Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Kelebihan tersembunyi


__ADS_3

Di mension


Kini semuanya sudah berkumpul bersama di ruang tamu, tanpa terkecuali termasuk para Mafioso yang bertugas menjaga mension.


"Ada apa ini by?" Tanya Cahaya pada Zain yang tiba-tiba mengumpulkan semua orang


"Ada yang harus hubby ingin menanyakan dan memberikan kabar hal penting"


"Oh gitu baiklah by"


Semuanya kembali fokus pada Zain karena ingin menyampaikan sesuatu.


"Saya ingin memperingatkan jika sampai itu terjadi jangan pernah lupa Saya tidak akan membiarkan orang itu hidup dengan tenang"


"Baik King" Jawab mereka semua


Cahaya hanya diam menyimak apa yang akan di perbincangan ini.


"Sekarang Ceritakan kembali apa yang kalian ketahui Tina, Witri" Ucap Riki.


"Baik tuan," Jawab Tina.


Setelah mengatakan itu Tina dan Witri menceritakan semua yang mereka ketahui tentang kejadian lusi pada kembar kemarin.


Setelah mendengar penjelasan dari Tina dan Witri, Cahaya langsung berdiri dari duduknya.


"Apa kak Lusi orang jahat by" Ucap Cahaya langsung.


"Seperti nya dia memang bukan berniat baik Sayang, dan juga seperti nya dari mulai kita ke Prancis itu mulai mendekati kita" Ucap Zain


"Hubby, Bagaimana dengan kembar?"


"Tenang Saja Sayang, Masih ada yang harus kita dengar dari Witri dan Tina selain dari permasalahan Lusi" ucap Zain


"Baiklah by"


Zain tersenyum melihat Cahaya yang sudah mulai gelisah akan keselamatan kembar dan juga sudah kembali normal ketika Zain mengatakan bahwa ada prihal lain.


"Begini nyonya, Si kembar memiliki keistimewaan masing-masing, baik tuan muda Zahid, Ziyad maupun nona Syafira. Untuk tuan muda Zahid memiliki kekuatan yang tidak seperti waktu itu ketika nona Lusi ingin mencekik leher tuan muda ketika itu langsung di tepis oleh tangan kecil tuan muda Zahid hingga nona lusi meringis. Bukan hanya pada nona lusi tapi ketika Saya menjaga tuan muda, pernah ingin di tonjok oleh tangan kecil tuan muda namun saya bisa mengelak nya" Jelas Tina.


Cahaya yang mendengar penjelasan dari Tina hanya menganga lebar karena tidak percaya apa yang baru saja di dengar.


Bukan hanya Cahaya, Dimas dan Riki juga ikut terperangah mendengarnya.

__ADS_1


"Apa itu benar Bi?" Tanya Cahaya lagi


"Benar Nyonya dan untuk tuan muda Zahid belum terlihat namun untuk nona muda ketika nona muda sedang di taman belakang ( Kandang hewan buas peliharaan) nona muda sangat menyukai jika di bawa kesana. Namun nyonya Saya mau minta maaf sebelumnya karena tidak meminta izin pada Nyonya membawa nona muda ke taman belakang mension lebih tepatnya tempat hewan peliharaan king" Ucap Tina.


"Sudah tidak apa-apa Bi, hanya saja Cahaya masih tidak menyangka akan kelebihan dari Si kembar" Ucap Cahaya


"Wah bos, Si kembar memang keturunan Mafia " Ucap Dimas spontan


Zain yang mendengar ucapan dari Dimas hanya menampilkan senyum lebar nya.


"Baiklah, apa yang di lakukan selanjutnya bos?" Tanya Riki


"Untuk sementara kita periksa dulu kemananan mension dan juga Markas, karena mereka sudah berani menbawa masuk kedalam mension ini pasti ada sesuatu yang diinginkan mereka"


"Baik bos" Jawab Dimas


"Oh ya Witri kamu cek sistem keamanan mension (Listrik) sensor, dan kamu Tina cek semua CCTV mension" Perintah Zain


"Siap king" Jawab Tina dan Witri berbarengan.


Semua orang yang bekerja di mension Zain bukanlah orang sembarang melainkan mempunyai keahlian masing-masing, dan mereka merupakan bagian dari Mafia Black Lion.


"Oh ya Rik, suruh jack untuk memperketat keamanan di semua Markas" Ucap Zain


"Hubby, besok Cahaya masih boleh kuliah kan?" Tanya Cahaya.


"Tentu Sayang tapi Tina, dan Witri yang mendampingi mu dan membantu menjaga kembar. Oh ya Mafioso juga akan mengawasi Kalian" Jawab Zain


"Baiklah by, Oh ya by bagaimana dengan kak Lusi?"


"Untuk informasi nya belum di lihat lagi Sayang tapi kamu tenang saja hubby tidak akan membiarkan dia lolos"


"Baiklah by"


Sedangkan Riki yang sudah kecewa dengan orang yang membuat nya mulai move on dari Cahaya, Riki bertekad untuk tidak mudah percaya dengan perempuan lain lagi.


Cahaya melihat ke arah Riki.


"Kak, bagaimana perasaan kakak jika terbukti kak Lusi bersalah dan ia adalah musuh?" Tanya Cahaya pada Riki


"Ada sedikit kecewa tapi tidak akan Kakak biarkan hidup tenang apalagi sudah ingin mencelakakan kembar" Ucap Riki dengan memancarkan sinar devils dari sorot matanya.


Cahaya hanya mengangguk mendengar ucapan dari Riki, karena Cahaya tau jika Riki dan juga lainnya sangat menyayangi kembar.

__ADS_1


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya mereka semua sudah kembali ke runitas masing-masing.


Kembar bermain dengan Zain di ruang bermain khusus untuk kembar, namun karena kembar masih sangat muda jadi Kembar masih jarang di bawa kesana.


Cahaya juga menemani Zain dan si kembar di ruang bermain.


"Sayang, apa Kita jemput Sarah untuk datang ke jogja sebelum nanti menikah?" Tanya Zain


"Iya boleh by, tapi kita harus bicarakan dulu dengan Ayah dan Ibu"


"Oh gitu ya sudah besok hubby bicarakan lagi dengan Dimas juga"


"Iya by"


Zain melihat ke arah Ziyad yang tersenyum ke arahnya.


"Sayang nya Bunda, kangen dengan Ayah ya" Ucap Cahaya


Cahaya langsung mengendong Ziyad, Syafira yang melihat Ziyad di gendong oleh Bunda langsung mengangkat tangannya meminta di gendong oleh Zain.


Zain dengan tersenyum senang mengendong Putri kecilnya.


Di kamar Dimas.


Setelah tadi berkumpul di ruang tamu. Dimas langsung bergegas kembali ke kamar nya. Sebenarnya Dimas ingin membantu Riki, namun dengan keadaan tangannya yang masih belum kering membuat nya susah untuk bergerak di atas laptopnya.


Karena itu Dimas kini di kamarnya hanya beristirahat saja.


Sedangkan di ruang keamanan mension. Tina dan Witri tengah sibuk dengan computer di depannya.


"Tin, seperti nya perempuan itu benar-benar dari musuh. karena datanya tidak bisa di lacak"Ucap Witri.


"Benar, tapi untuk urusan pelacak biar tuan Riki dan king, kita urusi keamanan mension"


"Baiklah" Jawab Witri pasrah.


Kembali ke Riki di Markas.


Setelah dari mension, Riki kembali ke Markas untuk mencari tau siapa dalang dari ini semua. Sekaligus memperketat pengawasan terhadap Markas dan lainnya.


Tiba di Markas Riki tidak menampilkan wajah yang seperti biasanya, namun dengan wajah Devils yang di keluarkan nya. Karena suasana hati nya yang buruk di sebabkan dua penyebab. yang pertama karena orang di mulai di cintanya ternyata musuhnya dan kedua orang di sayang ingin mencelakakan ponakan-ponakan tercintanya.


Para Mafioso yang melihat Riki seperti saat ini sudah bisa ditebak jika bos mereka ada masalah.

__ADS_1


Jack, yang di beri tau jika ada misi langsung mengikuti riki ke ruang IT milik black Lion.


__ADS_2