
Villa pulau Jeju
Sarah dan Dimas sudah keluar dari pintu villa, Namun mereka di kejutkan oleh seseorang yang tidak di undang.
Dimas melihat seseorang tersebut hanya melirik sekilas dan memberikan aba-aba pada Mafioso yang menjaga pintu tersebut untuk siaga, karena kedatangan tamu tak diundang tersebut pasti ada maksud tertentu.
Sarah yang melihat sosok perempuan cantik dan seksi tersebut langsung menatap ke arah Dimas untuk memintanya kejelasan.
Dimas yang melihat Sarah sudah seperti itu langsung menariknya kedalaman pelukan nya.
"Ada perlu apa kamu datang ke villa ku" ucap Dimas dengan tegas pada perempuan tersebut.
"Iya mau main lah Dim, kamu sendiri kan Aku dari dulu suka sama kamu, dan juga kita selevel" Jawab perempuan tersebut dengan nada mengejek Sarah, karena sebelumnya Jessica sudah mencari tahu tentang kehidupan Dimas begitupun dengan berita pernikahan Dimas.
"Lebih baik kamu pergi dari sini, jika ingin nyawa mu masih lekat ditubuh mu" Ucap Dimas tegas
"Dimas jangan seperti itu lah, Aku jauh-jauh dari Amerika hanya untuk mencari mu " Ucap nya lagi.
Dimas tidak menjawab melainkan menyuruh para Mafioso untuk mengusir perempuan tersebut.
Namun sebelum itu terjadi Sarah langsung melepaskan pelukan Dimas pada nya.
"Chagi, kamu selesaikan dulu permasalahan antara kalian. Sarah bisa jalan sendiri aja"Ucap Sarah langsung meninggalkan Dimas dan perempuan tersebut di depan villa.
__ADS_1
Dimas melihat Sarah yang meninggalkan nya langsung menyusul, Namun sebelum itu Dimas menyuruh Mafioso untuk mengikuti istri kecilnya itu.
"Kamu mau apa?" Ucap Dimas pada perempuan seksi tersebut
"Dim, Aku merindukan mu. Kamu kan tau Aku sudah mencintai mu dari kita kuliah " Ucap perempuan itu lagi.
"Cih, cinta... kamu sangat lucu leana. Aku tidak pernah mencintai perempuan selain istri ku" ucap Dimas
"Tapi Dim, apa kurangnya Aku dari anak kecil itu "
"Kamu bertanya kurangnya kamu dengan istri ku.. sangat lucu dan bodohnya kamu tidak bisa bercermin kekurangan kamu dan asal kamu tau istri kecilku itu perempuan murni tidak seperti kamu perempuan murahan " jelas Dimas
"Dim, Jika memang seperti itu, aku bisa dim jadi istri kedua mu "
"Tapi Dim....." Ucap leana terputus karena Mafioso sudah menyeret nya untuk meninggalkan villa tersebut.
Sedangkan di pantai Sarah duduk termenung di pasir Sambil memainkan handphone nya.
Setelah beberapa saat kemudian Dimas sudah bergabung dengan Sarah di pinggir pantai.
"Sayang, kamu marah sama Chagi?" Ucap Dimas
Sarah tidak menjawab pertanyaan dari Dimas hanya khusuk dengan handphone di tangan nya.
__ADS_1
Dimas membalikkan badan Sarah supaya menghadap ke arah nya.
"Sayang kamu jangan khawatir karena kamu satu-satunya istri ku serta ibu untuk anak-anak kita kelak, jadi jangan marah ya "Ucap Dimas
"Siapa dia Chagi?" Sarah tidak menjawab pertanyaan Dimas melainkan balik bertanya.
"Dia salah satu penggemar Bos di waktu kuliah hingga sekarang, hanya saja Chagi juga tidak tau kenapa bisa seperti tadi dan mendatangi villa kita " Jelas Dimas karena memang Dimas tidak mengetahui apa penyebabnya.
"Tapi Chagi beneran tidak suka dengan nya?"
"Tidak Sayang, hanya kamu yang Chagi cintai dan hanya kamu juga ibu dari anak-anak Chagi kelak " Jelas Dimas
"Awas saja jika Chagi berani bermain apa "
"Sayang kamu jangan khawatir tentang itu, Chagi tidak akan pernah melakukan itu"
"Bagis deh "
"Ya sudah sayang ayo ke taman nya "
"Hmm "
Dimas dan Sarah akhirnya meninggalkan pantai dan berkunjung ke salah satu taman bunga terindah di Pulau Jeju tersebut.
__ADS_1
Karena hari ini terakhir mereka di pulau tersebut, jadi mereka menghabiskan waktu di taman serta berbelanja oleh-oleh di sana