Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Musuh Lama


__ADS_3

Tailand


setelah mendapat kesepakatan Riki dan lainnya bergegas pergi meninggalkan kantor kepresidenan Thailand.


Setelah beberapa saat kemudian mereka akhirnya sampai di Markas.


"Kim, kita misinya nanti malam, menunggu masyarakat sudah nyenyak" Ucap Riki


"Baik Bos "


"Mmm, Brian kamu ikut kakak" Ucap Riki


"Baik kak"


Riki dan Brian meninggalkan Kim disana.


Kembali ke Indonesia (Yogyakarta)


Sarah dan Dimas sudah berada di mension, karena sudah Sore Sarah dan Dimas berolahraga dulu setelah itu mereka membersihkan diri.


Tepat pukul 17:20 Sarah dan Dimas sedang duduk di taman tiba-tiba Mafioso terburu-buru mendekat ke arah Dimas.


"Bos, laboratorium di China tiba-tiba kehilangan simpel racun terbaru " rapor Mafioso.


"Baiklah, sekarang kalian perintahkan Markas di semua Markas untuk mencari informasi sebenarnya dan siapa yang berani mencuri sampel tersebut "


"Baik Bos "


Sarah di samping Dimas hanya mendengar tanpa merespon apa-apa, karena bukan ranahnya untuk merespon.


Setelah Mafioso melapor ke Dimas, Dimas langsung memerintahkan Mafioso dan langsung meninggalkan Dimas dan Sarah di taman.


"Ada apa Chagi" Tanya Sarah


"Oh itu seperti yang kamu dengar Sayang, Markas di China ada penyusup dan mencuri sampel racun milik black Lion" Jelas Dimas


"Jadi Chagi mau berangkat ke Cina atau bagaimana?"


"Tidak Sayang, karena masih ada Mafioso yang menjadi kaki tangan kami di sana yang mengurusnya"


"Oh gitu, tapi siapa yang berani menyusup ya Chagi?"


"Itulah sayang, sudah beberapa tahun ini Mafia lain itu tidak berani mengusik black Lion"


"Apa mungkin dari anak buah Chagi ada yang mereka benar-benar dari musuh hanya saja bergerak ketika Chagi dan lainnya tidak terlalu mengawasi mereka mungkin " Tutur Sarah.


"Bisa jadi Sayang, Terimakasih sudah memberikan Sarannya "


"Sama-sama "


Sedangkan di lokasi KKN

__ADS_1


Zain yang lagi duduk di depan rumah sambil membaca beberapa berkas di tangannya dan laptop juga tepat berada di depan nya Jack tiba-tiba muncul di depan nya.


"King, Markas di China kemasukan penyusup dan mencuri sampel racun terbaru kita" Ucap Jack


"Bajingan mana yang berani mengusik ketenangan kita" Ucap Zain


"Saat ini belum di ketahui king, hanya saja dari informasi yang telah Markas dapati jika penyusup tersebut berasal dari pihak dokter yang selama ini bekerja untuk black Lion tetapi ingin membuat markas racun sendiri dengan cara mencuri sampel racun terbaru kita" Jelas Jack.


"Cari keberadaan nya, dan cari informasi bekerja untuk siapa dia, berani-beraninya nya berhianat dan juga kerahkan seluruh Markas untuk mengamankan setiap mereka terutama markas masing-masing "


"Baik King "


"Hmmm, pulanglah ke Markas sampaikan pada keseluruh petinggi seluruh Markas untuk menyelidiki sekitar menyelidiki seluruh yang berada di dalam naungan black Lion jangan sampai ada penyusup lagi dan penghianatan, jika sampai ada lenyap kan seluruhnya hingga ke akar-akarnya "


"Siap king "


"Hmm "


Jack keluar dari area rumah di lokasi KKN menggunakan mobilnya kembali ke Markas.


Setelah kepergian Jack, Zain langsung masuk ke dalam rumah dan Vidio call bersama Dimas dan Riki


"Hallo Dimas, Riki pasti kalian sudah mengetahui kabar markas di China kan ?" ucap Zain


"Benar bos" Ucap Dimas


"Seperti nya kejadian ini sudah di siapkan dari jauh hari supaya kita berpencar untuk membereskan nya, dan mungkin musuh kita kali ini tidak lah mudah untuk itu Riki kalian di Thailand harus extra hati-hati dalam bergerak"


"Baik Bos "


"Menurut ku salah satu dari musuh kita yang sudah sempat kita musnahkan tetapi ternyata masih ada dan mereka menyimpan dendam terhadap black Lion " Ujar Riki


"Apa mungkin dia?" Ucap Dimas


"Seperti nya iya, karena dari kebanyakan Mafia yang berkuasa di dunia bawah hanya dia yang berani mengusik black Lion " Ucap Riki


"Iya jika di pikir-pikir memang hanya mereka yang bisa dicurigai tetapi kita tidak bisa memastikannya karena itu tetap waspada, oh ya Dimas kamu keruangan rahasia dan aktifkan seluruh kemampuannya dan lindung seluruh Markas serta leser racunnya juga " Ucap Zain


"Baik Bos "


"Ya sudah kalian berhati-hati lah "


"Siap bos "


Video call akhirnya selesai, Zain langsung memastikan handphone nya.


Selain bisa di aktifkan dari ruangan rahasia Zain, Sebenarnya Zain sendiri bisa mengaktifkan langsung lewat handphone nya, Namun tidak semuanya bisa karena di daerah KKN Cahaya sedikit tidak Baik sinyalnya, alasan terpenting adalah Zain ingin Dimas yang mengerjakan nya.


Cahaya yang baru pulang dari mengajar TPA langsung masuk ke dalam rumah dan melihat Zain yang sedang duduk di kursi ruang tamu.


"Assalamualaikum Hubby"

__ADS_1


"Wa'alaikumussalam Sayang, kok tumben pulang nya agak sorean?"


"Iya tadi adik-adik pada ngumpulin tugas kemarin jadi Cahaya harus mengoreksi nya dulu setelah itu ke posko sebentar liat yang lainnya"


"Owalah gitu ya sudah mandi gih, kembar baru saja di mandiin sama Tina dan Tiwi "


"Ya sudah Hubby, Cahaya masuk ke dalam kamar dulu mau mandi "


"Ya sudah pergilah "


Tidak terasa Cahaya sudah melaksanakan KKN dan tinggal di lokasi KKN dua Minggu, dan dua Minggu lagi KKN cahaya akan berakhir.


Kembar yang sudah rapi dan wangin di bawa Tina dan Tiwi ke ruang tamu untuk bersama Zain.


"Anak-anak nya ayah sudah pada wangi ya " Ucap Zain


Lembad karena sudah bisa duduk sendiri, di ruang tamu di bentangi Kasur lantai untuk kembar bermain di sana.


Zain juga ikut duduk di sana sambil bermain bersama kembar dan menunggu Bunda mereka selesai mandi.


Sedangkan di Jambi


Sean, Barak dan Tio bersama Ilham baru saja selesai bermain sepakbola di lapangan bersama para pemuda di desa.


Ilham Sanga senang ketika teman-teman nya tidak merasa risih ketika para warga banyak yang meminta foto atau melihat mereka dengan beramai-ramai.


"Bagaimana dengan olahraga nya, besok Sore mau ikut lagi?" Tanya Ilham


"Mau dong, seru " Ucap Sean


"Oke deh, oh ya besok pagi paman Aku mau pamen ikan di danau kalian mau ikut ngak?"


"Seru ngak?" Tanya Tio


"Lumayan tapi sedikit panas-panasan, mau?"


"Boleh deh di coba dulu " Ucap Sean


"Ya sudah itu di bicarakan besok lagi sekarang kalian mandi lah dulu kita gantian " Ucap Ilham


"Oke "


Beberapa saat kemudian mereka sudah bersih-bersih dan duduk di depan TV.


Zainab yang tadi menggoreng pisang langsung memberikan pada Ilham untuk mereka makan bareng-bareng tidak lupa ada teh anget nya.


Sean, Barak dan Tio sangat menyukai goreng pisang, walaupun awal nya aneh kenapa kok pisang di goreng tetapi setelah mencicipinya mereka merasa ini sangat enak.


"Thank you Mather " UC Sean


"Sama-sama " Ucap Zainab

__ADS_1


__ADS_2