Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Bangkrut


__ADS_3

Di perusahaan Zain Group


Ketika Zain dan Riki sedang duduk istirahat setelah selesai rapat, malah mendapatkan informasi bahwa Sang istri tercinta sudah sampai di perusahaan.


"Bos, Cahaya dan kembar sudah di bawa jika mereka bertemu dengan Seira bagaimana?" ucap Riki


"Tunggu apalagi Ayo turun"


"Oke Bos"


Zain dan Riki begegas menuju lobi perusahaan.


Tidak jauh dari Cahaya dan kembar, Zain dan Riki mendengar ucapan dari Seira yang sedang membentak Cahaya dengan kasar. Hal itu membuat Zain langsung berjalan cepat ke arah Cahaya.


"Siapa yang berani membentak istri ku" Ucap Zain tegas


Seira dan sekretaris nya langsung terkejut mendengar suara Zain yang sangat menakutkan bagi mereka. Tidak hanya mereka berdua para karyawan yang menyaksikan itupun jauh lebih takut, karena mereka tau jika istri dari Bos mereka itu sangat di cintai dan di manja oleh Sang Bos.


"Zain tidak mungkin kan perempuan kecil ini istri mu dan juga anak-anak itu anak mu" Ucap Seira


"Dengar ya Seira san Takashi. ini adalah istri tercinta ku dan mereka adalah anak-anak kami karena kamu sudah berani datang di tambah membentak istri ku jangan harap perusahaan mu akan tetap utuh ingat itu"ucap Zain tegas


"Zain, apa kekurangan ku dan mengapa kamu memilih perempuan kecil itu menjadi istri mu yang tidak sederajat dengan mu"Jawab Seira


"Kamu membandingkan istri ku dengan dirimu, cih menjijikkan kamu itu tidak ada seujung kuku nya istri ku ini" Sarkas Zain


"Zain, aku tidak terima ini dan juga jangan bilang kamu membatalkan Kontrak kerja sama triliunan dolar hanya demi istri miskin mu ini" Ucap Seira


Mendengar ucapan dari Seira, bukan Zain yang menjawab melainkan Cahaya mendekat ke arah Seira dan langsung mengangkat tangan nya.


plakkkk suara tangan kecil Cahaya mengenai pipi Seira dengan keras.


"Ingat nona Seira, Cahaya memang dari kalangan bawah dan bukan berarti Cahaya tidak pantas untuk Hubby karena kami mencintai kekurangan dan kelebihan kami bukan mencintai karena harta. Dan kamu mengatakan jika Cahaya kecil. eh ngaca yang kecil itu siapa, Cahaya saja yang masih umur 21 thn sudah mempunyai tiga orang anak yang mengemaskan di mana Anda lihat jika Cahaya masih anak kecil" Jawab Cahaya sambil mengejek Seira


"Kamu beraninya menamparku, Zain tidak mungkin menyukai mu dulu pasti kamu sudah memberikan tubuh mu pasa Zain sebelum Zain menikahi mu" Ucap Seira lagi


Mendengar tuduhan yang di lontarkan Seira pada nya, Cahaya hanya menunduk tanpa menjawab. Zain yang melihat Cahaya yang menundukkan kepalanya karena hinaan yang tidak pernah di lakukan istri tercinta bertambah murka.


Zain mendekat ke arah Seira dan mencekiknya


"Apa kamu sudah bosan hidup" Ucap Zain mencengkram leher Seira dengan kuat.


"Za zain kamu berani ingin membunuh ku" Ucap Seira dengan susah payah karena sesak


"Aku tidak akan pernah mengampuni orang yang sudah menghina keluarga ku terutama istri tercinta ku" Ucap Zain

__ADS_1


Sedangkan Cahaya yang tadinya tertunduk karena Ucapan Seira langsung melihat ke arah Zain yang mencekik leher Seira dengan kuat.


Cahaya mendekat ke arah Zain dan memeluknya dari belakang.


"Hubby sudahlah jangan mengotori tangan mu untuk orang seperti nya" Ucap Cahaya menenangkan Zain


Zain menghela nafas panjang


hahhhhh


Zain melepaskan cekikikan leher Seira.


Zain memeluk Cahaya dengan erat


"Sayang maafkan hubby yang bikin kamu takut" Ucap Zain


"Cahaya tidak takut by, cuma tidak sepantasnya hubby mengotori tangan hubby untuk perempuan seperti nya"


"Iya Sayang, maafkan Hubby ya yang sudah khilaf"


"Tidak apa-apa by, ya sudah lebih baik kita langsung ke ruang kerja Hubby aja. kasihan kembar"


"Iya Sayang"


Zain dan Cahaya serta Tina dan Tiwi yang membawanya kembar langsung menuju lift.


"Seira ini ucapan selamat untuk mu sudah bangkrut dan ingat tinggalkan negara Indonesia sekarang jika tidak kamu tidak akan ada di dunia ini lagi" Ucap Riki


"Riki, Dimas kenapa sekarang kalian seperti ini. Apa istimewanya perempuan itu dan tidak mungkin perusahaan ku bangkrut dengan kata-kata Zain barusan" Ucap Seira tak percaya.


"Kamu tidak percaya?, silahkan Rena tunjukkan presentase saham Osuka company sekarang" Ucap Dimas


Rena sebagai sekretaris dari Seira langsung membuka tablet nya dan ia langsung terkejut dengan apa yang barusan ia lihat.


"Nona, perusahaan memang sudah bangkrut" Ucap Rena


.Seira yang mendengar dan melihat ke arah tablet Rena langsung terkejut


"Ini tidak mungkin, Ayo Rena kita kembali ke japan. Dan untuk kalian Dimas, Riki dan Zain terutama istri tercinta nya Zain ingat Aku Seira san Takashi belum kalah" Ucap Seira


Seira dan Rena berjalan keluar dari perusahaan Zain Group


Kejadian ini membuat para karyawan langsung mengerti bahwa Bos mereka bukan orang yang bisa di singgung.


Di dalam lift

__ADS_1


"Hmm, Ayo Rik kita ke atas liat kembar" Ucap Dimas


"Hmm, oh Ya Dim. Kapan kamu mengerjakan saham dari perusahaan nya?"


"Sebenarnya hal ini sudah Aku tebak akan terjadi tetapi tidak tau jika sampai seira menuduh Cahaya berbuat seperti itu dan itu di depan Zain lagi. Aku sudah menyusun rencana untuk kebangkrutan perusahaan itu pada Chiko di japan dan perusahaan itu sekarang sudah berpindah tangan pada Bos dan itu atas nama Kembar"Jelas Dimas


"Memang hebat, oh ya bagaimana Sarah di sekolah?"


"Harus hebat dong jika tidak bagaimana bisa membantu bos dan menjaga istri kecil ku"


"Hmm iya deh"


Setelah beberapa saat kemudian lift pun terbuka, Riki dan Dimas berjalan menuju ruang sang bos


Sedangkan di dalam ruang Zain


"By, kita mau makan apa?" Tanya Cahaya dengan nada tidak seceria biasanya.


"Kamu ingin makan apa Sayang?"


"Apa aja deh by, yang penting halal"


"Sayang, maafkan Hubby ya karena Hubby kamu di tundukkan seperti itu"


"Hii hi hi...😭😭😭😭😭by، Cahaya sebenarnya tidak marah dan dongkol dengan Hubby hanya saja Cahaya merasa sangat marah pada pikiran kotor Seira terhadap Cahaya, yang mana hubby tau sendiri jika Cahaya belum pernah pacaran dengan orang lain dan masih bersegel hingga hubby menjadi suaminya Cahaya" Ucap Cahaya pelan


"Iya sayang, Hubby tau itu. Sekarang kamu tenang ya karena hubby tidak akan membiarkan perihal ini terjadi lagi ya"


"Iya by" 😊


"Nah gitu dong, Kan tersenyum lebih indah. "


"Terimakasih by"


"Sama sama Sayang"


Tidak berapa lama kemudian pintu pun di ketuk. tok tok


"Masuk" Ucap Zain


Masuklah Dimas dan Riki dan mereka berdua duduk di depan Zain dan Cahaya


"Bagaimana Rik, Dim?" Tanya Zain


"Aman Bos, Seira sudah kembali terbang ke Japan dan yang harus bos tau kepemilikan perusahaan nya juga sudah atas nama kembar dan seira sekarang tidak memiliki apa apa terhadap perusahaan itu" Jelas Dimas

__ADS_1


"Bagus, kalian memang saudaraku yang bisa di andalkan"


"Terimakasih bos" Ucap Dimas dan Riki bersamaan.


__ADS_2