
Di sekolah Sarah
Sarah dan Vivi baru saja keluar dari kelasnya.
"Kayaknya Suamimu udah nungguin tuh" Ucap Vivi sambil menuju ke arah parkiran mobil
Sarah melihat ke arah yang ditunjuk oleh Vivi langsung tersenyum.
"Benar, ya sudah Vi. Aku duluan" Ucap Sarah
"Oke"
Sarah akhirnya meninggalkan Vivi, dan berjalan ke arah Dimas berada.
"Assalamualaikum Chagi" Ucap Sarah sambil mencium tangan Dimas
"Wa'alaikumussalam sayang, sudah selesai kan" Ucap Dimas
"Sudah, yok pulang Sarah udah nggak sabar ketemu bang Ilham" Ucap Sarah
"Oke"
Dimas dan Sarah langsung naik ke dalam mobil dan langsung menuju mension
Sedangkan di mension
Riki baru saj sampai di mension, Riki langsung masuk ke dalam mension, sesampai di ruang tamu di sana ada ada Tiara yang sedang membaca buku tuntunan shalat lengkap.
Riki tersenyum melihat kegigihan Tiara dalam mempelajari agama barunya itu.
"Assalamualaikum" Ucap Riki
"Wa'alaikumussalam Om udah pulang?"
"Hmm, udah ya pernah saya peringatkan sayang jangan memanggilku dengan panggilan seperti itu, kan sebentar lagi kamu juga akan jadi istri ku" Ucap Riki
__ADS_1
"Maaf, Ica belum terbiasa. "
"Ya sudah tidak apa-apa, Abi dan Umi mana?"
"Oh itu Abo dan Umi lagi di kamar istirahat"
"Oh gitu, Ilham juga?"
"Iya "
"Ya sudah lanjutkan belajarnya, Aku mau nyamperin Barak, Tio dan Sean dulu "
"Baik kak "
Riki meninggalkan ruang tamu, Riki langsung berjalan menuju kamar tamu di mana mereka bertiga berada.
Tok tok..Suara ketukan pintu dari luar kamar tamu
Sean, Barak dan Tio yang berada dalam kamar langsung membuka nya.
"Hmm, boleh kakak masuk" Ucap Riki
"Silahkan kak"
Riki masuk ke dalam kamar tersebut.
"Kalian tidak keluar kamar kan dari tadi?" Tanya Riki pada mereka bertiga
"Tidak kak, setelah kami tau Ilham sudah datang, kami tidak ada keluar kamar, dan juga makan juga di antar oleh maid ke kamar" Jelas Sean.
"Bagus, karena masih lama acaranya, jika kalian bosan di kamar, kalian bisa keluar sekarang mumpung Ilham masih istirahat di kamar dan mungkin sebentar lagi bangun. Kalian bebas hari ini mau kemanapun nanti supir yang antar"Ucap Riki
"Boleh kak," Jawab mereka bertiga kompak.
"Ya sudah ayo ikut kakak keluar, kalian siap dulu buruan "
__ADS_1
" Baik kak "
Setelah beberapa saat kemudian mereka bertiga sudah rapi dan mereka siap keluar dari kamar mengikuti Riki.
Sesampai di depan mension
Riki langsung menyuruh salah satu Mafioso untuk menjadi supir mereka serta beberapa Mafioso yang menjadi mengawasi mereka.
"Dave, kamu antar kemanapun mereka inginkan hari ini dan ingat setelah isya nanti baru antar mereka ke hotel milik Bos " Ucap Riki
"Baik Bos, Silahkan Tuan-tuan " Jawab Dave seorang Mafioso yang sangat handal mengendarai berbagai kendaraan.
"Ya sudah kak, kami berangkat ya sekaligus mengenal daerah Jogja " Ucap Sean
"Pergilah "
Sean, Tio dan Barak akhirnya menaiki mobil yang Dave menjadi supir nya.
Setelah mengantar mereka bertiga, Riki kembali masuk ke dalam mension, tapi sebelum itu Riki melihat ke arah gerbang mension mobil Dimas baru saja memasuki kawasan mension.
Riki tersenyum melihat ke arah mobil Dimas.
Sesampai di depan mension, Dimas dan Sarah langsung turun dari mobil mereka, sedangkan Mobil mereka di parkir kan oleh Mafioso di parkiran bawah tanah
"Siapa yang baru saja keluar?" tanya Dimas pada Riki
"Oh itu Sean dan lainnya, supaya mereka tidak bosan di kamar"
"Oh gitu, Umi dan Abi mana?"
"Istirahat"
"ya sudah"
"Hmm"
__ADS_1
Mereka bertiga masuk ke dalam mension, Sarah dan Dimas menuju kamar mereka begitupun dengan Riki sendiri kembali ke kamar nya.