
Sore hari nya, Sarah kembali bersama Dimas dan menuju rumah Subki, karena Subki sudah pulang kerja nya.
Di perjalanan ke rumah Subki
Karena dari rumah Zaki ke rumah Subki cukup jauh dan melewatkan tempat biasa nya warga duduk santai di Sore hari. Karena itu kedatangan Dimas berjalan bersama Sarah membuat kaum wanita langsung heboh tapi tidak seperti pertama kali waktu itu.
"Mari ibu, pak" Ucap Sarah sopan
"Iya Sar, kapan balek?" Tanya salah satu ibu ibu yang sedang duduk di balai
"Tadi bu, " Jawab Sarah
"Owalah, ya sudah silahkan" Ucap Ibu itu kembali
"Mari bapak-bapak dan ibu semuanya" Ucap Dimas dengan ramah sambil tersenyum tersenyum
"Iya" Jawab mereka semua
Dimas Sarah tersenyum dan kembali melanjutkan perjalanan ke rumah Subki. Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di depan rumah Subki
Ternyata sesampai di depan rumah Subki, Subki beserta istri dan anaknya sudah menunggu mereka.
"Sudah datang kalian" Ucap Subki pada Dimas dan yang lainnya
"Iya Bang, Alhamdulillah sudah tadi siang" Jawab Dimas
"Ya sudah ayok masuk, maag Abang tadi tidak bisa menyambut mu karena masih di tempat kerja" Ucap Subki
"Tidak apa-apa Bang" Jawab Dimas
Mereka semua akhirnya masuk ke dalam rumah Subki.
"Bagaimana rasanya di Jogja Sar?" Tanya Kinan pada adik iparnya itu
"Alhamdulillah yuk, enak dan juga di sana orang-orang nya baik" Jawab Sarah
"Alhamdulillah law begitu seperti itu. Jadi besok jika sudah menikah di sana sudah nyaman" Ujar Kinan lagi
"Iya yuk" Jawab Sarah dengan senyum
Subki hanya tersenyum mendengar percakapan antara istri dan adik nya itu.
"Oh ya Dim, berapa hari tinggal di dusun?" Tanya Subki
"Besok sudah kembali ke Jogja karena banyak pekerjaan yang harus di kerjakan sebelum pernikahan"
"Oh gitu ya sudah tidak apa-apa," Jawab Subki
"Ya sudah bang, Sarah pulang ke rumah sudah Sore" Ucap Sarah
"Ya sudah pulang lah, nanti malam Abang dan yang lainnya ke rumah Ayah" Ucap Subki
__ADS_1
"Assalamualaikum bang, Yuk" Ucap Sarah
"Wa'alaikumussalam" Jawab semuanya
Akhirnya Sarah, keluar dari rumah Subki menuju pulang ke rumah orang tua nya.
Sepeninggal nya Sarah, dari rumah Subki, Dimas dan yang lainnya masih berbincang biasa.
_______
Malam harinya, para Mafioso yang berada di rumah Subki kekuar dari kamar mereka, sedangkan Dimas juga baru saja keluar dari kamar tamu yang biasa digunakan nya ketika berada di rumah Subki.
"Bang, Dimas ingin membicarakan beberapa hal dengan Abang dan juga Abang Zaki, dan bang Rafa. bisa nggak" Ucap Dimas pada subki di ruang TV
"Baiklah, biar Abang kirim Wa pada mereka biar mereka kesini" Ucap Subki
"Terimakasih bang" Ucap Dimas
"Tidak usah berterima kasih, Abang ngerti pasti itu penting" Ucap Subki
"Anak Abang mana?" Tanya Dimas
"Sudah tidur, karena memang dari sinyo sudah tidur dianya" Jelas Subki
"Owalah, ya kembar juga begitu bang. Mereka biasanya setelah Maqrib langsung tidur" ujar Dimas
"Apa ada foto mereka Dim?"
"Ada bang" Jawab Dimas langsung memberikan hp nya pada Subki
"Benar bang, mereka bertiga sangat mirip dengan bos Zain" Ucap Dimas
"Sayang, mau lihat foto anak-anak nya Cahaya" Ucap Subki sedikit berteriak memanggil Kinan sang istri
Kinan yang di dalam kamar Langsung keluar mendengar suara Subki memanggil nya.
"Ada apa bang?" Tanya Kinan
"Ini Sayang, foto ketiga anaknya Cahaya dan Zain" Ucap Subki
"Wah mereka tidak ada ke Cahaya bang, lebih banyak ke Zain" Ujar Kinan
"Iya" Jawab Subki.
Tidak berapa lama kemudian Zaki dan Rafa baru saja sampai di rumah Subki.
"Ada apa bang memanggil kami?" Tanya Rafa
"Duduk saja dulu, " Ucap Subki
__ADS_1
"Oh ya bang, maaf hehehe" Ucap Zaki cengengesan
Mereka kini duduk bersama di ruang TV Sedangkan Kinan kedapur membuat kan teh anget dan cemilan untuk mereka semua.
"Begini Raf, Zak. Dimas ada yang ingin di bicarakan dengan kita makanya Abang suruh kalian ke sini" Ucap Subki
"Oh gitu, seperti nya hal yang sangat penting" Ucap Zaki
"Benar Bang, Ini sangat penting karena menyangkut keselamatan Sarah" Ucap Dimas
"Maksudnya?" Tanya Subki mulai fokus
"Begini Bang, di waktu Sarah dan Aku pergi ke mall di Jogja, nah di sana Sarah tidak sengaja menabrak seseorang laki-laki yang mana Laki laki tersebut seorang pembisnis sukses di negara Inggris dan juga seorang pemimpin Mafia di sana, dan ternyata dia juga terobsesi dengan Sarah" Jelas Dimas
"Apa Dim, Abang tidak menyangka jika adik ku yang tomboy itu menjadi obsesi seorang laki-laki bule lagi" Ucap Zaki sambil tertawa
"Zak, jangan tertawa karena adik kita itu semuanya memiliki daya tarik tersendiri nyatanya sekarang Cahaya sudah menikah dengan bule juga dan sekarang Sarah yang juga mau menikah dengan bule juga apa yang kamu tertawakan" Ucap Subki dengan senyuman
"Iya bang maaf" Ucap Zaki mengakhiri tawanya.
"Jadi apa yang kamu rencakan?" Tanya Rafa
"Begini bang, karena dia sudah tau tentang Sarah, jadi mulai saat ini di Jambi akan semakin banyak yang mengawasi di sekitar dan Dimas Mohon untuk melarang Sarah kemanapun terkecuali di desa ini saja, karena walaupun dia bukan tandingan black Lion tetap saja harus waspada" Jelas Dimas
"Baiklah untuk itu kamu jangan khawatir, kaki pasti menjaga adik kami tanpa kamu minta pun" Ucap Subki dengan serius
"Terimakasih bang, dan juga ada hal lain lagi. Bos minta tolong sama Abang untuk mencari dari para warga masyarakat desa yang membutuhkan pekerjaan mohon di data. minta data pribadi dan ijazah mereka. jika tidak ada ijazah cukup dengan KTP ataupun identitas, karena Bos sedang membangun sebuah proyek pusat perbelanjaan di kota Jambi dengan harapan bisa membantu perekonomian warga sekitar" Jelas Dimas
"Yang benar kamu Dim?" Tanya Zaki
"Benar bang, " Jawab Dimas pasti
"Alhamdulillah, Abang sangat bersyukur dan bangga pada Zain dan kalian mau membantu para warga di sini. baiklah untuk itu biar kami yang urus" Ucap Subki
"Iya bang, untuk datanya ketika bos ke Jambi akan di periksa langsung oleh nya. seminggu sebelum pernikahan kami insyaallah" Ucap Dimas
"Baiklah, jika seperti itu"jawab Subki
Tidak berapa lama kemudian Kinan datang dari dapur membawa air teh anget dan goreng pisang.
"Ayo bang di makan dan di minum" Ucap Kinan
"Terimakasih ayuk ipar" Ucap Zaki dan Rafa berbarengan
"Sams sama, ya sudah lanjutkan obrolan nya sambil ngeteh" Ucap Kinan
"Pasti itu " Jawab Zaki lagi.
Dimas dan para Mafioso langsung meminum teh anget yang ada di hidangkan untuk mereka bersamaan dengan goreng pisang juga.
Setelah hari semakin larut akhirnya Zaki dan Rafa kembali ke rumah masing-masing.
__ADS_1
Sedangkan Dimas dan juga Subki juga sudah masuk ke dalam kamar mereka masing-masing Setelah tadi makan malam.
Yang awalnya Subki merencanakan untuk ke rumah ayah dan ibu malam ini namun di gagalkan karena mereka lama berbincang bersama kedua saudara nya itu.