleh lah "
"Oke aku pesankan ya "
"Hmmm "
Vivi langsung berdiri dari duduknya dan berjalan untuk memesan makanan mereka.
Setelah kepergian Vivi, seseorang berjalan menuju meja Sarah.
"Boleh duduk disini" Ucap nya dengan bahasa Inggris.
Sarah yang tadinya setelah kepergian Vivi fokus dengan handphone langsung melihat ke arah suara.
Sebelum Sarah menjawab, Sarah melihat ke arah sekelilingnya dan ternyata kursi kantin sudah pada penuh dan akhirnya Sarah memperbolehkan orang tersebut untuk bergabung di meja Sarah dan vivi.
"Oh tentu" Ucap Sarah
__ADS_1